警报拉满:日本央行加息25bp在即,美股、加密重现2024式闪崩?

marsbitDipublikasikan tanggal 2026-06-11Terakhir diperbarui pada 2026-06-11

Abstrak

日本央行预计在6月会议将短期政策利率从0.75%上调至1.0%,为1995年以来最高。市场加息概率已飙升至98%。此举主要因能源冲击与输入性通胀压力,以及日元疲软加剧物价上涨。日本央行行长已转向抗通胀叙事,标志着日本正从“全球最后贷款人”向正常化央行转变。 日本长期超低利率催生了规模庞大的日元套利交易,投资者借入日元投资于美股、科技股、加密货币等高收益资产。本次加息将推高日元融资成本并可能引发日元升值,迫使杠杆投资者平仓,形成“抛售资产-价格下跌-更多平仓”的连锁反应。据估计,目前市场上仍有约5000亿美元未平仓日元融资头寸,构成显著风险。 全球风险资产将面临冲击。AI驱动的科技股对流动性敏感,高估值成长股将首当其冲;能源成本上升也会挤压AI公司利润率。加密货币作为高贝塔资产更不容乐观,融资成本上升将迫使杠杆头寸平仓,而市场流动性本就趋紧。历史表明,日本央行政策收紧曾多次引发全球市场剧烈波动,例如2024年7月的加息就曾导致全球股市与加密货币大幅闪崩。 当前,中东地缘冲突推高油价、AI资本支出消耗流动性、美联储政策不确定性等多重因素叠加,进一步压缩了市场缓冲空间。投资者需对高杠杆、高估值的AI科技股和加密货币板块保持高度警惕,注意短期波动与杠杆风险。

原创 | Odaily星球日报(@OdailyChina)

作者 | 秦晓峰(@QinXiaofeng 888 )

据日经新闻报道,日本央行(BoJ)预计在 6 月 15 日至 16 日的货币政策会议上,将短期政策利率从 0.75%上调至 1.0%,这也是 1995 年以来的最高政策利率水平。目前,市场定价加息概率极高,PolyMarket 上“加息 25bp(基点)”的概率也从 4 月初的 25%飙升至 98%。

BOJ 加息迫在眉睫,大量通过日元套利交易的投资者可能被迫卖出海外资产、换回日元并偿还贷款引发连锁反应,进而放大全球风险资产的波动性——2024 年 8 月闪崩即为典型案例,当时日元急升导致全球股市短期重挫,比特币单日暴跌近 2 万美元,最大跌幅 15%。

Odaily星球日报将剖析 BOJ 加息的宏观背景、传导机制,并重点评估对 AI 科技股和加密货币的风险影响,供读者参考。

一、通胀风险推动 BOJ 加息

过去两年,BOJ 内部鹰派声音越发增强,最终于 2024 年 3 月结束了长达 17 年的负利率政策,将政策利率从 -0.1% 上调至 0% ~ 0.1% 范围,这也是本轮周期中的首次加息。2024 年 7 月,BOJ 再次加息 15bp 至 0.25%并宣布渐进缩表;2025 年 1 月、12 月分别加息 25bp,利率升至 0.75%;2026 年前三次会议维持不变。以下是 BOJ 几次会议加息情况:

在维持利率不变长达半年后,BOJ 为什么又迫不及待开始了新一轮加息?本次加息主要源于两个方面。

一是能源冲击与输入性通胀压力。随着上半年中东冲突导致油价波动,日本作为高度依赖进口能源的国家,进口成本显著上升。5 月企业物价指数(CGPI)同比上涨 6.3%,为 2023 年以来最快增速,其中石油产品上涨 9.6%、公用事业上涨 8.5%。BOJ 预计 2026 财年核心 CPI 将升至 2.5-3.0%,远高于 2%的既定目标。

二是日元疲软加剧输入型通胀。当前 USD/JPY 汇率持续徘徊在 158-160 高位附近,已接近历史极端弱势区间。日元大幅贬值直接削弱了日本企业的进口购买力,导致能源、原材料等大宗商品的进口成本显著上升,进一步推高国内物价水平。尽管日本财务省多次出手干预外汇市场,但效果较为有限且难以持续。这一局面正迫使 BOJ 在 6 月会议上收紧货币政策(即加息),以避免通胀预期失控。

BOJ 行长上田和夫在 6 月 3 日演讲中,明确转向抗通胀叙事,强调若价格上行风险大于经济下行风险,必须讨论加息利弊。

路透社援引三位知情人士报道,除非中东冲突急剧升级,否则 BOJ 将在 6 月加息,并可能放缓债券缩表步伐以维持市场稳定。 彭博社和 ING 等机构也维持类似的判断,并预计 BOJ 2026 年总计加息 50bp。

这一系列转变,标志着日本从“全球最后贷款人”向正常化央行的转变,对依赖廉价日元融资的全球资产构成直接挑战。

二、日元套利交易平仓,流动性持续收紧

日本央行长期维持超宽松货币政策,日元套利交易也是过去十余年全球流动性的重要组成部分。投资者借入接近零利率的日元,投资于美股、科技股、新兴市场、加密货币等高收益资产,赚取息差和资本利得。

BOJ 本次加息将直接推高日元融资成本,并可能引发日元升值(USD/JPY 下行),迫使杠杆投资者平仓,形成正反馈循环:日元升值导致汇兑损失扩大 → 融资成本上升 → 投资者强制去杠杆 → 大规模抛售风险资产 → 资产价格进一步下跌 → 更多止损盘触发 → 平仓压力加剧。

历史上,BOJ 每次政策收紧信号都会引发市场剧烈波动。

2024 年 7 月 31 日,BOJ 加息 15bp 至 0.25%并宣布渐进缩表,叠加美国疲软就业数据,引发全球市场剧烈动荡。 当时韩国两大股指(KOSPI 和 KOSDAQ)双双暴跌并触发熔断机制;日股崩盘,日经 225 单日暴跌 12.4%,一周累计跌幅超 20%,创 1987 年以来最差表现;全球股市联动下跌,美股、科技股同步调整,VIX 恐慌指数飙升。加密同样遭受重创,比特币、ETH 短短一周暴跌超过 30%,杠杆清算激增。

根据摩根士丹利估计,虽然自 2024 年以来已有大量头寸逐步平仓,但目前市场上仍存在约 5000 亿美元的未平仓日元融资头寸。尽管市场已提前对部分风险有所定价,但这些头寸仍构成显著隐患。摩根士丹利警告,若日元快速升值,可能会在流动性较薄的时段触发连锁平仓,尤其对高杠杆资产影响剧烈。

J.P. Morgan 全球市场策略主管 Dubravko Lakos-Bujas 以及外汇策略师 Meera Chandan 均指出,BOJ 与美联储的政策分化将加剧套利平仓的不稳定性,可能导致全球风险资产的估值重估。

三、全球风险资产受伤,美股、币圈无一幸免

AI 驱动的科技热潮是 2026 年上半年美股主线,Nvidia、Broadcom 等芯片股及超大规模云服务商引领纳斯达克屡创新高。

但进入 6 月,市场出现显著轮动与回调,特别是 6 月 5 日,美股迎来 2026 年迄今最剧烈的一次单日回调。纳指重挫 4.18%,创下 2025 年 4 月以来最大单日跌幅;标普 500 下跌 2.64%,终结连续九周上涨纪录;道指下跌 1.35%,费半指数暴跌逾 10%,英伟达、博通、美光、马威尔等 AI 核心股领跌。(推荐阅读:《纳指单日跌幅 4.2%,“黑色星期五”戳破美股泡沫?》)

美股回调,既有宏观上地缘政治紧张、美联储政策的不确定,但不可忽视的因素还有来自 BOJ 潜在的加息影响。

首先,流动性收紧将直接打击高估值成长股。 AI 公司资本支出规模巨大,对廉价融资高度依赖。日元套利交易平仓将减少全球风险偏好资金流入,高贝塔科技股首当其冲。Nvidia、Broadcom 等半导体龙头以及 Meta、Microsoft 等 hyperscalers 估值敏感度极高,极易遭受抛售。Investing.com 分析指出,高估值成长板块对全球流动性变化最为敏感,一旦套利平仓启动,往往出现快速去杠杆。

其次,能源成本上升将显著压缩 AI 利润率。 中东冲突推高油价,导致数据中心电力和冷却成本大幅攀升,与 BOJ 加息共同形成“滞胀式”宏观环境,严重考验 AI 商业模式的可持续性。

BitMex 创始人 Arthur Hayes 在其最新文章《Reality Test》中明确警告:“能源现实正在测试市场当前的‘做梦’状态。” 高油价不仅抬升运营成本,还可能放缓企业 token 使用增长,进一步打击 AI 相关收入预期。

最后是巨型 IPO 供给冲击与政治监管风险。 SpaceX、Anthropic、OpenAI 等巨头计划在 2026 年下半年密集上市,估值动辄百倍销售额,锁定期解禁将带来巨量供给压力。同时,特朗普为中期选举可能转向反 AI,增加监管不确定性。

加密货币作为全球最高贝塔风险资产,更是不容乐观。一边是日元加息带来融资成本上升,直接推高全球杠杆交易成本,迫使加密杠杆头寸大规模平仓;另一边是在与 AI 竞争流动性上,AI 资本支出已吸纳大量市场资金,加密本就落后,BOJ 行动将进一步收紧边际流动性。

雅虎财经分析师 Lockridge Okoth 表示,98% 概率的加息可能引发比特币下一轮流动性冲击。Investing.com分析指出,日元升值与 BTC 走弱往往高度同步,是全球风险厌恶上升的典型信号。

Arthur Hayes 也在多篇分析中强调,日元套利交易的动态仍是影响比特币流动性的关键变量之一,提醒投资者关注政策信号引发的短期流动性冲击。 在近期的文章中,Arthur Hayes 强调需警惕短期能源成本与货币政策风险叠加的影响;BTC/ETH 短期可能随风险资产调整,长期取决于流动性重启。

结束语:

BOJ 加息担忧重燃并非孤立事件,而是全球流动性边际收紧的信号。特别是当前中东地缘冲突推高油价、AI 资本支出消耗流动性,以及美联储政策不确定性等多重因素叠加,进一步压缩了缓冲空间。

对投资者而言,短期内全球风险资产尤其是高杠杆、高估值板块(AI 科技股和加密货币)可能面临显著回调压力,波动率将明显抬升,需要保持高度警惕,注意杠杆风险。

Pertanyaan Terkait

Q日本央行预计在2026年6月的货币政策会议上可能加息多少基点?

A预计将短期政策利率上调25个基点,从0.75%提高至1.0%。

Q根据文章,日本央行本次决定加息的主要原因是什么?

A主要原因有两个:一是能源冲击与输入性通胀压力,日本作为能源进口国,油价波动推高了进口成本和企业物价;二是日元疲软加剧了输入型通胀,日元大幅贬值削弱了进口购买力,进一步推高国内物价水平。

Q什么是“日元套利交易平仓”,它如何放大全球风险资产的波动?

A“日元套利交易平仓”是指投资者借入低利率的日元,投资于美股、加密等高收益资产。当日本央行加息推高日元融资成本或导致日元升值时,投资者会被迫卖出海外资产、换回日元偿还贷款。这会形成抛售潮,正反馈循环导致资产价格下跌,引发更多止损盘,从而放大全球风险资产的波动性。

Q文章提到,2024年8月日本央行政策变化曾导致哪些市场出现剧烈动荡?

A2024年8月,日元急升导致全球股市短期重挫,比特币单日暴跌近2万美元,跌幅达15%。此外,在2024年7月日本央行加息并宣布渐进缩表后,韩国两大股指暴跌并触发熔断,日经225指数单日暴跌12.4%,全球股市联动下跌,美股和科技股同步调整,加密货币也在一周内暴跌超过30%。

Q日本央行的加息预期,为什么被认为会对AI科技股和加密货币造成显著冲击?

A原因主要有三点:首先,流动性收紧直接打击高估值成长股,AI公司依赖廉价融资,套利交易平仓减少风险资金流入;其次,能源成本上升(如油价)会压缩AI数据中心的利润率;最后,加密货币作为全球最高贝塔的风险资产,融资成本上升会迫使杠杆头寸平仓,同时在与AI竞争流动性时本就处于劣势,边际流动性进一步收紧将加剧其压力。

Bacaan Terkait

Debut Wash: Ketua FED yang Paling Paham Crypto Sepanjang Sejarah Akan Datangkan Kejutan atau Teror Bagi Pasar?

**Penampilan Perdana Kevin Warsh: Ketua Fed Paling Paham Crypto, Akan Bawa Kejutan atau Kekhawatiran?** Ketua Federal Reserve yang baru, Kevin Warsh, bersiap untuk konferensi pers kebijakan moneter pertamanya di tengah situasi sulit: inflasi yang bangkit kembali, tekanan pasar untuk menaikkan suku bunga, dan desakan Presiden Trump untuk menurunkan suku bunga. Yang unik, Warsh adalah ketua Fed pertama yang secara terbuka memiliki portofolio investasi tidak langsung yang signifikan di aset kripto dan perusahaan Web3, mencakup berbagai sektor seperti blockchain, DeFi, dan infrastruktur pembayaran. Pemahaman pribadinya tentang teknologi ini berbeda dengan pendahulunya. Analisis kebijakannya berfokus pada dua hal: **sikap hawkish melawan inflasi** yang mungkin berarti lingkungan suku bunga ketat, dan **sikap ramah terhadap aset digital** yang bisa membawa perubahan regulasi dari "pencegahan" menjadi "integrasi dan inovasi". Dampak pada pasar kripto dapat dilihat dari: **pergeseran ekspektasi regulasi** yang lebih mendukung, **penetapan ulang premi risiko** bergantung pada komunikasi kebijakan yang jelas dari Warsh, serta **aliran modal global** yang mungkin mengalir lebih deras ke aset kripto karena legitimasi yang meningkat. Dua skenario utama untuk penampilan perdananya: 1. **Kejutan:** Gabungan sikap kebijakan moneter yang relatif lunak (dovish) dan sinyal ramah kripto dapat memulihkan sentimen pasar. 2. **Kekhawatiran:** Sinyal hawkish yang lebih keras dari perkiraan, seperti isyarat kenaikan suku bunga, dapat memicu tekanan jual di aset berisiko, termasuk kripto. Meski secara etika Warsh telah menjual semua kepemilikannya terkait kripto, pemahaman mendalamnya tentang blockchain diharapkan dapat membentuk kerangka regulasi yang lebih koheren dan mendukung, menjadi infrastruktur penting bagi arus utama aset kripto dalam jangka panjang.

marsbit22m yang lalu

Debut Wash: Ketua FED yang Paling Paham Crypto Sepanjang Sejarah Akan Datangkan Kejutan atau Teror Bagi Pasar?

marsbit22m yang lalu

AGI Bukan Akhir, Makalah Baru DeepMind: Menuju ASI, Kemajuan AI yang Sesungguhnya Baru Dimulai

Jika Kecerdasan Buatan Umum (AGI) tercapai, apakah itu titik akhir? Tim Google DeepMind dalam laporan terbarunya berpendapat bahwa AGI **bukanlah akhir perjalanan**. AI diprediksi akan terus berkembang melampaui kemampuan tim ahli manusia terbaik, menuju Superintelligence (ASI). Laporan ini membedakan tiga konsep: AGI (kecerdasan setara manusia rata-rata), ASI (melampaui manusia di hampir semua bidang), dan UAI (batas teoretis maksimal). Transisi dari AGI ke ASI dapat melalui empat jalur potensial: 1. **Ekspansi Lanjutan**: Meningkatkan skala komputasi, model, dan data. 2. **Inovasi Algoritma**: Penyempurnaan paradigma yang ada atau pergeseran paradigma baru. 3. **Peningkatan Diri Secara Rekursif**: AI yang lebih kuat membantu mengembangkan generasi AI berikutnya yang lebih kuat. 4. **Koordinasi Multi-Agen**: Kecerdasan kolektif dari banyak sistem AGI yang berkolaborasi. Namun, terdapat enam kemacetan potensial: dinding data, tekanan sumber daya ekonomi & alam, batasan paradigma jaringan saraf saat ini, meningkatnya kesulitan penelitian, hambatan abstraksi, serta tantangan regulasi dan penerimaan sosial. Laporan ini juga menyoroti bahwa jika AI melampaui manusia, sistem evaluasi (benchmark) yang ada menjadi tidak relevan. Diperlukan kerangka pengukuran baru, seperti tugas kolaborasi/kompetisi multi-agen, pengujian yang dihasilkan otomatis, atau indikator tidak langsung seperti produktivitas ekonomi. ASI bukanlah sistem ajaib yang mahatahu; perkembangannya tetap dibatasi oleh hukum fisika, kompleksitas komputasi, data, sumber daya, dan umpan balik dunia nyata. Arah dan kecepatan kemajuan AI masih penuh ketidakpastian, sehingga memerlukan penelitian, prediksi, dan mekanisme evaluasi yang terus diperbarui.

marsbit1j yang lalu

AGI Bukan Akhir, Makalah Baru DeepMind: Menuju ASI, Kemajuan AI yang Sesungguhnya Baru Dimulai

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Apa Itu $BANK

Bank AI: Langkah Revolusioner di Masa Depan Perbankan Pendahuluan Dalam era yang ditandai dengan kemajuan teknologi yang pesat, Bank AI berada di persimpangan kecerdasan buatan (AI) dan layanan perbankan. Proyek inovatif ini bertujuan untuk mendefinisikan ulang lanskap keuangan, meningkatkan efisiensi operasional, langkah-langkah keamanan, dan pengalaman pelanggan melalui kekuatan AI. Saat kita memulai eksplorasi terhadap Bank AI, kita akan menyelami apa yang dimaksud dengan proyek ini, dinamika operasionalnya, konteks historisnya, dan tonggak pentingnya. Apa itu Bank AI? Pada intinya, Bank AI mewakili inisiatif transformasional yang bertujuan untuk mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam berbagai operasi perbankan. Proyek ini memanfaatkan kemampuan AI untuk mengotomatiskan proses, meningkatkan protokol manajemen risiko, dan meningkatkan interaksi dengan pelanggan melalui layanan yang dipersonalisasi. Tujuan utama dari Bank AI meliputi: Automatisasi Fungsi Perbankan: Dengan memanfaatkan teknologi AI, Bank AI bertujuan untuk mengotomatiskan tugas rutin, mengurangi beban pada sumber daya manusia dan meningkatkan efisiensi. Peningkatan Manajemen Risiko: Proyek ini menggunakan algoritma AI untuk memprediksi dan mengidentifikasi risiko, sehingga memperkuat langkah-langkah keamanan terhadap penipuan dan ancaman lainnya. Personalisasi Layanan Perbankan: Bank AI fokus pada menawarkan produk dan layanan keuangan yang disesuaikan dengan menganalisis data dan perilaku pelanggan. Meningkatkan Pengalaman Pelanggan: Implementasi solusi yang didorong oleh AI, seperti chatbot dan asisten virtual, bertujuan untuk memberikan interaksi yang lebih manusiawi bagi pengguna, merevolusi cara pelanggan berinteraksi dengan bank. Dengan tujuan-tujuan ini, Bank AI memposisikan dirinya sebagai pemain kunci dalam menjadikan perbankan lebih efisien, aman, dan berfokus pada pengguna. Siapa Pencipta Bank AI? Detail mengenai pencipta Bank AI masih belum diketahui. Dengan demikian, tidak ada individu atau organisasi spesifik yang telah diidentifikasi dalam informasi yang tersedia. Anonimitas seputar penciptaan proyek ini menimbulkan pertanyaan tetapi tidak mengurangi visi dan tujuan ambisiusnya. Siapa Investor Bank AI? Mirip dengan penciptanya, informasi spesifik mengenai investor atau organisasi pendukung Bank AI belum diungkapkan. Tanpa informasi ini, sulit untuk menguraikan dukungan finansial dan institusi yang mungkin mendorong proyek ini ke depan. Namun, pentingnya memiliki dasar investasi yang kuat adalah kunci untuk mempertahankan pengembangan di bidang inovatif seperti ini. Bagaimana Cara Kerja Bank AI? Bank AI beroperasi di beberapa front inovatif, dengan fokus pada faktor unik yang membedakannya dari kerangka perbankan tradisional. Berikut adalah fitur utama operasionalnya: Automatisasi: Dengan menerapkan algoritma pembelajaran mesin, Bank AI mengotomatiskan berbagai proses manual di dalam bank. Ini menghasilkan pengurangan biaya operasional dan memungkinkan pekerja manusia untuk mengalihkan upaya mereka ke aktivitas yang lebih strategis. Manajemen Risiko yang Canggih: Integrasi AI ke dalam praktik manajemen risiko memberikan bank alat untuk secara akurat memprediksi potensi ancaman seperti penipuan, memastikan bahwa informasi dan aset pelanggan tetap aman. Rekomendasi Keuangan yang Disesuaikan: Melalui pembelajaran terus-menerus dari interaksi pelanggan, sistem AI mengembangkan pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan pengguna, memungkinkan mereka untuk memberikan saran yang disesuaikan tentang keputusan keuangan. Interaksi Pelanggan yang Ditingkatkan: Dengan memanfaatkan chatbot dan asisten virtual yang didukung oleh AI, Bank AI memungkinkan pengalaman pelanggan yang lebih menarik, memungkinkan pengguna untuk mendapatkan jawaban untuk pertanyaan mereka dengan cepat, sehingga mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan tingkat kepuasan. Bersama-sama, fitur-fitur operasional ini memposisikan Bank AI sebagai pelopor di sektor perbankan, menetapkan tolok ukur baru untuk penyampaian layanan dan keunggulan operasional. Garis Waktu Bank AI Memahami jalur perkembangan Bank AI memerlukan melihat konteks historisnya. Berikut adalah garis waktu yang menyoroti tonggak penting dan perkembangan: Awal 2010-an: Konseptualisasi integrasi AI ke dalam layanan perbankan mulai mendapatkan perhatian saat institusi perbankan mengenali manfaat potensialnya. 2018: Terjadi peningkatan signifikan dalam implementasi teknologi AI ketika bank mulai menggunakan alat AI seperti chatbot untuk layanan pelanggan dasar dan sistem manajemen risiko untuk penanganan keamanan yang lebih baik. 2023: Kecanggihan AI terus maju, dengan AI generatif diperkenalkan untuk tugas yang lebih kompleks seperti pemrosesan dokumen dan analisis investasi waktu nyata. Tahun ini menandai lompatan signifikan dalam kemampuan yang diberikan kepada bank oleh teknologi AI. 2024-Status Saat Ini: Hingga tahun ini, Bank AI berada pada jalur yang meningkat, dengan penelitian dan pengembangan yang sedang berlangsung berpotensi meningkatkan kemampuan dalam operasi perbankan. Eksplorasi berkelanjutan terhadap aplikasi AI menunjukkan perkembangan menarik yang akan datang. Poin Kunci tentang Bank AI Integrasi AI dalam Perbankan: Bank AI fokus pada mengadopsi kecerdasan buatan untuk memperlancar proses perbankan dan meningkatkan pengalaman pengguna. Fokus pada Automatisasi dan Manajemen Risiko: Proyek ini sangat menekankan bidang ini, bertujuan untuk mengalihkan beban tugas rutin sambil meningkatkan kerangka keamanan melalui analitik prediktif. Solusi Perbankan yang Dipersonalisasi: Dengan memanfaatkan data pelanggan, Bank AI memungkinkan layanan perbankan yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna individu. Komitmen terhadap Pengembangan: Bank AI tetap berkomitmen pada upaya penelitian dan pengembangan yang berkelanjutan, memastikan adaptabilitas dan relevansi yang terus berlanjut seiring teknologi terus berkembang. Kesimpulan Secara ringkas, Bank AI merupakan langkah penting ke depan di industri perbankan, memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membentuk kembali paradigma operasional, meningkatkan keamanan, dan mempromosikan kepuasan pelanggan. Meskipun ada kekurangan informasi mengenai pencipta dan investor, tujuan yang jelas dan mekanisme fungsional dari Bank AI memberikan dasar yang kuat untuk evolusi berkelanjutan. Seiring teknologi AI terus berkembang dan bergabung dengan sektor perbankan, Bank AI berada pada posisi yang baik untuk memberikan dampak signifikan terhadap masa depan layanan keuangan, meningkatkan cara kita memahami dan berinteraksi dengan perbankan.

157 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.04.06Diperbarui pada 2024.12.03

Apa Itu $BANK

Cara Membeli BANK

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Lorenzo Protocol (BANK) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Lorenzo Protocol (BANK) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Lorenzo Protocol (BANK) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Lorenzo Protocol (BANK) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Lorenzo Protocol (BANK)Lakukan trading Lorenzo Protocol (BANK) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

695 Total TayanganDipublikasikan pada 2025.05.09Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli BANK

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga BANK (BANK) disajikan di bawah ini.

活动图片