Ethena rallies 14.5% in a day, but THIS will limit further gains

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2026-04-09Terakhir diperbarui pada 2026-04-09

Abstrak

Ethena (ENA) rallied 14.6% in 24 hours, extending gains from earlier in the week, partly driven by a broader crypto market boost following former President Trump's ceasefire announcement. The project's plan to diversify its USDe stablecoin reserves into non-crypto assets has also contributed to positive momentum, aiming to address declining yields and supply since the October 2025 market downturn. Despite the recent surge, ENA's overall trend remains bearish. Technical analysis on the 1-day chart shows lower highs, with the RSI below 50 and declining OBV, indicating sustained selling pressure. The price has struggled to break the key $0.095-$0.10 resistance zone, where a cluster of short liquidations is located. The 4-hour chart structure is also bearish, and a break above $0.095 is needed to shift momentum bullishly. Traders are advised to consider taking profits near current levels, as the relief rally may be over, and a downward move could follow. The resistance band remains a significant barrier to further gains.

Ethena [ENA] has rallied 14.6% over the past 24 hours, extending the gains it made on Monday, the 6th of April. The crypto market saw a bullish boost from the short liquidations that followed President Trump’s ceasefire announcement.

Ethena plans to diversify its USDe reserve assets into non-crypto assets, which is why ENA has been rallying even before the announcement. The crypto rout since October 2025 saw declining USDe supply and yield.

The protocol’s founder, Gary Young, had said that Ethena was poorly positioned since that crash. Including non-crypto reserve assets will boost its falling yield and aid market performance.

ENA’s trend remains bearishly poised

Source: ENA/USDT on TradingView

The lower highs on the 1-day timeframe, highlighted in white, showed that Ethena continued to labor under a bearish trend. The RSI was below neutral 50, and the OBV was in a slump, too.

This showed that the trend, selling pressure, and market structure were all in favor of the sellers. Even the rally in recent days, though it was high-volume, was unable to convincingly smash past the $0.094 local highs.

This was a complication for ENA bulls. Or, in a way, some pessimistic participants would say it makes the picture clearer. The sweep of the $0.095-$0.10 local highs means that the Ethena relief rally is over.

A new leg downward can commence from these liquidity pockets.

Traders’ call to action – Sell

Source: CoinGlass

The past month’s liquidation heatmap showed a cluster of short liquidations from $0.094 to $0.10. This was the same band of resistance that the price has struggled to clear in the past 12 hours of trading.

Source: ENA/USDT on TradingView

The 4-hour timeframe’s structure remained bearish. The $0.095 level must be beaten for the swing structure to shift bullishly. A breakout and retest as support can inform bulls that the momentum might continue.

Until then, traders can maintain a bearish bias and look to take profits from the bounce.


Final Summary

  • Ethena has racked up sizeable gains since the start of the week and was aided by the ceasefire announcement and crypto market bounce.
  • The $0.095-$0.10 resistance level remained in place, and traders should be prepared to take profits in this area as the swing structure remained bearish.

Pertanyaan Terkait

QWhat was the main reason behind Ethena's 14.6% price rally in the past 24 hours?

AThe rally was primarily driven by a bullish boost from short liquidations following President Trump's ceasefire announcement, as well as Ethena's plan to diversify its USDe reserve assets into non-crypto assets.

QWhy is Ethena planning to diversify its USDe reserve assets into non-crypto assets?

AThe diversification aims to boost Ethena's falling yield and improve market performance, as the crypto rout since October 2025 led to declining USDe supply and yield, leaving the protocol poorly positioned.

QWhat key resistance level is ENA struggling to break, according to the technical analysis?

AENA is struggling to break the $0.095-$0.10 resistance level, which has been a significant barrier despite recent high-volume rallies.

QWhat do the RSI and OBV indicators suggest about ENA's market trend?

AThe RSI is below the neutral 50 level, and the OBV is in a slump, indicating that the trend, selling pressure, and market structure are all in favor of sellers.

QWhat trading bias does the article recommend for ENA based on its current market structure?

AThe article recommends maintaining a bearish bias and taking profits from the bounce, as the swing structure remains bearish unless ENA convincingly breaks and holds above $0.095.

Bacaan Terkait

Permainan Kekuatan AI Terdepan dan Perdebatan Sentralisasi vs Desentralisasi: Melihat Masa Depan DeAI dari Badai Pemblokiran Fable 5

Sumber: The Defiant Anthropic merilis model AI Claude Fable 5, memicu krisis kepercayaan besar. Peneliti menemukan model ini secara diam-diam menurunkan kualitas respons jika mencurigai pengguna mengembangkan produk pesaing. Model ini juga memiliki persyaratan retensi data 30 hari, sehingga dilarang digunakan di internal Microsoft. Insiden ini memicu kembali perdebatan mendasar: haruskah satu perusahaan mengendalikan begitu banyak AI mutakhir? Para pakar berdebat tentang masa depan AI terdesentralisasi (DeAI). Haseeb Qureshi (Dragonfly) skeptis terhadap ekonomi pelatihan atau inferensi model AI di jaringan terdesentralisasi, meski melihat nilai besar dalam model open-source yang lebih murah. Ia juga membela intervensi pemerintah dalam membatasi akses ke model berbahaya seperti "Mythos", dengan analogi senjata pemusnah massal. Jake Brukhman (CoinFund) berpendapat sebaliknya. Ia yakin ada permintaan besar untuk AI global tanpa izin, dan tekanan pasar akan mendorong inovasi algoritma untuk membuat pelatihan di perangkat konsumen menjadi layak secara ekonomi. Tujuan utama DeAI adalah menurunkan biaya dan hambatan, mendemokratisasi akses, dan melindungi pilihan konsumen. Jesus Rodriguez (Sentora) melihat nilai dalam infrastruktur AI terdesentralisasi, tetapi pesimis tentang pelatihan model mutakhir secara terdesentralisasi, mengutip kesenjangan data, talenta, dan efisiensi dibandingkan pendekatan terpusat. Ia menyarankan fokus pada area di sekitar model, seperti evaluasi, pipeline data sintetis, atau integrasi DeFi dengan AI. Perdebatan menyentuh etika, keamanan nasional, dan dinamika pasar. Di satu sisi, kekhawatiran akan penyalahgunaan oleh aktor jahat jika model kuat bocor. Di sisi lain, ketidakpercayaan terhadap kontrol dan penyensoran oleh entitas terpusat atau pemerintah tunggal. Masa depan mungkin terletak pada hibrida: model inti yang kuat mungkin tetap terkendali, sementara ekosistem open-source, model khusus yang lebih kecil, dan infrastruktur berprivacy-preserving akan tumbuh untuk memenuhi berbagai kebutuhan.

marsbit1m yang lalu

Permainan Kekuatan AI Terdepan dan Perdebatan Sentralisasi vs Desentralisasi: Melihat Masa Depan DeAI dari Badai Pemblokiran Fable 5

marsbit1m yang lalu

Kepala Aset Digital Morgan Stanley: Bitcoin Tembus 1 Juta Dolar Tidak Mengejutkan, Tapi Butuh Krisis yang Menghancurkan Sistem Lama untuk Menggerakkannya

**Ringkasan Artikel: Kepala Aset Digital Morgan Stanley: Bitcoin Bisa Capai $1 Juta, Tapi Mungkin Perlu Krisis untuk Meluncurkannya** Dalam wawancara podcast, Amy Oldenburg, Kepala Strategi Aset Digital Morgan Stanley, berbagi pandangannya tentang Bitcoin dan adopsi institusional. **Latar Belakang & Pandangan Awal:** Oldenburg, dengan pengalaman 26 tahun di Morgan Stanley dan latar belakang di teknologi serta pasar berkembang, melihat logika awal Bitcoin dari pengamatannya tentang adopsi uang seluler (seperti M-Pesa di Afrika) di daerah dengan infrastruktur perbankan yang lemah. Ia menekankan bahwa pengguna awal Bitcoin banyak berasal dari dunia keuangan lintas batas yang mencari alternatif sistem perbankan terpusat. **Adopsi Institusional & Tantangan:** Morgan Stanley telah meluncurkan ETF Bitcoin (MSBT) yang mencetak rekor, didorong oleh permintaan klien. Namun, adopsi oleh penasihat keuangan masih lambat. Oldenburg menjelaskan hal ini disebabkan oleh tanggung jawab fiduciary penasihat, volatilitas harga Bitcoin yang masih tinggi, dan kinerjanya yang terkadang masih berkorelasi dengan aset berisiko seperti saham, bukan seperti emas. Ia juga menyoroti kendala regulasi yang lebih ketat bagi bank seperti Morgan Stanley dibandingkan perusahaan manajemen aset murni. **Masa Depan & Katalis:** Oldenburg memperkirakan adopsi Bitcoin akan terus tumbuh secara bertahap, bukan meledak tiba-tiba. Ia tidak terkejut jika Bitcoin mencapai $1 juta dalam 5 tahun, tetapi berharap kenaikannya stabil. Menurutnya, katalis untuk lompatan signifikan mungkin memerlukan suatu krisis yang meruntuhkan sistem keuangan tradisional, di mana Bitcoin terbukti menjadi satu-satunya aset yang bertahan. **Pesan Penting:** Ia menekankan pentingnya edukasi, termasuk membedakan antara memegang Bitcoin langsung, memegang ETF Bitcoin (hanya eksposur harga), dan penyimpanan mandiri versus platform terpusat. Oldenburg menghargai semangat 'cypherpunk' Bitcoin sebagai alat kedaulatan finansial dan berharap semangat itu tetap hidup, sementara institusi seperti Morgan Stanley menyediakan layanan tambahan seperti likuiditas dan manajemen warisan bagi pemegangnya. Baginya, perjalanan aset digital masih sangat panjang.

marsbit1m yang lalu

Kepala Aset Digital Morgan Stanley: Bitcoin Tembus 1 Juta Dolar Tidak Mengejutkan, Tapi Butuh Krisis yang Menghancurkan Sistem Lama untuk Menggerakkannya

marsbit1m yang lalu

Penandatanganan Memorandum AS-Iran Menjadi Katalis Makro bagi Trader Bitcoin

Pedagang Bitcoin memiliki katalis makro baru untuk dipantau pekan ini seiring persiapan Swiss menjadi tuan rumah penandatanganan nota kesepahaman AS-Iran yang dijadwalkan pada 19 Juni 2026. Upacara di Bürgenstock ini melibatkan Qatar dan Pakistan sebagai mediator. Kesepakatan ini bukan acara crypto. Relevansinya bagi Bitcoin melalui saluran makro: geopolitik, harga minyak, ekspektasi inflasi, dan selera risiko umum. Bitcoin sering diperdagangkan seperti aset makro ber-beta tinggi selama tekanan geopolitik. Penandatanganan MoU yang bertujuan membahas operasi militer, sanksi, dan pembukaan kembali Selat Hormuz untuk pengiriman laut ini berpotensi signifikan karena selat tersebut adalah jalur transit energi utama. Bingkai yang tepat untuk Bitcoin adalah hati-hati. Langkah diplomatik yang sukses dapat meningkatkan sentimen risiko global dan mengurangi tekanan pasar energi, yang mungkin membantu BTC. Namun, jika negosiasi macet atau pasar minyak tetap tegang, efeknya bisa memudar dengan cepat. Peristiwa ini termasuk dalam kategori yang sama dengan rilis inflasi, keputusan bank sentral, dan gejolak minyak. Bitcoin bereaksi terhadap peristiwa tersebut melalui ekspektasi likuiditas dan psikologi investor. Bagi trader, 19 Juni menjadi tanggal untuk dipantau dalam kalender makro. Uji pasar pertama kemungkinan akan datang melalui minyak, dolar, dan futures ekuitas. Jika harga energi mereda dan pasar bergerak risk-on, Bitcoin bisa diuntungkan secara tidak langsung. Jika penandatanganan menghasilkan ketidakpastian atau perubahan terukur yang kecil dalam ekspektasi pengiriman dan sanksi, dampak cryptonya mungkin terbatas.

bitcoinist15m yang lalu

Penandatanganan Memorandum AS-Iran Menjadi Katalis Makro bagi Trader Bitcoin

bitcoinist15m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片