$475M in Bitcoin options expire this week — Are bulls or bears poised to win?

CointelegraphDipublikasikan tanggal 2022-08-11Terakhir diperbarui pada 2022-08-11

Abstrak

BTC futures data shows bulls are not sure that Bitcoin price will hold above $24,000, but range-bound action could help them profit from Aug. 12’s $475 million options expiry.

Bitcoin (BTC) has been posting higher lows for the past eight weeks, but during this time, BTC has not been able to flip the $24,000 resistance to support on at least three different opportunities. This is precisely why the $475 million Bitcoin options expiry on Aug. 12 might be a game changer for bulls.

Considering the current regulatory pressures in play, there seems to be a good enough rationale for avoiding bullish bets, especially after the U.S. Securities and Exchange Commission pressed charges against a former Coinbase manager for illegal securities trading on July 21.

The additional impact from the Terra (Luna) — now renamed Terra Classic (LUNC) — ecosystem imploding and subsequent crypto venture capital firm Three Arrows Capital (3AC) registering for bankruptcy continue to weigh on the markets. The latest victim is crypto lending platform Hodlnaut, which suspended user withdrawals on Aug. 8.

For this reason, most traders are holding back their bets above $24,000, but events outside of the crypto market might have also negatively impacted investors' expectations. For example, according to regulatory filings released on Aug. 9, Elon Musk sold $6.9 billion worth of Tesla stock.

Moreover, on Aug. 8, Ark Investment manager CEO Cathie Wood explained that the 1.41 million Coinbase (COIN) shares sold in July were caused by regulatory uncertainty and its potential impact on the crypto exchange's business model.

Most bearish bets are below $23,000

Bitcoin's failure to break below $21,000 on July 27 surprised bears because only 8% of the put (sell) options for Aug. 12 have been placed above $23,000. Thus, Bitcoin bulls are better positioned for the $475 million weekly options expiry.

A broader view using the 1.23 call-to-put ratio shows more bullish bets because the call (buy) open interest stands at $262 million against the $212 million put (sell) options. Nevertheless, as Bitcoin currently stands above $23,000, most bearish bets will likely become worthless.

If Bitcoin's price remains above $23,000 at 8:00 am UTC on Aug. 12, only $16 million worth of these put (sell) options will be available. This difference happens because there is no use in the right to sell Bitcoin at $23,000 if it trades above that level on expiry.

Bulls could pocket a $150 million profit

Below are the four most likely scenarios based on the current price action. The number of options contracts available on Aug. 12 for call (bull) and put (bear) instruments varies, depending on the expiry price. The imbalance favoring each side constitutes the theoretical profit:

· Between $21,000 and $22,000: 70 calls vs. 4,200 puts. The net result favors bears by $90 million.

· Between $22,000 and $24,000: 1,600 calls vs. 1,460 puts. The net result is balanced between bulls and bears.

· Between $24,000 and $25,000: 3,700 calls vs. 120 puts. The net result favors bulls by $90 million.

· Between $25,000 and $26,000: 5,900 calls vs. 30 puts. Bulls increase their gains to $150 million.

This crude estimate considers the call options used in bullish bets and the put options exclusively in neutral-to-bearish trades. Even so, this oversimplification disregards more complex investment strategies.

Futures markets show bulls are less inclined to show strength

Bitcoin bears need to pressure the price below $24,000 on Aug. 12 to balance the scales and avoid a potential $150 million loss. However, Bitcoin bulls got $265 million worth of leverage long futures positions liquidated between Aug. 8 and 9, so they are less inclined to push the price higher in the short term.

With that said, the most probable scenario for Aug. 12 is the $22,000 to $24,000 range, providing a balanced outcome between bulls and bears. Considering Bitcoin's negative 50% performance year-to-date, even a small $90 million win for bulls could be regarded as a victory, but that would require sustaining BTC above $24,000.

The views and opinions expressed here are solely those of the author and do not necessarily reflect the views of Cointelegraph. Every investment and trading move involves risk. You should conduct your own research when making a decision.

Bacaan Terkait

$GCOIN Playnance Daftar di KoinBX di Tengah Pertumbuhan Cepat di India

Playnance, ekosistem igaming web3 berbasis blockchain di balik program "Be the Boss", mengumumkan pada 18 Juni bahwa token aslinya, $GCOIN, telah terdaftar di bursa KoinBX. Listing ini bertujuan meningkatkan akses bagi komunitas yang tengah berkembang pesat, khususnya di India. Di India, Playnance mengalami pertumbuhan signifikan dengan lebih dari 130 mitra program "Be the Boss" yang telah membangun komunitas aktif melibatkan ribuan pemain. Melalui program ini, peserta dapat membangun dan mengelola komunitas gaming mereka sendiri sambil mendapatkan insentif berdasarkan aktivitas komunitas. CEO Playnance, Pini Peter, menyebut India sebagai salah satu pasar paling aktif dalam ekosistem mereka. Salah satu mitra, Dr. Nicolas, melaporkan penghasilan lebih dari $57.000 dalam beberapa bulan terakhir melalui program ini. Token $GCOIN berfungsi sebagai aset utilitas inti dalam ekosistem Playnance, digunakan untuk memberi penghargaan partisipasi dan menyelaraskan insentif antara pemain dan "Boss". Listing di KoinBX merupakan bagian dari strategi ekspansi global Playnance untuk meningkatkan kegunaan dan aksesibilitas $GCOIN. Didirikan pada 2020, Playnance adalah perusahaan infrastruktur iGaming Web3 yang memproses sekitar satu juta transaksi on-chain setiap harinya, dengan fokus menghadirkan pengguna mainstream ke lingkungan blockchain melalui pengalaman yang lancar dan transparan.

TheNewsCrypto44m yang lalu

$GCOIN Playnance Daftar di KoinBX di Tengah Pertumbuhan Cepat di India

TheNewsCrypto44m yang lalu

Panduan Membeli di Titik Terendah oleh Grayscale: Menilai Nilai Cryptocurrency Menggunakan Arus Kas

**Panduan Investasi di Titik Terendah Pasar dengan Analisis Arus Kas untuk Kripto** Pasar kripto telah turun sejak awal tahun, menimbulkan pertanyaan tentang aset mana yang bernilai investasi pada harga saat ini. Banyak aset kripto, seperti token DeFi, mirip dengan instrumen keuangan dan dapat dinilai berdasarkan arus kas mereka. Laporan ini menggunakan Aave, platform pinjam-meminjam terdepan, sebagai studi kasus. Analisis menggunakan model Discounted Cash Flow (DCF) dan perbandingan rasio harga terhadap laba (P/E) menunjukkan bahwa token AAVE (AAVE) memiliki nilai wajar antara $80 - $100 pada level harga saat ini (~$75). Dengan asumsi pertumbuhan yang dipercepat karena adopsi stablecoin dan tokenisasi aset riil (RWA), valuasi bisa mencapai sekitar $175 dalam setahun. Laporan ini menekankan pentingnya mengklasifikasikan aset kripto (sebagai "aset komoditas" seperti Bitcoin atau "aset arus kas" seperti token DeFi) dan menggunakan kerangka penilaian yang sesuai. DeFi telah membuktikan dirinya sebagai sektor yang menghasilkan pendapatan nyata. Kunci penilaiannya bukan hanya pendapatan protokol, tetapi mekanisme "value capture" yang jelas – bagaimana keuntungan protokol dialirkan kembali ke pemegang token melalui mekanisme seperti pembelian kembali (buyback) atau distribusi. Aave, sebagai DAO yang matang dengan pendapatan beragam, neraca yang kuat, dan roadmap produk yang solid (seperti stablecoin GHO dan pasar institusional Horizon), menunjukkan bagaimana kesuksesan protokol dapat terikat dengan nilai token. Namun, ketidakpastian regulasi untuk DAO tetap menjadi tantangan. Undang-undang seperti **CLARITY Act** (dengan probabilitas disahkan 51% pada 2026) dapat memberikan kejelasan dengan mengkategorikan aset seperti AAVE sebagai "aset jaringan". Kesimpulannya, pasar semakin matang dan menghargai proyek dengan fundamental bisnis nyata, pendapatan berkelanjutan, dan alokasi modal yang disiplin. Investor harus beralih dari spekulasi naratif ke analisis fundamental berbasis arus kas dan multipler untuk mengidentifikasi peluang di proyek-proyek seperti Aave, Uniswap, dan lainnya.

marsbit2j yang lalu

Panduan Membeli di Titik Terendah oleh Grayscale: Menilai Nilai Cryptocurrency Menggunakan Arus Kas

marsbit2j yang lalu

Setelah Semikonduktor Memimpin Kenaikan, Apakah Dana Membeli Pesanan AI Atau Pemulihan Makro?

**Inti Artikel:** Setelah konflik geopolitik mereda, saham teknologi AS naik, terutama di sektor semikonduktor dan rantai perangkat keras AI. Kunci pertanyaannya: apakah kenaikan ini didorong oleh pemulihan makro (valuasi) atau pesanan AI yang riil? **Poin Utama:** 1. **Pemicu Awal: Risiko Geopolitik Turun.** Kesepakatan AS-Iran untuk perpanjangan gencatan senjata dan navigasi di Selat Hormuz mengurangi ketakutan akan lonjakan harga minyak dan inflasi. Ini meredakan tekanan pada suku bunga dan memberikan ruang bagi pemulihan valuasi saham pertumbuhan, termasuk teknologi. 2. **Uang Mengalir ke Rantai Perangkat Keras AI.** Aliran dana tidak merata ke semua sektor teknologi. Dana lebih terkonsentrasi pada chip, interkoneksi optik, memori, dan manufaktur domestik. Ini menunjukkan investor lebih selektif, mencari perusahaan dengan pendapatan riil dari pembangunan infrastruktur AI/data center (misalnya, Astera Labs dengan laporan pendapatan yang kuat). 3. **Contoh Kasus: Intel.** Lonjakan saham Intel (~10-11%) dipicu pernyataan Trump tentang kolaborasi dengan Apple, yang masuk dalam narasi manufaktur domestik dan kebijakan. Namun, ini masih berupa katalis kebijakan. Fundamental Intel (skala kontrak, timeline, profitabilitas) perlu dibuktikan lebih lanjut. 4. **Peringatan dan Verifikasi Ke Depan.** Kenaikan ini adalah **perbaikan selektif dalam selera risiko**, bukan konfirmasi siklus AI yang dipercepat kembali. Kelanjutannya bergantung pada: * **Data Makro:** Stabilitas navigasi Selat Hormuz dan harga minyak. * **Data Mikro (Kunci):** Laporan Q2 harus menunjukkan pengeluaran modal (_capital expenditure_) vendor cloud yang tetap kuat, pesanan server AI yang berkelanjutan, serta pandangan pendapatan perusahaan interkoneksi optik dan memori yang terus tumbuh. * **Kasus Intel:** Perlu konfirmasi detail kolaborasi dengan Apple yang berdampak finansial. **Kesimpulan:** Pasar memanfaatkan jendela perbaikan valuasi dari meredanya risiko geopolitik untuk membeli kembali aset-aset dalam rantai perangkat keras AI yang memiliki visibilitas pendapatan lebih nyata. Namun, tren jangka panjang bergantung pada verifikasi order dan profitabilitas di kuartal-kuartal mendatang.

marsbit2j yang lalu

Setelah Semikonduktor Memimpin Kenaikan, Apakah Dana Membeli Pesanan AI Atau Pemulihan Makro?

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片