Orbs Enables Institutional-Grade Onchain Perpetual Futures on Sei via Gryps Integration

TheNewsCryptoDipublikasikan tanggal 2026-01-27Terakhir diperbarui pada 2026-01-27

Abstrak

Orbs has enabled institutional-grade onchain perpetual futures trading on the Sei Network through Gryps' integration of Orbs’ Perpetual Hub Ultra. This integration provides a fully managed, professional perpetuals stack that enhances execution certainty, capital efficiency, and deterministic risk management. Perpetual Hub Ultra delivers a modular infrastructure covering hedging, liquidation, oracles, and trading interfaces. Leveraging Orbs’ Layer-3 technology and Symmio’s smart contracts, Gryps can aggregate deep liquidity, offer variable leverage, and ensure efficient execution without building complex backend systems. Designed specifically for perpetual futures, Gryps uses intent-based execution to maximize performance even in volatile markets. Orbs' Ran Hammer emphasized that this deployment meets the operational needs of professional traders with a turnkey solution prioritizing execution quality and predictable risk. The integration strengthens Orbs' position as an industry standard for onchain perps infrastructure, enabling decentralized platforms to compete with centralized exchanges on performance and user experience. Gryps is a high-performance, non-custodial perpetual futures protocol built on Sei for institutional traders.

Orbs announced today that institutional-grade onchain perpetual futures trading on Sei Network is now possible thanks to Gryps’ integration of Orbs’ Perpetual Hub Ultra. It increases access to sophisticated derivatives infrastructure intended for execution certainty, capital efficiency, and deterministic risk management by providing Sei with a fully managed, professional perpetuals stack.

The whole perpetual futures stack—including hedging, liquidation, oracles, and professional trading interfaces—is delivered by Perpetual Hub Ultra, a modular, capital-efficient perpetual futures infrastructure. Gryps can aggregate deep liquidity, offer variable leverage factors, and provide effective execution without developing complicated backend infrastructure thanks to the integration, which is powered by Orbs’ Layer-3 infrastructure and Symmio’s smart contract system.

Gryps is not a general-purpose DeFi application, but rather a professional trading infrastructure created specifically for perpetual futures. The integration maximizes capital efficiency and execution assurance even in unpredictable market situations by giving Gryps users access to intent-based execution managed by Orbs’ infrastructure.

“This demonstrates how advanced onchain derivatives infrastructure can be deployed in a way that meets the operational requirements of professional traders,” said Ran Hammer, Chief Business Officer at Orbs. “By integrating Perpetual Hub Ultra, Gryps is able to deliver institutional-grade perpetuals trading on Sei using a modular, turnkey stack that prioritizes execution quality and predictable risk.”

Perpetual Hub Ultra expands upon previous Perpetual Hub implementations that are now operational across several decentralized trading platforms. By allowing platforms to route liquidity from both onchain and offchain sources, including significant centralized exchanges, while preserving decentralized settlement and execution, the Ultra version expands these possibilities.

Perpetual Hub Ultra applies the same paradigm to perpetual futures while intent-based trading continues to rule spot markets. By allowing decentralized venues to compete with centralized exchanges on performance and user experience while being entirely onchain, the Gryps deployment further solidifies Orbs as the industry standard for turnkey perps infrastructure.

Built on the Sei Network, Gryps is a high-performance perpetual futures trading protocol designed for institutional and professional market players. With a modular, RFQ-based architecture and non-custodial settlement, the protocol prioritizes execution quality, capital efficiency, and deterministic risk management. The specialized derivatives infrastructure known as Gryps is built with scalability, dependability, and predictable execution in mind. Visit https://x.com/gryps_finance to find out more.

A decentralized Layer 3 blockchain Orbs was created for sophisticated on-chain trading. Orbs functions as an additional execution layer using a Proof of Stake consensus, enabling sophisticated logic and scripts that are not possible with conventional smart contracts. Protocols powered by orbs, such as dLIMIT, dTWAP, Liquidity Hub, and Perpetual Hub, enable decentralized markets to operate at CeFi level. With a multinational workforce spread over multiple locations, Orbs is pushing the boundaries of blockchain technology. Visit www.orbs.com to learn more.

TagsAltcoinBlockchain

Kripto yang Sedang Tren

Pertanyaan Terkait

QWhat is the main announcement made by Orbs regarding the Sei Network?

AOrbs announced that institutional-grade onchain perpetual futures trading on Sei Network is now possible through Gryps' integration of Orbs' Perpetual Hub Ultra.

QWhat key benefits does the Perpetual Hub Ultra integration provide to Gryps on Sei?

AIt provides execution certainty, capital efficiency, deterministic risk management, and access to sophisticated derivatives infrastructure, including hedging, liquidation, oracles, and professional trading interfaces.

QHow does the integration leverage Orbs' technology infrastructure?

AThe integration is powered by Orbs' Layer-3 infrastructure and Symmio's smart contract system, enabling Gryps to aggregate deep liquidity, offer variable leverage, and provide effective execution without building complex backend infrastructure.

QWhat makes Gryps different from a general-purpose DeFi application?

AGryps is not a general-purpose DeFi application but a professional trading infrastructure specifically created for perpetual futures, prioritizing execution quality, capital efficiency, and deterministic risk management.

QHow does Perpetual Hub Ultra help decentralized venues compete with centralized exchanges?

AIt allows decentralized venues to route liquidity from both onchain and offchain sources, including major exchanges, while maintaining decentralized settlement and execution, thereby competing on performance and user experience while being entirely onchain.

Bacaan Terkait

a16z: Dari Perusahaan ke DAO, DUNA atau Menjadi Bentuk Organisasi Generasi Berikutnya

a16z menyoroti evolusi bentuk organisasi dari perusahaan tradisional ke DAO dan peran potensial DUNA sebagai struktur hukum baru. Sejarah kolaborasi bisnis dimulai dari usaha keluarga seperti Marco Polo hingga perusahaan modern seperti VOC Belanda, yang memperkenalkan tanggung jawab terbatas dan kemampuan mengumpulkan modal. Namun, perusahaan menghadapi tantangan seperti birokrasi dan masalah keagenan. DAO muncul sebagai model tata kelola terdesentralisasi berbasis blockchain, tetapi menghadapi ketidakpastian hukum, terutama terkait regulasi sekuritas AS (tes Howey) dan kurangnya perlindungan tanggung jawab terbatas bagi anggotanya. Saat ini, proyek crypto sering menggunakan yayasan luar negeri sebagai solusi sementara, yang dapat menyebabkan misalignments insentif. DUNA (Decentralized Unincorporated Nonprofit Association) ditawarkan sebagai solusi. Bentuk hukum ini, yang sudah diadopsi di beberapa negara bagian AS seperti Wyoming, memberikan badan hukum dan tanggung jawab terbatas kepada kelompok terdesentralisasi. DUNA memungkinkan jaringan yang dikelola komunitas untuk beroperasi secara sah, melakukan kontrak, dan memegang aset tanpa struktur manajemen terpusat tradisional, sekaligus menjaga prinsip desentralisasi. Meski tidak menyelesaikan semua tantangan tata kelola atau secara ajaib mengatasi hukum sekuritas, DUNA mengisi kekosongan hukum penting. Ini mewakili langkah evolusioner baru, memperluas pilihan organisasi dan memungkinkan kolaborasi skala internet antar orang asing dengan risiko pribadi yang diminimalkan, menjawab tantangan kolaborasi bisnis yang sudah berlangsung lama.

marsbit13m yang lalu

a16z: Dari Perusahaan ke DAO, DUNA atau Menjadi Bentuk Organisasi Generasi Berikutnya

marsbit13m yang lalu

Laporan Pertengahan Tahun RWA On-Chain 2026: Kapitalisasi Pasar Saham Tokenisasi Meningkat Dua Kali Lipat dalam Setahun, Namun 90% Hak Hanyalah Cangkang Kosong

Laporan Tengah Tahun RWA On-Chain 2026: Kapitalisasi Pasar Saham Ter-tokenisasi Melonjak Dua Kali Lipat dalam Setahun, Namun 90% Hak Adalah 'Cangkang Kosong' Meski data menunjukkan nilai pasar saham ter-tokenisasi terdistribusi naik dari $951 juta (Maret 2026) menjadi $1.89 miliar (Juli 2026), laporan dari insights4vc ini mengungkap kontradiksi mendasar di balik angka tersebut. Mayoritas produk yang memiliki likuiditas tinggi (seperti dari Ondo dan xStocks yang menguasai 72.7% nilai) adalah produk 'pembungkus' yang tidak memberikan hak kepemilikan hukum yang nyata atas saham dasarnya. Sebaliknya, produk yang memiliki hak hukum penuh (seperti saham kanonik) masih sangat terbatas likuiditas dan distribusinya. Pasar berkembang ke arah dua jalur berbeda: produk lepas pantai berfokus pada keterjangkauan dan kompatibilitas lintas blockchain, sementara infrastruktur AS yang teregulasi fokus pada kepastian hukum dan integrasi dengan sistem penyelesaian tradisional (seperti DTC). Tidak ada produk yang saat ini secara berskala menggabungkan keempat elemen kunci: kepemilikan hukum standar, distribusi luas, likuiditas institusional, dan penemuan harga mandiri di on-chain. Pertumbuhan besar didorong terutama oleh beberapa produk saja (SECZ, FGRS, STRCx). Konsentrasi tinggi terjadi di beberapa platform, dan meski tersebar di berbagai jaringan blockchain, banyak produk masih bergantung pada penyedia jasa keuangan tradisional yang sama. Intinya, laporan ini menekankan perlunya kehati-hatian: angka kapitalisasi pasar yang besar tidak mencerminkan arus dana investor atau keutuhan hak kepemilikan. Mayoritas nilai yang dilaporkan berasal dari instrumen yang lebih menyerupai kontrak turunan daripada kepemilikan saham langsung yang sah.

marsbit1j yang lalu

Laporan Pertengahan Tahun RWA On-Chain 2026: Kapitalisasi Pasar Saham Tokenisasi Meningkat Dua Kali Lipat dalam Setahun, Namun 90% Hak Hanyalah Cangkang Kosong

marsbit1j yang lalu

Bitcoin di Agustus: Ahli Menantikan Pengujian Rentang, Bukan Pembalikan Cepat

Bitcoin pada Agustus, menurut para analis, kemungkinan akan tetap berada di bawah tekanan. Setelah pemulihan di bulan Juli, pasar tampaknya belum siap untuk pertumbuhan berkelanjutan, dengan risiko penurunan di bawah $60.000 masih ada. Pada akhir Juli, bitcoin diperdagangkan sekitar $63.500, turun sekitar 50% dari rekor tertingginya pada Oktober 2025. Para ahli menyebut kombinasi kondisi makroekonomi yang sulit sebagai faktor penekan, termasuk suku bunga tinggi di AS, inflasi yang tetap tinggi, dan dolar AS yang kuat. Tingkat bunga yang tinggi membuat instrumen pendapatan tetap lebih menarik, sehingga mengalihkan modal dari aset berisiko seperti kripto. Selain itu, aliran keluar bersih dari ETF berbasis bitcoin pada paruh pertama tahun ini menandakan lemahnya permintaan kelembagaan saat ini. Secara historis, Agustus bukanlah bulan yang kuat untuk pasar kripto. Secara teknis, bitcoin terus bergerak dalam kisaran sempit $60.000–$65.000. Para analis memberikan beberapa skenario untuk bulan ini: skenario dasar adalah pergerakan dalam kisaran $58.000–$68.000 (probabilitas 50%), skenario negatif adalah penurunan ke $50.000–$55.000 (probabilitas 30%), dan skenario positif adalah kenaikan ke $71.000–$75.000 (probabilitas 20%). Saran untuk investor adalah fokus pada akumulasi bertahap pada level saat ini untuk jangka panjang, karena harga dianggap menarik. Namun, kewaspadaan diperlukan terhadap potensi penurunan jangka pendek di bawah $60.000. Pergerakan yang lebih signifikan kemungkinan baru akan terjadi pada kuartal IV tahun ini. Faktor kunci yang perlu dipantau meliputi keputusan suku bunga Fed, inflasi, dinamika ETF, dan minat terhadap aset berisiko.

cryptonews.ru3j yang lalu

Bitcoin di Agustus: Ahli Menantikan Pengujian Rentang, Bukan Pembalikan Cepat

cryptonews.ru3j yang lalu

Dompet Perangkat Keras Coldcard Diretas: Peretas Menarik 594 Bitcoin dalam 25 Menit

Dompet perangkat keras Coldcard berhasil diretas: peretas menarik 594 bitcoin dalam 25 menit. Insiden ini merusak reputasi dompet perangkat keras sebagai metode penyimpanan mata uang digital teraman. Pada 30 Juli 2026, penyerang berhasil menarik 594,5 BTC (sekitar $40 juta) dari 500 alamat. Akar masalahnya adalah bug perangkat lunak yang tak terdeteksi selama lima tahun. Kesalahan pengetikan dalam sebuah makro secara tidak sengaja menonaktifkan fungsi chip khusus untuk menghasilkan angka acak yang benar-benar aman di dompet Coldcard sejak Maret 2021. Alih-alih, perangkat menghasilkan kunci berdasarkan data yang dapat diprediksi, seperti nomor seri prosesor dan waktu sistem, sehingga sangat mengurangi keamanan kriptografinya. Peretas tidak memerlukan akses fisik. Mereka hanya perlu memahami parameter generator yang bermasalah ini dan melakukan pencarian brute-force secara offline untuk menghasilkan kemungkinan frasa seed, menemukan alamat dengan saldo di blockchain publik, dan menandatangani transaksi penarikan. Perusahaan di balik Coldcard, Coinkite, awalnya menyatakan versi baru tidak rentan, tetapi kemudian mengakui semua perangkat yang menjalankan firmware yang terpengaruh berisiko. CEO mereka meminta maaf namun mengecualikan kompensasi finansial kepada korban. Pemilik yang terdampak harus segera: 1. Memperbarui firmware ke versi aman (4.2.0 untuk Mk3, 5.6.0 untuk Mk4/Mk5, atau 1.5.0Q untuk model Q). 2. Menghasilkan frasa seed baru yang benar-benar acak pada perangkat yang telah diperbarui. 3. Memindahkan semua dana ke alamat baru yang dibuat dari frasa seed tersebut. Penggunaan frasa sandi BIP-39 dapat membantu, tetapi tidak menggantikan kebutuhan membuat kunci baru. Insiden ini menyoroti bahwa bahkan perangkat keras khusus memerlukan audit kode independen yang berkelanjutan, terutama untuk fungsi kriptografi. Beberapa lanalisis, termasuk dari Galaxy Research, memperkirakan total dana yang dicuri bisa mencapai 1.000 BTC. Kasus ini mengingatkan pada insiden serupa di masa lalu, seperti bug OpenSSL di Debian, dan mempertanyakan apakah audit otomatis oleh AI dapat sepenuhnya menggantikan tinjauan manusia pada kode kritis.

cryptonews.ru3j yang lalu

Dompet Perangkat Keras Coldcard Diretas: Peretas Menarik 594 Bitcoin dalam 25 Menit

cryptonews.ru3j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli SEI

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Sei Network (SEI) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Sei Network (SEI) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Sei Network (SEI) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Sei Network (SEI) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Sei Network (SEI)Lakukan trading Sei Network (SEI) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

217 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.11Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli SEI

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga SEI (SEI) disajikan di bawah ini.

活动图片