Shiba Inu Holders Targeted In Major Security Breach, How To Stay Safe

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-12-30Terakhir diperbarui pada 2025-12-30

Abstrak

Shiba Inu holders are being targeted in a major security breach linked to a compromised version of the Trust Wallet Chrome browser extension (version 2.68). Embedded malicious code allowed attackers to drain funds without user detection. The SHIB community, due to its large holder base and widespread use of browser wallets, is particularly affected. Warnings urged users to immediately disable the vulnerable version and update to version 2.69. Trust Wallet acknowledged the breach, which resulted in approximately $7 million in losses across 2,596 confirmed wallets, and has committed to reimbursing all verified victims. This incident highlights ongoing infrastructure risks in crypto, reminiscent of a previous $4.1 million Shibarium bridge exploit in September 2025.

Shiba Inu holders have been placed on alert following a major security breach tied to TrustWallet’s crypto wallet extension. The incident has led to concerns across the crypto industry around browser-based wallets and the growing risks faced by retail-heavy communities.

As one of the largest and most active ecosystems in crypto, members of the Shiba Inu community have found themselves at the center of discussions on the failure that exposed many crypto holders.

Trust Wallet Extension Exploit Raises Alarm Across SHIB Community

The breach in question refers to a compromised version of the Trust Wallet Chrome browser extension, specifically version 2.68. Code embedded in the update allowed attackers to access wallets and drain funds without users realizing what was happening.

Several cryptocurrencies were affected, and the precise breakdown of losses by asset is currently unclear. Even so, the incident has drawn particular attention inside the Shiba Inu community due to the sheer size of its holder base and the widespread use of browser wallets among SHIB investors.

Warnings quickly circulated within the SHIB ecosystem. For instance, the Susbarium | Shibarium Trustwatch account issued a public alert on the social media platform X, encouraging users to immediately disable extension version 2.68 and update to version 2.69 from the official Chrome Web Store. The notice also clarified that mobile users and other extension versions were unaffected, helping to narrow the scope of concern and reduce panic.

These warnings aligned with official updates from the Trust Wallet team, which acknowledged the breach and moved quickly to contain it.

What Comes Next After The Trust Wallet Breach?

As the immediate fallout from the Trust Wallet browser extension breach settles, the next thing is resolution and accountability. In terms of the scale of damage, Binance co-founder Changpeng Zhao stated that the breach resulted in about $7 million in losses across affected Trust Wallet accounts.

Trust Wallet subsequently announced that it would reimburse all victims of the security incident. Further insight came from Eowyn Chen, CEO of Trust Wallet, who shared a December 28 update addressing the ongoing investigation.

Chen acknowledged the disruption caused by the incident and noted that the team was prioritizing accuracy over speed in the compensation process. According to Chen, Trust Wallet has so far identified 2,596 affected wallet addresses. However, the company has received around 5,000 reimbursement claims, revealing a large number of false or duplicate submissions.

The episode is another reminder that infrastructure risks can impact even the most established projects in the crypto space. Particularly, the situation revived memories of earlier security incidents tied to the Shiba Inu ecosystem.

The most recent example was in September 2025, when the Shibarium bridge was exploited through a flash loan attack that resulted in losses estimated at about $4.1 million worth of assets, including ETH, SHIB, and KNINE.

SHIB trading at $0.0000074 on the 1D chart | Source: SHIBUSDT on Tradingview.com

Pertanyaan Terkait

QWhat was the specific security breach that targeted Shiba Inu holders?

AThe security breach was a compromised version (2.68) of the Trust Wallet Chrome browser extension. Malicious code embedded in the update allowed attackers to access and drain funds from user wallets without their knowledge.

QWhat immediate action did the Shibarium Trustwatch account recommend to users?

AThe Susbarium | Shibarium Trustwatch account issued a public alert on X, encouraging users to immediately disable the compromised extension version 2.68 and update to the patched version 2.69 from the official Chrome Web Store.

QWhat was the estimated financial loss from the Trust Wallet breach according to Binance's co-founder?

ABinance co-founder Changpeng Zhao stated that the breach resulted in approximately $7 million in losses across the affected Trust Wallet accounts.

QHow is Trust Wallet addressing the victims of the breach?

ATrust Wallet announced it would reimburse all victims of the security incident. The company identified 2,596 affected wallet addresses and is processing reimbursement claims, though it has received a larger number of false or duplicate submissions.

QWhat previous security incident in the Shiba Inu ecosystem was mentioned as a similar reminder of infrastructure risks?

AThe article referenced a security incident in September 2025, where the Shibarium bridge was exploited through a flash loan attack, resulting in estimated losses of about $4.1 million worth of assets including ETH, SHIB, and KNINE.

Bacaan Terkait

Xpeng dan Nio Gencar di Komputasi, Ideal Ganti Arsitektur

Pada 15 Juni, Li Auto memperkenalkan chip self-driving buatan sendiri, Ma He M100, yang dikembangkan khusus untuk L9 Livis generasi baru. CTO Li Auto, Xie Yan, menekankan bahwa fokusnya bukan hanya meningkatkan kecepatan, tetapi mengubah arsitektur chip secara fundamental. Di tengah tren produsen mobil yang berlomba-lomba mengembangkan chip sendiri pada tahun 2026, pesaing seperti Nio (chip Shenji NX9031), Xpeng (chip Turing), dan Huawei (MDC 810 Pro) umumnya mengandalkan angka TOPS (komputasi) sebagai senjata pemasaran utama. Namun, Li Auto memilih jalur berbeda dengan mengubah logika arsitektur dasar dari chip tersebut. Ma He M100 mengadopsi arsitektur Dynamic Data Flow, bukan arsitektur von Neumann tradisional. Pendekatan ini dirancang untuk komputasi paralel matriks berskala besar yang diperlukan untuk inferensi model AI (seperti VLA), dengan mengurangi bolak-balik data antara memori dan unit pemrosesan. Hasil klaim Li Auto adalah efisiensi komputasi efektif 3 kali lipat dibandingkan Nvidia Thor U dan penurunan latency 40%. Keberhasilan arsitektur ini mendapat pengakuan eksternal melalui penerimaan makalahnya di konferensi akademis bergengsi ISCA 2026. Namun, keunggulan 3x ini sangat tergantung pada algoritma Li Auto (VLA2.1) dan mungkin tidak berlaku untuk tugas komputasi umum. Dengan chip ini, Li Auto menyelesaikan rantai teknologi "full-stack" yang meliputi chip, compiler, sistem operasi (Star Ring OS), model AI, dan pengontrol domain, menciptakan ekosistem tertutup yang independen dari pemasok seperti Nvidia. Dalam peluncuran ini, CEO Li Xiang juga memperkenalkan visi "Mobil Cerdas Embadied" ("Four-in-One Embodied AI Car"), yang mendefinisikan mobil listrik sebagai asisten hidup yang dapat merasakan, berpikir, dan berkembang, menggeser persaingan dari sekadar fitur konfigurasi (seperti kulkas atau layar) ke kemampuan sistem. Li Auto menetapkan target ambisius untuk model self-driving Ma He VLA agar menyamai performa Tesla FSD V14 pada kuartal keempat tahun ini, dengan rincian peningkatan OTA bertahap mulai Juli hingga Desember. Di balik inovasi teknologi, tantangan finansial tetap ada. Pendapatan Li Auto turun pada Q4 2025, dengan margin yang menyempit. Namun, anggaran R&D tetap tinggi (sekitar 12 miliar yuan, 50% untuk AI). Target penjualan 2026 adalah 550.000 unit, sementara realisasi 2025 adalah 406.000 unit. Pengujian nyata akan dimulai pada kuartal ketiga dengan OTA pertama pada Juli dan peluncuran model baru. Sertifikasi akademis untuk arsitektur chip adalah langkah awal, tetapi penerimaan pasar dan kinerja dalam kondisi mengemudi sehari-hari akan menjadi penentu kesuksesan akhir.

marsbit50m yang lalu

Xpeng dan Nio Gencar di Komputasi, Ideal Ganti Arsitektur

marsbit50m yang lalu

Tahun Pertama Penerapan AI, Hanya Bilang Iya, Abai Risiko? Log Pelayaran Pengembangan Perangkat Lunak Sepenuhnya Sumber Terbuka

Tahun 2026 disebut sebagai era aplikasi AI. Kode dibuat semakin cepat, namun dengan pengawasan yang semakin sedikit saat diterapkan. Risiko dari kode yang ditulis AI sering kali tersembunyi dalam kode yang tampak benar secara sintaksis dan melewati semua pemeriksaan, tetapi dapat menyebabkan kebocoran data atau kerugian aset. Contoh nyata adalah insiden konfigurasi oracle cbETH Moonwell, di mana kesalahan semantik dalam harga melewati proses pengembangan dan pemeriksaan, mengakibatkan kerugian finansial yang signifikan. Risiko pengkodean AI telah berevolusi dari pelengkap lokal ke agen yang dapat membaca file, mengubah konfigurasi, menginstal dependensi, dan menghasilkan skrip infrastruktur, sehingga menciptakan jalur risiko yang lebih panjang dan sulit dilacak dalam rekayasa perangkat lunak. Untuk mengatasi masalah ini, Narwhal-Lab Universitas Peking meluncurkan proyek sumber terbuka **Narwhal AI Code Risks**. Proyek ini mengumpulkan dan mengkategorikan fragmen informasi risiko yang tersebar ke dalam tiga lapisan: `cases/` (peristiwa nyata), `inferred/` (sinyal awal), dan `scenarios/` (skenario risiko tipikal). Risiko diklasifikasikan menjadi 7 kategori: Rantai Pasok, Kerentanan Tingkat Kode, Konfigurasi Cloud & Infrastruktur, Risiko Agen, Risiko Domain Vertikal, Risiko Kekayaan Intelektual & Kepatuhan, serta Faktor Manusia. Tujuan proyek ini adalah untuk mengubah kasus risiko menjadi pengetahuan yang dapat digunakan kembali, membantu pengembang mengidentifikasi masalah serupa, menjadi basis sampel bagi peneliti keamanan, serta menyediakan aturan deteksi dan tolok ukur bagi vendor alat. Dengan menyediakan "log pelayaran" sumber terbuka untuk dunia perangkat lunak, proyek ini bertujuan untuk mencatat dan meneruskan pengalaman, sehingga pihak lain tidak perlu terjebak dalam perangkap yang sama.

marsbit50m yang lalu

Tahun Pertama Penerapan AI, Hanya Bilang Iya, Abai Risiko? Log Pelayaran Pengembangan Perangkat Lunak Sepenuhnya Sumber Terbuka

marsbit50m yang lalu

Landasan Valuasi Triliunan Dollar SpaceX: Siapa yang Mengambil Alih Pengeluaran Modal Tahunan Ratusan Miliar Milik Musk?

Penulis berpendapat bahwa peluang investasi terbesar dalam eksplosifnya SpaceX saat ini bukan pada saham SpaceX itu sendiri (yang mahal dan masih rugi), melainkan pada para pemasoknya. Ini mengikuti pola sejarah seperti rantai pasokan Apple, Tesla, dan NVIDIA, di mana perusahaan "super terminal" mendorong pertumbuhan luar biasa bagi pemasoknya. SpaceX mengalokasikan ratusan miliar dolar untuk pengeluaran modal tahunan, didanai terutama oleh bisnis Starlink yang menguntungkan. Uang ini dialirkan ke pengembangan roket (untuk menurunkan biaya peluncuran) dan AI/pusat data orbital. Pesanan pembelian besar-besaran ini mengalir ke tiga jenis pemasok: 1. **Pengganti yang Sulit:** NVIDIA (GPU & CUDA), Eutelsat (spektrum satelit), Filtronic (penguat sinyal), Materion (berilium), STMicroelectronics (chip antena). 2. **Pengganti yang Mahal:** Honeywell (kontrol penerbangan), Carpenter Technology (baja khusus), Hexcel (serat karbon), Broadcom (pertukaran data). 3. **Pemasok Produksi Massal:** Wistron NeWeb (perakitan terminal Starlink), dan beberapa perusahaan Tiongkok seperti Shenzhen Sunway (konektor), Paixin New Materials (tempaan), Western Superconductor (paduan niobium), Yingliu Co. (cetakan), serta perusahaan seperti Trimble (sinkronisasi waktu) dan Astronics (distribusi daya). Mengapa sekarang adalah saat yang tepat? (1) Volume pembelian SpaceX baru akan meningkat pesat (target 100 peluncuran/tahun, 3000 juta terminal Starlink). (2) Transparansi data melalui IPO memungkinkan pelacakan pesanan. (3) Siklus rantai pasokan mirip dengan tahap awal Tesla (sekitar 2018), menawarkan peluang pertumbuhan jangka panjang. Kesimpulannya, alih-alih membeli saham SpaceX yang fantastis, investor dapat mempertimbangkan perusahaan-perusahaan di balik layar yang menerima pesanan besar dan stabil, terlepas dari volatilitas harga saham SpaceX. Namun, setiap perusahaan perlu dianalisis secara individual dengan mempertimbangkan risiko seperti siklus komoditas, geopolitik, dan perubahan teknologi.

marsbit1j yang lalu

Landasan Valuasi Triliunan Dollar SpaceX: Siapa yang Mengambil Alih Pengeluaran Modal Tahunan Ratusan Miliar Milik Musk?

marsbit1j yang lalu

Landasan Valuasi Triliunan Dolar SpaceX: Siapa yang Mengambil Porsi Belanja Modal Ratusan Miliar Elon Musk Tiap Tahun?

Pondasi valuasi triliunan dolar SpaceX: Siapa yang membagi ratusan miliar belanja modal tahunan Elon Musk? Alih-alih berinvestasi langsung di SpaceX yang IPO dengan valuasi tinggi dan masih rugi, peluang mungkin lebih baik pada rantai pasokannya. Sejarah menunjukkan bahwa raksasa teknologi seperti Apple, Tesla, dan Nvidia telah menciptakan kekayaan besar bagi pemasok mereka. SpaceX beroperasi dengan model: Layanan internet satelit Starlink menghasilkan uang → mendanai pengembangan roket untuk menekan biaya peluncuran → meluncurkan perangkat keras AI ke luar angkasa dengan biaya rendah → menyewakan daya komputasi AI untuk pendapatan baru. Siklus ini menghasilkan pesanan pembelian ratusan miliar dolar AS setiap tahun. Pemasok dapat dikategorikan dalam tiga kelompok: 1. **Pengganti sulit atau tidak mungkin**: NVIDIA (GPU untuk superkomputer), Eutelsat (spektrum radio satelit), Filtronic (amplifier sinyal satelit), Materion (logam berilium), STMicroelectronics (chip antena). 2. **Secara teknis dapat diganti, tetapi biaya peralihannya tinggi**: Honeywell (sistem kendali penerbangan), Carpenter Technology (baja paduan khusus), Hexcel (serat karbon), Broadcom (pertukaran data), Linde (gas industri). 3. **Memerlukan produksi massal yang stabil dengan biaya rendah**: Perusahaan-perusahaan ini memasok komponen untuk perangkat terminal Starlink dan roket. Contohnya termasuk Wistron NeWeb (kontrak perakitan), serta beberapa perusahaan China seperti Sunway Communication (konektor), Paike New Materials (komponen tempa), Western Superconducting (paduan niobium), Yingliu Co (komponen cor). Perusahaan seperti Trimble, Astronics, dan CTS juga menyediakan komponen penting. Mengapa sekarang adalah saat yang tepat? Karena volume pembelian SpaceX baru akan meningkat (target 100 peluncuran/tahun, 30 juta terminal Starlink), transparansi melalui IPO memungkinkan pelacakan pesanan, dan siklus rantai pasokan serupa dengan Tesla pada 2018 - masih di tahap awal pertumbuhan yang curam. Intinya: Pesanan pembelian tahunan SpaceX yang besar, terlepas dari harga sahamnya, akan mengalir ke pemasoknya dan menjadi pendapatan tetap mereka. Inilah peluang yang mungkin lebih dapat diakses daripada berinvestasi langsung di saham SpaceX.

链捕手1j yang lalu

Landasan Valuasi Triliunan Dolar SpaceX: Siapa yang Mengambil Porsi Belanja Modal Ratusan Miliar Elon Musk Tiap Tahun?

链捕手1j yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Cara Membeli SAFE

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Safe (SAFE) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Safe (SAFE) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Safe (SAFE) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Safe (SAFE) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Safe (SAFE)Lakukan trading Safe (SAFE) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

177 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.13Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli SAFE

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga SAFE (SAFE) disajikan di bawah ini.

活动图片