DeFi Loses $678 Million To Hackers In Q2 2022, New Report Reveals

BitcoinistDipublikasikan tanggal 2022-07-12Terakhir diperbarui pada 2022-07-12

Abstrak

The cryptocurrency market has suffered greatly, particularly since Bitcoin had its worst quarter in 11 years. According to data releasedby...

The cryptocurrency market has suffered greatly, particularly since Bitcoin had its worst quarter in 11 years. According to data releasedby Immunefi, a leading bug bounty and security services platform, the Decentralize Finance (DeFi) ecosystem lost $678 million, in the second quarter of 2022.
Immunefi Says Loss Is x1.5 Of Q2 2021
DeFi, an emerging financial technology that stands for decentralized finance, has lost almost $680 million to bad actors since the last quarter.
According to the blockchain security platform Immunefi, fraudulent founders and black hat hackers attacked several crypto protocols in the second quarter of 2022 for a total of $670,698,280. In contrast to the prior quarter, hacks on DeFi protocols rather than cross-chain bridges were the primary cause of losses.
Four projects: Beanstalk ($182 million); Harmony’s Horizon Bridge ($100 million); Mirror Protocol ($90 million); and Fei Protocol ($80 million) accounted for the bulk of the money lost in the second quarter.
According to the Immunefi report, it looked at all instances in which blackhat hackers allegedly attacked different crypto protocols, as well as alleged incidents of fake protocols and founders who allegedly rug pulled in Q2 2022. When compared to Q2 2021, when hackers and fraudsters took $440,021,559, these figures show an almost 1.5x increase.

Immunefi


ETH/USD hovers around $1k. Source: TradingView
More than $1.2 billion was stolen from the cryptocurrency ecosystem between January and March. The most prominent cases include the $326 million attack on the Solana’s Wormhole bridge and the approximately $550 million exploitation of Axie Infinity’s Ronin Network.
The frequency of hacks has increased while the amount of funds stolen has doubled from the year’s beginning. 25 attacks were reported in Q1 2022, while 50 occurred in the previous quarter. A whitehat hacker received $6 million from Aurora last month for revealing a flaw that might have endangered $100 million in assets. According to ImmuneFi, the reward was the second-largest ever given out for a crypto vulnerability.
DeFi TVL Lost $156 Billion In The Same Quarter
According to the Blockchain Industry Report for May 2022 published by DappRadar, Bitcoin and Ethereum have lost 25% and 40% of their value since Terra’s collapse. 
At the time of writing, the TVL had a value of $77.94 billion. The company with the largest TVL, MakerDAO, has $7.66 billion to its credit. In the past 30 days, it has decreased by more than 19 percent. AAVE and WBTC are the next two, contributing $6.68 billion and $5.52 billion respectively. In comparison to the previous 30 days, they are both down more than 30%. 25.5% of the TVL is made up of the trio.

Immunefi


In the second quarter of 2022, the Ethereum blockchain lost 63.25 percent of its TVL. It had a value of $125.49 billion at the start of the quarter, and at the conclusion it was $46.11 billion.

Bacaan Terkait

All-In Full-Stack atau Gugur: Strategi di Balik Akuisisi Cursor senilai $600 Miliar oleh xAI

**Rangkuman: Entah "Full-Stack" atau Tersingkir - Kalkulasi di Balik Akuisisi Cursor senilai $60 Miliar oleh xAI** xAI milik SpaceX mengakuisisi Anysphere, perusahaan induk alat pemrograman AI Cursor, dengan harga $60 miliar dalam saham. Akuisisi ini bukan sekadar untuk pangsa pasar, tetapi terutama untuk **data pelatihan berkualitas tinggi** yang dihasilkan oleh 7 juta developer yang menggunakan Cursor setiap hari. Data dari aktivitas coding dianggap sebagai sinyal pelatihan terkuat untuk model AI. Artikel ini menyoroti kesuksesan Anthropic, yang pendapatannya melonjak 540x dalam 28 bulan, didorong kuat oleh produk coding mereka, Claude Code. Ini menunjukkan bahwa **generasi kode adalah aplikasi "pembunuh" (killer app) terkuat dari model bahasa besar (LLM) saat ini.** Penulis, Tara Tan dari Strange Ventures, menyimpulkan tren kunci: **untuk menjadi pemain AI besar, perusahaan harus membangun platform "full-stack"** yang mengintegrasikan tenaga komputasi (compute), model, dan aplikasi. Logika ini menciptakan siklus virtu: aplikasi yang baik menghasilkan data unik, data tersebut melatih model yang lebih baik, dan model yang lebih baik meningkatkan aplikasi. Dengan memiliki tumpukan penuh (seperti xAI dengan Colossus untuk compute, Grok sebagai model, X dan sekarang Cursor sebagai aplikasi), perusahaan dapat: 1. Meningkatkan ekonomi unit dalam pelatihan model. 2. Membangun "parit pertahanan" (moat) melalui data pelatihan berpemilik dan penguncian alur kerja pengguna. Kedepannya, perusahaan model AI akan semakin agresif membangun atau mengakuisisi aplikasi untuk menutup lingkaran ini. Era ini menuntut ambisi yang jauh lebih besar dari para founder.

marsbit15m yang lalu

All-In Full-Stack atau Gugur: Strategi di Balik Akuisisi Cursor senilai $600 Miliar oleh xAI

marsbit15m yang lalu

New Huo Research Institute: BTC Area 60 Ribu Menyaksikan Aksi Beli di Dasar yang Padat, 'Zona Nilai Terbaik' Diserbu Gelombang Peralihan Kepemilikan

Bitcoin (BTC) mengalami rebound setelah oversold minggu ini, dengan sentimen panik ekstrem di pasar kripto mereda. Beberapa data menunjukkan tanda-tanda pembentukan dasar harga. Dari sisi pasar, arus keluar bersih dari ETF spot Bitcoin terus menyempit, dan diskon negatif antara Coinbase dan USDT juga perlahan pulih. Biaya penutupan penambang utama berkisar pada $30.000-$50.000, mengindikasikan dasar biaya industri mulai terbentuk, yang merupakan sinyal klasik puncak harga di pasar kripto. Dari aktivitas perdagangan, modal institusional menunjukkan tren akumulasi berlawanan arah. Sebagai contoh, volume perdagangan OTC grup Sinohope melonjak lebih dari 8 kali lipat secara mingguan, dengan jumlah pengguna aktif juga berlipat ganda, menandakan peningkatan signifikan dalam permintaan pembiayaan besar-besaran. Data on-chain juga menunjukkan bahwa dana institusional, termasuk dari perusahaan publik dan "paus kuno," secara aktif mengakumulasi aset di sekitar level kunci $60.000. Sinohope Research telah menekankan sejak pertengahan Mei bahwa jendela "peluang bernilai tinggi" telah terbuka kembali, dan peralihan dari panic selling ke holding jangka panjang sedang berlangsung. Melihat ke depan, pelepasan likuiditas dan kebijakan makro akan menjadi pendorong utama kenaikan harga. Keberhasilan IPO SpaceX telah menyuntikkan optimisme, dan likuiditas besar yang sebelumnya terkunci akan dilepaskan kembali, berpotensi mengalir ke aset yang dinilai terlalu rendah seperti Bitcoin. Pada tingkat makro, pidato Kevin Warsh dalam pertemuan FOMC tanggal 18 nanti sangat penting untuk mengatur ekspektasi kebijakan moneter. Selain itu, jika RUU CLARITY disahkan akhir Juli, hal itu akan meningkatkan kepercayaan kelembagaan. Dengan kombinasi sinyal dasar, kondisi dana, dan faktor kebijakan yang mendukung, Sinohope Research tetap optimis terhadap pergerakan pasar ke depan.

marsbit41m yang lalu

New Huo Research Institute: BTC Area 60 Ribu Menyaksikan Aksi Beli di Dasar yang Padat, 'Zona Nilai Terbaik' Diserbu Gelombang Peralihan Kepemilikan

marsbit41m yang lalu

Mengungkap Sang "Dewa Riset Investasi" di Balik Citrini: Juara Pertama Substack Bertahun-tahun, Satu Laporan Menguapkan Triliunan Dolar Pasar Saham AS

Sebuah lembaga penelitian investasi independen bernama Citrini Research, yang didirikan oleh James van Geelen, telah menarik perhatian luas sebagai penulis teratas di platform Substack dengan hampir 250.000 pelanggan. Laporan mereka berpotensi memengaruhi pasar keuangan, seperti laporan "The 2028 Global Intelligence Crisis" pada Februari yang memicu gelombang jual saham teknologi AS dan menguapkan nilai pasar miliaran dolar. Pada April, laporan lapangan tim mereka tentang Selat Hormuz memberikan wawasan baru tentang dinamika geopolitik yang kompleks. Pendiri James van Geelen, lulusan biologi dan psikologi UCLA dengan latar belakang sebagai petugas medis darurat dan pengusaha di bidang kesehatan, menerapkan pendekatan investasi unik yang berfokus pada "pemikiran tingkat kedua" (second-order thinking), narasi, dan skenario hipotetis. Dia mencari tren jangka panjang seperti AI, geopolitik, dan energi. Citrini menawarkan model portofolio investasi, Citrindex, yang diklaim menghasilkan pengembalian kumulatif lebih dari 200%. Lembaga ini terus berkembang dengan merekrut analis independen untuk memperkuat analisis sektoral, sambil mempertahankan model operasi yang digerakkan oleh pendiri dengan tim ahli anonim. Kisah Geelen menunjukkan bagaimana perspektif multidisiplin dapat menciptakan dampak signifikan di dunia penelitian investasi.

marsbit44m yang lalu

Mengungkap Sang "Dewa Riset Investasi" di Balik Citrini: Juara Pertama Substack Bertahun-tahun, Satu Laporan Menguapkan Triliunan Dolar Pasar Saham AS

marsbit44m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片