ЕС централизует надзор над криптовалютами после провалов национальных регуляторов

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-07-04Terakhir diperbarui pada 2025-12-05

Европейская комиссия предложила централизовать регулирование криптовалют, передав надзор над отраслью от национальных регуляторов единому европейскому ведомству. Реформа направлена на ужесточение контроля после критики мягкого подхода некоторых стран ЕС.

Опубликованный 4 декабря документ предусматривает передачу Европейскому ведомству по ценным бумагам и рынкам (ESMA) прямых надзорных полномочий над поставщиками криптовалютных услуг, торговыми площадками и центральными контрагентами. Предложение требует одобрения Европейского парламента и Совета.

От критики Мальты к централизации

Инициатива возникла на фоне жесткой критики режима лицензирования криптовалют на Мальте. В июле ESMA заявило, что местное Управление финансовых услуг лишь «частично соответствовало ожиданиям» при авторизации компаний, предоставляющих криптовалютные услуги.

Франция, Австрия и Италия призвали к централизации надзора и пригрозили заблокировать «паспортизацию» европейских лицензий, полученных от государств с более мягким регулированием. Три страны также потребовали пересмотра Регламента по рынкам криптовалютных активов (MiCA) с введением более строгих правил для операций с криптовалютам за пределами ЕС и усиленного надзора за кибербезопасностью.

Президент Европейского центрального банка Кристин Лагард (Christine Lagarde) предложила создание «европейской SEC» в 2023 году. «Централизованный орган с прямым надзором поможет снизить системные риски от крупных трансграничных компаний», — заявила она.

Существующая система множественных национальных регуляторов создает пробелы в надзоре и препятствует развитию единого рынка. Реформа отражает стремление ЕС создать более жесткую и единообразную регуляторную среду на фоне проблем с национальными подходами. Окончательное решение определит, станет ли европейский сектор криптовалют более строго регулируемым или сохранит текущий уровень надзора.

Bacaan Terkait

Saham LINK Naik 3% ke $9,70 Seiring Pergantian Platform Stablecoin ke CCIP di Negara Bagian Wyoming

Komisi Token Stabil Wyoming telah mengumumkan migrasi penuh aset digital yang didukung negara bagian, Frontier Stable Token (FRNT), dari Layerzero ke protokol interoperabilitas lintas rantai Chainlink (CCIP) sebagai infrastruktur eksklusifnya. Keputusan ini diambil setelah audit keamanan yang mengungkap masalah dalam praktik pengungkapan dan keamanan operasional Layerzero. Migrasi ini bertujuan menjaga standar keamanan, tata kelola, dan integritas operasional yang tinggi. Anthony Apollo, Direktur Eksekutif Komisi, menekankan bahwa CCIP adalah satu-satunya infrastruktur yang memenuhi semua persyaratan ketat mereka. Pengumuman tersebut mendorong harga token LINK Chainlink naik lebih dari 3% menjadi $9,70, memulihkan keuntungan dua digit dalam seminggu terakhir. FRNT sendiri adalah dolar digital yang dijamin fiat dan didukung cadangan penuh, yang diluncurkan di delapan blockchain publik untuk mendukung pembayaran. CCIP Chainlink menawarkan transfer lintas rantai dengan model perlindungan berlapis, sertifikasi institusional SOC 2 Type 2, kontrol risiko, dan arsitektur terdesentralisasi. Infrastruktur ini telah mendukung transaksi triliunan dolar di sektor DeFi dan keuangan tradisional. Langkah Wyoming dinilai sebagai fondasi bagi pemerintah lain dan institusi keuangan yang ingin menerbitkan aset digital teregulasi dengan standar keamanan institusional.

cryptonews.ru46m yang lalu

Saham LINK Naik 3% ke $9,70 Seiring Pergantian Platform Stablecoin ke CCIP di Negara Bagian Wyoming

cryptonews.ru46m yang lalu

Perkiraan Harga XRP Tetap Tidak Berubah, karena ETF XRP Melampaui Inflow $1,5 Miliar

Analisis Teknis & Berita XRP: Menunggu Pergerakan Besar di Tengah Konsolidasi Harga XRP saat ini terkonsolidasi ketat dalam kisaran sempit $0,99 - $1,01, level tersempit dalam beberapa tahun terakhir. Analisis teknis menunjukkan pola yang tegang: harga diperdagangkan di dekat garis tren turun jangka panjang, dengan pita Bollinger yang menyempit, menandakan volatilitas rendah. Indikator teknis kunci seperti EMA 20-hari ($1,0265) dan EMA 50-hari ($1,0708) menjadi level resistensi utama yang harus ditembus untuk konfirmasi tren naik. Di balik ketenangan harga, sejumlah sinyal kuat mengisyaratkan pergerakan besar yang akan datang: * **Akumulasi:** Terjadi akumulasi kuat (skor 85) oleh investor meskipun harga turun, ditandai dengan naiknya level terendah RSI. * **Volatilitas Rendah:** Volatilitas 30-hari XRP berada di level terendah 4 tahun (30% tahunan). Secara historis, periode tenang seperti ini diikuti rata-rata oleh pergerakan harga 90,5% dalam 60 hari. * **Kondisi Derivatif Rapuh:** Open Interest (OI) naik signifikan menjadi $461 juta, sementara likuiditas spot menipis dan posisi short mendominasi. Ini menciptakan setup yang rentan untuk short squeeze jika harga naik, atau akselerasi penurunan jika level $1 gagal dipertahankan. * **Arus Dana ETF:** ETF XRP terus menerima aliran masuk dana, dengan total arus bersih kumulatif mencapai $1,52 miliar. **Proyeksi:** * **Skenario Bullish (Target: $1,0708):** Terpicu jika harga berhasil mempertahankan $1 dan menembus $1,0172 (level flip tren 1-jam), berpotensi memicu short squeeze menuju EMA 50-hari. * **Skenario Bearish (Risiko: $0,9709):** Terjadi jika harga gagal mempertahankan level $1, yang dapat mempercepat penurunan menuju pita Bollinger bawah. Kesimpulannya, XRP berada dalam fase konsolidasi ekstrem dengan berbagai sinyal teknis dan fundamental yang menunjukkan bahwa pelarian dari kisaran saat ini—ke arah mana pun—berpotensi menghasilkan pergerakan harga yang signifikan dan tajam.

cryptonews.ru1j yang lalu

Perkiraan Harga XRP Tetap Tidak Berubah, karena ETF XRP Melampaui Inflow $1,5 Miliar

cryptonews.ru1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片