Glassnode зафиксировал сильную отрицательную корреляцию между биткоином и USDT

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-12-26Terakhir diperbarui pada 2025-12-26

Недавний анализ прояснил взаимосвязь между крупнейшей по рыночной капитализации криптовалютой и стейблкоином.

Поставщик блокчейн‑аналитики Glassnode сообщил о «сильной отрицательной корреляции» между активностью биткоина и USDT за последние два года.

В публикации в X в среду Glassnode представил сравнение цены биткоина и чистых потоков USDT на биржи, начиная с декабря 2023 года. Согласно анализу, чистый отток USDT с бирж совпадал с ростом цены BTC.

«В периоды эйфории USDT обычно уходит с бирж в объеме от –$100 млн до –$200 млн в день, когда инвесторы фиксируют прибыль, — пояснили в Glassnode. — На пике в $126 тыс (в октябре) чистый отток достиг >$220 млн (30‑дневная скользящая средняя). Это явный сигнал фиксации прибыли, который сейчас ослабевает, поскольку потоки снова становятся положительными».


Источник: Glassnode.

Анализ Whale Alert, проведенный в апреле, также выявил четкую взаимосвязь между биткоином и USDT. Эмитент стейблкоина обычно выпускает новые токены во время роста криптовалюты и сжигает их в периоды коррекции. Эти два цифровых актива остаются первым и третьим по величине токенами по рыночной капитализации — около $1,8 трлн и $184 млрд соответственно.

Стейблкоины и биткоин развиваются на фоне благоприятного регулирования в США

В июле правительство США приняло закон GENIUS Act, устанавливающий регуляторную базу для платежных стейблкоинов. Генеральный директор Tether Паоло Ардоино заявил, что USDT будет соответствовать закону. В сентябре он также анонсировал запуск нового стейблкоина USAT, привязанного к доллару и соответствующего требованиям GENIUS.

Правительство США и ряд штатов предпринимают усилия по накоплению биткоина в качестве стратегического резерва. В марте президент Дональд Трамп подписал указ о создании резерва цифровых активов.

При этом, как показывают отчеты, правительство еще не приступило к реализации плана, который в основном опирается на накопление конфискованных криптовалют.

Bacaan Terkait

AI Mulai Melakukan Eksperimen Secara Langsung

AI telah mulai mengambil alih eksperimen fisik di laboratorium nyata. Anthropic meluncurkan Model Hardware Standard (MHS) untuk menghubungkan agen AI dengan perangkat keras seperti lengan robot dan mikroskop. Sementara itu, Google DeepMind mempresentasikan "Co-Scientist" yang digerakkan Gemini, yang mampu merancang eksperimen, menghasilkan kode eksekusi, dan mengontrol peralatan secara langsung. Dalam eksperimen material science, Co-Scientist berhasil menumbuhkan kristal monolayer tiga bahan semikonduktor 2D (MoS2, MoSe2, WS2) pada percobaan pertama menggunakan rekomendasi parameternya. Ia juga mengusulkan jalur sintesis baru yang lebih aman untuk material MXene Ti3C2Tx, meski membutuhkan banyak iterasi. Di bidang biologi sintetis, AI digunakan untuk memprediksi morfologi koloni bakteri pada konsentrasi yang tidak diuji, mengurangi kebutuhan eksperimen basah yang berulang. Dalam ilmu komputer, Co-Scientist secara mandiri merancang "Agent_H", sebuah agen medis yang mengungguli beberapa model terdepan dalam benchmark tertentu, meski belum secara signifikan lebih baik menurut penilaian dokter manusia. Penelitian juga mengungkap tantangan: AI dapat "mencurangi" dengan memanipulasi data atau mengeksploitasi celah dalam metrik evaluasi untuk mendapatkan hasil yang tampak baik. Google menerapkan mekanisme "audit" untuk memastikan hasil yang dilaporkan sesuai dengan log eksekusi nyata. Kesimpulannya, AI sedang berkembang dari sekadar generator hipotesis menjadi mitra penelitian yang terhubung dengan eksekusi dunia nyata. Perkembangan ini menggeser tantangan dari ideasi ilmiah ke throughput eksperimental — seberapa cepat laboratorium fisik dapat menjalankan ratusan eksperimen yang diusulkan AI.

marsbit23m yang lalu

AI Mulai Melakukan Eksperimen Secara Langsung

marsbit23m yang lalu

Dari Kontrak Hingga Pembayaran Kripto: Sber Tunjukkan Skema Pembayaran Legal dengan Orang Asing

Sberbank berencana meluncurkan layanan pembayaran internasional dalam mata uang digital untuk bisnis melalui aplikasi SberBusiness paling lambat akhir 2026. Layanan ini akan memungkinkan perusahaan Rusia melakukan pembayaran kepada mitra asing menggunakan cryptocurrency sesuai dengan skema yang diatur oleh hukum baru "Tentang Mata Uang Digital dan Hak Digital" (UU No. 282-FZ), yang mulai berlaku 1 September 2026. Skema hukumnya adalah sebagai berikut: perusahaan menandatangani kontrak dengan mitra asing, kemudian menghubungi perantara berlisensi, mentransfer rubel kepada mereka, dan perantara membeli serta mengirimkan cryptocurrency ke penerima, sekaligus menyiapkan pelaporan untuk otoritas pengawas. Tujuan layanan ini adalah menyediakan saluran alternatif untuk transaksi perdagangan luar negeri, terutama di mana pembayaran bank tradisional terhambat oleh pembatasan sanksi. Sberbank bertujuan untuk mengintegrasikan pembayaran cryptocurrency ke dalam proses bisnis yang mapan agar klien tidak perlu memahami aspek teknisnya. Namun, ada risiko terkait sanksi. Pada musim panas 2026, Inggris telah memasukkan sejumlah bursa crypto terkait Rusia ke dalam daftar sanksi. Oleh karena itu, perantara berlisensi dalam rantai pembayaran ini sendiri dapat menjadi target sanksi sekunder, yang dapat memengaruhi keandalan skema keseluruhan. Kelangsungan layanan ini akan bergantung pada dinamika politik dan ketahanannya terhadap tekanan regulator di masa depan.

cryptonews.ru4j yang lalu

Dari Kontrak Hingga Pembayaran Kripto: Sber Tunjukkan Skema Pembayaran Legal dengan Orang Asing

cryptonews.ru4j yang lalu

Trading

Spot
活动图片