Sorts out the Whole Process of the Outbreak of This Institutional Liquidity Crisis in One Article

HuobiDipublikasikan tanggal 2022-07-07Terakhir diperbarui pada 2022-07-08

Abstrak

The liquidity crisis does not seem to be resolved. Here we brief the process of the crisis.

Voyager Digital filed for bankruptcy protection on July 6, marking the second bankruptcy in the crypto industry. However, the liquidity crisis does not seem to be resolved. Here we brief the process of the crisis.

- Fuse : LUNA

On May 8, the pool of UST and the original LUNA were out of balance. In just two days, UST was completely de-anchored from $1. By May 12, LUNA almost hit to zero.

On May 12, Bitcoin fell below $30,000.

- Three Arrows Capital got involved in the LUNA slump

On May 13, Zhu Su, founder of Three Arrows Capital, said that he supported the LUNA community. Note that at this time, Zhu Su was still trying to save the situation and was still active on Twitter to rebuild confidence for investors. At the same time, stETH also started to de-anchor slightly.

On May 17th, Terra founder Do Kwon proposed a plan to revive the Terra. The proposal was passed on May 25th. The original LUNA was completely abandoned.

On May 26, 3AC began to make large ETH transfers on the FTX exchange.

On June 1 and June 2, Size and Laevitas announced that they had received financing led by 3AC, but just the amount is considerably small, at $6 million and $2.5 million, respectively. In retrospect, these two investments should have been made earlier. The announcement at the time was more of a means to stop the spread of investor’s pessimistic sentiment.

- BlockFi surfaced

On June 6, South Korean crypto-asset fintech company Delio announced that it has signed an asset supply contract worth $600 million with crypto lending platform BlockFi and Three Arrows Capital. 3AC and BlockFi should have obtained fiat cash flow from Delio by using crypto assets as collateral. This case may indicate that BlockFi also has liquidity problems.

On June 14, 3AC began to sell stETH in exchange for ETH.

On June 15, Zhu Su, founder of 3AC, posted that he was communicating to solve the liquidity problem. Note that this is the last time Zhu Su appeared on social media and has not been heard from since. On the same day, a source said that 3AC had liquidated $400 million on the lending platform. Since then, there have been reports that 3AC’s ETH has been liquidated.

On the same day, a source said that 3AC liquidated USD 400 million on the lending platform, and the rumors of 3AC’s ETH being liquidated has been heard endlessly since then.

On June 17, Kyle Davies, co-founder of 3AC, said that the collapse of Terra caught us off guard, and it was clear that Terra was the root of all evil.

- Alameda Research and Genesis appear linked to 3AC

On June 18, Genesis reported it had liquidated position of a "large counterparty", which probably referred to 3AC. There are multiple DeFi protocols that say the whereabouts of their funds deposited on the 3AC platform are unknown. Rumors abounded in the market. An anonymous source exposured that 3AC's outstanding debts may hit to US$2 billion, and said they frequently misappropriated client funds.

On the same day, Voyager Digital signed terms with Alameda Research for a loan of $200 million and 15,000 bitcoins.

On June 19, Bitcoin fell below $20,000 while Ethereum fell below $1,000.

On June 21, FTX stepped in to assist BlockFi, helping the latter with a $250 million revolving credit line. SBF, founder of FTX, also stressed that he would prevent the spread of the crisis.

- Voyager Digital announces its debt connection with 3AC

On June 22, Voyager Digital stated that 3AC owed a total of 15,250 BTC and 350 million USDT debt, with a total value of nearly 700 million US dollars. Such a large amount doomed Voyager to go bankrupt.

On June 29, a court in the British Virgin Islands ordered the liquidation of Singapore-based 3AC.

On July 1, Blockchain.com applied to liquidate all of 3AC’s assets. The next day, 3AC sought bankruptcy protection from the New York court, and 3AC has officially entered the bankruptcy stage since then.

On July 2, cryptocurrency broker Voyager Digital announced a suspension of trading and deposits and withdrawals. Its stock price then fell sharply.

On July 6, Voyager Digital became the second institution to go bankrupt. At the same time, the Toronto Stock Exchange launched a delisting review of Voyager Digital. Note that Voyager Digital and Alameda Research also have large financial transactions.

·

In addition to 3AC and Voyager, which have filed for bankruptcy, companies such as BlockFi, Alameda Research, and Genesis have also been affected. At present, BlockFi has received financial support from FTX, Alameda Research is a subsidiary of FTX, and Genesis has received DCG’s support, and it seems that the crisis has been alleviated. Will other companies fail in the next few weeks? Who will be next?

Welcome to leave your comments below:

Bacaan Terkait

Alokasi Nilai Stablecoin

Stabilcoin berevolusi dari sekadar alat perdagangan menjadi saluran dolar yang luas. Artikel ini menganalisis pembagian nilai dalam ekosistem stabilcoin menjadi empat lapisan: 1. **Lapisan Penerbit** (Tether, Circle): Mencetak stabilcoin, memegang aset cadangan, dan mengambil spread bunga (marjin terbesar). 2. **Lapisan Infrastruktur** (Bridge/BVNK/Bitso): Menghubungkan stabilcoin ke sistem keuangan nyata—penyetoran/penarikan fiat, integrasi bank, kepatuhan, manajemen aset. Ini adalah pekerjaan yang sulit tetapi membangun pertahanan kompetitif. 3. **Lapisan Penerimaan/Distribusi** (Stripe, Infini, Coinbase): Menanamkan stabilcoin ke sistem pedagang, mengelola aliran pembayaran, perangkat lunak keuangan perusahaan. 4. **Lapisan Aplikasi**: Pengguna dan bisnis akhir yang menggunakan stabilcoin untuk pembayaran, penyelesaian, dan penyimpanan nilai. Saat ini, penerbit mengambil keuntungan terbanyak. Namun, kunci penskalaan pembayaran stabilcoin terletak pada lapisan infrastruktur yang menjembatani dunia *on-chain* dan sistem keuangan tradisional. Lapisan ini menangani tugas-tugas kompleks seperti integrasi perbankan, KYC/AML, likuiditas lokal, dan koneksi jaringan pembayaran. Meskipun membutuhkan investasi besar dan berada di posisi yang terjepit, perusahaan infrastruktur yang berhasil menghubungkan stabilcoin ke bisnis dunia nyata kemungkinan akan mendapatkan kekuatan tawar dan keuntungan signifikan di masa depan ketika stabilcoin menjadi jalur pendanaan default bagi perusahaan.

marsbit4j yang lalu

Alokasi Nilai Stablecoin

marsbit4j yang lalu

Distribusi Nilai Stablecoin

**Distribusi Nilai Stablecoin** Stablecoin berkembang dari sekadar alat perdagangan menjadi jalur umum dolar. Dalam analisis ini, ekosistem stablecoin dibagi menjadi empat lapisan: 1. **Lapisan Penerbitan:** Mencetak stablecoin, memegang aset cadangan, dan mengambil keuntungan dari spread suku bunga. Contoh: Tether dan Circle. 2. **Lapisan Infrastruktur:** Menghubungkan stablecoin ke sistem keuangan dunia nyata. Menangani tugas-tugas seperti on/off-ramp mata uang fiat, integrasi perbankan, kepatuhan, dan penyediaan API. Contoh: Bridge (diakuisisi Stripe), BVNK (diakuisisi Mastercard), Bitso. 3. **Lapisan Penerimaan/Distribusi:** Mengintegrasikan stablecoin ke sistem pedagang, mengelola aliran pembayaran, perangkat lunak keuangan perusahaan. Contoh: Stripe, Infini, Coinbase. 4. **Lapisan Aplikasi:** Pengguna akhir dan bisnis yang menggunakan stablecoin untuk pembayaran, penyelesaian, dan penyimpanan nilai. Lapisan Penerbitan saat ini mengambil keuntungan terbesar. Lapisan tengah (infrastruktur dan distribusi) bergantung pada volume dan komisi. Tantangan sebenarnya terletak di **Lapisan Infrastruktur**. Meskipun sering diabaikan dan penuh pekerjaan "kotor"—seperti mengintegrasikan bank, KYC/AML, menyelesaikan masalah peraturan lintas negara—disinilah letak pertahanan bisnis. Kesulitan utama bukan pada transfer on-chain, tetapi dalam menghubungkan blockchain dengan sistem keuangan tradisional dan mengadopsinya ke dalam aliran kerja bisnis sehari-hari. Infrastruktur berperan sebagai **"penghubung"** yang menghubungkan rantai ke bank, jaringan pembayaran lokal, dan sistem perusahaan. Akuisisi oleh Stripe dan Mastercard menunjukkan perebutan untuk menjadi pintu gerbang default ini. Fitur utamanya termasuk on/off-ramp mata uang fiat, lapisan akun & API, koneksi jaringan pembayaran, dan peningkatan efisiensi modal. Karakteristik lapisan infrastruktur saat ini: pekerjaan operasional yang berat, memerlukan investasi awal untuk memperebutkan pintu masuk, dan posisi yang terjepit antara penerbit dan platform aplikasi. Namun, berada pada tahap awal menuju pembentukan daya tawar. Ketika stablecoin menjadi jalur modal default untuk bisnis, perusahaan yang telah membangun infrastruktur penghubung yang kuat ke dalam sistem komersial dunia nyata akan memperoleh posisi yang kokoh. Meskipun lapisan penerbitan saat ini paling menguntungkan, peluang jangka panjang mungkin terletak pada lapisan infrastruktur yang sedang berkembang.

链捕手4j yang lalu

Distribusi Nilai Stablecoin

链捕手4j yang lalu

NVIDIA Tidak Kekurangan Uang, Kenapa Masih Mau Pinjam 200 Miliar Dolar?

Inti artikel: Mengapa Nvidia, yang memiliki arus kas bebas sangat kuat (sekitar USD 48,6 miliar per kuartal), berencana menerbitkan obligasi senilai minimal USD 20 miliar? Alasan utamanya bukan karena kekurangan dana, melainkan strategi manajemen modal yang canggih. Poin-poin kunci: 1. **Mengoptimalkan struktur modal:** Nvidia memanfaatkan peringkat kredit tinggi (AA dari S&P) untuk meminjam dana jangka panjang dengan biaya rendah. Dana ini akan digunakan untuk investasi infrastruktur AI, R&D, dan ekspansi ekosistem yang berjangka panjang. 2. **Melindungi kepentingan pemegang saham:** Dibandingkan menerbitkan saham baru yang akan mengencerkan kepemilikan, pembiayaan utang memungkinkan Nvidia mendanai pertumbuhan sambil terus melakukan buyback saham (USD 80 miliar) dan meningkatkan dividen. 3. **Mencocokkan aset dan kewajiban:** Menggunakan utang jangka panjang (hingga 30 tahun) lebih sesuai untuk membiayai proyek infrastruktur AI yang juga berjangka panjang, dibandingkan hanya mengandalkan arus kas operasional. 4. **Indikasi fase baru dalam narasi pengeluaran modal AI:** Langkah ini menandakan peralihan AI menuju siklus aset berat (data center, listrik, rantai pasok), di mana perusahaan besar menggunakan kemampuan kredit mereka untuk mengamankan dana murah guna mendukung ekspansi jangka panjang. 5. **Tantangan ke depan:** Keberhasilan strategi ini bergantung pada kemampuan Nvidia mempertahankan arus kas kuat dan memastikan investasi AI-nya menghasilkan pengembalian yang melebihi biaya utang. Jika siklus pengembalian investasi AI melambat, ketergantungan pada pendanaan eksternal dapat menjadi tekanan.

marsbit5j yang lalu

NVIDIA Tidak Kekurangan Uang, Kenapa Masih Mau Pinjam 200 Miliar Dolar?

marsbit5j yang lalu

Cara Menjadi Peneliti yang Baik: Melatih Kemampuan Sebenarnya yang Dapat 'Dilatih Secara Sengaja'

Tidak ada yang benar-benar mengajarimu cara melakukan penelitian. Kamu hanya mendapat meja kerja, masalah yang dipilih orang lain, dan instruksi samar untuk "menghasilkan sesuatu yang baru". Kebanyakan orang akhirnya belajar hanya bagaimana "terlihat" seperti peneliti, bukan menjadi peneliti yang sebenarnya. Kemampuan penelitian yang sesungguhnya adalah tumpukan keterampilan kecil yang hampir semuanya dapat dikembangkan melalui *deliberate practice*. **Pilihlah Masalahmu Sendiri:** Jangan hanya menyerap masalah dari mentor atau tren terkini. Ikuti metode John Schulman: pilih hasil yang benar-benar kamu inginkan, lalu rancang eksperimen untuk mencapainya. Ini menciptakan orisinalitas. "Selera" penelitian seperti otot; latihlah dengan memprediksi hasil eksperimen atau makalah sebelum melihat hasil aslinya, dan uji prediksimu dari waktu ke waktu. **Tingkatkan Input-mu:** Jika bacaanmu hanya dari arXiv atau grup diskusi tren, idemu akan sama dengan orang lain dan tidak berharga. Hargai sumber lama (misalnya, *The Bitter Lesson* dari Richard Sutton tahun 2019 atau pidato Claude Shannon tahun 1952). Kedalaman dan keluasan sama pentingnya. Pinjam pengetahuan dari bidang lain. Baca makalah asli, terutama bagian lampiran dan batasan, bukan sekadar ringkasannya. **Tuliskan Semuanya:** Seperti dikemukakan Paul Graham, sebuah ide baru terasa matang sampai kamu mencoba menuliskannya. Menulis adalah mekanisme pertahanan termurah untuk mengungkap celah dan asumsi yang tidak teruji. Terapkan prinsip Feynman: jangan menipu dirimu sendiri. Ikuti kebiasaan Darwin: catat segera fakta yang bertentangan dengan teorimu. Buatlah log eksperimen (hipotesis, pengaturan, prediksi, hasil, pemahaman baru). Membaca ulang catatanmu dari bulan lalu adalah pelajaran kerendahan hati yang paling efektif.

marsbit7j yang lalu

Cara Menjadi Peneliti yang Baik: Melatih Kemampuan Sebenarnya yang Dapat 'Dilatih Secara Sengaja'

marsbit7j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片