20x In The Cards? Why Dogecoin Has The Potential To Run Again

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-11-11Terakhir diperbarui pada 2025-11-11

Abstrak

Dogecoin has spent the past week moving within a tight range, trading between $0.16 and $0.19 with the entire market...

Trusted Editorial content, reviewed by leading industry experts and seasoned editors. Ad Disclosure

Dogecoin has spent the past week moving within a tight range, trading between $0.16 and $0.19 with the entire market maintaining a cautious tone. The price briefly dipped below $0.16 last week but was quickly met with buying interest, keeping the meme coin from slipping deeper below $0.15.

Recent candles on the two-week chart show a tightening downtrend, and this has received attention from technical analysts tracking long-term patterns. Among them is Osemka, who shared a technical analysis on X that highlights Dogecoin’s historical performance and what might come next.

Dogecoin Has The Potential To Run Again

A brief technical analysis of Dogecoin’s price action on the 2-week candlestick timeframe chart shows that the meme coin has a pattern of massive exponential moves once it breaks out of long accumulation phases. 

The first example of this was in 2017, when Dogecoin’s price surged by 9,404%, turning fractions of a cent into tangible profits for early holders. This rally was enough to send the Dogecoin price to new all-time highs as high as $0.01858 and gave a glimpse of what the meme coin could achieve. Four years later, the 2021 rally dwarfed that performance, with DOGE soaring 30,693% to reach a peak price of $0.73, a milestone that has stood until now. 

However, these runs didn’t happen overnight but were the result of years of sideways consolidation that eventually gave way to parabolic growth once market sentiment turned bullish again. 

A similar setup now appears to be forming on the charts, with Dogecoin once again consolidating in a prolonged phase. The two-week timeframe shows a stable base forming around $0.16 and $0.18, which has acted as a critical range of support in recent months.

Dogecoin_6a05b8

Dogecoin Price Chart. Source: @Osemka8 On X

Analyst Expects At Least A 20x Rally

According to the crypto analyst Osemka, the current Dogecoin setup resembles the pre-rally structures of both 2017 and 2021. As such, the analyst noted that there is no reason why the meme coin cannot replicate another rally and increase by at least 20x from here.

With the current Dogecoin price just below $0.18, a 20x move would place DOGE comfortably above the $3 price level, and this corresponds with the analyst’s “few dollars conservatively” estimate. Particularly, the projection is a 2,047% rise to $3.10 in the next major impulse wave that could define 2025. 

At the time of writing, Dogecoin is trading at $0.1782, down by 1.6% in the past 24 hours. The meme coin has been mirroring Bitcoin’s performance very closely in recent weeks in terms of both uptrends and declines. Nevertheless, this technical forecast positions Dogecoin as one of the top candidates for a resurgence once risk appetite returns to the crypto market.

Dogecoin price chart from Tradingview.com
DOGE price looking weak again | Source: DOGEUSDT on Tradingview.com
Featured image created with Dall.E, chart from Tradingview.com
Editorial Process for bitcoinist is centered on delivering thoroughly researched, accurate, and unbiased content. We uphold strict sourcing standards, and each page undergoes diligent review by our team of top technology experts and seasoned editors. This process ensures the integrity, relevance, and value of our content for our readers.

I'm Sandra White, a writer at Bitcoinist, and I provide the latest updates on the world of cryptocurrencies. I believe crypto a gateway to a new order and I have made it my life's mission to help educate as much people as possible. When I'm not at work, I love listening to music, learning new things, and dream of traveling around the world.

Bacaan Terkait

Membedah Anthropic: Perusahaan AI Terbaik, Mungkin Juga Sebuah Penemuan Organisasi

Anthropic telah mencatat pertumbuhan luar biasa dalam industri AI, dengan ARR melonjak dari 9B menjadi 45B dan valuasi mencapai $1 triliun, melampaui OpenAI. Keberhasilan ini dapat dipahami melalui dua lensa utama: strategi fokus dan budaya organisasi yang unik. Secara strategis, Anthropic memilih untuk berkonsentrasi penuh pada pengembangan kemampuan coding sejak 2021, jauh sebelum pasar menyadari potensinya. Fokus ini didasari keyakinan bahwa coding adalah jalan utama menuju AGI, dengan feedback loop yang cepat dan nilai komersial tinggi. Keputusan untuk mengabaikan multimodal dan berbagai proyek lainnya—berbeda dengan pendekatan multi-cabang OpenAI—ternyata sangat tepat. Keteguhan ini berasal dari visi pendiri Dario Amodei, yang percaya pada scaling laws dan tidak mudah terpengaruh konsensus pasar. Budaya organisasi Anthropic adalah "secret sauce" lainnya. Perusahaan ini sangat mission-driven, berfokus pada keselamatan AI, dan mempertahankan tingkat retensi talenta tertinggi di antara lab AI. Budayanya ditandai dengan kepercayaan tinggi, ego rendah, dan transparansi. Proses perekrutan yang ketat menyaring kandidat berdasarkan keselarasan misi dan kerendahan hati, bukan hanya keahlian teknis. Struktur kepemimpinan dengan 7 pendiri yang setara dan penekanan pada "one team" mencegah pembentukan kekuatan yang terpecah-pecah. Budaya ini lahir dari pengalaman pendiri yang menyaksikan konflik internal di perusahaan sebelumnya, sehingga mereka membangun Anthropic dengan penekanan pada kolaborasi, kejujuran, dan dedikasi pada misi yang lebih besar. Sementara OpenAI unggul dalam eksplorasi dan ambisi, Anthropic membuktikan bahwa fokus strategis, disiplin, dan budaya organisasi yang kohesif juga bisa menjadi formula yang kuat untuk bersaing di era AI.

marsbit5m yang lalu

Membedah Anthropic: Perusahaan AI Terbaik, Mungkin Juga Sebuah Penemuan Organisasi

marsbit5m yang lalu

Orang-Orang yang Paling Percaya pada AGI, Mengapa Gila-Gilaan Membeli Opsi Put Nvidia?

Leopold Aschenbrenner, pendiri Situational Awareness LP dan mantan anggota tim Superalignment OpenAI, terkenal karena pandangannya yang sangat bullish pada AGI dan investasi di infrastruktur AI. Namun, laporan 13F terbaru yang mengungkapkan posisi put option besar-besarnya terhadap saham-saham inti AI seperti Nvidia (NVDA) dan ETF semikonduktor (SMH) mengejutkan pasar. Analisis menunjukkan tindakan ini bukanlah sinyal bearish terhadap AI, melainkan strategi lindung nilai (hedging) yang matang. Dengan portofolio yang penuh aset berbeta tinggi terkait infrastruktur AI (seperti Bloom Energy, CoreWeave, Core Scientific), Leopold mengantisipasi volatilitas jangka pendek akibat tekanan makro seperti inflasi dan suku bunga tinggi. Put option berfungsi sebagai "asuransi" untuk melindungi portofolio intinya dari koreksi pasar sistematis. Posisi long utamanya tetap pada perusahaan-perusahaan yang diyakini akan menangkap aliran pengeluaran modal AI, khususnya di bidang listrik, pusat data, penyimpanan, dan perangkat keras. Ia mengurangi atau menutup posisi di beberapa saham yang telah mengalami kenaikan signifikan (seperti Lumentum) untuk mengelola risiko. Kesimpulannya, laporan ini menandai pergeseran dalam perdagangan AI: dari narasi murni ke fokus pada realisasi pendapatan, dari serangan satu arah ke strategi ofensif dengan pertahanan. Leopold tetap percaya pada tema infrastruktur AI jangka panjang, tetapi sekarang lebih berhati-hati dalam mengelola volatilitas di sepanjang jalan.

marsbit56m yang lalu

Orang-Orang yang Paling Percaya pada AGI, Mengapa Gila-Gilaan Membeli Opsi Put Nvidia?

marsbit56m yang lalu

Trump Dorong Aset Digital Masuk Sistem Perbankan AS

Pada hari Selasa, Presiden AS Donald Trump mengeluarkan perintah eksekutif yang memerintahkan pemerintah federal untuk merevisi kerangka regulasinya guna mengintegrasikan "aset digital dan teknologi inovatif ke dalam layanan keuangan tradisional dan sistem pembayaran." Perintah tersebut menetapkan kebijakan AS untuk menyederhanakan proses regulasi, mengurangi hambatan yang tidak perlu, dan mendorong kolaborasi antara perusahaan fintech, lembaga keuangan yang diatur federal, dan regulator keuangan federal. Perintah itu merekomendasikan integrasi layanan teknologi keuangan ke dalam infrastruktur pembayaran dan perbankan yang sudah ada. Dalam tiga bulan ke depan, para kepala regulator keuangan harus mengevaluasi undang-undang saat ini dan mengidentifikasi peraturan yang menghambat perusahaan fintech untuk bermitra dengan bank. Setelah evaluasi, regulator ditugaskan untuk mengambil tindakan dalam enam bulan untuk mendorong inovasi, termasuk meminta Dewan Gubernur Federal Reserve untuk memeriksa sistem penyediaan akun pembayaran untuk perusahaan keuangan non-bank. Evaluasi ini juga menanyakan apakah 12 bank Federal Reserve memiliki wewenang untuk menerbitkan akun pembayaran secara independen. Ketentuan ini dapat menguntungkan lembaga penyimpanan khusus seperti di Wyoming, yang telah mendapatkan akses terbatas ke akun master Federal Reserve. Federal Reserve sedang mengerjakan akun master "ringkas" yang lebih formal setelah mengumumkan rencana akses serupa pada Desember lalu.

TheNewsCrypto1j yang lalu

Trump Dorong Aset Digital Masuk Sistem Perbankan AS

TheNewsCrypto1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片