Hedera Joins Google BigQuery for Easier Blockchain Access

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-10-31Terakhir diperbarui pada 2025-11-10

Key Highlights

Hedera Hashgraph has been added to Google Cloud’s BigQuery public datasets. This means developers, analysts, and enterprises will have access to the full transaction history of the Hedera network alongside major blockchains like Bitcoin and Ethereum.

This integration was led by the Hedera Foundation and made possible with the help of Ariane Labs, Hashgraph, and Google. The project aims to make Hedera data easier to query and analyze, which gives users a scalable way to explore blockchain activity without managing complex infrastructure.

Making blockchain data easy and open for everyone

With BigQuery, users can compare transaction speeds and costs with other blockchain networks, track tokenized assets and NFTs, including Hedera’s native token service (HTS), across different blockchains. Additionally, the dataset allows users to study smart contracts, DeFi trends, and Hedera’s growth over time. 

“Hedera’s inclusion in BigQuery public datasets allows developers, analysts, and enterprises to query the full transaction history of the Hedera network alongside other leading blockchains,” the Hedera Foundation said in its release on X.

The integration was built with open-source frameworks, and all ETL scripts are available for the community. This makes the dataset transparent, shared, and easy to update in the future. BigQuery will keep the data updated with changes in the network and improvements to the data format. Developers and researchers can also contribute to the dataset through the open-source repository.

HBAR surge almost 10% in 24 hour

Hbar Price ChartHbar Price Chart
HBAR Price Chart | Source: CoinMarketCap

Following the announcement, HBAR, the network’s native token surged to $0.19. This is a 9.53% increase in the last 24 hours, with a 130% surge in trading activity to $483 million in volume. As a result, the token has managed to push into the top 20 cryptocurrencies.

Also Read: Strive’s SATA IPO Closes Oversubscribed at $80 Per Share


Mobile Only ImageMobile Only Image

Bacaan Terkait

Dari Mint hingga TapeOut: Panduan Pemula Pertama Kali ke TapeOut

**Judul: Dari Mint hingga Stream: Panduan Langkah-demi-Langkah untuk Pemula di TapeOut** Artikel ini memberikan panduan langkah-demi-langkah bagi pemula untuk memulai di TapeOut, sebuah platform yang menggabungkan logika sirkuit dengan blockchain. Penulis menekankan pentingnya fokus pada **memahami fungsi** processor daripada langsung melihat harga. **Langkah Utama:** 1. **Persiapan:** Gunakan dompet terpisah berisi sedikit BNB untuk uji coba. 2. **Memilih Processor:** Pahami detil processor (nama, pembuat, suplai, dll) sebelum melakukan aksi. 3. **Mint Elemen:** Jika suplai masih ada, Anda dapat "Mint" elemen dasar (NAND atau LATCH) milik suatu processor dengan BNB. Lakukan dalam jumlah kecil, pelan, dan verifikasi dengan jelas. 4. **Pasar Order Book:** Jika suplai habis, Anda bisa beli/ jual elemen di pasar order book. Perhatikan **harga, volume, dan kondisi escrow** yang spesifik, bukan hanya harga terakhir yang tampil. 5. **Membuat Sirkuit:** Inti TapeOut ada di sini. Cobalah contoh sirkuit kecil di kanvas untuk memahami bagaimana elemen logika bekerja. 6. **Stream (Menyelesaikan Sirkuit):** Proses ini mengubah desain sirkuit menjadi "sirkuit on-chain" dengan mengkonsumsi elemen yang Anda miliki. Lakukan hanya pada contoh kecil dan pahami konsekuensinya. 7. **Memanggil Sirkuit:** Setelah di-stream, sirkuit dapat dipanggil dan dijalankan di blockchain, misalnya melalui BscScan, untuk memverifikasi fungsinya. 8. **Waspada:** Jangan salah pahami demo "BTC Miner on-chain" sebagai cara menghasilkan pendapatan. **Pesan Keamanan Kunci:** * Selalu tanyakan pada diri sendiri sebelum tanda tangan: Apakah saya di situs resmi? Apa yang saya tandatangani? Berapa jumlah yang dibayar? Apakah saya bisa menerima jika semuanya hilang? * Mulailah dengan risiko kecil, pahami setiap langkah, dan jangan hanya fokus pada perdagangan tanpa memahami produk dasarnya.

marsbit55m yang lalu

Dari Mint hingga TapeOut: Panduan Pemula Pertama Kali ke TapeOut

marsbit55m yang lalu

Paus Bitcoin Akhiri Penjualan, Akumulasi Lebih dari $2,7 Miliar dalam 60 Hari

Paus Bitcoin (whale) telah kembali ke sisi pembeli, memberikan sinyal potensial bahwa pasar kripto yang lesu selama berbulan-bulan mungkin akan mencapai titik terendahnya. Menurut data on-chain dari CryptoQuant, **pemegang besar (large holders) secara bersih mengakumulasi sekitar 43.000 BTC dalam 60 hari terakhir**, setara dengan sekitar $2,75 miliar pada harga saat ini. Akumulasi dimulai saat harga Bitcoin mendekati $60.000, menandai pergeseran dari penjualan berkelanjutan yang berlangsung selama berbulan-bulan. Data dari Glassnode juga menunjukkan bahwa **investor menengah (memegang 100-1.000 BTC) dan investor sangat besar (lebih dari 10.000 BTC) juga meningkatkan kecepatan pembelian**. Meski harga Bitcoin turun sekitar 50% dari puncak Oktober lalu dan berada di sekitar $64.000, masuknya modal institusional di tengah penarikan besar-besaran investor ritel dilihat sebagai sinyal positif. Analis Sean Rose dari Glassnode mencatat bahwa tren akumulasi ini **"jelas mengarah pada dimulainya kembali pembelian di semua tingkat kepemilikan sejak akhir Juli"**. Namun, tantangan makro tetap ada. ETF bertema kripto terus mengalami aliran keluar dana, dan perusahaan seperti Strategy telah beralih dari pembeli bersih menjadi penjual. Pasar juga ditandai oleh **partisipasi yang tidak memadai, kurangnya kepercayaan, dan suasana perdagangan yang lesu**. Meskipun akumulasi oleh paus dianggap sebagai indikator kontrarian yang kuat, para analis seperti Dessislava Ianeva dari Nexo menyoroti bahwa **"akumulasi paus di lingkungan volatilitas rendah tidak menjamin dimulainya kembali pasar bullish yang luas dan komprehensif. Pemulihan pasar yang sesungguhnya pertama-tama memerlukan dukungan lingkungan makroekonomi."** Dengan demikian, apakah sinyal akumulasi lokal ini dapat mengubah tren secara keseluruhan masih perlu ditunggu.

华尔街日报1j yang lalu

Paus Bitcoin Akhiri Penjualan, Akumulasi Lebih dari $2,7 Miliar dalam 60 Hari

华尔街日报1j yang lalu

Analis Wall Street Perkirakan Harga Saham SpaceX Akan Turun ke $75

Seorang analis Wall Street dari Phillip Securities, Glenn Tum, mempertahankan rekomendasi "Jual" untuk saham SpaceX dengan target harga $75 dalam 12 bulan ke depan, yang berarti potensi penurunan 46.6% dari harga saat ini ($140.50). Prediksi pesimistis ini didasarkan pada beban modal perusahaan yang besar, ketergantungan pada pelanggan layanan AI, dan kontrak layanan cloud yang bersifat sementara. Meski demikian, laporan laba Q2 2026 SpaceX menunjukkan kinerja kuat: pendapatan total melonjak 92% menjadi $7.8 miliar. Pendapatan dari layanan komunikasi naik 66% menjadi $4.3 miliar, didorong oleh pelanggan Starlink yang berlipat ganda menjadi 12 juta. Pendapatan dari segmen AI bahkan meroket 247% menjadi $2.6 miliar. Pandangan Phillip Securities berseberangan dengan mayoritas analis Wall Street. Survei TipRanks menunjukkan rata-rata target harga analis adalah $232.35, yang mengisyaratkan kenaikan 64%. Target tertinggi bahkan mencapai $800, terendah $75. Setelah penerbitan laporan keuangan, saham SpaceX (SPCX) sempat melonjak lebih dari 17% tetapi kemudian terkoreksi lebih dari 4%, mengikis kapitalisasi pasar menjadi $1.9 triliun. Analis menyimpulkan bahwa masa depan saham SpaceX bergantung pada kemampuan perusahaan mengamankan kontrak jangka panjang dengan pelanggan AI dan Starlink. Keberhasilan akan mendukung prediksi optimis, sedangkan kegagalan bisa membuat kenaikan baru-baru ini hanya bersifat sementara.

cryptonews.ru1j yang lalu

Analis Wall Street Perkirakan Harga Saham SpaceX Akan Turun ke $75

cryptonews.ru1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片