What inflows worth $51M in short-Bitcoin investment products mean

AmbcryptoDipublikasikan tanggal 2022-07-06Terakhir diperbarui pada 2022-07-06

Abstrak

Halfway through 2022 and the cryptocurrency market has already witnessed a mass liquidation phase. The end of Q2, for instance, recorded $423 million worth of outflows for digital asset products. But now, this narrative witnessed significant changes as the market continues to regain its footing.

Halfway through 2022 and the cryptocurrency market has already witnessed a mass liquidation phase. The end of Q2, for instance, recorded $423 million worth of outflows for digital asset products. But now, this narrative witnessed significant changes as the market continues to regain its footing.

Headed to a different direction

Contrary to the previous report, the latest edition of CoinShares’ weekly “Digital Asset Fund Flows” report brought some relief to the market. As per the report, digital asset investment products saw inflows totalling $64 million last week between 27 June and 1 July.

Source: CoinShares

Geographically speaking, regions other than the U.S such as Brazil, Canada, Germany, and Switzerland saw small inflows totalling $20 million. According to the report, “this highlights investors are adding to long positions at current prices.”

Furthermore, U.S.-based investors recorded inflows worth $46.2 million, with short-BTC investment products in solid demand. Inflows into short-Bitcoin are likely due to the first-time accessibility of short-BTC investment products. This means that ProShares launched the first-ever U.S.-based short Bitcoin Exchange-Traded Fund (ETF) on 22 June.

Here short-Bitcoin products are seeking to borrow Bitcoin to sell on the market before repurchasing it at a lower price.

Standing on top

Moving on to specific coins, short-bitcoin investment products saw a record $51 million in inflows given the product launch. Whereas, Bitcoin [BTC] saw little inflows over the week, totalling just $0.6 million or $600,000.

Source: CoinShares

Ethereum [ETH], the largest altcoin saw the second week of inflows totalling $5 million last week, breaking the 11-week spell of outflows. However, year-to-date outflows remain at a staggering $433 million.

Additional inflows into a range of other altcoins suggested that investors have begun diversifying again. Different products remain spread across multi-asset funds at $4.4 million. These products remain the least affected by ‘recent negative sentiment with minor outflows in only two weeks of this year.’

Solana Solana [SOL], Polkadot [DOT], and Cardano [ADA] products posted minor inflows of $1 million, $700,000, and $600,000 respectively.

Overall, the current scenario brought much-needed relief to the cryptocurrency market as compared to the previous outflow. Nonetheless, scenarios could change in no time.

Bacaan Terkait

Alokasi Nilai Stablecoin

Stabilcoin berevolusi dari sekadar alat perdagangan menjadi saluran dolar yang luas. Artikel ini menganalisis pembagian nilai dalam ekosistem stabilcoin menjadi empat lapisan: 1. **Lapisan Penerbit** (Tether, Circle): Mencetak stabilcoin, memegang aset cadangan, dan mengambil spread bunga (marjin terbesar). 2. **Lapisan Infrastruktur** (Bridge/BVNK/Bitso): Menghubungkan stabilcoin ke sistem keuangan nyata—penyetoran/penarikan fiat, integrasi bank, kepatuhan, manajemen aset. Ini adalah pekerjaan yang sulit tetapi membangun pertahanan kompetitif. 3. **Lapisan Penerimaan/Distribusi** (Stripe, Infini, Coinbase): Menanamkan stabilcoin ke sistem pedagang, mengelola aliran pembayaran, perangkat lunak keuangan perusahaan. 4. **Lapisan Aplikasi**: Pengguna dan bisnis akhir yang menggunakan stabilcoin untuk pembayaran, penyelesaian, dan penyimpanan nilai. Saat ini, penerbit mengambil keuntungan terbanyak. Namun, kunci penskalaan pembayaran stabilcoin terletak pada lapisan infrastruktur yang menjembatani dunia *on-chain* dan sistem keuangan tradisional. Lapisan ini menangani tugas-tugas kompleks seperti integrasi perbankan, KYC/AML, likuiditas lokal, dan koneksi jaringan pembayaran. Meskipun membutuhkan investasi besar dan berada di posisi yang terjepit, perusahaan infrastruktur yang berhasil menghubungkan stabilcoin ke bisnis dunia nyata kemungkinan akan mendapatkan kekuatan tawar dan keuntungan signifikan di masa depan ketika stabilcoin menjadi jalur pendanaan default bagi perusahaan.

marsbit4j yang lalu

Alokasi Nilai Stablecoin

marsbit4j yang lalu

Distribusi Nilai Stablecoin

**Distribusi Nilai Stablecoin** Stablecoin berkembang dari sekadar alat perdagangan menjadi jalur umum dolar. Dalam analisis ini, ekosistem stablecoin dibagi menjadi empat lapisan: 1. **Lapisan Penerbitan:** Mencetak stablecoin, memegang aset cadangan, dan mengambil keuntungan dari spread suku bunga. Contoh: Tether dan Circle. 2. **Lapisan Infrastruktur:** Menghubungkan stablecoin ke sistem keuangan dunia nyata. Menangani tugas-tugas seperti on/off-ramp mata uang fiat, integrasi perbankan, kepatuhan, dan penyediaan API. Contoh: Bridge (diakuisisi Stripe), BVNK (diakuisisi Mastercard), Bitso. 3. **Lapisan Penerimaan/Distribusi:** Mengintegrasikan stablecoin ke sistem pedagang, mengelola aliran pembayaran, perangkat lunak keuangan perusahaan. Contoh: Stripe, Infini, Coinbase. 4. **Lapisan Aplikasi:** Pengguna akhir dan bisnis yang menggunakan stablecoin untuk pembayaran, penyelesaian, dan penyimpanan nilai. Lapisan Penerbitan saat ini mengambil keuntungan terbesar. Lapisan tengah (infrastruktur dan distribusi) bergantung pada volume dan komisi. Tantangan sebenarnya terletak di **Lapisan Infrastruktur**. Meskipun sering diabaikan dan penuh pekerjaan "kotor"—seperti mengintegrasikan bank, KYC/AML, menyelesaikan masalah peraturan lintas negara—disinilah letak pertahanan bisnis. Kesulitan utama bukan pada transfer on-chain, tetapi dalam menghubungkan blockchain dengan sistem keuangan tradisional dan mengadopsinya ke dalam aliran kerja bisnis sehari-hari. Infrastruktur berperan sebagai **"penghubung"** yang menghubungkan rantai ke bank, jaringan pembayaran lokal, dan sistem perusahaan. Akuisisi oleh Stripe dan Mastercard menunjukkan perebutan untuk menjadi pintu gerbang default ini. Fitur utamanya termasuk on/off-ramp mata uang fiat, lapisan akun & API, koneksi jaringan pembayaran, dan peningkatan efisiensi modal. Karakteristik lapisan infrastruktur saat ini: pekerjaan operasional yang berat, memerlukan investasi awal untuk memperebutkan pintu masuk, dan posisi yang terjepit antara penerbit dan platform aplikasi. Namun, berada pada tahap awal menuju pembentukan daya tawar. Ketika stablecoin menjadi jalur modal default untuk bisnis, perusahaan yang telah membangun infrastruktur penghubung yang kuat ke dalam sistem komersial dunia nyata akan memperoleh posisi yang kokoh. Meskipun lapisan penerbitan saat ini paling menguntungkan, peluang jangka panjang mungkin terletak pada lapisan infrastruktur yang sedang berkembang.

链捕手4j yang lalu

Distribusi Nilai Stablecoin

链捕手4j yang lalu

NVIDIA Tidak Kekurangan Uang, Kenapa Masih Mau Pinjam 200 Miliar Dolar?

Inti artikel: Mengapa Nvidia, yang memiliki arus kas bebas sangat kuat (sekitar USD 48,6 miliar per kuartal), berencana menerbitkan obligasi senilai minimal USD 20 miliar? Alasan utamanya bukan karena kekurangan dana, melainkan strategi manajemen modal yang canggih. Poin-poin kunci: 1. **Mengoptimalkan struktur modal:** Nvidia memanfaatkan peringkat kredit tinggi (AA dari S&P) untuk meminjam dana jangka panjang dengan biaya rendah. Dana ini akan digunakan untuk investasi infrastruktur AI, R&D, dan ekspansi ekosistem yang berjangka panjang. 2. **Melindungi kepentingan pemegang saham:** Dibandingkan menerbitkan saham baru yang akan mengencerkan kepemilikan, pembiayaan utang memungkinkan Nvidia mendanai pertumbuhan sambil terus melakukan buyback saham (USD 80 miliar) dan meningkatkan dividen. 3. **Mencocokkan aset dan kewajiban:** Menggunakan utang jangka panjang (hingga 30 tahun) lebih sesuai untuk membiayai proyek infrastruktur AI yang juga berjangka panjang, dibandingkan hanya mengandalkan arus kas operasional. 4. **Indikasi fase baru dalam narasi pengeluaran modal AI:** Langkah ini menandakan peralihan AI menuju siklus aset berat (data center, listrik, rantai pasok), di mana perusahaan besar menggunakan kemampuan kredit mereka untuk mengamankan dana murah guna mendukung ekspansi jangka panjang. 5. **Tantangan ke depan:** Keberhasilan strategi ini bergantung pada kemampuan Nvidia mempertahankan arus kas kuat dan memastikan investasi AI-nya menghasilkan pengembalian yang melebihi biaya utang. Jika siklus pengembalian investasi AI melambat, ketergantungan pada pendanaan eksternal dapat menjadi tekanan.

marsbit5j yang lalu

NVIDIA Tidak Kekurangan Uang, Kenapa Masih Mau Pinjam 200 Miliar Dolar?

marsbit5j yang lalu

Cara Menjadi Peneliti yang Baik: Melatih Kemampuan Sebenarnya yang Dapat 'Dilatih Secara Sengaja'

Tidak ada yang benar-benar mengajarimu cara melakukan penelitian. Kamu hanya mendapat meja kerja, masalah yang dipilih orang lain, dan instruksi samar untuk "menghasilkan sesuatu yang baru". Kebanyakan orang akhirnya belajar hanya bagaimana "terlihat" seperti peneliti, bukan menjadi peneliti yang sebenarnya. Kemampuan penelitian yang sesungguhnya adalah tumpukan keterampilan kecil yang hampir semuanya dapat dikembangkan melalui *deliberate practice*. **Pilihlah Masalahmu Sendiri:** Jangan hanya menyerap masalah dari mentor atau tren terkini. Ikuti metode John Schulman: pilih hasil yang benar-benar kamu inginkan, lalu rancang eksperimen untuk mencapainya. Ini menciptakan orisinalitas. "Selera" penelitian seperti otot; latihlah dengan memprediksi hasil eksperimen atau makalah sebelum melihat hasil aslinya, dan uji prediksimu dari waktu ke waktu. **Tingkatkan Input-mu:** Jika bacaanmu hanya dari arXiv atau grup diskusi tren, idemu akan sama dengan orang lain dan tidak berharga. Hargai sumber lama (misalnya, *The Bitter Lesson* dari Richard Sutton tahun 2019 atau pidato Claude Shannon tahun 1952). Kedalaman dan keluasan sama pentingnya. Pinjam pengetahuan dari bidang lain. Baca makalah asli, terutama bagian lampiran dan batasan, bukan sekadar ringkasannya. **Tuliskan Semuanya:** Seperti dikemukakan Paul Graham, sebuah ide baru terasa matang sampai kamu mencoba menuliskannya. Menulis adalah mekanisme pertahanan termurah untuk mengungkap celah dan asumsi yang tidak teruji. Terapkan prinsip Feynman: jangan menipu dirimu sendiri. Ikuti kebiasaan Darwin: catat segera fakta yang bertentangan dengan teorimu. Buatlah log eksperimen (hipotesis, pengaturan, prediksi, hasil, pemahaman baru). Membaca ulang catatanmu dari bulan lalu adalah pelajaran kerendahan hati yang paling efektif.

marsbit7j yang lalu

Cara Menjadi Peneliti yang Baik: Melatih Kemampuan Sebenarnya yang Dapat 'Dilatih Secara Sengaja'

marsbit7j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片