Visa Opens The Floodgates — Stablecoin Payments To Span 4 Blockchains

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-10-29Terakhir diperbarui pada 2025-10-30

Abstrak

Visa announced support for four new stablecoins across four blockchains, moving deeper into crypto payments. According to the credit card...

Trusted Editorial content, reviewed by leading industry experts and seasoned editors. Ad Disclosure

Visa announced support for four new stablecoins across four blockchains, moving deeper into crypto payments. According to the credit card firm’s Q4 2025 earnings call, card spending tied to stablecoins has surged fourfold year-over-year. That kind of growth, company executives say, points to rising use of tokenized money on established payment rails.

Stablecoin Settlement Hits A $2.5 Billion Run Rate

Based on reports from the earnings call, Visa’s stablecoin settlement platform now handles conversions between two currencies and more than 25 fiat currencies, with monthly volumes running at an annualized $2.5 billion.

“We are adding support for four stablecoins running on four unique blockchains, representing two currencies that we can accept and convert to over 25 traditional fiat currencies,” Visa CEO Ryan McInerney told investors on the company’s Q4 and year-end earnings call, Tuesday.

Since 2020, the company reports total crypto and stablecoin flows have topped $140 billion. Of that, over $100 billion was linked to direct card purchases of digital assets, while about $35 billion came from spending on digital assets through the card company’s credentials. Those figures suggest stablecoins are no longer an experiment inside the company.

Banks Can Mint And Burn Tokens On Visa’s Platform

The company is also opening up tooling for banks. The firm has enabled banks to mint and burn their own stablecoins on its Tokenized Asset Platform. Tests of pre-funding options for Visa Direct have been launched.

Reports say these features aim to give remitters, banks, and companies quicker and more flexible liquidity options. Payment delays, price swings and high costs in some corridors are named reasons for the trials, with a focus on areas where traditional fiat rails are slow or expensive.

Stablecoin Partners And Network Support

The company named stablecoin partners including Paxos and cited support for USDG and PYUSD on blockchains such as Stellar, Avalanche, Ethereum, and Solana.

More than 130 stablecoin-linked Visa card programs now exist across 40 countries. Those programs combine blockchain rails with the firm’s network, allowing wallets and cards to interact with tokenized balances in ways that were uncommon a few years ago.

 

Consulting, Tokenization And Fraud Tools

Reports indicate Visa’s consulting arm is working with clients on stablecoin setups, folding these services into a broader Visa-as-a-Service offering.

The company is also pushing tokenization for payments and using AI to improve fraud checks. Visa says over 16 billion tokens now power parts of the e-commerce transaction system, and those layers are being applied to protect both traditional and crypto-linked payments.

Analysts and industry watchers say the move targets remittances, B2B transfers and instant payouts for gig workers. By offering pre-funded rails and local stablecoin issuance, Visa aims to cut cost and time for cross-border transfers.

Featured image from Gemini, chart from TradingView

Editorial Process for bitcoinist is centered on delivering thoroughly researched, accurate, and unbiased content. We uphold strict sourcing standards, and each page undergoes diligent review by our team of top technology experts and seasoned editors. This process ensures the integrity, relevance, and value of our content for our readers.

Christian, a journalist and editor with leadership roles in Philippine and Canadian media, is fueled by his love for writing and cryptocurrency. Off-screen, he's a cook and cinephile who's constantly intrigued by the size of the universe.

Bacaan Terkait

Vitalik Tegaskan Ethereum Harus 'Mengesankan', Tapi Yayasan Bukanlah Pusatnya

Vitalik Buterin menanggapi kritik komunitas terhadap Yayasan Ethereum (EF) dengan menekankan bahwa Ethereum harus "menakjubkan" dan EF bukanlah pusat kendali, melainkan sebuah simpul dengan tujuan jelas dalam ekosistem yang terdesentralisasi. Dalam esainya, Vitalik mengakui kekhawatiran mengenai kinerja harga ETH dan peran EF. Dia menarik analogi dengan Google, menyatakan bahwa Ethereum harus menghindari jalur yang mengorbankan idealisme awal untuk keuntungan finansial semata. EF, yang hanya memegang sekitar 0.16% dari total pasokan ETH, akan beralih fokus pada tujuan jangka panjang yang krusial bagi keberhasilan Ethereum sebagai sistem yang terbuka, privat, aman, dan tahan sensor. Vitalik menegaskan bahwa "menakjubkan" bagi Ethereum bukan sekadar tentang kecepatan dan skalabilitas tinggi, melainkan keunggulan dalam dimensi CROPS: konsensus yang dapat dibuktikan bebas bug (didukung verifikasi formal berbasis AI), konsensus rantai dengan ketersediaan tinggi, dan minimalisasi perantara. Pendekatan teknis yang teguh ini dimaksudkan untuk membangun "kepastian" tertinggi yang pada akhirnya memberikan premium modal. Menanggapi kritik bahwa EF tidak sejalan dengan kepentingan ekonomi pemegang ETH, Vitalik menyatakan EF akan berhenti menjual ETH dalam jumlah besar dan berkonsentrasi pada area yang tanpanya kemajuan penting tidak akan terjadi. Namun, pertanyaan tentang siapa atau organisasi mana yang akan mengisi kekosongan untuk mewakili dan menyelaraskan kepentingan ekonomi pemegang ETH di ekosistem yang matang ini tetap terbuka dan dianggap kunci bagi pemulihan Ethereum.

链捕手9j yang lalu

Vitalik Tegaskan Ethereum Harus 'Mengesankan', Tapi Yayasan Bukanlah Pusatnya

链捕手9j yang lalu

Galxe: Bagaimana Sebuah Platform Quest Berevolusi Menjadi Infrastruktur Pertumbuhan Web3

**Ringkasan: Galxe – Dari Platform Quest Menjadi Infrastruktur Pertumbuhan Web3** Awalnya dikenal sebagai Project Galaxy pada 2021, Galxe sering disalahpahami hanya sebagai platform *quest* Web3 biasa tempat pengguna menyelesaikan tugas untuk mendapatkan NFT atau imbalan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, platform ini telah berkembang menjadi infrastruktur pertumbuhan inti bagi banyak ekosistem besar seperti Optimism, Arbitrum, dan Linea. Inti nilai Galxe bukanlah pada mekanisme tugasnya, tetapi pada kemampuannya mengubah perilaku pengguna yang terfragmentasi dan sekali pakai menjadi data identitas jangka panjang yang dapat dicatat, diverifikasi, dan digunakan kembali. Melalui *credential*, OAT, Passport, dan sistem skor, setiap tindakan pengguna—dari interaksi media sosial hingga transaksi on-chain—menjadi aset yang terakumulasi dalam *wallet* mereka. Ini menciptakan perubahan psikologis: pengguna tidak hanya mencari imbalan instan, tetapi juga membangun riwayat partisipasi yang dapat meningkatkan peluang mereka mendapatkan akses atau manfaat di masa depan. Bagi proyek, Galxe menyediakan kumpulan pengguna yang dapat disaring berdasarkan riwayat perilaku mereka, memungkinkan kampanye pertumbuhan yang lebih tepat sasaran. Galxe menerapkan jalur pertumbuhan bergaya *gamifikasi*, memandu pengguna secara bertahap dari tugas sederhana (seperti *follow* Twitter) ke interaksi on-chain yang lebih kompleks (seperti *swap* atau *staking*). Pendekatan ini mendidik pengguna, menyaring kualitas mereka, dan pada akhirnya membangun hubungan jangka panjang antara proyek dan komunitas. Dengan meluncurkan produk seperti Passport (verifikasi identitas), Starboard (analitik komunitas), dan Earndrop (distribusi imbalan), Galxe bercita-cita menjadi sistem operasi pertumbuhan yang lengkap untuk Web3. Jaringannya menciptakan *flywheel effect*: semakin banyak proyek yang bergabung, semakin kaya data pengguna; data yang lebih kaya menghasilkan penyaringan yang lebih tepat, yang menarik lebih banyak proyek. Singkatnya, Galxe tidak sekadar menjual lalu lintas pengguna, tetapi membangun tatanan pertumbuhan baru berbasis identitas di Web3, di mana perilaku pengguna bernilai akumulatif dan pertumbuhan berkembang menjadi jaringan hubungan jangka panjang.

marsbit9j yang lalu

Galxe: Bagaimana Sebuah Platform Quest Berevolusi Menjadi Infrastruktur Pertumbuhan Web3

marsbit9j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片