IBM Unveils Digital Asset Haven For Banks And Governments – Details

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-10-29Terakhir diperbarui pada 2025-10-29

Abstrak

IBM has introduced a platform called IBM Digital Asset Haven aimed at giving banks, governments and other regulated organizations tools...

Trusted Editorial content, reviewed by leading industry experts and seasoned editors. Ad Disclosure

IBM has introduced a platform called IBM Digital Asset Haven aimed at giving banks, governments and other regulated organizations tools to hold, move and manage tokenized assets.

According to IBM’s newsroom, the product will be available as a SaaS or hybrid SaaS offering in Q4 2025, with an on-premises option planned for Q2 2026.

The company says the system ties custody to transaction lifecycle controls and governance features meant for large institutions.

What The Platform Offers

Reports have disclosed that IBM built the service with Dfns, a digital-wallet infrastructure provider that claims to have created about 15 million wallets for more than 250 clients.

The platform is said to work across 40+ public and private blockchains, and to include APIs and SDKs for integration with existing systems.

According to descriptions from IBM, the stack covers custody, governance and entitlement management, transaction orchestration and identity/AML integrations.

As of today, the market cap of cryptocurrencies stood at $3.81 trillion. Chart: TradingView

Security And Custody Tools

Security is a major part of the pitch. IBM points to hardware security modules such as Crypto Express 8S on IBM Z and LinuxONE, and to support for multi-party computation (MPC) and cold-storage signing orchestrators.

Multi-party authorization workflows are included, designed to require several approvals before sensitive moves occur.

Those capabilities are being positioned as a way for regulated institutions to keep control over where keys and data are stored, and how approvals are logged.

Who Might Use It And Why It Matters

Banks and sovereign entities that are weighing token issuance, stablecoin custody or cross-chain settlement could find the platform useful.

Based on reports, IBM is targeting organizations that need residency controls and policy-driven access to assets.

Image: RP Infotech

For many such firms, the real hurdle has not been the tokens themselves but fitting new rails into old core systems while meeting compliance checks.

IBM’s offering tries to bridge that gap by packaging infrastructure, governance and some pre-integrated compliance services.

Crypto Activity On The Rise

The news comes as crypto activity among institutions has been climbing again, with more banks and governments exploring tokenized payments, stablecoins, and digital bonds.

IBM’s launch signals that traditional tech giants are moving to meet that demand by giving regulated players a safer way to handle crypto operations.

As trading volumes rise and tokenization gains traction, platforms like Digital Asset Haven could become the bridge connecting conventional finance to the growing crypto economy.

Featured image from Picture Alliance/Getty Images, chart from TradingView

Editorial Process for bitcoinist is centered on delivering thoroughly researched, accurate, and unbiased content. We uphold strict sourcing standards, and each page undergoes diligent review by our team of top technology experts and seasoned editors. This process ensures the integrity, relevance, and value of our content for our readers.

Christian, a journalist and editor with leadership roles in Philippine and Canadian media, is fueled by his love for writing and cryptocurrency. Off-screen, he's a cook and cinephile who's constantly intrigued by the size of the universe.

Bacaan Terkait

Saham LINK Naik 3% ke $9,70 Seiring Pergantian Platform Stablecoin ke CCIP di Negara Bagian Wyoming

Komisi Token Stabil Wyoming telah mengumumkan migrasi penuh aset digital yang didukung negara bagian, Frontier Stable Token (FRNT), dari Layerzero ke protokol interoperabilitas lintas rantai Chainlink (CCIP) sebagai infrastruktur eksklusifnya. Keputusan ini diambil setelah audit keamanan yang mengungkap masalah dalam praktik pengungkapan dan keamanan operasional Layerzero. Migrasi ini bertujuan menjaga standar keamanan, tata kelola, dan integritas operasional yang tinggi. Anthony Apollo, Direktur Eksekutif Komisi, menekankan bahwa CCIP adalah satu-satunya infrastruktur yang memenuhi semua persyaratan ketat mereka. Pengumuman tersebut mendorong harga token LINK Chainlink naik lebih dari 3% menjadi $9,70, memulihkan keuntungan dua digit dalam seminggu terakhir. FRNT sendiri adalah dolar digital yang dijamin fiat dan didukung cadangan penuh, yang diluncurkan di delapan blockchain publik untuk mendukung pembayaran. CCIP Chainlink menawarkan transfer lintas rantai dengan model perlindungan berlapis, sertifikasi institusional SOC 2 Type 2, kontrol risiko, dan arsitektur terdesentralisasi. Infrastruktur ini telah mendukung transaksi triliunan dolar di sektor DeFi dan keuangan tradisional. Langkah Wyoming dinilai sebagai fondasi bagi pemerintah lain dan institusi keuangan yang ingin menerbitkan aset digital teregulasi dengan standar keamanan institusional.

cryptonews.ru35m yang lalu

Saham LINK Naik 3% ke $9,70 Seiring Pergantian Platform Stablecoin ke CCIP di Negara Bagian Wyoming

cryptonews.ru35m yang lalu

Perkiraan Harga XRP Tetap Tidak Berubah, karena ETF XRP Melampaui Inflow $1,5 Miliar

Analisis Teknis & Berita XRP: Menunggu Pergerakan Besar di Tengah Konsolidasi Harga XRP saat ini terkonsolidasi ketat dalam kisaran sempit $0,99 - $1,01, level tersempit dalam beberapa tahun terakhir. Analisis teknis menunjukkan pola yang tegang: harga diperdagangkan di dekat garis tren turun jangka panjang, dengan pita Bollinger yang menyempit, menandakan volatilitas rendah. Indikator teknis kunci seperti EMA 20-hari ($1,0265) dan EMA 50-hari ($1,0708) menjadi level resistensi utama yang harus ditembus untuk konfirmasi tren naik. Di balik ketenangan harga, sejumlah sinyal kuat mengisyaratkan pergerakan besar yang akan datang: * **Akumulasi:** Terjadi akumulasi kuat (skor 85) oleh investor meskipun harga turun, ditandai dengan naiknya level terendah RSI. * **Volatilitas Rendah:** Volatilitas 30-hari XRP berada di level terendah 4 tahun (30% tahunan). Secara historis, periode tenang seperti ini diikuti rata-rata oleh pergerakan harga 90,5% dalam 60 hari. * **Kondisi Derivatif Rapuh:** Open Interest (OI) naik signifikan menjadi $461 juta, sementara likuiditas spot menipis dan posisi short mendominasi. Ini menciptakan setup yang rentan untuk short squeeze jika harga naik, atau akselerasi penurunan jika level $1 gagal dipertahankan. * **Arus Dana ETF:** ETF XRP terus menerima aliran masuk dana, dengan total arus bersih kumulatif mencapai $1,52 miliar. **Proyeksi:** * **Skenario Bullish (Target: $1,0708):** Terpicu jika harga berhasil mempertahankan $1 dan menembus $1,0172 (level flip tren 1-jam), berpotensi memicu short squeeze menuju EMA 50-hari. * **Skenario Bearish (Risiko: $0,9709):** Terjadi jika harga gagal mempertahankan level $1, yang dapat mempercepat penurunan menuju pita Bollinger bawah. Kesimpulannya, XRP berada dalam fase konsolidasi ekstrem dengan berbagai sinyal teknis dan fundamental yang menunjukkan bahwa pelarian dari kisaran saat ini—ke arah mana pun—berpotensi menghasilkan pergerakan harga yang signifikan dan tajam.

cryptonews.ru56m yang lalu

Perkiraan Harga XRP Tetap Tidak Berubah, karena ETF XRP Melampaui Inflow $1,5 Miliar

cryptonews.ru56m yang lalu

Blackrock Berpendapat, Daya Tarik Investasi Bitcoin Tetap Terjaga Meski Turun 50%

Dalam laporan terbaru "Re-Underwriting Bitcoin", BlackRock menyatakan bahwa penurunan harga Bitcoin lebih dari 50% dari rekor tertingginya pada Oktober 2025 tidak membatalkan daya tarik investasi aset kripto tersebut. Perusahaan mengaitkan penurunan ini dengan tiga faktor: pengurangan leverage di pasar kripto, melambatnya aliran investasi institusional, dan tekanan jual dari pemegang besar—bukan perubahan mendasar dalam peran Bitcoin sebagai mata uang alternatif atau alat diversifikasi portofolio. BlackRock menjelaskan bahwa likuidasi beruntun dimulai pada Oktober 2025, menghapus sekitar $20 miliar dari posisi berjangka Bitcoin dalam satu hari, diikuti gelombang likuidasi lagi pada Februari dan Juni. Sementara itu, dana yang berfokus pada Kecerdasan Buatan (AI) menarik lebih dari $46 miliar, mengalihkan modal institusional dari Bitcoin. Tekanan jual juga terlihat dari arus keluar bersih sekitar $5 miliar dari ETF spot Bitcoin AS, serta penjualan sebagian aset Bitcoin oleh Strategy (dulu MicroStrategy). Namun, dana BlackRock iShares Bitcoin Trust (IBIT) masih menarik modal segar di hari-hari pasar menguat, menunjukkan permintaan institusional yang masih ada namun lebih selektif. Laporan tersebut juga menyoroti "kepribadian ganda" Bitcoin, yang terkadang bergerak sejalan dengan aset berisiko seperti saham, dan di waktu lain berfungsi sebagai lindung nilai selama gejolak geopolitik. BlackRock menganggap korelasi ini bersifat sementara, bukan perubahan struktural. Mereka tetap merekomendasikan alokasi kecil Bitcoin (1-2%) dalam portofolio tradisional 60/40 (saham dan obligasi) untuk diversifikasi.

cryptonews.ru57m yang lalu

Blackrock Berpendapat, Daya Tarik Investasi Bitcoin Tetap Terjaga Meski Turun 50%

cryptonews.ru57m yang lalu

Trading

Spot
活动图片