HTX Research:2025永续DEX爆发 孙悟空引领新势力

HTX NewsDipublikasikan tanggal 2025-10-28Terakhir diperbarui pada 2025-10-28

Abstrak

随着CLOB架构和ZK技术的成熟,永续DEX在2025年迎来了全面增长浪潮,成交量、用户数和TVL齐创新高,市场份额已突破全球永续期货市场的四分之一。

近日,加密交易平台火币HTX旗下专属研究部门HTX Research发布题为《从AMM到CLOB:2025永续DEX爆发、竞争洗牌与孙悟空的上行曲线》的最新研报,深入剖析了2025年永续去中心化交易所(Perp DEX)赛道的爆发性增长与技术演进,重点解析了波场TRON生态首个原生永续DEX平台“孙悟空”(SunPerp)在当前格局中的独特突破与增长潜力。

报告指出,随着CLOB架构和ZK技术的成熟,永续DEX在2025年迎来了全面增长浪潮,成交量、用户数和TVL齐创新高,市场份额已突破全球永续期货市场的四分之一。在Hyperliquid与Aster等头部平台引领的技术演进中,孙悟空作为新兴力量脱颖而出,依托波场TRON生态与创新设计,正快速构筑属于自己的增长曲线。

孙悟空:波场TRON生态下的永续DEX破局者

孙悟空是波场TRON生态中首个原生永续DEX,也是全球首个推出中文品牌的去中心化永续交易平台。其设计充分利用了波场TRON链上约800亿枚USDT的巨大流通量与高频转账方面的优势,构建出“零gas + 毫秒级撮合 + 自动减仓(ADL)”的差异化优势。而在用户福利方面,孙悟空主打全网最低交易费率与高年化存币生息,用户存入USDT资产即可自动获得12%的年化收益,且无需锁仓。

自2025年9月9日上线公测以来,孙悟空在尚未上线积分系统等大规模激励措施的情况下,凭借纯产品驱动的增长逻辑快速积累了用户和交易体量:截至10月中旬,平台已实现18亿美元交易量,注册用户突破2万人,TVL达5000万美元,用户留存与资金净流入持续正向增长。

高性能架构与机构级体验兼备

孙悟空采用链下撮合+链上结算的混合架构,结合零知识证明,实现安全、高效的数据传输和用户隐私保护。其撮合引擎支持亚毫秒级执行,大额订单无滑点,提供多样订单类型(市价、限价、只挂单、追踪止损、TWAP等),满足专业交易者与高频策略需求。

风险管理方面,平台引入了高透明度的自动减仓(ADL)系统,在极端行情下自动动态对冲,避免系统性清算风险,配合独立保险池,有效保障用户资产安全。

生态联动优势

孙悟空深度整合波场TRON生态系统,原生支持USDT本位合约交易与波场TRON钱包(如TronLink),使用Stake 2.0提高能量/带宽效率,将波场TRON转变为衍生品基础设施。

孙悟空的多链扩展计划也在进行当中,目前除波场TRON外,也支持以太坊、BNB Chain和Arbitrum,并将拓展至Polygon、Aptos、Sui等网络,进一步打破链间流动性隔离。同时将上线积分、空投、推荐、跟单交易等激励机制,并接入MetaMask钱包以增强用户覆盖。

赛道格局:技术军备与模式创新并行

HTX Research指出,2025年永续DEX市场总交易量已突破1.8万亿美元,平台间竞争激烈:Hyperliquid以自研L1与全链订单簿占据技术高地,Aster通过与币安生态结合实现爆发式扩张;而Lighter、孙悟空等新平台则凭借ZK、零费率和生态整合开拓新蓝海。

当前阶段,赛道焦点正逐步从“功能战”向“效率战”演进。孙悟空在亚洲稳定币用户与高频交易者群体中展现出极强适配性,结合其超低获客成本与资金复用路径,具备从细分市场突围至平台化演进的潜力。

结语:孙悟空将成为“波场TRON × 衍生品”赛道中的核心标的

HTX Research认为,孙悟空凭借超低费率交易、波场TRON原生流动性、CEX级流畅交易体验等核心能力,有望在未来数个季度内实现市场份额与营收的双重跃升,成为“2025–2026年最具性价比与可验证里程碑的‘波场TRON原生衍生品’高潜标的之一”。其未来发展重点包括多链扩展、$SUN代币回购机制落地与积分激励全面上线。

Bacaan Terkait

Lima Tahun Investasi Terhenti, Mengapa Ethereum Tiba-tiba Meninggalkan Poseidon?

Pada 13 Agustus, peneliti Ethereum Justin Drake mengumumkan keputusan Ethereum Foundation untuk meninggalkan algoritma hash ramah-SNARK, Poseidon, di lapisan L1 dan beralih ke fungsi hash tradisional seperti SHA2 atau BLAKE2. Keputusan ini menandai perubahan signifikan dalam peta jalan kriptografi pasca-kuantum setelah delapan tahun penelitian dan investasi puluhan juta dolar. Poseidon, yang diluncurkan pada 2019, sebelumnya dianggap ideal untuk aplikasi seperti zkRollup dan zkVM karena efisiensinya dalam sirkuit SNARK. Namun, ketika keamanan pasca-kuantum menjadi persyaratan mutlak, keterbatasan Poseidon mulai terlihat. Perkembangan terbaru dalam desain SNARK, khususnya penggunaan bidang biner (binary field), kini memungkinkan fungsi hash tradisional bekerja seefisien Poseidon dalam sistem bukti nol-pengetahuan, dengan verifikasi mencapai sekitar 1 juta panggilan hash per detik di laptop. Alasan utama pergantian ini adalah percepatan ancaman kuantum. Laporan "The Quantum Threat to Blockchains - 2026" memperingatkan bahwa komputer kuantum dapat membahayakan aset blockchain triliunan dolar pada awal 2030-an. Selain itu, kemajuan AI dalam analisis kriptografi telah melemahkan beberapa skema pasca-kuantum berbasis kisi (lattice) dan isogeni, mendorong Ethereum bertaruh pada skema berbasis hash yang dianggap lebih tahan. Ethereum merencanakan peluncuran leanVM produksi pada 2027, diikuti penyebaran di lapisan konsensus, data, dan eksekusi pada 2028. LeanVM adalah mesin virtual bukti nol-pengetahuan minimalis inti untuk agregasi tanda tangan pasca-kuantum. Sementara itu, blockchain lain seperti Solana telah memilih skema tanda tangan pasca-kuantum Falcon yang distandardisasi NIST, sedangkan Starknet berencana mengadopsi BLAKE2. Dengan beralih ke SHA2/BLAKE2, Ethereum memilih primitif kriptografi yang lebih matang dan teruji secara luas untuk era pasca-kuantum, mengutamakan keamanan jangka panjang daripada efisiensi khusus SNARK.

marsbit41m yang lalu

Lima Tahun Investasi Terhenti, Mengapa Ethereum Tiba-tiba Meninggalkan Poseidon?

marsbit41m yang lalu

Programmer di Seluruh Dunia Memberikan Uang Gratis ke Anthropic! Akhirnya Resmi Turun Tangan

Anthropic merilis blog resmi berisi enam tips untuk menghemat biaya token saat menggunakan Claude Code. Intinya, mereka menyarankan: 1) Bersihkan percakapan (/clear) setelah satu tugas selesai; 2) Tentukan model dan tingkat usaha (/effort) di awal, karena mengubahnya akan menghapus cache dan membuat sejarah percakapan dihitung ulang dengan harga penuh; 3) Gunakan @ untuk menyertakan file langsung, ketimbang mengetikkan path; 4) Tambahkan parameter "quiet" pada perintah yang output-nya panjang agar tidak memenuhi konteks; 5) Lakukan kompresi (/compact) saat cache masih hangat (sebelum istirahat) agar biayanya hanya 10%; 6) Gunakan subagent untuk tugas dengan output besar agar prosesnya terisolasi. Biaya token dipengaruhi oleh model (Opus, Sonnet, Haiku) dan jumlah token. Output token 5x lebih mahal daripada input token karena proses dekodenya yang serial. Kunci penghematan terbesar adalah **prompt caching**: jika prefix permintaan sama dengan sebelumnya, biaya baca cache hanya 0.1x harga normal. Namun, cache bisa gagal jika ada perubahan model, tingkat usaha, mode cepat, kompresi, waktu kedaluwarsa, atau membuka sesi lama. Sejarah percakapan juga bisa membengkak (O(n²)) karena file dan output perintah yang dibaca/dijalankan Claude terus menumpuk. Tips lain: gunakan /rewind untuk membatalkan percakapan yang melenceng tanpa menghapus cache sebelumnya. Mengelola token dengan cerdas kini menjadi keterampilan penting bagi developer di era AI untuk bekerja lebih efisien dengan anggaran yang sama.

marsbit2j yang lalu

Programmer di Seluruh Dunia Memberikan Uang Gratis ke Anthropic! Akhirnya Resmi Turun Tangan

marsbit2j yang lalu

Robert Kiyosaki Menceritakan Ramalan Mentornya tentang Kemunculan Bitcoin dan AI

Pengusaha dan penulis "Rich Dad Poor Dad" Robert Kiyosaki membagikan pengaruh mentor Richard Buckminster Fuller terhadap pandangan dunianya. Kiyosaki menghubungkan prediksi teknologi Fuller puluhan tahun lalu dengan kemunculan Bitcoin dan perkembangan kecerdasan buatan (AI). Ia mengutip Fuller yang disebutnya meramalkan perubahan besar seperti Bitcoin dan bangkitnya AI. Dalam tulisannya, Kiyosaki lebih menekankan ajaran Fuller tentang tujuan hidup. Ia mengutip perkataan Fuller bahwa manusia "milik alam semesta" dan menemukan tujuan sejati dengan "mendedikasikan hidup untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi orang lain." Kiyosaki mengaku butuh waktu untuk memahami pesan ini, yang akhirnya mendorongnya beralih dari karier di bisnis musik (bekerja untuk band seperti The Police dan Iron Maiden) menciptakan permainan finansial Cashflow dan menulis buku larisnya. Kiyosaki juga mengulangi keyakinannya pada aset kripto. Ia dikenal sebagai pendukung Bitcoin dan Ethereum, yang dilihatnya sebagai pelindung kekayaan dari masalah sistem keuangan tradisional. Dia mengaku membeli Bitcoin saat investor lain panik. Prediksinya termasuk potensi keruntuhan pasar besar pada 2026, yang bisa menjadi peluang bagi investor yang siap dengan aset seperti Bitcoin, Ethereum, emas, dan perak. Dia pernah memprediksi Bitcoin bisa mencapai $750.000 dan Ethereum $95.000 di masa depan.

cryptonews.ru6j yang lalu

Robert Kiyosaki Menceritakan Ramalan Mentornya tentang Kemunculan Bitcoin dan AI

cryptonews.ru6j yang lalu

Trading

Spot
活动图片