dYdX Community to Vote on $462K Payout After Outage

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-10-28Terakhir diperbarui pada 2025-10-28

Decentralized exchange dYdX is preparing for a community vote on whether to reimburse users who suffered losses during an eight-hour chain outage earlier this month.

The proposal would compensate affected users up to $462,097 from the protocol insurance fund. The outage happened on October 10, during the height of a major crypto market crash that triggered what analysts described as the largest liquidation event in crypto history. 

The dYdX’s post-mortem report said, “The outage arose from a misordered code process, and its duration was exacerbated by delays in validators restarting their oracle sidecar services.” When validators later restarted their services, some relied on outdated oracle price data. As a result, trades and liquidations were processed at incorrect prices.

No funds were lost directly on the blockchain. However, some traders were liquidated or suffered losses they would not have incurred if accurate price feeds had been available. The affected period covers trades between Oct. 10 at 21:52 UTC and Oct. 11 at 05:35 UTC.

dYdX’s insurance fund currently holds around $16 million. The proposed payout would represent about 2.85% of that total. The final decision will be made through a governance vote by token holders, who must decide whether the issue qualifies as a protocol-level execution failure that merits compensation.

How the crash impacted other exchanges

The incident has drawn comparisons to Binance’s response during the same market crash. The crypto market plunged on October 10 after former U.S. President Donald Trump announced plans for a 100% tariff on Chinese imports, sparking panic across global markets. 

The comments set off a wave of risk-off trading and resulted in more than $19 billion in leveraged positions being wiped out in a matter of hours, leaving over 1.6 million traders liquidated.

Binance also drew complaints from traders who said glitches and frozen price feeds made it impossible to close their positions during the sell-off.

Binance did not accept liability for the losses, but it introduced a $400 million relief plan for affected traders. Most of the support comes through stablecoin vouchers and funding for impacted ecosystem users. The exchange also launched a separate BNB airdrop for memecoin traders. In total, Binance has pledged around $728 million in assistance linked to the crash.

Also Read: Bitcoin May Never Fall Below $100,000 Again: Standard Chartered


Mobile Only Image

Bacaan Terkait

Laporan Pertama Mythos Terbit: Miliaran Perangkat Global 'Terkelupas', 10.000 Kerentanan Fatal Ditemukan dalam 30 Hari

Laporan pertama proyek "Glasswing" dari Anthropic mengungkapkan bahwa model AI generasi berikutnya, Claude Mythos Preview, telah mengidentifikasi lebih dari 10.000 kerentanan perangkat lunak tingkat tinggi atau kritis hanya dalam 30 hari. Berkolaborasi dengan sekitar 50 perusahaan teknologi dan pengembang infrastruktur kunci global, Mythos tidak hanya menemukan bug tersembunyi selama 27 tahun tetapi juga berhasil mencegah penipuan transfer bank senilai $1,5 juta. Proyek ini memindai lebih dari 1.000 proyek open-source inti, menemukan total 23.019 kerentanan, dengan 6.202 di antaranya diklasifikasikan sebagai berisiko tinggi atau kritis. Akurasi temuan yang dikonfirmasi secara manual mencapai 90,6%. Namun, temuan yang luar biasa ini menciptakan krisis baru: kecepatan manusia dalam memperbaiki bug jauh tertinggal dibandingkan kecepatan AI dalam menemukannya. Banyak pemelihara proyek open-source kewalahan dan meminta perlambatan pelaporan. Sebagai respons, Anthropic meluncurkan "Claude Security", alat yang dapat secara otomatis menulis patch perbaikan, membantu perusahaan memperbaiki lebih dari 2.100 kerentanan dalam tiga minggu. Perusahaan juga merilis toolkit untuk membantu peneliti keamanan. Meskipun sangat kuat, Anthropic tetap berhati-hati dalam merilis Mythos secara publik karena potensi penyalahgunaannya oleh aktor jahat. Mereka menekankan pentingnya memperpendek siklus patch, menerapkan kebijakan pembaruan wajib, dan menguatkan autentikasi multi-faktor. Tujuan akhirnya adalah menciptakan dunia di mana kode menjadi jauh lebih aman dan serangan peretasan menjadi peristiwa langka.

marsbit54m yang lalu

Laporan Pertama Mythos Terbit: Miliaran Perangkat Global 'Terkelupas', 10.000 Kerentanan Fatal Ditemukan dalam 30 Hari

marsbit54m yang lalu

Bapak AlphaGo Melempar AI ke 'Masyarakat Buatan' yang Sudah Berjalan 23 Tahun: 3 Tantangan Terberat Agen Cerdas Ada Semua di Sini

CEO DeepMind, bapak AlphaGo Demis Hassabis, telah memulai kemitraan penelitian dengan Fenris Creations (sebelumnya CCP Games), pengembang game MMORPG luar angkasa EVE Online yang telah beroperasi selama 23 tahun. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengatasi tiga tantangan terberat dalam penelitian agen AI: **perencanaan jangka panjang (long-horizon planning), memori, dan pembelajaran berkelanjutan (continual learning)**. EVE Online dipilih karena dunianya yang "single-shard" dan terus berjalan menyerupai masyarakat buatan yang kompleks dan dinamis, didorong oleh interaksi nyata pemain selama puluhan tahun. Di dalamnya, pemain membangun aliansi politik, sistem ekonomi, dan melakukan perang yang bisa berlangsung berbulan-bulan, yang merupakan ujian sempurna bagi kemampuan AI. DeepMind akan melakukan penelitian awal di versi offline EVE, menggunakan server lokal untuk pengujian yang terkontrol tanpa mengganggu server utama atau ekonomi pemain nyata. Langkah ini merupakan evolusi dari lingkungan penelitian AI DeepMind sebelumnya, seperti Atari, AlphaGo, AlphaStar, hingga SIMA 2, menuju dunia virtual yang lebih terbuka, persisten, dan kompleks. Intinya, kemitraan ini menjadikan EVE Online sebagai "kotak pasir" yang aman namun sangat realistis untuk melatih agen AI agar dapat bertahan, beradaptasi, dan merencanakan dalam lingkungan yang terus berubah seperti dunia nyata.

marsbit55m yang lalu

Bapak AlphaGo Melempar AI ke 'Masyarakat Buatan' yang Sudah Berjalan 23 Tahun: 3 Tantangan Terberat Agen Cerdas Ada Semua di Sini

marsbit55m yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Cara Membeli DYDX

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian dYdX (DYDX) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli dYdX (DYDX) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan dYdX (DYDX) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan dYdX (DYDX) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading dYdX (DYDX)Lakukan trading dYdX (DYDX) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

183 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.13Diperbarui pada 2025.03.21

Cara Membeli DYDX

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga DYDX (DYDX) disajikan di bawah ini.

活动图片