IBM Unveils ‘Digital Asset Haven’ to Bring Crypto Into Corporate Systems

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-10-27Terakhir diperbarui pada 2025-10-27

International Business Machines Corporation (IBM), an American multinational technology company, has launched a Digital Asset Haven today. This is a new platform created to help banks, businesses, and government agencies manage their digital assets.

According to the release, the platform is built in partnership with Dfns, wallet infrastructure provider, and will be available in the fourth quarter of 2025 as a Software-as-a-Service (SaaS) solution. The firm said it plans to expand it to on-premises deployment by the second quarter of 2026.

The Digital Asset Haven will allow institutions to store, send, and manage cryptocurrencies while staying compliant with financial rules. It connects with more than 40 blockchain networks, including public and private one so users can access decentralized finance (DeFi) opportunities such as on-chain yields directly through IBM’s infrastructure. 

The platform also comes with identity verification, Anti-Money Laundering (AML) tools, and policy governance features to help users meet regulatory standards.

Security at the Core of IBM’s Design

IBM said this system is designed to meet the same security standards as traditional banking systems. It uses Multi-Party Computation (MPC) in its signing process to ensure that no party possesses the private signing key. It also adopts the use of IBM Crypto Express HSMs, along with Hyper Protect Virtual Servers to ensure that sensitive data stays private.

IBM’s Offline Signing Orchestrator, supported by Dfns since October 16, 2025, adds an extra layer of protection through an automated cold storage system. The orchestrator creates a digital air gap between online and offline signing environments using isolated IBM Z hardware.

“Together with IBM, we’ve built a platform that goes beyond custody to orchestrate the full digital asset ecosystem, paving the way for digital assets to move from pilot programs to production at a global scale.” Clarisse Hagège, CEO of Dfns, said in the release.

This new platform is entering a market already served by Oracle, Microsoft, and Amazon, who already offer similar blockchain services. However, IBM hopes to stand out by focusing on security and reliability, especially after AWS recent outages affected several crypto platforms.

Also Read: Coinbase Partners With Citi to Advance Blockchain Payments


Mobile Only Image

Bacaan Terkait

NEAR Naik Dua Kali Lipat: 3 Angin Segera Jadi Mesin Penggerak Harga

**Ringkasan Artikel: Tiga Faktor Pendorong Kenaikan Harga NEAR yang Meningkat Dua Kali Lipat** Harga token NEAR telah mengalami peningkatan signifikan, dari titik terendah $1,24 pada awal Mei menjadi sekitar $2,37, dengan kapitalisasi pasar kembali melampaui $30 miliar. Kinerja kuat ini didorong oleh tiga faktor utama: 1. **Narasi AI:** Pendiri bersama NEAR, Illia Polosukhin, adalah salah satu penulis makalah Transformer yang mendasari model AI modern seperti ChatGPT. NEAR secara aktif mengintegrasikan AI ke dalam strategi intinya, seperti melalui aplikasi super Near.com yang diluncurkan Februari lalu, yang menempatkannya sebagai infrastruktur AI terdesentralisasi utama. 2. **Blockchain Privasi:** Dengan diluncurkannya fitur NEAR Intents, kebutuhan akan privasi menjadi krusial. NEAR merespons dengan meluncurkan *Confidential Payments* dan *Confidential Intents*, memungkinkan transfer aset antar-*chain* (lebih dari 35 *chain*) dengan informasi pengirim, jumlah, dan jalur yang tersembunyi. Fitur ini menawarkan privasi praktis yang seimbang dengan kegunaan, menarik bagi pengguna institusi dan ritel. 3. **Pembelian Kembali Biaya NEAR Intents:** Setelah penyelesaian *unlock* pasokan awal pada Oktober 2025, tekanan penjualan berkurang. Selain itu, pendapatan biaya dari NEAR Intents digunakan untuk membeli kembali token NEAR di pasar, menciptakan permintaan pembelian yang konsisten. Data menunjukkan TVL NEAR Intents melebihi $80 juta, menghasilkan biaya harian sekitar $100.000 yang digunakan untuk pembelian kembali. Kemajuan teknis seperti peningkatan skalabilitas dan keamanan kuantum yang direncanakan untuk kuartal kedua 2026 juga berkontribusi pada prospek positif NEAR.

marsbit1j yang lalu

NEAR Naik Dua Kali Lipat: 3 Angin Segera Jadi Mesin Penggerak Harga

marsbit1j yang lalu

NEAR Melonjak Dua Kali Lipat: 3 Katalis Utama yang Menggerakkan Harga Token

NEAR, token dari blockchain dengan nama yang sama, telah menunjukkan kinerja luar biasa dengan harga hampir dua kali lipat sejak awal Mei 2024, mencapai di atas $2.5. Pergerakan independen ini didorong oleh tiga faktor utama: 1. **Narasi AI:** Pendiri bersama NEAR, Illia Polosukhin, adalah salah satu penulis makalah Transformer yang menjadi fondasi model AI modern seperti ChatGPT. NEAR memfokuskan strateginya pada AI, meluncurkan aplikasi Near.com dengan kemampuan agen otonom, sehingga dianggap sebagai infrastruktur AI terdesentralisasi. 2. **Privasi pada Blockchain:** NEAR memperkenalkan fitur "Confidential Payments" dan "Confidential Intents" yang memungkinkan transfer aset lintas blockchain (seperti BTC, ETH, SOL) secara privat. Data pengirim, jumlah, dan jalur transaksi disembunyikan, menjawab kebutuhan privasi untuk pengguna institusi dan retail serta melindungi dari serangan MEV. 3. **Buyback dari Biaya Transaksi:** Setelah semua token awal beredar, tekanan penjualan berkurang. Mekanisme baru NEAR Intents menggunakan 100% biaya protokolnya untuk membeli kembali token NEAR dari pasar, mengurangi pasokan yang beredar dan menciptakan tekanan beli. Volume perdagangan NEAR Intents yang tinggi (TVL >$80 juta) menghasilkan pembelian kembali signifikan. Ditambah dengan peningkatan teknologi seperti penskalaan dinamis dan keamanan kuantum, ketiga faktor ini menjadi mesin pendorong kenaikan harga NEAR.

链捕手1j yang lalu

NEAR Melonjak Dua Kali Lipat: 3 Katalis Utama yang Menggerakkan Harga Token

链捕手1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片