Western Union Turns to Stablecoins for Cross-Border Payments

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-10-27Terakhir diperbarui pada 2025-10-27

Western Union has announced it will test a new system using stablecoins to make sending money around the world quicker and more affordable. The idea is to move away from traditional banking networks and bring more efficiency to how the company handles remittances for over 150 million customers in 200 countries.

During Western Union’s third-quarter earnings call on Thursday, CEO Devin McGranahan said the company’s new pilot will focus on “leveraging onchain settlement rails to reduce dependency on legacy correspondent banking systems, shorten settlement windows, and improve capital efficiency.”

McGranahan added, “We see significant opportunities for us to be able to move money faster with greater transparency and at lower cost without compromising compliance or customer trust.”

Western Union processes roughly 70 million transfers each quarter, and blockchain technology could streamline how these cross-border payments are executed.

A renewed push into digital assets

The company’s latest remarks come just a few months after Western Union first hinted at stablecoin integration for cross-border transactions. McGranahan said the firm had initially stayed away from cryptocurrencies due to volatility, unclear regulations, and consumer protection concerns.

The approval of the GENIUS Act, which gives clearer rules for using digital assets, has made Western Union more confident about testing its stablecoin project. Many other financial companies are also looking at blockchain to make transactions quicker and smoother.

Western Union says stablecoins can be a big help for people in countries where inflation is high. Being able to hold money tied to the U.S. dollar helps them keep their savings stable when local currencies lose value.

“In many parts of the world, being able to hold a U.S. dollar–denominated asset has real value as inflation and currency devaluation can rapidly erode an individual’s purchasing power,” the company said in a statement. “These innovations align closely with our broader strategy to modernize the movement of money.”

Rising competition in blockchain payments

Western Union’s move follows similar steps by major payment players. Early Warning Services, the parent company of Zelle, recently announced plans to integrate stablecoins for cross-border transfers involving the United States. MoneyGram is also getting ready to launch a new app in Colombia that will let users save and send money using USDC, allowing almost instant international transfers.

Traditional banks are joining in, too. Citigroup and JPMorgan have both confirmed they’re developing their own blockchain and tokenized deposit systems for big clients, showing how quickly the financial world is moving toward digital settlements.

With the U.S. stablecoin market already worth more than $300 billion and expected to grow to around $2 trillion by 2028, Western Union’s move is another clear sign of how the finance industry is shifting toward blockchain-based payments.

Also Read: Crypto Matures with Stablecoins and Institutions: A16z


Mobile Only ImageMobile Only Image

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Apa yang Dapat Diharapkan dari Harga Bitcoin Setelah Kenaikan Tajam Hari Ini? Masih Ada Satu Rintangan Lagi yang Harus Diatasi!

Bitcoin (BTC) mengalami kenaikan tajam setelah Departemen Keuangan AS memperluas dukungan likuiditas untuk pasar obligasi jangka panjang, memicu salah satu likuidasi posisi short terbesar sejak Oktober 2020. Analis Michael Nadeau mencatat, lonjakan ini terjadi tak lama setelah pengumuman Departemen Keuangan AS mengenai operasi pembelian obligasi jangka panjang mulai September. Langkah ini disebut sebagai bentuk "pelonggaran kuantitatif terbatas" kedua dalam beberapa pekan terakhir untuk meredakan tekanan pada obligasi jangka panjang. Nadeau menyatakan bahwa emas bereaksi lebih dulu terhadap perubahan makroekonomi ini, diikuti oleh Bitcoin. Namun, sebagian besar pergerakan harga Bitcoin didorong oleh likuidasi posisi short dan perubahan posisi pasar, bukan oleh permintaan spot baru yang berkelanjutan. Saat Bitcoin mendekati kisaran $68.000-$69.000, beberapa level teknis kritis menjadi fokus: $68.500 (biaya rata-rata untuk investor jangka pendek), $68.800 (rata-rata bergerak 21-minggu), dan $69.100 (rata-rata bergerak 200-hari). Pergerakan harga saat ini dianggap krusial untuk menentukan apakah tren naik akan berlanjut. Pertanyaan kunci, menurut Nadeau, adalah apakah akan muncul permintaan berkelanjutan yang mampu menopang tren kenaikan. Jika Bitcoin berhasil menembus dan mengubah level resistensi kritis antara $68.500 dan $69.100 menjadi level dukungan, hal ini dapat membuka jalan bagi rally bullish baru untuk BTC. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru12m yang lalu

Apa yang Dapat Diharapkan dari Harga Bitcoin Setelah Kenaikan Tajam Hari Ini? Masih Ada Satu Rintangan Lagi yang Harus Diatasi!

cryptonews.ru12m yang lalu

BERITA TERBARU: Protokol Rapat Fed yang Ditunggu-tunggu Telah Dipublikasikan! Inilah yang Harus Anda Baca

Rilisnya protokol pertemuan Federal Reserve (The Fed) yang ditunggu-tunggu mengungkapkan bahwa sebagian besar pejabat mendukung menjaga suku bunga saat ini tetap tidak berubah. Namun, kemungkinan suku bunga tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama atau bahkan dinaikkan kembali tetap terbuka jika inflasi tidak terus menurun. Pada rapat 28-29 Juli, The Fed mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,50-3,75%. Keputusan ini didukung mayoritas (9 lawan 3), meskipun tiga pejabat mengusulkan kenaikan 25 basis poin. Pejabat-pejabat yang mengusulkan kenaikan berpendapat bahwa pengetatan kebijakan lebih awal dapat mengurangi kebutuhan kenaikan lebih lanjut di masa depan. Kekhawatiran utama yang tercermin dalam protokol adalah inflasi. Banyak peserta menekankan bahwa jika penurunan inflasi terhenti, suku bunga mungkin perlu dipertahankan tinggi lebih lama. Beberapa bahkan menilai kondisi keuangan saat ini mungkin belum cukup ketat untuk mengembalikan inflasi ke target 2%. Inflasi yang tinggi telah meluas ke berbagai kategori barang dan jasa. Protokol juga mencatat pengetatan kondisi keuangan di pasar, yang sebagian dianggap telah membantu tugas kebijakan moneter The Fed. Dalam aspek stabilitas keuangan, beberapa pejabat memperingatkan bahwa koreksi tajam di pasar saham perusahaan terkait AI dapat menjadi ancaman. Mengenai frekuensi rapat, usulan untuk mengurangi rapat menjadi enam kali setahun tidak menghasilkan keputusan, dan jadwal rapat akan tetap sama hingga 2026. Komite juga sepakat untuk mempertahankan pernyataan komitmen kuat untuk memastikan stabilitas harga.

cryptonews.ru1j yang lalu

BERITA TERBARU: Protokol Rapat Fed yang Ditunggu-tunggu Telah Dipublikasikan! Inilah yang Harus Anda Baca

cryptonews.ru1j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli LYTE

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Roundhill Photonics and Optics ETF (LYTE) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Roundhill Photonics and Optics ETF (LYTE) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Roundhill Photonics and Optics ETF (LYTE) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Roundhill Photonics and Optics ETF (LYTE) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Roundhill Photonics and Optics ETF (LYTE)Lakukan trading Roundhill Photonics and Optics ETF (LYTE) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

72 Total TayanganDipublikasikan pada 2026.08.17Diperbarui pada 2026.08.17

Cara Membeli LYTE

Cara Membeli GDX

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian VanEck Gold Miners ETF (GDX) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli VanEck Gold Miners ETF (GDX) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan VanEck Gold Miners ETF (GDX) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan VanEck Gold Miners ETF (GDX) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading VanEck Gold Miners ETF (GDX)Lakukan trading VanEck Gold Miners ETF (GDX) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

64 Total TayanganDipublikasikan pada 2026.08.17Diperbarui pada 2026.08.17

Cara Membeli GDX

Apa Itu OUST

Ouster, Inc. terlibat dalam produksi dan penjualan kit sensor lidar untuk industri otomotif, industri, robotika, dan infrastruktur pintar di Amerika, Asia-Pasifik, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika. Perusahaan ini menawarkan lini produk Outer Sensor (OS), termasuk OSDome yang menyediakan bidang pandang hemisferis; OS0 untuk pandangan lebar; OS1 untuk pandangan jarak menengah; dan OS2 untuk pandangan jarak jauh. Ini juga menyediakan seri DF, sekumpulan sensor lidar digital solid-state jarak pendek, menengah, dan jauh untuk sistem bantuan pengemudi canggih (ADAS) dan sistem mengemudi otonom.

55 Total TayanganDipublikasikan pada 2026.08.18Diperbarui pada 2026.08.18

Apa Itu OUST

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga A (A) disajikan di bawah ini.

活动图片