Отчет Presto Research: сентябрь стал месяцем коррекции и переоценки рисков в криптофондах

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-08-21Terakhir diperbarui pada 2025-10-22

Мировые рынки в сентябре вошли в зону неопределенности. Давление на долговой рынок Великобритании подняло доходность 30-летних Gilts до уровней 1998 года, а доходности США росли на фоне новых тарифов Дональда Трампа против Бразилии, Индии и Китая. Об этом рассказали исследователи Presto Research. Они отметили: усилилась геополитическая турбулентность — во Франции правительство потеряло вотум доверия, а НАТО фиксировало активность российских дронов над Польшей. Ситуация изменилась к середине месяца, когда слабые данные по занятости в США вынудили ФРС снизить ставку на 25 б.п. и сигнализировать о двух новых снижениях до конца года.

На этом фоне центральные банки Европы и Азии заняли мягкую позицию. Банк Англии приостановил цикл ужесточения, а центробанки Скандинавии начали смягчение. Заявления Джерома Пауэлла и вице-председателя ФРС Мирен поддержали рост фондовых рынков и кредитного сектора. Золото обновило исторические ценовые максимумы, а инвесторы готовились к риску приостановки работы правительства США с 1 октября.

По словам аналитиков, криптовалютный рынок в сентябре двигался волнообразно. Курс биткоина (BTC) колебался в диапазоне $107 000–$117 000, закрыв месяц около $114 000, тогда как Ethereum снизился с $4600 до $4100. Ключевыми драйверами стали покупки Strategy, увеличившей балансы до 636 тыс. монет, обсуждение резервов биткоина в США и запуск 1-го Dogecoin ETF (DOJE). На рынке также ожидается одобрение заявок на Solana ETF, а CME подтвердила запуск опционов на SOL и XRP.

«Рынки деривативов сохраняли активность. Волатильность BTC снизилась, но к концу месяца снова начала расти. Сроки экспирации принесли расчет $17 млрд по биткоину и $5 млрд по эфиру», — заявили аналитики. К концу месяца настроение управляющих активами изменилось. Резкие заявления Трампа о тарифах, обвал котировок биткоина и рекордный рост цены на золото вновь вернули внимание к рискам обесценивания валют. В Presto Research отметили: сентябрь стал переломным моментом. Мировая политика перешла к смягчению, но рынки остались уязвимыми к внешним шокам. Для криптофонтов это создало баланс возможностей и рисков.

Bacaan Terkait

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

NASDAQ berencana memperpanjang jam perdagangan menjadi 23 jam per hari mulai 6 Desember 2026, menutupi sesi malam yang sesuai dengan jam siang di Asia. Perubahan ini bertujuan merebut pesanan dari platform perdagangan malam (ATS), sistem internal broker, dan bursa lain, serta menjadikan pasar AS sebagai tempat utama untuk bereaksi terhadap peristiwa global kapan saja. Data menunjukkan perdagangan malam AS didominasi oleh ETF (seperti SPY, QQQ) dan segelintir saham blue-chip (Tesla, Nvidia, Alibaba), lebih berfokus pada manajemen risiko makro daripada analisis perusahaan individual. Dengan kata lain, NASDAQ ingin mengubah siang hari investor Asia menjadi jam perdagangan AS. Perpanjangan jam membawa tantangan: biaya operasi yang lebih tinggi untuk seluruh infrastruktur keuangan, likuiditas terbatas, dan spread yang lebih lebar di sesi malam. Harga mungkin muncul lebih cepat, tetapi tidak selalu lebih akurat. Inisiatif ini mencerminkan perebutan pesanan dan hak penentuan harga global. Pasar AS, melalui ETF-nya, semakin menjadi tempat penetapan harga awal untuk berbagai aset global, bahkan sebelum pasar domestiknya dibuka. Sementara bursa seperti Hong Kong perlu fokus pada peningkatan kualitas aset dan konektivitas, daripada sekadar meniru perpanjangan jam perdagangan. Intinya, yang diperebutkan bukan sekadar jam operasi yang lebih lama, melainkan siapa yang mendefinisikan harga global berikutnya.

marsbit6j yang lalu

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

marsbit6j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

Pendiri MicroStrategy Michael Saylor menyatakan Bitcoin mengubah cara menyimpan dan mentransfer kekayaan dengan mengubah kelangkaan digital menjadi nilai ekonomi. Ia menjelaskan Bitcoin menggabungkan komputer, jaringan digital, dan kriptografi untuk menciptakan jaringan moneter digital pertama dalam sejarah. Saylor membandingkan Bitcoin dengan emas, menekankan bahwa meningkatkan pasokan Bitcoin lebih sulit, sementara mengintegrasikannya dengan perangkat lunak dan mentransfernya lebih mudah. Ia menyebut mekanisme proof-of-work menghubungkan Bitcoin dengan dunia fisik dengan mengonsumsi energi nyata untuk keamanan ledger, sehingga meningkatkan biaya untuk mengubah transaksi masa lalu. Menurutnya, istilah "energi moneter digital" lebih tepat daripada "emas digital". Bitcoin dideskripsikan bukan hanya sebagai perangkat lunak tetap, tetapi sistem yang dapat beradaptasi terdiri dari penambang, node, pengembang, modal, dan pengguna. Tujuan utamanya adalah menciptakan ledger yang aman dan andal untuk aset digital langka, dengan fungsi kompleks ditinggalkan ke aplikasi lapisan lebih tinggi. Dampak mendalam Bitcoin adalah menciptakan bentuk baru kedaulatan digital di mana individu dapat mengontrol kekuatan ekonomi mereka melalui kunci privat tanpa memerlukan izin. Kepemilikan diverifikasi secara matematis, bukan oleh institusi. Perusahaan, bank, dan aplikasi dapat membangun sistem ekonomi kompleks di atas Bitcoin. Saylor menyimpulkan bahwa kelangkaan fisik membuat emas menjadi uang, dan kelangkaan digital melakukan hal yang sama untuk Bitcoin. Bitcoin lebih dari sekadar alat pembayaran; itu adalah "energi moneter" di era digital. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru6j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

cryptonews.ru6j yang lalu

Trading

Spot
活动图片