TAO Synergies snaps up 54K Bittensor tokens amid $11M boost – Details

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2025-10-20Terakhir diperbarui pada 2025-10-21

Key Takeaways

What is TAO Synergies doing amid Bittensor’s price decline? 

TAO Synergies is aggressively accumulating TAO tokens, expanding its holdings to over 54,000.

What is driving continued bearish pressure on TAO’s price? 

Persistent selling by other investors is outweighing accumulation, pushing TAO below key technical levels.


Following a rejection at $460, Bittensor [TAO] has faced intense bearish pressure, reaching a low of $403.  In fact, at the time of writing, Bittensor was trading at $404, marking a 10.42% decline on daily charts. 

Amid this price decline, institutional investors are taking the opportunity to buy the dip. 

TAO Synergies increase Bittensor holdings

Notably, as TAO retraced on its price charts, TAO Synergies shifted to accumulation. On the 20th of October, TAO Synergies (TAOX ), a Bittensor Treasury company, announced that through acquisition and staking, it increased its holdings. 

As such, the company expanded its TAO portfolio to 54,058 TAO tokens, becoming the largest publicly traded holder of Bittensor. 

Following the acquisition, entrepreneur James Altucher noted that, 

“By scaling our TAO holdings to over 54,000 tokens, we’re not only holding a crypto asset, we’re also staking our claim in a network that’s redefining entrepreneurship and innovation.”

Such a massive acquisition during a market downturn indicates a strong long-term commitment to the project. 

TAO Synergies raised $11 million

Notably, the recent token acquisition comes just days after the firm announced it had secured funding through private placement. 

According to the team, a private funding backed by DCG and James Altucher raised $11 million, which is yet to be deployed. 

These funds will be used to purchase TAO tokens and explore other revenue-generating opportunities, thereby accruing more TAO within the Bittensor ecosystem. 

TAO Synergies

Source: Marketwatch

Notably, since TAOX shifted to an aggressive accumulation strategy for the AI coin, its value has surged significantly. In fact, over the past month, TAO Synergies is up 59%  with its market cap hitting $31 million. 

Bittensor still faces bearish pressure 

Surprisingly, despite this accumulation, other investors remain bearish and continue to aggressively sell. 

According to CryptoQuant data, sellers have dominated the market for four consecutive days, as evidenced by Spot Taker CVD. 

Bittensor spot taker CVD

Source: CryptoQuant

This metric has remained red since the 16th of October, indicating seller dominance. As a result, the altcoin has recorded a negative Buy-Sell Delta over this period. 

Bittensor buy sell volume

Source: Coinalyze

On the 21st of October, for example, Bittensor recorded 40,000 in sell volume and 32,600 in buy volume. This resulted in a negative delta of 7,400, indicating strong spot selling pressure.

Mapping TAO’s path to recovery

Although TAO Synergies continues to accumulate Bittensor tokens, this activity has not yet boosted TAO’s price. The reason is clear: many investors are aggressively selling, creating strong downward pressure on the market. 

As a result, TAO’s Relative Strength Index (RSI) fell to 56, at press time, and formed a bearish crossover, signaling growing seller dominance. 

At the same time, the token dropped below its short-term moving average, further confirming bearish momentum.

TAO RSI & MA Cross

Source: TradingView

Therefore, if these market conditions persist, TAO will likely make more losses on its price charts. A drop from here will see Bittensor retrace to $378, with the 21DMA serving as critical support at $367. 

However, if TAO Synergies manages to absorb the selling pressure, TAO will reclaim 9DMA at $416 and eye $460.

Share

Bacaan Terkait

Model Raksasa Menyapu Bersih Semua Ujian, Tapi Justru Jauh dari AGI: Apa yang Dibongkar Makalah Ini?

Teks ini membahas perdebatan definisi AGI (Kecerdasan Buatan Umum) yang belum memiliki standar pengukuran yang diterima secara universal. Berbagai pihak, seperti OpenAI, Microsoft, dan para CEO, memiliki tolok ukur dan ramalan waktu yang berbeda-beda. Sebuah makalah oleh Michael Timothy Bennett dari Australian National University menawarkan definisi baru AGI sebagai "ilmuwan buatan"—yaitu, sistem yang mampu beradaptasi secara luas, efisien, dan ilmiah di bawah kendala sumber daya terbatas (komputasi, memori, energi) seperti layaknya ilmuwan manusia. Penulis mengkritik standar lama seperti Tes Turing dan uji benchmark manusia karena telah "dikuasai" oleh model bahasa besar (LLM) tanpa mendekatkan kita pada kecerdasan umum yang sesungguhnya. LLM saat ini dinilai hanya melakukan "aproksimasi maksimalisasi skala", menyimpan jawaban perkiraan untuk berbagai tugas dalam bobot jaringannya, namun gagal pada masalah di luar distribusi data pelatihan dan tidak memiliki kemampuan aktif seperti merancang eksperimen atau memahami hubungan sebab-akibat. Teks ini merinci tiga kemampuan kunci AGI sejati menurut kerangka "ilmuwan buatan": 1. Dari "boneka pasif" menjadi "peneliti aktif": Mampu merencanakan eksperimen secara mandiri untuk memperoleh informasi. 2. Dari "tahu apa" menjadi "tahu mengapa": Memiliki pemahaman kausal, bukan hanya korelasi. 3. Menyeimbangkan "eksplorasi" dan "eksploitasi": Mengalokasikan sumber daya komputasi secara dinamis di bawah kendala. Tiga pendekatan metodologis dalam membangun sistem cerdas dianalisis: *Scale-maxing* (pendekatan LLM saat ini yang menumpuk parameter dan data), *Simp-maxing* (maksimalkan kesederhanaan model), dan *W-maxing* (melemahkan batasan fungsional agar sistem menemukan solusi optimal sendiri). Kesimpulannya, AGI tidak akan tercapai hanya melalui satu pendekatan (seperti *Scaling Law*), tetapi memerlukan konvergensi berbagai metode. Jika definisi baru ini diterima, akan terjadi pergeseran paradigma dalam industri AI. Standar evaluasi akan bergeser dari peringkat ujian manusia ke "benchmark adaptasi" yang menguji kemampuan menemukan pengetahuan baru dalam lingkungan yang tidak dikenal.

marsbitBaru saja

Model Raksasa Menyapu Bersih Semua Ujian, Tapi Justru Jauh dari AGI: Apa yang Dibongkar Makalah Ini?

marsbitBaru saja

Paus Menerbitkan Ensiklik Pertama tentang AI: 40 Ribu Kata dengan 10 Pandangan Inti, Kecemasan AI Dijelaskan Secara Tuntas

Pada 15 Mei 2026, Paus Leo XIV menerbitkan ensiklik berjudul *Magnifica Humanitas*, yang pertama dalam sejarah Gereja Katolik yang berfokus pada kecerdasan buatan (AI). Dokumen setebal 40.000 kata ini membahas dampak AI yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan sistem pengambilan keputusan, memengaruhi berbagai bidang seperti pekerjaan, pendidikan, kesehatan, dan informasi. Ensiklik menyoroti sepuluh poin utama: (1) AI bukan musuh, tetapi telah tertanam dalam proses keputusan; (2) Kekuasaan teknologi kini banyak dipegang oleh perusahaan swasta; (3) Bahkan pengembang pun tidak sepenuhnya memahami cara kerja AI; (4) AI tidak boleh disamakan dengan kecerdasan atau subjek moral manusia; (5) Keputusan AI di bidang sensitif seperti pekerjaan dan hukum memerlukan transparansi dan pengawasan; (6) Sumber daya AI harus melayani kepentingan bersama, bukan hanya segelintir orang; (7) AI memperbesar penyebaran informasi palsu; (8) Pendidikan AI harus melatih pemikiran kritis, bukan hanya penggunaan alat; (9) AI mengubah tenaga kerja, tetapi pekerjaan juga tentang pengembangan diri; (10) Keputusan hidup dan mati yang tidak dapat diubah tidak boleh diserahkan kepada AI. Intinya, ensiklik menekankan bahwa teknologi tidak netral. Nilai dan kepentingan mereka yang mengembangkan dan mengendalikan AI membentuk bagaimana teknologi ini memengaruhi masyarakat. Tantangan terbesar AI bukanlah teknis, tetapi antropologis: AI dapat meniru hubungan, kreativitas, dan penilaian manusia, tetapi tidak dapat memikul tanggung jawab, kehendak, atau konsekuensi yang sebenarnya. Dokumen ini mengajak refleksi untuk mendefinisikan kembali makna menjadi manusia di era di mana mesin semakin mampu meniru hal-hal yang dianggap unik bagi manusia.

marsbit4m yang lalu

Paus Menerbitkan Ensiklik Pertama tentang AI: 40 Ribu Kata dengan 10 Pandangan Inti, Kecemasan AI Dijelaskan Secara Tuntas

marsbit4m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片