Trump Coin down 70%, but NewsMax still dives in with $5M bet – Why?

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2025-10-18Terakhir diperbarui pada 2025-10-19

Key Takeaways

Why is NMAX investing in TRUMP alongside BTC?

NMAX’s TRUMP allocation is driven more by President Trump’s influence on the crypto market than by a traditional risk/reward portfolio strategy.

Does the market support the allocation?

The broader market has decoupled from TRUMP rallies, with the memecoin in a sustained downtrend and technicals skewed toward further downside


Memecoins aren’t missing out on the institutional wave building around Digital Asset Treasuries (DATs). Dogecoin [DOGE] was the first to spark this narrative, and now other meme assets are stepping into the same lane.

Recently, NewsMax (NASDAQ: NMAX) announced plans to allocate up to $5 million over the next 12 months toward Bitcoin [BTC] and Official Trump [TRUMP]. If executed, NMAX would join over 100 public firms holding BTC.

However, NMAX would also become the first NYSE-listed company to hold TRUMP. Considering the token’s high volatility, the move raises the question of whether this is a calculated move or simply a risky bet.

Breaking down NMAX’s push into digital assets

Pairing BTC with TRUMP looks like a calculated risk management strategy.

From a portfolio standpoint, BTC acts as a store of value while TRUMP adds a “high-risk, high-reward” component. Together, they offer an allocation that combines long-term exposure with shorter-term opportunities.

That said, NewsMax CEO Christopher Ruddy noted that the move into TRUMP is largely influenced by President Donald Trump’s recent impact on the crypto market, which helped drive significant bullish momentum.

“We are excited to add Trump Coin to our cryptocurrency plan, as we believe the coin’s value should track the success of the Trump presidency, which so far has been impressive.”

In short, NMAX, which reaches nearly 40 million Americans regularly, has built its DAT strategy around President Trump’s influence on the crypto market, and, by extension, the dynamics of the TRUMP memecoin itself.

Notably, shortly after the announcement, a wallet bought $4 million worth of TRUMP, reflecting early bullish sentiment. However, the question is, do the technicals justify this move, or is it simply a case of “blind optimism”?

Market steers clear of the TRUMP meme trap

The memecoin’s link to President Trump seems to be losing traction.

Since the April FUD, TRUMP has been in a sustained downtrend, losing nearly 70% from its $16 peak and recently hitting an all-time low of $1.25 amid the broader market-wide selloff.

From a technical perspective, the daily chart remains bearish. Since its early-May low of $11, TRUMP has formed five lower lows, recently breaking $8 floor and entering the $1 zone, representing a 30% pullback.

TRUMP

Source: TradingView (TRUMP/USDT)

In short, the broader market is steering clear of memecoin.

Even with President Trump’s pro-crypto endorsements (which NMAX CEO highlights as the key driver of its DAT strategy) the meme-asset hasn’t posted a meaningful recovery, despite a 70% drawdown.

This indicates that the market has largely decoupled from short-term rallies in a highly volatile asset, making NMAX’s TRUMP exposure an extremely high-risk allocation, with the risk/reward skewed toward the downside.

Share

Bacaan Terkait

Di Balik Changxin Technology, Berdiri Sekelompok Perusahaan A-Share

**Judul Ringkas: Longxin Technology Berhasil Melewati Persetujuan IPO di Papan STAR, dan Sejumlah Perusahaan A-Shares Berada di Baliknya** Pada 27 Mei, Longxin Technology Group Co., Ltd., pemimpin DRAM (Dynamic Random Access Memory) domestik Tiongkok, berhasil melewati tinjauan komite pasar oleh Bursa Efek Shanghai untuk listing di Papan STAR (Science and Technology Innovation Board). Perusahaan ini adalah proyek pertama yang menggunakan mekanisme "pratinjau awal" yang baru direformasi, mempersingkat siklus listing secara signifikan. Sebagai perusahaan desain, R&D, dan manufaktur DRAM terintegrasi (IDM) terbesar dan paling maju di Tiongkok, Longxin telah mencapai produksi massal DDR5/LPDDR5X, mengisi celah dalam DRAM generik domestik. Posisi pasar globalnya adalah keempat di dunia dan pertama di Tiongkok. Didorong oleh ledakan komputasi AI, kinerja keuangan Longxin membaik secara signifikan, meraih laba bersih pertama pada 2025. Daftar pemegang saham Longxin sangat mengesankan, mencakup dana negara seperti National Integrated Circuit Industry Investment Fund Phase II, kelompok investasi provinsi, serta raksasa modal ventura dan industri seperti GigaDevice, Xiaomi, Alibaba, dan Tencent. Beberapa perusahaan yang terdaftar di A-share, termasuk GigaDevice, Sinopromise, Shangfeng Cement, Hefei Urban Construction, Hefei Department Store Group, dan Zhongshan Public Utilities, telah mengungkapkan investasi tidak langsung mereka di Longxin melalui dana ekuitas swasta. Selain itu, lima perusahaan sekuritas juga berpartisipasi melalui anak perusahaan atau dana. Pendiri dan Chairman Longxin, Zhu Yiming, adalah tokoh kunci dalam terobosan DRAM domestik. Setelah mendirikan dan memimpin GigaDevice menjadi pemain utama NOR Flash, dia beralih untuk mendirikan Longxin pada 2016, bertekad memecah monopoli DRAM global. Zhu Yiming baru-baru ini mengumumkan rencana insentif ekuitas pribadi skala besar untuk karyawan dan komitmen penguncian saham jangka panjang yang sangat langka. Dengan Longxin beralih dari pengikut menjadi pesaing setara di industri DRAM global, listing-nya menandai langkah penting menuju otonomi dan pengendalian rantai pasok semikonduktor Tiongkok.

marsbit13m yang lalu

Di Balik Changxin Technology, Berdiri Sekelompok Perusahaan A-Share

marsbit13m yang lalu

Saat Vitalik Berhenti Menulis Blog, dan Beralih ke Penulisan Fiksi Ilmiah

**Vitalik Buterin Beralih ke Penulisan Fiksi Ilmiah tentang Tata Kelola Terdesentralisasi** Pada 27 Mei, pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, mengumumkan di Farcaster bahwa dia akan menghentikan sementara penulisan blog teknis panjangnya dan beralih menulis novel fiksi ilmiah yang bertema tata kelola terdesentralisasi. Dua bab pertama telah dirilis di situs pribadinya. Novel ini berlatar di negara fiksi bernama **Veridia**, yang menjalankan sistem pemerintahan canggih. Alih-alih larangan hukum tradisional, Veridia menggunakan sistem insentif pajak dan subsidi yang kompleks. Lembaga intinya, "Order of Steering", terdiri dari peran-peran seperti "Keepers" (penyusun aturan), "Sentinels" (auditor yang dipilih secara acak dan anonim), dan "Acolytes" (kader pelatihan). Sistem ini dilindungi oleh kriptografi untuk mencegah penyuapan, dan menerapkan mekanisme seperti **quadratic voting** (pemungutan suara kuadratik) yang bertujuan mengoptimalkan intensitas suara sesuai kekuatan preferensi individu. Pergeseran kreatif Buterin ini terjadi di tengah gejolak di **Yayasan Ethereum (EF)**. Sepanjang 2026, setidaknya 9 anggota inti yayasan, termasuk para pemimpin tim protokol, telah mengundurkan diri. Tiga hari sebelum pengumuman novelnya, Buterin membalas di X dengan menyebut EF akan menjadi "kapal yang lebih kecil" yang berfokus pada kerangka kerja CROPS (sensor resistance, decentralization pressure resistance, openness, privacy, security). Dia menegaskan kekuasaannya di dalam yayasan akan menyusut, sesuai keinginannya. Komunitas menanggapi positif proyek fiksi Buterin, melihatnya sebagai cara kreatif untuk mengeksplorasi ide-ide kompleks tentang tata kelola. Namun, waktu peluncurannya yang bertepatan dengan masa sulit yayasan membuat banyak pihak merenung. Keputusan Buterin ini bisa dilihat sebagai sinyal peralihan peran: dari pelaksana inti menjadi salah satu "simpul pemikiran" dalam ekosistem Ethereum yang lebih luas, mencerminkan filosofi desentralisasi yang justru ia tuangkan dalam dunia fiksi Veridia.

marsbit50m yang lalu

Saat Vitalik Berhenti Menulis Blog, dan Beralih ke Penulisan Fiksi Ilmiah

marsbit50m yang lalu

Lihat Jawaban Lebih Dulu Sebelum Serahkan Ujian? Insinyur Google Terjerat Kasus Perdagangan Orang Dalam Polymarket

Insinyur keamanan Google, Michele Spagnuolo, ditangkap dan didakwa atas penipuan komoditas, penipuan telekomunikasi, dan pencucian uang. Dia dituduh menggunakan alat internal perusahaan untuk mengakses data pencarian rahasia guna memperdagangkan pasar prediksi terkait di Polymarket. Spagnuolo, yang memiliki akses ke data pencarian internal Google, diduga menggunakan akun bernama "AlphaRaccoon" untuk bertaruh pada pasar yang memprediksi apakah tokoh tertentu akan masuk daftar orang paling banyak dicari Google pada 2025. Salah satu contohnya adalah taruhan pada popularitas penyanyi D4vd setelah melihat kenaikan data pencarian internal. Akun tersebut dikatakan mendepositokan 3,8 juta USDC dan akhirnya mendapatkan keuntungan lebih dari 1,2 juta dolar AS. Dana hasil keuntungan kemudian dialihkan melalui berbagai dompet digital, layanan pertukaran, dan alat privasi sebelum sebagian masuk ke akun lembaga pemrosesan pembayaran di Italia yang didirikan dengan dokumen identitas Spagnuolo. Google menyatakan sedang bekerja sama dengan penyidik dan telah menangguhkan Spagnuolo. Perusahaan menegaskan bahwa penggunaan informasi rahasia untuk perdagangan melanggar kebijakan perusahaan. Kasus ini meningkatkan tekanan regulasi pada Polymarket, yang sebelumnya sudah diblokir oleh negara-negara seperti Spanyol dan Indonesia karena dianggap beroperasi tanpa izin perjudian. Polymarket dilaporkan sedang mendorong proses KYC (Know Your Customer) dan menekankan transparansi serta kerja sama dengan pihak berwenang seperti CFTC. Kasus ini menyoroti tantangan platform pasar prediksi dalam memastikan keadilan dan mencegah perdagangan orang dalam.

Odaily星球日报1j yang lalu

Lihat Jawaban Lebih Dulu Sebelum Serahkan Ujian? Insinyur Google Terjerat Kasus Perdagangan Orang Dalam Polymarket

Odaily星球日报1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片