Crypto On The Menu: US Fastfood Chain Rolls Out Bitcoin Steakburger

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-10-18Terakhir diperbarui pada 2025-10-18

Abstrak

Steak ‘n Shake has rolled out a themed burger tied to its move into crypto payments. According to company materials...

Trusted Editorial content, reviewed by leading industry experts and seasoned editors. Ad Disclosure

Steak ‘n Shake has rolled out a themed burger tied to its move into crypto payments. According to company materials and multiple reports, the limited-edition item arrives with Bitcoin-themed packaging and a suggested price of $7.19. The chain framed the launch as a celebration of its wider push to accept Bitcoin at the counter.

Limited Edition Bitcoin Steakburger

The new burger is being sold as a short run. Packaging is stamped with Bitcoin imagery, and the chain has described supplies as limited. Based on reports, the product was timed to follow the restaurant’s broader payment change that went live earlier this year.

Some outlets note the burger’s pricing and the playful nod to crypto culture, while the rollout itself is being treated as a marketing push as much as a menu update.

Payments Rollout And Cost Claims

According to announcements from the company, Steak ‘n Shake began accepting Bitcoin payments over the Lightning Network on May 16, 2025. The Lightning rails are being used to handle fast, low-fee payments at the point of sale.

The chain’s COO, Dan Edwards, has said that payment processing fees have been cut by about 50% since the change. On the first day of the rollout, the chain claimed it accounted for one in every 500 global Bitcoin transactions processed that day.

Bitcoin is now trading at $103,395. Chart: TradingView

Payments And Sales Impact

Reports have disclosed that the company saw a lift in sales after the payments switch. In Q2 2025, Steak ‘n Shake reported same-store sales growth of nearly 11%, and company spokespeople linked part of that increase to engagement from Bitcoin users.

The move to crypto was presented as both a cost-saving measure and a way to draw a curious customer base. Some of the figures come from the chain’s own public statements and were picked up by several crypto and business outlets.

Not all details about the rollout are clear. It’s still uncertain how many Steak ‘n Shake locations are offering the Bitcoin Steakburger or how long it will stay on the menu. The company has also claimed a 50% cut in payment processing costs since adopting Bitcoin, but full details on how that figure was reached haven’t been shared.

Featured image from Shop4Tesla, chart from TradingView
Editorial Process for bitcoinist is centered on delivering thoroughly researched, accurate, and unbiased content. We uphold strict sourcing standards, and each page undergoes diligent review by our team of top technology experts and seasoned editors. This process ensures the integrity, relevance, and value of our content for our readers.

Christian, a journalist and editor with leadership roles in Philippine and Canadian media, is fueled by his love for writing and cryptocurrency. Off-screen, he's a cook and cinephile who's constantly intrigued by the size of the universe.

Bacaan Terkait

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

NASDAQ berencana memperpanjang jam perdagangan menjadi 23 jam per hari mulai 6 Desember 2026, menutupi sesi malam yang sesuai dengan jam siang di Asia. Perubahan ini bertujuan merebut pesanan dari platform perdagangan malam (ATS), sistem internal broker, dan bursa lain, serta menjadikan pasar AS sebagai tempat utama untuk bereaksi terhadap peristiwa global kapan saja. Data menunjukkan perdagangan malam AS didominasi oleh ETF (seperti SPY, QQQ) dan segelintir saham blue-chip (Tesla, Nvidia, Alibaba), lebih berfokus pada manajemen risiko makro daripada analisis perusahaan individual. Dengan kata lain, NASDAQ ingin mengubah siang hari investor Asia menjadi jam perdagangan AS. Perpanjangan jam membawa tantangan: biaya operasi yang lebih tinggi untuk seluruh infrastruktur keuangan, likuiditas terbatas, dan spread yang lebih lebar di sesi malam. Harga mungkin muncul lebih cepat, tetapi tidak selalu lebih akurat. Inisiatif ini mencerminkan perebutan pesanan dan hak penentuan harga global. Pasar AS, melalui ETF-nya, semakin menjadi tempat penetapan harga awal untuk berbagai aset global, bahkan sebelum pasar domestiknya dibuka. Sementara bursa seperti Hong Kong perlu fokus pada peningkatan kualitas aset dan konektivitas, daripada sekadar meniru perpanjangan jam perdagangan. Intinya, yang diperebutkan bukan sekadar jam operasi yang lebih lama, melainkan siapa yang mendefinisikan harga global berikutnya.

marsbit3j yang lalu

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

marsbit3j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

Pendiri MicroStrategy Michael Saylor menyatakan Bitcoin mengubah cara menyimpan dan mentransfer kekayaan dengan mengubah kelangkaan digital menjadi nilai ekonomi. Ia menjelaskan Bitcoin menggabungkan komputer, jaringan digital, dan kriptografi untuk menciptakan jaringan moneter digital pertama dalam sejarah. Saylor membandingkan Bitcoin dengan emas, menekankan bahwa meningkatkan pasokan Bitcoin lebih sulit, sementara mengintegrasikannya dengan perangkat lunak dan mentransfernya lebih mudah. Ia menyebut mekanisme proof-of-work menghubungkan Bitcoin dengan dunia fisik dengan mengonsumsi energi nyata untuk keamanan ledger, sehingga meningkatkan biaya untuk mengubah transaksi masa lalu. Menurutnya, istilah "energi moneter digital" lebih tepat daripada "emas digital". Bitcoin dideskripsikan bukan hanya sebagai perangkat lunak tetap, tetapi sistem yang dapat beradaptasi terdiri dari penambang, node, pengembang, modal, dan pengguna. Tujuan utamanya adalah menciptakan ledger yang aman dan andal untuk aset digital langka, dengan fungsi kompleks ditinggalkan ke aplikasi lapisan lebih tinggi. Dampak mendalam Bitcoin adalah menciptakan bentuk baru kedaulatan digital di mana individu dapat mengontrol kekuatan ekonomi mereka melalui kunci privat tanpa memerlukan izin. Kepemilikan diverifikasi secara matematis, bukan oleh institusi. Perusahaan, bank, dan aplikasi dapat membangun sistem ekonomi kompleks di atas Bitcoin. Saylor menyimpulkan bahwa kelangkaan fisik membuat emas menjadi uang, dan kelangkaan digital melakukan hal yang sama untuk Bitcoin. Bitcoin lebih dari sekadar alat pembayaran; itu adalah "energi moneter" di era digital. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru4j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

cryptonews.ru4j yang lalu

Trading

Spot
活动图片