Markets shake, but ‘Uptober’ lives on! – Analyst explains why

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2025-10-14Terakhir diperbarui pada 2025-10-15

Key takeaways

Is ‘Uptober’ still on track despite the recent crash?

Key data shows that bullish momentum remains intact after the record liquidation.

What external events are supporting crypto market confidence?

New York City’s crypto office, potential Fed rate cuts, and easing trade tensions are helping.


The recent crash looked like it pummeled ‘Uptober’ to the ground, but it looks like that’s not the case.

With bullish patterns holding strong, key metrics flashing green, and New York City stepping up its crypto game with a major new initiative, the market’s mood is shifting from hopeful to confident.

Markets wobble, but bulls hold the line

The crypto market faced its biggest liquidation event in history last week. Yet surprisingly, it didn’t break.

Market analyst Scott Melker said in an X post,

“After the largest liquidation in crypto history, I expected October to be deep in the red. Somehow, it’s still holding on. Which honestly feels like a small miracle.”

Melker explained that the recent downturn wasn’t driven by fear or market sentiment, as seen during the 2017 and 2021 crashes. Instead, he described it as a “purely structural” shakeout, one that forced the market to pause and reassess risk.

He pointed to several developments that signal growing confidence and long-term commitment to the crypto space. Public companies are continuing to add Bitcoin to their balance sheets, showing institutional conviction. 

Luxembourg has made a historic move within the Eurozone, advancing crypto regulation. The CME is preparing to offer 24/7 crypto trading, reflecting rising demand for constant market access.

At the same time, stablecoin issuers are experiencing rapid growth, U.S. states are exploring ways to buy and hold Bitcoin, and the S&P is working on a dedicated crypto index. 

According to Melker, these are signs that the so-called “smart money” isn’t exiting the market, it’s actively building the infrastructure for the next phase of growth.

And now? The rebound in market cap, rising gold prices, and steady institutional interest indicate that the bulls aren’t backing down just yet.

The stars align

One of the biggest confidence boosts this month came from New York City’s bold move to create the nation’s first Office of Digital Assets and Blockchain under Executive Order 57.

Mayor Eric Adams, often dubbed the “Bitcoin Mayor,” says the initiative is about “embracing the technologies of tomorrow” while expanding financial access.

Serious institutions are leaning into crypto, not away from it.

uptober

Source: nyc.gov

Meanwhile, the scheduled Trump-Xi meeting on trade could ease investor anxiety, and talk of Fed rate cuts is lifting market sentiment. Add in gold’s rally and ongoing “debasement trade” narratives… ‘Uptober’ still has plenty of fuel.

‘Uptober’ is still alive!

October has delivered an average 20% gain for Bitcoin [BTC], and current data shows that optimism may not be misplaced.

Source: CoinGlass

The aggregated Open Interest was steady near $33.7 billion after the massive flush-out, so leverage is rebuilding in a healthier way. Meanwhile, BTC traded around $112K with support forming near the 100-day EMA, at press time.

Source: Coinalyze

Indicators like the RSI showed that Bitcoin wasn’t overheated, leaving room for upside. With historical seasonality on its side and market structure stabilizing, ‘Uptober’ may once again live up to its bullish reputation.

Source: TradingView

Perhaps it’s just taking a slower, steadier route this time.

Share

Bacaan Terkait

Filosofi Investasi Gavin Baker, Investor Awal Nvidia: Long pada Hambatan Infrastruktur AI, Short pada Risiko Pasar Secara Keseluruhan

Fokus Investasi Gavin Baker: Memanfaatkan Hambatan Infrastruktur AI dan Melindungi Risko Pasar Investor awal Nvidia, Gavin Baker, meyakini AI bukan gelembung, melainkan siklus super infrastruktur yang digerakkan oleh listrik, wafer, dan daya komputasi. Dia melihat peluang keuntungan terbesar bukan pada model bahasa besar atau chatbot, tetapi pada "penjual sekop" seperti koneksi GPU, memori, chip inferensi, dan pasokan listrik. Strateginya adalah "long pada hambatan, short pada risiko pasar": dia berkonsentrasi pada aset yang mengatasi hambatan fisik AI (seperti Astera Labs, Micron, Nvidia, Cerebras) sambil melindungi portofolio dengan opsi jual (put) pada indeks QQQ untuk mengantisipasi koreksi pasar luas. Baker berpendapat siklus AI saat ini berbeda dari gelembung dot-com karena didanai oleh perusahaan matang dengan arus kas kuat, bukan utang. Selain itu, pasokan dibatasi secara fisik oleh kapasitas produksi chip (seperti dari TSMC dan ASML) serta jaringan listrik, sehingga mencegah kelebihan pasokan dan membuat pertumbuhan lebih berkelanjutan. Dia mengidentifikasi empat area investasi kunci: model bahasa kecil terspesialisasi, infrastruktur berdaulat yang dapat diterapkan cepat, perusahaan yang meningkatkan kinerja per watt dan menurunkan biaya token, serta solusi energi dan komputasi orbital (seperti SpaceX) untuk mengatasi keterbatasan jaringan listrik.

marsbit17m yang lalu

Filosofi Investasi Gavin Baker, Investor Awal Nvidia: Long pada Hambatan Infrastruktur AI, Short pada Risiko Pasar Secara Keseluruhan

marsbit17m yang lalu

Pemimpin Model Besar Shanghai, Mulai Proses IPO di Bursa A

MiniMax, perusahaan AI model besar terkemuka asal Shanghai, telah mengajukan laporan persiapan penawaran saham perdana (IPO) ke regulator pasar modal China pada 29 Mei, dengan target listing di pasar saham A. Perusahaan ini akan bersaing dengan Zhipu AI untuk menjadi perusahaan model besar pertama yang melantai di A. MiniMax, yang didirikan pada Januari 2022, telah menyelesaikan IPO di Bursa Hong Kong pada Januari tahun ini. Harga sahamnya melonjak lebih dari 400% sejak IPO, dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar HK$2,63 triliun (sekitar RMB 227,5 miliar). Kinerja keuangan yang kuat mendukung kenaikan ini. Pendapatan tahunan berulang (ARR) perusahaan tumbuh lebih dari 100% dalam dua bulan terakhir, diperkirakan melebihi $300 juta. Pada 2025, pendapatan total MiniMax mencapai $79,038 juta, dengan gross margin meningkat menjadi 25,4%. Di sisi produk, MiniMax telah meluncurkan serangkaian model bahasa besar andalan (M2.5, M2.6, M2.7) dan membuka sumber terbuka untuk beberapa model. Produk Agen mereka, Mavis, juga telah ditingkatkan. Perusahaan telah mengumumkan bahwa model generasi berikutnya, MiniMax-M3, akan segera dirilis, dengan klaim peningkatan kecepatan inferensi yang signifikan. Langkah MiniMax ini mencerminkan tren di mana pemain utama model besar China, seperti Zhipu AI, Moonshot AI, Stepfun, dan 01.AI, juga aktif mengejar IPO untuk mengamankan pendanaan guna mendukung investasi komputasi yang besar dan mempercepat jalur komersialisasi.

marsbit1j yang lalu

Pemimpin Model Besar Shanghai, Mulai Proses IPO di Bursa A

marsbit1j yang lalu

CEO Bit Digital: Alasan Saya Masih Menambah Posisi ETH

Sam Tabar, CEO Bit Digital, menjelaskan alasan di balik keputusannya untuk terus membeli lebih banyak Ethereum (ETH). Menurutnya, keputusan ini didasarkan pada analisis data dan keyakinan bahwa harga ETH saat ini tidak mencerminkan nilai sebenarnya. Ia menekankan bahwa pendekatan terhadap ETH sebagai alat tukar atau "uang" seperti Bitcoin adalah keliru, karena Ethereum memilih fokus pada utilitas sebagai lapisan penyelesaian yang dapat diprogram. Tabar menyoroti bahwa nilai Ethereum sudah terwujud dalam praktik, dengan berbagai aplikasi seperti penerbitan stablecoin, tokenisasi obligasi pemerintah AS, dan penyelesaian transaksi agen AI yang berjalan di jaringannya. Ia berpendapat bahwa Ethereum saat ini merupakan satu-satunya platform yang menggabungkan komputasi dan penyelesaian dalam skala besar, yang diperlukan untuk migrasi keuangan institusional ke blockchain. Ia mengakui kritik mengenai fragmentasi ekosistem Ethereum, tetapi meyakini bahwa katalis utama untuk apresiasi harga akan datang dari permintaan institusional, bukan dari narasi pasar ritel. Momentum ini akan bergerak seiring dengan kesiapan kerangka peraturan dan infrastruktur yang sesuai. Alasan utama Tabar membeli dan memegang ETH adalah karena aset ini menghasilkan pendapatan (misalnya, melalui staking dengan margin kotor 94,7% di kuartal pertama), mengamankan platform kontrak pintar terkemuka dunia yang menangani triliunan dolar, dan dinilai terlalu murah dibandingkan nilai infrastruktur yang didukungnya. Ia tidak perlu ETH menjadi mata uang cadangan dunia; cukup dengan perannya saat ini, ETH sudah layak dipegang.

marsbit2j yang lalu

CEO Bit Digital: Alasan Saya Masih Menambah Posisi ETH

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片