Trump’s China warning triggers $700M crypto liquidation!

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2025-10-10Terakhir diperbarui pada 2025-10-10

Key Takeaways

Why did crypto markets crash?

Trump’s warning about China’s export controls and possible tariff hikes reignited trade war fears.

How severe was the fallout?

Over $700 million in crypto positions were liquidated within hours, led by Bitcoin and Ethereum as funding rates turned defensive.


Crypto markets reeled on Friday, 10 October, after U.S. President Donald Trump accused China of issuing hostile letters to several nations. The letter, according to Trump, threatened new export controls on rare earth materials, a move that he said could “clog markets” worldwide.

A sudden shock from Trump’s post

In a lengthy post on Truth Social, Trump warned that the U.S. would respond with “massive tariff increases” and “financial countermeasures,” The message rattled global markets and sent risk assets tumbling within hours.

The post immediately revived memories of the “Liberation Day” tariff war earlier this year, when Trump imposed sweeping tariffs.

That move triggered a rapid escalation, with Beijing retaliating with tariffs as high as 34%, and later tightening exports of rare earths critical to global supply chains.

Friday’s remarks signaled that the conflict may be reigniting. Trump said the U.S. could introduce “massive tariff increases” and other countermeasures, echoing the April escalation that rattled markets across Asia and the U.S.

$700 million in liquidations rock the market

Data from Coinglass showed over $700 million in crypto liquidations in the past 24 hours. Long positions bore the brunt of the losses, totaling $609 million, as Bitcoin and Ethereum led the declines.

Crypto market liquidationCrypto market liquidation

Source: Coinglass

Bitcoin briefly dipped below $119,000, losing nearly 3% on the day, while Ethereum dropped 5.8% to around $4,100. Funding rates tightened across major exchanges, indicating traders were scaling back leverage amid the uncertainty.

Bitcoin daily timeframe price trendBitcoin daily timeframe price trend

Source: TradingView

Bitcoin’s RSI hovered near 52, signaling fading bullish momentum after failing to sustain above the $123,000 resistance level. Ethereum’s RSI fell to 41, reflecting stronger downside pressure as selling volume intensified.

Why Trump’s post hit crypto

Trump’s statement reignited fears of a renewed U.S.–China trade war, which has historically fueled global risk aversion. His reference to “monopoly positions” and “financial countermeasures” suggested further disruptions to supply chains and inflation-sensitive industries.

Risk assets, including crypto, moved sharply lower in response. The rapid cascade of liquidations showed that leveraged traders were caught off guard by the abrupt shift in tone from Washington.

What’s next

With Beijing yet to respond officially, traders are bracing for further volatility through the weekend. If China issues a counterstatement or the U.S. formalizes new tariff measures, crypto markets could see additional downside pressure.

Bitcoin’s next major support lies near $115,000, with resistance at $123,000. Ethereum’s key support is around $4,000, while overhead resistance remains near $4,400.

Share

Bacaan Terkait

Flowra Luncurkan Lelang Orderflow Terbuka untuk Pembangunan Blok Solana

Ekosistem Solana mengalami perubahan besar dalam infrastrukturnya. Flowra, sebuah perusahaan infrastruktur blockchain, telah meluncurkan sistem pembangun blok baru untuk Solana bernama Open Orderflow Auction (OOA). Sistem ini dirancang untuk menciptakan persaingan yang lebih sehat dalam penyusunan urutan transaksi dan memberikan validator porsi lebih besar dari nilai yang dihasilkan oleh MEV (Maximal Extractable Value). Saat ini, sebagian besar pasar MEV dan pengurutan transaksi Solana masih terpusat, dengan banyak validator bergantung pada saluran orderflow tertutup. Sistem lelang terbuka Flowra mengubah hal ini dengan memungkinkan pencari transaksi terdaftar bersaing secara terbuka untuk memasukkan transaksi ke dalam blok. Pendekatan ini diklaim dapat meningkatkan penemuan harga dan memberi validator lebih banyak peluang untuk mendapatkan pendapatan dari permintaan ruang blok Solana. Hasil pengujian awal menunjukkan peningkatan kinerja, di mana satu validator yang menggunakan Flowra mengalami peningkatan unit komputasi per blok sebesar 20,6%. Sistem ini juga dilaporkan menghasilkan biaya blok yang lebih tinggi, produksi blok penuh, dan uptime mesin blok 99,999%. Selain lelang, Flowra memperkenalkan Programmable Block Policy yang memberi validator kendali lebih atas transaksi mana yang dimasukkan ke dalam blok mereka, berguna untuk mematuhi persyaratan regulasi. Flowra juga berkolaborasi dengan penyedia infrastruktur kepatuhan Honeypot untuk menyaring sanksi dan risiko pada lapisan pembangunan blok ini. Flowra, yang terinspirasi dari pasar pembangun blok kompetitif Ethereum, percaya model serupa dapat berjalan di Solana berkat throughput transaksi tinggi dan latensi rendahnya. Sistem OOA kini tersedia bagi validator dan pencari di ekosistem Solana, dengan proses penerapan bertahap sedang berlangsung.

TheNewsCrypto1j yang lalu

Flowra Luncurkan Lelang Orderflow Terbuka untuk Pembangunan Blok Solana

TheNewsCrypto1j yang lalu

Semikonduktor Masuki Gelombang Kenaikan Harga Baru, STMicroelectronics, Maxscend, dll. Gencar Lakukan Penyesuaian Harga

Industri semikonduktor kembali mengalami siklus kenaikan harga, didorong oleh kombinasi tekanan permintaan dan biaya. Memasuki Agustus, beberapa perusahaan semikonduktor terkemuka, termasuk STMicroelectronics (STM), Analog Devices, Inc. (ADI), dan perusahaan domestik China Zhuosheng Microelectronics, telah mengeluarkan pemberitahuan resmi tentang penyesuaian harga untuk paruh kedua tahun ini. STM, pemasok global utama untuk semikonduktor daya dan MCU, akan menaikkan harga mulai 23 Agustus, menandai penyesuaian ketiga pada tahun 2026. Perusahaan menyebutkan peningkatan permintaan yang berkelanjutan di berbagai industri serta kenaikan biaya di seluruh rantai pasokan, termasuk transportasi, energi, bahan baku, dan manufaktur, sebagai alasan utama. Analog Devices, Inc. (ADI), pemimpin dalam chip pemrosesan sinyal analog, akan menerapkan kenaikan harga untuk semua produknya mulai 13 September 2026, menyusul kenaikan sebelumnya pada Februari. ADI mengutip pertumbuhan permintaan yang kuat dan tekanan biaya operasional yang signifikan. Di pasar domestik China, Zhuosheng Microelectronics, produsen terkemuka chip RF front-end, akan menaikkan harga untuk seluruh produk RF-nya mulai 1 September. Perusahaan menyoroti kenaikan berkelanjutan dalam biaya bahan baku (seperti wafer silikon, logam, bahan kemasan) dan tekanan kapasitas di foundry dan pengujian & pengepakan, diperparah oleh ledakan permintaan untuk daya komputasi AI. Siklus kenaikan harga saat ini tampaknya berfokus pada sirkuit terintegrasi (IC) dengan teknologi node matang, seperti analog, daya, RF, dan MCU. Hal ini sebagian didorong oleh permintaan AI yang tidak hanya mengonsumsi kapasitas node canggih tetapi juga membanjiri kapasitas wafer matang (misalnya, 8 inci), sehingga mengurangi ketersediaan untuk kategori lain. Pola ini berbeda dengan gelombang kenaikan harga semester pertama tahun 2026, yang dipimpin oleh chip memori seperti HBM dan DRAM server. Analis menunjukkan bahwa siklus ekspansi untuk semikonduktor analog dan daya biasanya memakan waktu 18-24 bulan, sehingga pasokan baru sulit mengimbangi permintaan tambahan dari industri dan AI dalam waktu dekat. Hal ini dapat mempertahankan ketahanan harga untuk sementara waktu. Namun, daya tahan biaya dari perusahaan manufaktur hilir memiliki batas, yang pada akhirnya dapat membatasi ruang lebih lanjut untuk kenaikan harga signifikan oleh produsen chip melalui strategi seperti penggantian komponen atau penyesuaian persediaan. Sementara harga untuk chip analog, RF, dan daya cenderung tetap kuat dalam jangka pendek, tren pasar tidak sepenuhnya satu arah. Faktor seperti toleransi biaya hilir dan fluktuasi permintaan makroglobal akan menjadi variabel kunci yang memengaruhi arah harga semikonduktor selanjutnya.

marsbit1j yang lalu

Semikonduktor Masuki Gelombang Kenaikan Harga Baru, STMicroelectronics, Maxscend, dll. Gencar Lakukan Penyesuaian Harga

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片