Топ-менеджер Сбербанка рассказал об объемах криптонакоплений у россиян

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-09-09Terakhir diperbarui pada 2025-10-10

Суммарный объем накопленных россиянами и российскими компаниями цифровых активов может достигать $40 млрд, предположил первый заместитель председателя правления Сбербанка Александр Ведяхин.

Первый зампред крупнейшего российского банка сообщил, что эксперты Сбера фиксируют высокий спрос инвесторов на криптовалюты. По оценке этого госбанка, количество жителей страны, пользующихся криптовалютами, может достигать 10 млн человек.

«Криптовалюты популярны у россиян. По нашим подсчетам, суммарный объем цифровых активов у населения и компаний можно оценить в не менее $40 млрд. Если смотреть мировые обороты, то они уже составляют триллионы долларов в месяц. Считаю, что участники рынка готовы активно заходить на этот рынок», — сказал Ведяхин.

Сбер предложил властям разрешить операции с криптовалютами не только «суперквалифицированным инвесторам».

«Мое предложение — просто двигаться быстро и расширить действие экспериментально-правового режима до квалифицированных инвесторов в их нынешней градации», — сказал Ведяхин.

Председатель Наблюдательного совета «Московской биржи» Сергей Швецов поддержал госбанкира, назвав самым быстрым и простым способом широкомасштабного запуска операций с криптовалютами на российском рынке признание их биржевым товаром.

«Я считаю, что быстро в нашей правовой конструкции — это признать биткоин биржевым товаром. У нас есть все лицензии, у нас есть все регулирование. Не надо принимать такие законы, которые ставят миллионы человек в нелегальное положение. Наша задача — снизить риски, а не покрасить людей в черный цвет», — сказал Швецов.

Ранее первый зампредседателя Банка России Владимир Чистюхин заявил, что российские коммерческие банки могут получить разрешение властей на работу с криптовалютами при соблюдении строгих ограничений по размеру капитала и нормативам резервирования средств.

Bacaan Terkait

Tim Dekorasi Bikin 'Karya Abstrak' dengan Tangan Mereka Sendiri, 'Niu Lai', Meme Coin Bernama Sama Tembus 3.000 Kali Lipat dalam 3 Hari

Animasi "Niu Lai" (牛来), film buatan studio yang awalnya adalah perusahaan dekorasi, menjadi sensasi viral karena animasi yang kasar, alur cerita abstrak, dan kinerja box office yang awalnya sangat rendah. Dirilis pada 5 Agustus, film ini hanya meraup 7.000 yuan dalam 9 hari pertama. Namun, justru ke"abstrak"-annya menarik perhatian luas, memicu gelombang diskusi daring dan "wisata menonton", serta mendorong penjualan tiket hingga melampaui 2,5 juta yuan. Di balik layar, film ini dikerjakan oleh tim kecil dan diproduksi oleh perusahaan yang sebelumnya bergerak di bidang dekorasi, menambah narasi unik tentang perjuangan kreatif. Pihak berwenang mengklarifikasi bahwa proses sensor film ("dragon seal") lebih berfokus pada kepatuhan konten daripada kualitas teknis. Fenomena "Niu Lai" melampaui filmnya sendiri, berkembang menjadi meme budaya yang kuat. Konsepnya mencerminkan kerinduan publik akan pasar saham yang bullish ("bull market") dan menjadi simbol perlawanan terhadap produksi film mainstream yang terlalu halus. Komunitas crypto merespons dengan meluncurkan token meme "Niu Lai", yang meledak 3000 kali lipat hanya dalam 3 hari, mencapai kapitalisasi pasar mendekati $30 juta. Kekuatan meme ini menunjukkan bagaimana konten sederhana dapat berubah menjadi fenomena sosial dan finansial yang signifikan di era ekonomi perhatian.

Odaily星球日报18m yang lalu

Tim Dekorasi Bikin 'Karya Abstrak' dengan Tangan Mereka Sendiri, 'Niu Lai', Meme Coin Bernama Sama Tembus 3.000 Kali Lipat dalam 3 Hari

Odaily星球日报18m yang lalu

Lima Tahun Investasi Terhenti, Mengapa Ethereum Tiba-tiba Meninggalkan Poseidon?

Pada 13 Agustus, peneliti Ethereum Justin Drake mengumumkan keputusan Ethereum Foundation untuk meninggalkan algoritma hash ramah-SNARK, Poseidon, di lapisan L1 dan beralih ke fungsi hash tradisional seperti SHA2 atau BLAKE2. Keputusan ini menandai perubahan signifikan dalam peta jalan kriptografi pasca-kuantum setelah delapan tahun penelitian dan investasi puluhan juta dolar. Poseidon, yang diluncurkan pada 2019, sebelumnya dianggap ideal untuk aplikasi seperti zkRollup dan zkVM karena efisiensinya dalam sirkuit SNARK. Namun, ketika keamanan pasca-kuantum menjadi persyaratan mutlak, keterbatasan Poseidon mulai terlihat. Perkembangan terbaru dalam desain SNARK, khususnya penggunaan bidang biner (binary field), kini memungkinkan fungsi hash tradisional bekerja seefisien Poseidon dalam sistem bukti nol-pengetahuan, dengan verifikasi mencapai sekitar 1 juta panggilan hash per detik di laptop. Alasan utama pergantian ini adalah percepatan ancaman kuantum. Laporan "The Quantum Threat to Blockchains - 2026" memperingatkan bahwa komputer kuantum dapat membahayakan aset blockchain triliunan dolar pada awal 2030-an. Selain itu, kemajuan AI dalam analisis kriptografi telah melemahkan beberapa skema pasca-kuantum berbasis kisi (lattice) dan isogeni, mendorong Ethereum bertaruh pada skema berbasis hash yang dianggap lebih tahan. Ethereum merencanakan peluncuran leanVM produksi pada 2027, diikuti penyebaran di lapisan konsensus, data, dan eksekusi pada 2028. LeanVM adalah mesin virtual bukti nol-pengetahuan minimalis inti untuk agregasi tanda tangan pasca-kuantum. Sementara itu, blockchain lain seperti Solana telah memilih skema tanda tangan pasca-kuantum Falcon yang distandardisasi NIST, sedangkan Starknet berencana mengadopsi BLAKE2. Dengan beralih ke SHA2/BLAKE2, Ethereum memilih primitif kriptografi yang lebih matang dan teruji secara luas untuk era pasca-kuantum, mengutamakan keamanan jangka panjang daripada efisiensi khusus SNARK.

marsbit4j yang lalu

Lima Tahun Investasi Terhenti, Mengapa Ethereum Tiba-tiba Meninggalkan Poseidon?

marsbit4j yang lalu

Trading

Spot
活动图片