Микаэль ван де Поппе: эра 4-летнего цикла криптовалютного рынка завершена

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-09-13Terakhir diperbarui pada 2025-09-25

Известный аналитик Микаэль ван де Поппе заявил, что традиционный 4-летний цикл больше не работает. По его словам, впереди криптовалютный рынок ждет крупнейший буллран альткоинов в истории. Эксперт советует инвесторам держать свои цифровые активы, накапливать их и проявлять терпение, так как именно сейчас формируются условия для долгосрочного роста.

По мнению ван де Поппе, курс биткоин (BTC) после недавнего скачка демонстрирует слабость и может немного снизиться. Эксперт считает, что текущая коррекция подходит к концу и вскоре рынок перейдет в фазу устойчивого роста. Для эфира (ETH) аналитик допускает еще около 5% снижения, после чего альткоин перейдет к росту.

Отдельное внимание ван де Поппе уделяет фазе накопления. Он подчеркнул, что именно сейчас многие альткоины находятся в «привлекательных зонах для покупки». В качестве примера он назвал Algorand (ALGO). Данный проект активно развивает сеть, формирует новые партнерства и предлагает пользователям возможности для получения наград через платформу Algoland.

Кроме того, аналитик рассказал о проекте Tashi, который входит в портфель его венчурного фонда MN Capital. По словам трейдера, команда более года готовила сотрудничество, и запуск токена уже близок. Проект занимается разработкой инфраструктуры для DePIN-решений, включая серверлесс-гейминг, робототехнику и IoT. Участники могут присоединиться к экосистеме через программу Missions, которая завершает 1-й сезон.

Ван де Поппе подчеркивает, что текущая стадия рынка — это уникальная возможность для инвесторов. Он уверен: альткоины находятся на старте самого масштабного бычьего тренда за всю историю. Поэтому, по его мнению, главная стратегия сейчас — не спекулировать на краткосрочных движениях, а сохранять позиции.

Bacaan Terkait

Robert Kiyosaki Menceritakan Ramalan Mentornya tentang Kemunculan Bitcoin dan AI

Pengusaha dan penulis "Rich Dad Poor Dad" Robert Kiyosaki membagikan pengaruh mentor Richard Buckminster Fuller terhadap pandangan dunianya. Kiyosaki menghubungkan prediksi teknologi Fuller puluhan tahun lalu dengan kemunculan Bitcoin dan perkembangan kecerdasan buatan (AI). Ia mengutip Fuller yang disebutnya meramalkan perubahan besar seperti Bitcoin dan bangkitnya AI. Dalam tulisannya, Kiyosaki lebih menekankan ajaran Fuller tentang tujuan hidup. Ia mengutip perkataan Fuller bahwa manusia "milik alam semesta" dan menemukan tujuan sejati dengan "mendedikasikan hidup untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi orang lain." Kiyosaki mengaku butuh waktu untuk memahami pesan ini, yang akhirnya mendorongnya beralih dari karier di bisnis musik (bekerja untuk band seperti The Police dan Iron Maiden) menciptakan permainan finansial Cashflow dan menulis buku larisnya. Kiyosaki juga mengulangi keyakinannya pada aset kripto. Ia dikenal sebagai pendukung Bitcoin dan Ethereum, yang dilihatnya sebagai pelindung kekayaan dari masalah sistem keuangan tradisional. Dia mengaku membeli Bitcoin saat investor lain panik. Prediksinya termasuk potensi keruntuhan pasar besar pada 2026, yang bisa menjadi peluang bagi investor yang siap dengan aset seperti Bitcoin, Ethereum, emas, dan perak. Dia pernah memprediksi Bitcoin bisa mencapai $750.000 dan Ethereum $95.000 di masa depan.

cryptonews.ru1j yang lalu

Robert Kiyosaki Menceritakan Ramalan Mentornya tentang Kemunculan Bitcoin dan AI

cryptonews.ru1j yang lalu

CEO Etherealize Sebut Blockchain Tertutup Wall Street sebagai 'Perlombaan ke Bawah'

Pendiri dan CEO Etherealize, Vivek Raman, mengkritik minat Wall Street yang tumbuh terhadap blockchain tertutup atau *permissioned*. Dalam wawancara dengan CoinDesk, Raman menyatakan bahwa jaringan konsorsium semacam itu memecah likuiditas dan mengembalikan industri ke sistem terisolasi, yang justru ingin dihapus oleh teknologi blockchain. Gelombang baru proyek semacam ini disebutnya sebagai "perlombaan ke dasar". Menurut Raman, sirkuit tertutup tidak saling berinteraksi dan merusak dua keunggulan kunci teknologi blockchain: interoperabilitas sistem dan konsentrasi likuiditas. Etherealize mempromosikan Ethereum sebagai lapisan dasar terbuka untuk pelaku institusional. Raman bersikeras bahwa privasi dan pembatasan akses seharusnya dibangun di atas infrastruktur publik — pada tingkat aplikasi atau solusi Lapisan-2 — bukan dengan membuat banyak jaringan tertutup terpisah. Dia membandingkan Ethereum dengan HTTP sebagai fondasi, sedangkan lapisan tambahan dengan akses terbatas dan privasi seperti HTTPS. Contoh dari gelombang terbaru solusi "tertutup" ini adalah Canton Network dari Digital Asset, proyek Arc dari Circle, dan Tempo dari Stripe. Raman menyebut fenomena ini sebagai "rantai konsorsium 2.0," dan mengingatkan pada inisiatif antarbank R3 dan ekosistem perusahaan Hyperledger yang tidak berkembang, yang banyak dipromosikan sejak 2016. Raman menegaskan keyakinannya bahwa infrastruktur global dan terbuka (*permissionless*) diperlukan sebagai lapisan dasar. Dia juga mengingatkan bahwa pada Juni, dia menyatakan lembaga keuangan tradisional telah mulai mengadopsi solusi berbasis Ethereum ke dalam proses bisnis nyata.

cryptonews.ru1j yang lalu

CEO Etherealize Sebut Blockchain Tertutup Wall Street sebagai 'Perlombaan ke Bawah'

cryptonews.ru1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片