Sony, Samsung Bet on ‘Branded’ Stablecoins with Bastion Funding

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-09-24Terakhir diperbarui pada 2025-09-24

Bastion, a New York-based provider of stablecoin infrastructure, announced on September 24 that it raised $14.6 million in a strategic financing round. 

The new funding brings its total capital raised to more than $40 million. Participants included Coinbase Ventures, Sony Innovation Fund, Samsung Next, a16z crypto, and Hashed.

Bastion operates a “Stablecoin-as-a-Service” model, enabling companies to issue their own digital dollars while complying with regulatory standards. The firm is licensed as a company under the New York Department of Financial Services (NYDFS), a designation that provides compliance assurances for enterprises exploring digital asset tools.

Nassim Eddequiouaq, Co-Founder and CEO of Bastion said, “The evolution of our financial system will continue to accelerate as digital assets and stablecoin adoption proliferates, and Bastion is positioned to help businesses build world-changing financial products.”

The participation of Sony and Samsung differs from usual traditional players of the sector, such as Coinbase Ventures and a16z crypto. While these firms have long backed blockchain infrastructure, the involvement of consumer electronics and entertainment companies highlights how stablecoins may be used in mainstream commerce and loyalty programs..

Matt Higginson, analyst at McKinsey, note that branded stablecoins could support use cases such as frictionless payments in gaming ecosystems or tailored rewards programs. For example, a company-specific token could streamline digital purchases or integrate into cross-border services. The global stablecoin market has already expanded in recent years, creating room for experiments by non-crypto brands.

While the funding round itself was modest compared to larger crypto raises, the range of investors points to stablecoins evolving from trading instruments into consumer-facing payment and loyalty solutions. As corporations test branded digital dollars, the competition may shift from crypto protocols to multinational brands vying for customer engagement.

Also read: PayPal Expands PYUSD Stablecoin to More Blockchains via LayerZero


Mobile Only Image

Bacaan Terkait

Baru Saja, Pertandingan Tenis Manusia vs Robot Pertama di Dunia Dimulai, Robot Selamatkan Bola Ekstrem Membuat Zheng Jie Terpukau

Baru saja, pertandingan tenis manusia vs robot pertama di dunia dimulai. Dalam acara pembukaan World Humanoid Robot Olympics kedua yang disiarkan secara global, robot humanoid asal Tiongkok, "Xingzai" dari Galaxy General, bertanding melawan juara tenis manusia, Zheng Jie. Pertandingan ini menampilkan duel ganda campuran manusia-robot dan tunggal. Robot tersebut menunjukkan kemampuan luar biasa: bergerak lincah, mengembalikan pukulan forehand dan backhand, serta beradaptasi dengan taktik Zheng Jie seperti moonball dan pukulan slice. Meski sempat terjatuh, robot itu mampu bangkit dengan cepat sendiri. Ia bahkan melakukan penyelamatan spektakuler dengan langkah besar, memukau penonton. Kecepatan servenya mencapai lebih dari 100 km/jam, dengan waktu reaksi hanya sepersekian detik. Pertandingan ini bukan sekadar demonstrasi keterampilan, melainkan tes tekanan ekstrem untuk *embodied AI* (kecerdasan berwujud). Tenis menuntut integrasi real-time dari persepsi, pengambilan keputusan, kendali gerak seluruh tubuh, dan strategi melawan lawan hidup dalam lingkungan fisik yang dinamis—jauh lebih kompleks daripada permainan papan seperti Go yang dimainkan AlphaGo. Kunci keberhasilan ini adalah model AI terpadu "Galaxy Star Brain" (AstraBrain). Berbeda dengan arsitektur tradisional yang memisahkan "otak" (perencanaan) dan "otak kecil" (kendali gerak), AstraBrain menggabungkan keduanya dalam satu model, menghilangkan penundaan dan kehilangan informasi. Model ini dilatih melalui dua tahap: pertama, belajar pola gerak dasar dari data manusia yang tidak sempurna; kedua, melalui evolusi dan pertandingan melawan agen AI lain di lingkungan simulasi virtual jutaan kali. Di sinilah keterampilan seperti menyelamatkan bola atau bangkit setelah jatuh "muncul" dengan sendirinya. Momen "AstraTennis" ini menandai tonggak sejarah: AI tidak hanya berpikir, tetapi sekarang bertindak dan berinteraksi dalam dunia fisik dengan ketangkasan dan ketahanan yang menakjubkan, menunjukkan kekuatan inovasi Tiongkok di era baru kolaborasi manusia dan mesin.

marsbit3j yang lalu

Baru Saja, Pertandingan Tenis Manusia vs Robot Pertama di Dunia Dimulai, Robot Selamatkan Bola Ekstrem Membuat Zheng Jie Terpukau

marsbit3j yang lalu

Trading

Spot
活动图片