Coinbase Sets Sights on Becoming a ‘Financial Super App’ – Best Wallet Offers a Non-Custodial Alternative

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-09-22Terakhir diperbarui pada 2025-09-22

Abstrak

Coinbase’s CEO, Brian Armstrong, has high hopes for the company being more than just a crypto exchange and evolving into...

Trusted Editorial content, reviewed by leading industry experts and seasoned editors. Ad Disclosure

Coinbase’s CEO, Brian Armstrong, has high hopes for the company being more than just a crypto exchange and evolving into a fully-fledged ‘financial super app.’

Best Wallet also aims for the same goal, but through a secure non-custodial wallet built as an all-in-one hub for digital assets.

Coinbase Strives to ‘Replace the Legacy Banks,’ Says CEO

In a recent interview with Fox Business, Armstrong spoke about how Coinbase aims to ‘be a super app and provide financial services’ to become ‘people’s primary account.’

The CEO stressed that the company’s ultimate goal is to replace many of the functions of legacy banks, but in a faster, cheaper, and more modern way – ‘whether it’s trading, rewards, or staking.’

Additionally, he mentioned how outdated financial infrastructure creates friction for payments.

‘Today, merchants are paying these fees to swipe a credit card, with lots of data floating over the internet. That should be opposed to it – it’s one example of many things that can update the financial system, and we are pushing on that frontier.’

— Brian Armstrong, CEO, Coinbase.

He foresees Coinbase directly challenging banks while modernizing money for a crypto-native era. But Coinbase isn’t the only player chasing the super crypto app vision; Best Wallet pursues the same goal, but through a different lens.

Best Wallet’s All-in-One Crypto Hub Raises $16M+

Best Wallet is a secure, non-custodial crypto wallet available on Google Play and iOS.

Unlike Coinbase (which is custodial), however, Best Wallet gives you full control over your private keys. Doing so keeps assets safe from hacks and centralized risks.

Also on the security front, it leverages 2FA, local encryption, biometrics, and cloud backups – each of which minimizes the risk of losing access to your crypto.

Best Wallet security features.

And there’s much more to the wallet than its safeguarding measures. Best Wallet enables you to buy, sell, swap, and manage over 1K digital assets.

Whether you’re interested in stablecoins like $USDT or $USDC, top cryptos like $BTC and $ETH, or meme coins like $DOGE and $PEPE, Best Wallet has tons of assets to cater to all traders’ tastes.

When swapping assets, Best Wallet ensures you get the most competitive rates by scanning 330+ DEXs and 30 bridges.

What’s more, it has a built-in launchpad so that you can access the next crypto to explode hassle-free.

Pushing the app closer to becoming a super app is its many upcoming features: Best Card (an upcoming crypto card), an NFT gallery, analytics tools, and a rewards hub.

The roadmap for the Best Wallet app.

But for the app’s full suite of benefits, you’ll want to scoop up some $BEST. You’ll then be able to enjoy even more perks, like lower gas fees, governance rewards, and staking rewards (currently at an 83% APY).

Whales are notably already noticing the token’s benefits, three of whom have invested $70.2K, $50.9K, and $49.5K into the project. Together, they’ve helped the project raise over $16M on presale.

You, too, can contribute to the presale. This would help bring the app to greater heights; 25% of $BEST’s total token supply is set aside for product development.

Right now you can buy $BEST on presale for as little as $0.025675. If it continues to launch the new developments promised on its roadmap, $BEST has the potential to hit $0.62 in 2026. This means that buying in now might generate an ROI exceeding 2,300% next year.

For more information, check out our Best Wallet review. Then head to the official $BEST presale website to invest today.

As always, be sure to do your own research before making any investment. This article is not financial advice.

Authored by Leah Waters, Bitcoinist — https://bitcoinist.com/coinbase-and-best-wallet-super-app-ambitions

Editorial Process for bitcoinist is centered on delivering thoroughly researched, accurate, and unbiased content. We uphold strict sourcing standards, and each page undergoes diligent review by our team of top technology experts and seasoned editors. This process ensures the integrity, relevance, and value of our content for our readers.

Leah is a British journalist with a BA in Journalism, Media, and Communications and nearly a decade of content writing experience. Over the last four years, her focus has primarily been on Web3 technologies, driven by her genuine enthusiasm for decentralization and the latest technological advancements. She has contributed to leading crypto and NFT publications – Cointelegraph, Coinbound, Crypto News, NFT Plazas, Bitcolumnist, Techreport, and NFT Lately – which has elevated her to a senior role in crypto journalism. Whether crafting breaking news or in-depth reviews, she strives to engage her readers with the latest insights and information. Her articles often span the hottest cryptos, exchanges, and evolving regulations. As part of her ploy to attract crypto newbies into Web3, she explains even the most complex topics in an easily understandable and engaging way. Further underscoring her dynamic journalism background, she has written for various sectors, including software testing (TEST Magazine), travel (Travel Off Path), and music (Mixmag). When she's not deep into a crypto rabbit hole, she's probably island-hopping (with the Galapagos and Hainan being her go-to's). Or perhaps sketching chalk pencil drawings while listening to the Pixies, her all-time favorite band.

Bacaan Terkait

Kelompok Katolik dan Penegak Hukum Peringatkan UU CLARITY Dapat Melemahkan Pengamanan Kejahatan Kripto

Sebuah koalisi yang terdiri dari pemimpin Katolik, kelompok yang sejalan dengan penegak hukum, dan advokat anti-penjualan manusia memperingatkan bahwa RUU CLARITY Act berpotensi melemahkan pengamanan yang digunakan untuk memerangi kejahatan yang dimungkinkan oleh crypto. Kritik ini berfokus pada ketentuan yang akan melindungi pengembang perangkat lunak non-kustodial agar tidak diperlakukan seperti penyedia pengiriman uang. Perdebatan ini menyentuh salah satu pertanyaan tersulit dalam regulasi crypto: bagaimana membedakan perangkat lunak netral dari perantara keuangan. Para pendukung crypto berargumen bahwa pengembang yang menerbitkan kode non-kustodial tidak boleh diregulasi seperti bursa atau prosesor pembayaran. Sementara para pengkritik khawatir pengecualian yang terlalu luas dapat menyulitkan pelacakan keuangan ilegal. Perangkat lunak non-kustodial adalah inti dari DeFi. Arsitektur ini menciptakan tantangan penegakan hukum ketika aktor jahat menggunakan alat yang sama. Meski RUU CLARITY Act bertujuan menciptakan aturan struktur pasar yang lebih jelas, penentangan ini menunjukkan bahwa perdebatan kebijakan juga menyangkut isu seperti perdagangan manusia, pengelakan sanksi, dan visibilitas bagi penegak hukum. Tekanan ini tidak berarti RUU tersebut mati, tetapi mungkin membutuhkan amandemen, perlindungan yang lebih sempit, atau persyaratan pelaporan tambahan untuk mengatasi kekhawatiran tentang celah bagi keuangan ilegal. Bagi perusahaan crypto, aturan yang lebih jelas dapat membuka investasi, namun jika RUU ini dianggap melemahkan pencegahan kejahatan, jalur politisnya bisa menjadi lebih sulit.

bitcoinist1j yang lalu

Kelompok Katolik dan Penegak Hukum Peringatkan UU CLARITY Dapat Melemahkan Pengamanan Kejahatan Kripto

bitcoinist1j yang lalu

Rincian Kasus Penipuan Parah yang Melanda Unicorn Kripto Blockstream

**Rangkuman: Tuduhan Penipuan dan Pertanyaan Seputar Blockstream** Tahun ini, Blockstream, perusahaan kripto yang didirikan oleh perintis Bitcoin Adam Back, menjadi sorotan. Awalnya, karena investasi Jeffrey Epstein pada 2014 dan spekulasi bahwa Back bisa jadi Satoshi Nakamoto. Namun, kontroversi utama muncul dari laporan investigasi oleh akun NatInfoSec yang menuduh skema obligasi penambangan Bitcoin Blockstream (BMN) berpotensi penipuan mirip Ponzi. **Titik Tuduhan Utama:** 1. **Kapasitas dan Pembayaran yang Dipertanyakan:** NatInfoSec menyatakan untuk memenuhi kewajiban BMN, Blockstream membutuhkan daya komputasi (hashrate) 20-45 EH/s, tetapi dashboard perusahaan hanya menunjukkan 15 EH/s. Tidak ada bukti publik yang memadai (data listrik, impor perangkat keras, atribusi pool penambangan) untuk mendukung skala yang diklaim. Klausul dalam kontrak BMN juga memungkinkan Blockstream membayar dengan Bitcoin dari sumber mana pun, mempertanyakan asal hasil yang dibayarkan kepada investor. 2. **Imbal Hasil Tinggi yang Mencurigakan:** Obligasi BMN menawarkan imbal hasil tetap hingga sekitar 20% per tahun, angka yang sulit dipertahankan di industri penambangan Bitcoin yang sangat fluktuatif. Beberapa penawaran juga diklaim melibatkan perpanjangan pokok ke obligasi baru dengan imbal lebih tinggi. 3. **Masalah Pengungkapan dan Masa Lalu Eksekutif:** Christopher William Cook, figur kunci di divisi penambangan Blockstream dan CEO Exacore (entitas operasional terkait), memiliki catatan kriminal. Ia dihukum pada 2008 karena penipuan surat (mail fraud) dan menjalani hukuman penjara. Informasi ini tidak diungkapkan dalam dokumen penawaran BMN. Materi pemasaran juga diduga membesar-besarkan keterkaitan Cook dengan NASA. 4. **Keterkaitan dengan BSTR dan SPAC:** NatInfoSec mempertanyakan apakah potensi liabilitas BMN dan latar belakang Cook telah diungkapkan dengan benar dalam proses persiapan IPO perusahaan terkait Bitcoin, Bitcoin Standard Treasury Company (BSTR), yang melibatkan Adam Back. **Tanggapan dan Debat Komunitas:** BitMEX Research menganalisis tuduhan tersebut, mengakui kemungkinan catatan kriminal Cook dan kekhawatiran atas imbal hasil tinggi. Namun, mereka berpendapat bahwa beberapa tuduhan kurang bukti atau menyesatkan, menekankan pemisahan struktur hukum antara BMN, Blockstream, dan BSTR. Perdebatan di komunitas berfokus pada **kemampuan untuk memverifikasi** hashrate dan hasil penambangan yang sebenarnya yang mendasari BMN. Para pendukung seperti Samson Mow membela operasi penambangan Blockstream, sementara para pengkritik meminta bukti verifikasi independen yang jelas. **Pertanyaan yang Belum Terjawab untuk BMN:** Kontroversi ini menyisakan beberapa pertanyaan kunci tentang BMN: skala sebenarnya dan batas tanggung jawab, kecukupan hashrate penambangan untuk mendukung pembayaran, sumber imbal hasil tetap yang tinggi, kemampuan memverifikasi aset Bitcoin yang digunakan untuk pembayaran, serta peran dan kepentingan Cook. Sampai saat ini, Blockstream belum memberikan tanggapan resmi yang menyeluruh terhadap berbagai tuduhan ini.

marsbit5j yang lalu

Rincian Kasus Penipuan Parah yang Melanda Unicorn Kripto Blockstream

marsbit5j yang lalu

Kelompok Reddit yang Pernah Memaksa Tembok Bursa Wall Street, Apakah Telah Menemukan GME Berikutnya?

**Ringkasan Artikel: Komunitas Reddit r/wallstreetbets Menargetkan Wendy's (WEN), Apakah Ini GME Berikutnya?** Pada 24 Juni, saham Wendy's (WEN) melonjak setelah sebuah postingan berjudul "We need to save Wendy's" viral di subreddit r/wallstreetbets (WSB), memicu spekulasi bahwa ini bisa menjadi "meme stock" atau sasaran "short squeeze" berikutnya, mirip dengan fenomena GameStop (GME) pada 2021. Postingan tersebut, yang menggunakan guyonan lama di komunitas WSB tentang bekerja di Wendy's setelah investasi gagal, berhasil menarik perhatian dan mendorong diskusi untuk membeli saham atau opsi beli (call options). Saham WEN naik lebih dari 20% dalam perdagangan pra-pasar, dengan volume perdagangan yang sangat tinggi. Artikel ini menganalisis apakah WEN memiliki potensi untuk menjadi "squeeze" sistematis seperti GME. Beberapa faktor pendukung yang teridentifikasi adalah: * **Rasio Short Interest yang Cukup Tinggi:** Sekitar 31.83% saham beredar dipinjam untuk dijual (short), yang dapat menjadi bahan bakar jika harga naik dan para pedagang short terpaksa membeli kembali saham. * **Perhatian Komunitas yang Kuat:** Wendy's memiliki identitas merek yang mudah dikenali dan cocok dengan budaya meme di WSB. Namun, analisis menunjukkan bahwa situasi WEN **tidak sama ekstremnya dengan GME tahun 2021**: * **Struktur Short yang Tidak Seekstrem GME:** Rasio short interest WEN (31.83%) jauh di bawah level GME yang pernah melebihi 100%, sehingga tekanan untuk menutup posisi short tidak separah saat itu. * **Bukti untuk "Gamma Squeeze" Masih Lemah:** Meski ada diskusi tentang opsi beli, belum ada bukti kuat bahwa pembelian opsi tersebut sudah cukup masif untuk memaksa market maker (penjual opsi) membeli saham dalam jumlah besar sebagai lindung nilai, yang dapat memicu akselerasi harga berkelanjutan. * **Sejarah sebagai Meme Stock:** WEN pernah mengalami lonjakan serupa pada 2021 yang akhirnya mereda, menunjukkan bahwa antusiasme komunitas tidak selalu diterjemahkan menjadi kenaikan harga yang berkelanjutan. * **Narasi Dasar yang Terbatas:** Kampanye "selamatkan Wendy's" lebih merupakan lelucon komunitas daripada didasarkan pada kesulitan finansial perusahaan yang nyata. **Kesimpulan:** Pergerakan harga WEN menunjukkan bahwa perhatian dari komunitas retail seperti WSB masih dapat dengan cepat menggerakkan harga saham. Namun, bukti saat ini lebih mengarah pada **"meme pop" jangka pendek atau "squeeze" ringan**, bukan tekanan short sistematis skala penuh seperti GME. Keberlanjutan rally akan bergantung pada apakah diskusi berkembang di luar satu postingan panas, volume perdagangan tinggi bertahan selama beberapa hari, dan aktivitas opsi beli meningkat secara signifikan untuk menciptakan putaran umpan balik yang memperkuat kenaikan harga.

marsbit5j yang lalu

Kelompok Reddit yang Pernah Memaksa Tembok Bursa Wall Street, Apakah Telah Menemukan GME Berikutnya?

marsbit5j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片