ARK Invest Buys $162M In Solmate Shares After $300M Raise

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-09-19Terakhir diperbarui pada 2025-09-19

ARK Investment Management LLC (ARK) has doubled down on Solmate (Nasdaq: BREA), purchasing nearly $162 million worth of shares on the open market after participating in the company’s $300 million funding round. 

Solmate, formerly known as Brera Holdings, a sports club ownership company, has reinvented itself by raising $300 million to build a digital asset treasury on the Solana network. The oversubscribed funding round drew capital from prominent investors, including ARK Invest, Pulsar Group, RockawayX, and the Solana Foundation.

Following its initial investment in the round, Cathie Wood’s firm acquired an additional 6.5 million BREA shares across its flagship ETFs—ARKK, ARKW, and ARKF—staking a louder claim on Solana’s growing institutional presence.

Cathie Wood’s firm piled in further, snapping up 6.5 million BREA shares across its flagship ETFs — ARKK, ARKW, and ARKF — staking a louder claim on Solana’s growing dominance in the digital asset race. The investment sparked a frenzy, with BREA soaring 225% in a single day before closing at $24.90. The rally mirrored Solana’s rise past $250, up more than 20% this month. For investors, ARK’s bet signals accelerating institutional appetite for Solana-linked exposure and digital asset treasuries.

Ark Invest Buys 162M In Solmate Shares After 300M Raise
SOL Price Chart. Source: TradingView

With Solmate’s explosive debut and SOL’s climb, ARK is aligning itself with one of crypto’s strongest bullish narratives — the mainstreaming of tokenized treasuries powered by fast, low-cost blockchains.

Also read: Brera Holdings Rebrands as “Solmate” After $300M Solana Deal


Mobile Only Image

Bacaan Terkait

Anda Akan Terkejut Betapa Berbedanya Arsitektur WeChat dan Telegram

**Ringkasan Perbandingan Arsitektur WeChat vs. Telegram** Pada kuartal kedua 2026, WeChat mencapai 1,428 miliar pengguna bulanan. Sebagai platform digital utama, arsitektur WeChat berbeda tajam dengan Telegram dalam beberapa aspek kunci: **Penyimpanan Data:** * **Telegram:** Menyimpan percakapan secara tak terbatas di cloud dengan sinkronisasi otomatis di semua perangkat. Versi desktop dapat berjalan mandiri. * **WeChat:** Riwayat chat disimpan secara lokal di perangkat. Transfer ke perangkat baru memerlukan migrasi manual via kode QR, dan versi desktop selalu membutuhkan konfirmasi dari ponsel. **Fitur Komentar & Diskusi:** * **Telegram:** Komentar di channel terintegrasi langsung dalam antarmuka yang sama melalui grup diskusi terpisah. * **WeChat:** Komentar di artikel akun resmi dimoderasi terlebih dahulu dan tidak memiliki sistem diskusi otomatis yang terikat ke artikel tertentu. **Platform Pengembang:** * **Telegram:** Bot API bersifat terbuka, gratis, dan dokumentasinya tersedia untuk publik. * **WeChat:** Mini-program beroperasi dalam ekosistem tertutup, memerlukan verifikasi, sertifikasi berbayar, dan seringkali lisensi bisnis untuk akses API. **Batas Pengiriman File:** * **Telegram:** Batas unggah 2 GB (umum) dan 4 GB (Premium), tanpa batas kecepatan. * **WeChat:** Batas umum 200 MB untuk file dalam chat. File lebih besar memerlukan "File Transfer Assistant" dan memiliki masa simpan terbatas di server. **Sistem Pembayaran & Ekosistem:** * **WeChat:** WeChat Pay terintegrasi sangat dalam di kehidupan sehari-hari di Tiongkok, menggantikan uang tunai di banyak aspek. * **Telegram:** Tidak memiliki sistem pembayaran fiat terintegrasi skala serupa. Fungsi keuangan lebih banyak melalui bot pihak ketiga dan berfokus pada pembayaran crypto. **Analisis Keamanan (Sudut Pandang AI):** Perbandingan juga menyoroti perbedaan dalam enkripsi. Telegram menawarkan enkripsi end-to-end untuk "Secret Chats", sementara WeChat tidak. Integrasi yang sangat erat antara chat dan pembayaran di WeChat (tanpa enkripsi end-to-end) dapat memperluas permukaan serangan. Misalnya, otoritas Singapura mencatat ratusan kasus penipuan terkait WeChat pada awal 2025. **Kesimpulan:** Kedua platform merepresentasikan filosofi berbeda: WeChat dibangun sebagai ekosistem tertutup yang terintegrasi sangat dalam dengan ekonomi nyata, sedangkan Telegram berfokus pada protokol terbuka, penyimpanan data fleksibel, dan hambatan rendah bagi pengembang. Pilihan arsitektur ini menentukan audiens dan skenario penggunaan masing-masing platform.

cryptonews.ru4j yang lalu

Anda Akan Terkejut Betapa Berbedanya Arsitektur WeChat dan Telegram

cryptonews.ru4j yang lalu

Trading

Spot
活动图片