Gemini-SEC case ends: Both sides reach ‘resolution in principle’

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2025-09-15Terakhir diperbarui pada 2025-09-16

Key takeaways

What happened between Gemini and the SEC?

Gemini and the SEC have reached a resolution in principle over the Earn program dispute, which began in 2023 after customers were unable to withdraw their funds.

Why is this settlement important now?

The deal comes right after Gemini’s $425 million IPO and reflects a broader shift in Washington, where crypto enforcement is softening.


Gemini is making peace with regulators.

A resolution in principle has been struck with the SEC over its shuttered Earn program, closing a chapter that’s been open since 2023.

This comes just days after Gemini’s blockbuster $425 million IPO, as the regulatory climate shifts in Washington.

Gemini mends loose ties

The Earn saga has followed Gemini since January 2023, when the program froze withdrawals and left customers fighting to recover their assets.

What followed was a drawn-out legal battle with the SEC accusing Gemini and its partner Genesis Global Capital of running an unregistered securities offering.

SEC GeminiSEC Gemini

Source: SDNY

Now, according to a joint filing in federal court, both sides have agreed to a resolution in principle. This would bring the case to a formal close once the Commission signs off.

The final paperwork is expected to be submitted on the 15th of December, but there may still be a few residual processes.

On the heels of an IPO

AMBCrypto previously reported that Gemini’s IPO turned into one of 2025’s hottest tickets on Wall Street.

Demand for shares was so overwhelming that the offering was oversubscribed more than 20 times, forcing bankers to shut the books early.

In the end, Gemini raised $425 million; slightly below its revised $433 million target, but still among the biggest Web3 listings to date.

The exchange priced shares at the top of its range, after bumping guidance from $17-$19 to $24-$26. Adding to the momentum, Nasdaq itself stepped in with a $50 million buy.

A softer line from Washington

In many ways, Gemini’s settlement is less about one exchange and more about the broader change.

Under President Trump’s second term, federal agencies have scaled back their pursuit of high-profile crypto cases, with several probes either delayed or quietly shelved.

The SEC had already dropped an earlier investigation into Gemini, while the CFTC has faced political pushback over leadership choices tied to the Winklevoss twins.

The latest agreement doesn’t directly tie into those disputes, but it fits the pattern: enforcement pressure is easing, and industry influence in shaping the regulatory landscape is stronger than ever.

Share

Bacaan Terkait

«Presiden Kripto» Trump Jual Saham Coinbase dan Strategy

Laporan Kantor Etika Pemerintah AS untuk bulan Juni mengungkapkan aktivitas perdagangan saham Presiden Donald Trump, termasuk beberapa transaksi terkait perusahaan kripto. Dari lebih dari 1.000 operasi, hanya tujuh yang melibatkan saham kripto, dengan mayoritas berupa penjualan. Trump menjual saham Coinbase Global dalam tiga transaksi (12, 18, 23 Juni) senilai $116.003-$315.000 secara total, lalu membeli kembali $50.001-$100.000 pada 24 Juni. Saham perusahaan pemegang Bitcoin terbesar, Strategy, dijual dua kali (23 & 24 Juni) senilai $16.002-$65.000 tanpa pembelian. Hanya ada satu pembelian kecil saham Robinhood ($1.001-$15.000) pada 3 Juni. Tidak ada transaksi ETF Bitcoin spot, perusahaan penambangan, atau saham Trump Media yang tercatat. Volume perdagangan Juni secara keseluruhan berkisar $78,1 juta-$263,1 juta, dengan transaksi terbesar adalah penjualan saham Vanguard Group Inc. ($5 juta-$25 juta). Pembelian utama meliputi saham seperti Berkshire Hathaway, Visa, Mastercard, dan Cintas. Investasi kripto hanya bagian kecil dari aktivitas portofolio ini. Hal ini kontras dengan pengakuan pendapatan pribadi Trump terkait kripto, yang mencapai sekitar $1,4 miliar pada deklarasi 2025. Penjualan saham perusahaan kripto juga bertolak belakang dengan retorika "kripto-presiden" yang diusungnya selama kampanye 2024, di mana ia menyatakan dukungan positif terhadap industri ini. Gedung Putih menegaskan investasi Trump dikelola secara independen tanpa konflik kepentingan.

cryptonews.ru11m yang lalu

«Presiden Kripto» Trump Jual Saham Coinbase dan Strategy

cryptonews.ru11m yang lalu

Harga Saham Circle Naik Hampir 17% dalam Dua Hari, Pemicu Kenaikan yang Sebenarnya Bukan Fundamental

Harga saham Circle naik hampir 17% dalam dua hari (19-20 Agustus), didorong terutama oleh penguatan sektor kripto secara luas, seperti kenaikan Bitcoin di atas $70.000 dan penurunan imbal hasil obligasi AS. Meskipun ada berita positif seperti peningkatan pangsa pasar USDC dan pertemuan industri dengan Gedung Putih, analisis menunjukkan bahwa fundamental perusahaan sendiri belum berubah secara signifikan untuk menjelaskan lonjakan tersebut. Laporan kuartal II-2026 Circle menunjukkan pertumbuhan volume USDC yang kuat (naik 19% YoY), namun pertumbuhan pendapatan melambat menjadi hanya 7% karena turunnya hasil dari aset cadangan akibat lingkungan suku bunga yang lebih rendah. Lebih dari 85% pendapatan masih bergantung pada bunga cadangan ini. Harapan transformasi jangka panjang terletak pada blockchain Arc dan Circle Payments Network (CPN). Arc, yang rencananya diluncurkan 16 September, telah mendapatkan dukungan dari lembaga besar seperti BlackRock dan Visa. Keberhasilannya akan diukur dari kemampuan menarik aset riil, volume transaksi, dan menghasilkan pendapatan layanan yang berkelanjutan, sehingga mengurangi ketergantungan pada pendapatan bunga. Analisis TIKR memberikan valuasi optimis jangka panjang sebesar $259 per saham untuk tahun 2030, dengan asumsi kesuksesan Arc dan CPN. Namun, target harga rata-rata analis Wall Street untuk 12 bulan ke depan hanya sekitar $101, yang lebih mencerminkan kinerja pendapatan cadangan saat ini. Pada akhirnya, pergerakan harga saham Circle dalam waktu dekat masih mungkin sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar kripto dan suku bunga, sementara cerita transformasi platformnya masih menunggu pembuktian komersial setelah peluncuran Arc.

marsbit14m yang lalu

Harga Saham Circle Naik Hampir 17% dalam Dua Hari, Pemicu Kenaikan yang Sebenarnya Bukan Fundamental

marsbit14m yang lalu

Minggu Rekor Bitcoin: Naik Lebih dari $16.000 dan Ramalan Siklus 'Terkuat' dalam Sejarah

Bitcoin mencatatkan peningkatan mingguan terbesar dalam nilai dolar sepanjang sejarah, melonjak dari sekitar $63.000 menjadi $79.000 pada 17-23 Agustus 2026. CEO Strive, Matt Cole, menyebutkan Bitcoin mengalami terobosan bukan hanya terhadap dolar, tetapi juga terhadap emas. Ia percaya dunia memasuki periode peningkatan permintaan akan aset yang terbatas, didorong oleh pengembangan AI dan ketersediaan barang yang meluas, yang dapat mengalihkan modal ke emas, perak, dan Bitcoin. Cole optimistis bahwa siklus pasar berikutnya bisa menjadi yang "terkuat" dalam sejarah cryptocurrency, meski kemungkinan koreksi jangka pendek tetap ada. Sementara itu, analis Zeus Research, Dominic John, memperkirakan kenaikan Bitcoin dapat berlanjut karena masuknya dana baru ke ETF dan peningkatan likuiditas makroekonomi. Ia menyebut kunci pergerakan selanjutnya adalah kembali ke level $80.000, dengan target potensial $85.000-$90.000, bahkan $100.000 jika kondisi mendukung. Analis BTC Markets, Rachel Lucas, mengingatkan bahwa kenaikan historis ini biasanya hasil dari kombinasi penutupan posisi short, permintaan spot, dan kondisi pasar derivatif. Ia menyarankan investor memantau aliran dana ke ETF Bitcoin spot, serta open interest dan funding rates. Pertumbuhan yang didukung permintaan spot dinilai lebih solid, sementara funding rates yang terlalu tinggi bisa menandakan risiko koreksi tajam. Pada minggu yang sama, ETF Bitcoin dan Ethereum mencatat aliran masuk terbaik tahun 2026, sebesar $2,62 miliar.

cryptonews.ru23m yang lalu

Minggu Rekor Bitcoin: Naik Lebih dari $16.000 dan Ramalan Siklus 'Terkuat' dalam Sejarah

cryptonews.ru23m yang lalu

Trading

Spot
活动图片