Япония отмечает рекордный рост стейблкоинов и готовится к налоговой реформе

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-09-17Terakhir diperbarui pada 2025-09-17

Глобальный рынок цифровых активов переживает структурный сдвиг, и стабильные монеты оказались в центре этой трансформации. По данным CryptoQuant, объем обращающихся ERC-20 стейблкоинов превысил $140 млрд, обновив исторический максимум. Это отражает стремительный рост спроса на виртуальные доллары в торговле, секторе DeFi и трансграничных расчетах.

Одновременно резко выросли резервы стейблкоинов на биржах Ethereum и TRON. Это говорит о том, что инвесторы формируют все больший пул «сухого пороха» на торговых площадках. Исторически высокий уровень предшествует активизации торгов и может стать сигналом к предстоящему росту цен на биткоин, эфир и другие альткоины.

Власти Японии намерены воспользоваться этим трендом. С 2026 финансового года в стране ожидается переход от прогрессивной системы налогообложения криптовалют (до 55%) к единой ставке в 20%. Такая реформа может сократить отток капитала в Сингапур и другие низконалоговые юрисдикции, а также оживить внутренний рынок.

В Японии стейблкоины — это не только USDT или USDC. JPYC, стабильная монета, привязанная к иене, находится на стадии регуляторного одобрения и призвана интегрировать криптовалюты в повседневные платежи — от электронной коммерции до финансовых расчетов. При росте предложения JPYC может стать ключевым мостом между японскими сбережениями и цифровой экономикой.

Комбинация факторов — рекордный выпуск стейблкоинов, рост резервов на биржах и более лояльная налоговая политика — создает благоприятную почву для активного развития крипторынка Японии. Это позволит стране перейти от осторожного участия к экспансии на цифровых рынках. «Если стабильные монеты — это топливо, а налоговая реформа — искра, Япония может стать новым региональным центром, где внутренний капитал формирует следующий цикл роста цифровых активов», — подчеркнули аналитики.

Bacaan Terkait

Pemenang dan Pecundang Pasar Kripto Pekan Ini – DEXE, LIT, BONK, JUP

Minggu ini, pasar crypto didorong oleh peristiwa geopolitik yang memicu volatilitas, dengan Bitcoin sempat turun tetapi berhasil bertahan di atas level dukungan $63.000. Altcoin berbasis protokol mendominasi daftar pemenang dengan kinerja kuat, sementara aset spekulatif cenderung menjadi yang terburuk. **Pemenang Minggu Ini:** - **DeXe (DEXE)** meroket 73% dan mendekati level resistensi $50, namun indikator teknis seperti RSI mulai menunjukkan jenuh beli. - **Arbitrum (ARB)** naik 20% dengan momentum bullish yang stabil, mendekati zona resistensi kunci di $0,10. - **Lighter (LIT)** naik 5% dan berhasil menembus resistensi $2,70, membuka potensi pergerakan menuju $3. - Altcoin lain seperti **TCC** dan **Cash Cat** juga mencetak keuntungan luar biasa. **Pelemah Minggu Ini:** - **Bonk (BONK)** turun 18%, menghapus seluruh keuntungan minggu sebelumnya dan mencapai titik terendah baru, menunjukkan tren bearish yang masih kuat meski ada pembakaran token. - **Audiera (BEAT)** turun 12% namun masih bertahan di atas zona dukungan kunci $2,00–$2,50. - **Jupiter (JUP)** turun lebih dari 10%, namun pola higher high dan higher low yang lebih luas masih utuh, dengan dukungan kunci di $0,20. - Aset seperti **LAB** dan **ETHGas** mengalami penurunan signifikan lainnya. Secara keseluruhan, pasar menunjukkan rotasi dari aset spekulatif menuju proyek dengan fundamental lebih kuat, dengan momentum teknis beragam di antara aset kripta utama.

ambcrypto1j yang lalu

Pemenang dan Pecundang Pasar Kripto Pekan Ini – DEXE, LIT, BONK, JUP

ambcrypto1j yang lalu

‘Kami Berusaha Mempertahankan Bitcoin’: Mengapa Dukungan Komunitas terhadap BIP-110 Mulai Luntur

Proposal Perbaikan Bitcoin (BIP-110), sebuah usul soft fork yang kontroversial, kembali menjadi perbincangan. Adam Back, CEO Blockstream, menyatakan bahwa diskusi seputar BIP-110 dan kebijakan OP_RETURN didorong oleh kesalahpahaman tentang arsitektur Bitcoin. Ia mengakui bahwa banyak pendukung BIP-110 adalah pendatang baru yang bermaksud baik, tetapi menyesali kemungkinan mereka memisahkan diri tanpa memahami mengapa komunitas Bitcoin secara tegas menolak proposal tersebut. BIP-110 diimplementasikan pada Desember 2025 dengan tujuan mencegah data arbitrer, seperti inskripsi Ordinals yang mirip NFT, membanjiri jaringan dan mengganggu fungsi utama Bitcoin sebagai sistem kas peer-to-peer. Back mengakui spam adalah masalah nyata, namun berargumen bahwa Bitcoin sudah mengatasinya melalui mekanisme pasar seperti biaya transaksi, insentif penambang, dan konsensus terdesentralisasi, bukan aturan restriktif. Lebih lanjut, Back menyatakan BIP-110 bertentangan dengan sifat Bitcoin yang tanpa izin (permissionless). Ia menyimpulkan bahwa siapa pun yang tidak setuju dengan arah Bitcoin dapat melakukan fork dan menerapkan peraturan sendiri, tetapi fork berbasis BIP-110 kecil kemungkinannya berhasil karena kurangnya dukungan komunitas dan bertentangan dengan ide fundamental Bitcoin. Sentimen serupa diungkapkan oleh Michael Saylor dari MicroStrategy. Kritik ini muncul setelah hanya 10 dari 2.016 blok yang mendukung upgrade sementara pada 4 Juli. Aktivitas Ordinals juga telah turun ke level terendah sepanjang masa, dengan kurang dari 10.000 Ordinals ditambahkan per hari dalam sebulan terakhir. Harga Bitcoin sendiri telah turun 45% dalam setahun terakhir.

ambcrypto11j yang lalu

‘Kami Berusaha Mempertahankan Bitcoin’: Mengapa Dukungan Komunitas terhadap BIP-110 Mulai Luntur

ambcrypto11j yang lalu

Trading

Spot
活动图片