Analisis 13F 7 Dana Terbesar: Apa yang Dipikirkan Buffett, Duan Yongping, Li Lu, dan Dan Bin?
Analisis 13F Q2 2026: Strategi 7 Dana Top (Buffett, Duan Yongping, Li Lu, Dan Bin)
Laporan 13F untuk kuartal kedua 2026 mengungkapkan pergerakan dana institusional besar. Warren Buffett (via Berkshire Hathaway) dan penerusnya, Greg Abel, melakukan pembelian bersih besar-besaran, dengan sorotan pada peningkatan signifikan di Alphabet (Google), mencerminkan pergeseran ke arah teknologi. Duquesne Family Office (Stanley Druckenmiller) melakukan rotasi dalam portofolio AI-nya, menjual beberapa saham semikonduktor untuk menambah eksposur ke TSMC, Amazon, dan kembali membeli saham China Baidu.
Dua investor legendaris China, Duan Yongping (H&H International) dan Li Lu (Himalaya Capital), menunjukkan kesamaan: mengurangi sebagian saham teknologi yang telah naik tajam (seperti Nvidia) dan meningkatkan alokasi ke saham internet China, terutama Pinduoduo (PDD). Li Lu bahkan secara drastis membersihkan beberapa posisi di sektor keuangan dan energi.
Cathie Wood (ARK Invest) agresif membeli SpaceX (SPCX) setelah IPO dan memperluas eksposur ke AI, energi nuklir, dan ilmu hayati. Sementara itu, Dan Bin (Oriental Harbor) melakukan perubahan radikal, hampir seluruh portofolionya dialihkan ke perangkat keras dan semikonduktor pendukung AI seperti Intel, Micron, dan AMD, sambil menjual saham seperti Apple dan Tesla.
Konsensus utama: AI tetap menjadi tema sentral. Namun, terjadi pergeseran alokasi modal di sepanjang rantai nilainya, dari penjual "sekop" (perangkat keras/semikonduktor) menuju infrastruktur cloud dan potensi komersialisasi. Laporan ini memberikan gambaran tentang bagaimana investor top menilai tahap selanjutnya dari siklus AI.
Odaily星球日报1j yang lalu