SEC and Nasdaq Tighten Rules Amid Chinese IPO Fraud Fears

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-09-10Terakhir diperbarui pada 2025-09-10

US regulators are intensifying their focus on professional services firms accused of enabling suspected Chinese “pump and dump” scams. The Securities and Exchange Commission (SEC) last week launched a task force to investigate U.S.-based “gatekeepers, particularly auditors and underwriters,” that may have facilitated securities law violations involving companies from foreign jurisdictions such as China.

The move comes just a day after Nasdaq unveiled new measures to tighten trading standards amid concerns over a surge in fraudulent schemes. Pump-and-dump scams typically involve promoters artificially inflating a company’s stock price before selling off their shares, leaving ordinary investors with steep losses.

The SEC’s Crypto Task Force will also hold a roundtable on surveillance and privacy, showing the agency is stepping up oversight in both traditional markets and crypto.

Billions Lost in Recent Scams

The Financial Times recently reported that investors have lost billions of dollars betting on small Nasdaq-listed Chinese companies that were aggressively promoted on social media. Analysts say many of these listings were enabled by smaller underwriters, auditors, and boutique law firms rather than the so-called “bulge bracket” banks.

“[Regulators] are going to crucify the bilge bracket,” said a person familiar with the SEC’s thinking, referring to the small groups accused of acting as conduits for questionable Chinese listings. “This is a national security issue, that’s what the SEC’s focus is.”

Academic Research Raises Red Flags

Concerns about these practices are not new. A 2023 study by researcher Stephen Walker and Ian Gow of the University of Melbourne found that Nasdaq IPOs linked to a cluster of underwriters and auditors delivered “substantially worse returns” for investors.

“If you want to clean up Wall Street, go after the auditors and underwriters who make the [pump and dumps] possible,” Walker told the FT. “Billions have been incinerated.”

Doubts Over SEC’s Capacity

Not everyone is convinced the new task force will be effective. Bill Singer, a lawyer and former regulatory attorney at the American Stock Exchange, argued: “If you really want to go after misconduct and crime in the securities industry, perhaps the least effective way of doing it is by creating a task force. It dilutes everything. The best way to do it is to hire a veteran attorney and an investigator and let them build a case.”

Nasdaq Raises the Bar

Meanwhile, Nasdaq has introduced a new rule requiring Chinese companies to meet a minimum $25 million public offering size, a move intended to weed out dubious applicants. 

A boutique New York bank executive noted that the tougher stance had already discouraged listings. “It was becoming a headache,” the person said. “We haven’t got any more [Chinese IPOs] lined up.”

Also Read: U.S. Treasury Sanctions 19 Entities Over Crypto Scams


Mobile Only ImageMobile Only Image

Bacaan Terkait

Mengapa Asuransi DeFi Tidak Laku?

"DeFi Asuransi: Mengapa Tidak Ada yang Membelinya?" Asuransi DeFi dirancang untuk menghilangkan perantara dengan pembayaran klaim otomatis melalui kontrak pintar. Namun, pada kenyataannya, hampir tidak ada yang membelinya. Alasan utamanya adalah biaya premi yang terlalu tinggi. Premi asuransi bisa mencapai 1.5%–6%, yang secara signifikan menggerus keuntungan tahunan dari platform seperti Aave atau Compound (biasanya 3%-4%). Akibatnya, laba bersih pengguna menjadi sangat rendah, bahkan bisa negatif. Risiko di DeFi juga sangat terkait. Satu insiden keamanan (seperti peretasan protokol atau kegagalan oracle) dapat mempengaruhi banyak platform sekaligus. Kolam asuransi DeFi saat ini, dengan total aset hanya sekitar puluhan juta dolar, tidak cukup untuk menanggung kerugian besar seperti peretasan miliaran dolar. Selain itu, model keputusan klaim seperti di Nexus Mutual, di mana pemegang token memutuskan klaim, dapat menciptakan bias untuk menolak pembayaran. Kapasitas asuransi seluruh industri sangat kecil dibandingkan dengan total aset terkunci di DeFi yang mencapai ratusan miliar dolar. Solusi yang muncul berfokus pada pencegahan (seperti program bug bounty) dan mencoba menarik modal reasuransi tradisional, mengakui bahwa dana di dalam ekosistem saja tidak cukup. Intinya, asuransi DeFi saat ini menghadapi paradoks: semua orang butuh perlindungan, tetapi biayanya membuatnya tidak menarik, dan tidak ada yang bisa memaksa pengguna untuk membelinya, sehingga meninggalkan pasar rentan terhadap risiko sistemik.

marsbit2j yang lalu

Mengapa Asuransi DeFi Tidak Laku?

marsbit2j yang lalu

Dompet Cardano Dihantam Eksploitasi SecondFi Akibat Cacat Kunci Pribadi Picu Peringatan Keamanan

SecondFi, sebelumnya terkait dengan merek dompet Yoroi, menangguhkan layanannya setelah cacat kritis dalam perangkat lunak pembuatan dompet berbasis web mereka melaporkan mengekspos kunci privat dan mengakibatkan pencurian ADA besar. Insiden ini memicu peringatan mendesak bagi pengguna yang terdampak, namun sumber yang divalidasi menegaskan satu poin penting: ini bukanlah peretasan terhadap protokol blockchain Cardano itu sendiri. Kerentanan terletak pada proses pembuatan kunci privat di perangkat lunak dompet web SecondFi. Perkiraan awal menyebutkan 16 juta ADA dicuri dari 374 dompet, bernilai sekitar $2,4 juta. Firma keamanan SlowMist memperingatkan dampak totalnya bisa melebihi 129 juta ADA (lebih dari $20 juta). Jaringan Cardano sendiri tidak diretas; masalahnya terlokalisir pada perangkat lunak SecondFi. Peringatan keselamatan terkuat bagi pengguna yang terdampak adalah untuk TIDAK memulihkan frase seed yang telah dikompromikan ke dalam dompet lain, karena kunci privatnya sendiri mungkin telah bocor. Pengguna juga diperingatkan terhadap tautan pemulihan tidak resmi atau platform pengembalian dana pihak ketiga yang sering muncul pasca-eksploitasi. Insiden ini menjadi pengingat bahwa keamanan blockchain tidak berakhir di lapisan protokol. Proses pembuatan dompet, antarmuka berbasis browser, dan penanganan frase seed bisa menjadi titik kegagalan kritis. Fokus saat ini adalah membantu pengguna terdampak menghindari eksposur lebih lanjut sementara cakupan akhir insiden dikonfirmasi.

bitcoinist2j yang lalu

Dompet Cardano Dihantam Eksploitasi SecondFi Akibat Cacat Kunci Pribadi Picu Peringatan Keamanan

bitcoinist2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片