Bullish To Leverage Solana Stablecoins For Strategic $1.15 Billion Capital Raise

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-08-20Terakhir diperbarui pada 2025-08-20

Abstrak

Bullish, a cryptocurrency exchange backed by venture capitalist Peter Thiel, has filed with the US Securities and Exchange Commission (SEC)...

Trusted Editorial content, reviewed by leading industry experts and seasoned editors. Ad Disclosure

Bullish, a cryptocurrency exchange backed by venture capitalist Peter Thiel, has filed with the US Securities and Exchange Commission (SEC) to utilize Solana (SOL) stablecoins in the exchange’s latest effort to raise $1.15 billion. 

This announcement comes shortly after the exchange went public on the New York Stock Exchange (NYSE) under the ticker symbol BLSH, amid a growing trend of private crypto firms launching their initial public offerings (IPOs). 

How Bullish Leverages The Solana Network

The SEC filing, dated August 19, outlines how Bullish has arranged to receive the $1.15 billion in proceeds from its recently completed initial public offering primarily in stablecoins. This represents a historic first for stablecoins in the context of an initial public offering in the United States.

Most of the stablecoins involved in this capital raise were minted on the Solana network. Investment banking firm Jefferies, acted as the billing and delivery agent for the IPO, coordinating the minting, conversion, and delivery of these stablecoins. 

The filing reads that the exchange received a variety of USD- and EUR-denominated stablecoins, including Circle’s USDC, EUR Coin (EURC), and several others issued by financial institutions and networks such as Paxos and Ripple.

David Bonanno, CFO of Bullish, expressed the company’s forward-looking vision regarding stablecoins. “We view stablecoins as one of the most transformative and widespread use cases for digital assets,” he stated. 

He emphasized that Bullish leverages stablecoins for rapid and secure global fund transfers, particularly on the Solana network. Bonanno also noted that partnerships with stablecoin issuers enhance liquidity and infrastructure on the Bullish Exchange.

BLSH’s 49% Drop In Less Than A Week

Adding to the ongoing developments surrounding the exchange’s efforts to capitalize on the growing adoption of digital assets, Lily Liu, President of the Solana Foundation, highlighted the significance of Bullish’s approach:

Internet Capital Markets enable capital to move faster, with greater transparency, and in a globally accessible manner. Bullish’s use of stablecoins in its IPO merges public market infrastructure with blockchain rails, and highlights Solana’s unique position to power a new era of market efficiency and innovation. 

Greg Tusar, Vice President of Institutional Product at crypto exchange Coinbase, also commented on this development, calling it a pivotal moment for the digital asset ecosystem. 

He underscored the transformative potential of stablecoins in modernizing financial systems and praised Coinbase’s custody solution as integral to supporting this initiative.

Bullish made a major debut on the New York Stock Exchange last Wednesday, opening at $90 per share, which represented a staggering 143% increase from its IPO price of $37. 

However, after reaching a high of $117 on its first trading day, the stock has faced a downward trend, recently retracing to around $59—a decline of nearly 49% in just a week.

Bullish
The 30m chart shows BLSH’s valuation drop after its debut on the NYSE. Source: BLSH on TradingView.com

Featured image from DALL-E, chart from TradingView.com

Editorial Process for bitcoinist is centered on delivering thoroughly researched, accurate, and unbiased content. We uphold strict sourcing standards, and each page undergoes diligent review by our team of top technology experts and seasoned editors. This process ensures the integrity, relevance, and value of our content for our readers.

Ronaldo is a seasoned crypto enthusiast with over four years of experience in the field. He is passionate about exploring the vast and dynamic world of decentralized finance (DeFi) and its practical applications for achieving economic sovereignty. Ronaldo is constantly seeking to expand his knowledge and expertise in the DeFi space, as he believes it holds tremendous potential for transforming the traditional financial landscape.

Bacaan Terkait

B20: Gerbang Baru Base untuk Tokenisasi, Ingin Menampung Aset-Apa Saja?

**Ringkasan: B20, Gerbang Baru Penerbitan Aset di Base, Menargetkan Aset-Apa Saja?** Pada akhir Juni 2024, jaringan lapis-2 (L2) Base mengalami dua kali gangguan produksi blok karena bug pada logika pembangun blok sequencer. Gangguan ini juga menyebabkan penundaan peluncuran utama B20, komponen penting dalam peningkatan jaringan "Beryl" Base. B20 adalah standar token asli Base, berfungsi sebagai antarmuka terpadu untuk penerbitan aset seperti token ERC-20. Perbedaannya, logika inti B20 diimplementasikan sebagai precompile Rust di level jaringan, bukan sebagai kontrak pintar EVM mandiri, sehingga lebih cepat dan lebih murah. B20 tetap kompatibel sepenuhnya dengan standar ERC-20, memudahkan integrasi dengan dompet dan protokol DeFi yang ada. Kekuatan utama B20 terletak pada fitur kontrol dan manajemen yang kuat untuk penerbit aset, yang sangat relevan untuk stablecoin, aset dunia nyata yang ditokenisasi (RWA), dan aset lainnya yang memerlukan kepatuhan. Fitur-fitur kunci tersebut meliputi: 1. **Manajemen Izin Berlapis:** Hak untuk mencetak, menghancurkan, menjeda, atau mengubah metadata token dapat diberikan ke peran yang berbeda, mengurangi risiko konsentrasi wewenang. 2. **Kendali Aliran Aset:** Penerbit dapat mengatur daftar putih (whitelist) dan daftar hitam (blacklist) untuk membatasi alamat pengirim, penerima, atau pemanggil dalam transfer token, serta mengontrol siapa yang dapat menerima token yang baru dicetak. 3. **Pencatatan On-Chain:** Fitur memo (catatan) memungkinkan penyematatan pengidentifikasi (seperti nomor pesanan atau ID penyelesaian) pada transaksi, menghubungkan aktivitas on-chain dengan catatan bisnis off-chain. Dengan menyediakan infrastruktur penerbitan yang terstandarisasi, aman, dan dapat dikontrol ini, Base bertujuan untuk menjadi rumah yang lebih menarik bagi aset-aset yang memerlukan tata kelola yang jelas, sekaligus menurunkan biaya dan kompleksitas teknis untuk penerbit. Penting untuk dicatat bahwa B20 menyediakan *kemampuan* untuk membuat aturan, tetapi penerapan aturan spesifik (seperti KYC atau pembatasan) sepenuhnya menjadi tanggung jawab penerbit aset. Penundaan peluncuran menekankan pentingnya stabilitas jaringan sebagai fondasi untuk fitur inti seperti B20.

Foresight News16m yang lalu

B20: Gerbang Baru Base untuk Tokenisasi, Ingin Menampung Aset-Apa Saja?

Foresight News16m yang lalu

Dialog Jens dari Yayasan IOTA: Dari Kenya hingga Inggris, TWIN Membawa Perdagangan Global ke Era "5 Menit"

Wawancara dengan Jens dari IOTA Foundation: TWIN Percepat Perdagangan Global ke Era '5 Menit' Infrastruktur kolaborasi digital TWIN, dibangun di atas protokol IOTA, bertujuan merevolusi sistem perdagangan global yang lama bergantung pada dokumen kertas dan sistem yang terfragmentasi. Menurut Jens Munch Lund-Nielsen, Kepala Departemen Perdagangan & Rantai Pasokan Global di IOTA Foundation, inti masalahnya adalah kurangnya infrastruktur netral yang dipercaya semua pihak untuk bertukar data. TWIN menawarkan lapisan dasar terbuka dan terdesentralisasi, memungkinkan perusahaan, pemerintah, dan pelabuhan bertukar data serta dokumen terverifikasi secara real-time dengan biaya rendah, berkat arsitektur DAG IOTA yang scalable. Dalam setahun sejak diluncurkan Mei 2025, TWIN telah menunjukkan hasil nyata: - Di Afrika Timur, proyek TLIP memangkas waktu pengambilan dokumen untuk ekspor bunga, kopi, dan teh dari 6-7 jam menjadi sekitar 30 menit. - Di Inggris, TWIN diuji dalam uji coba pemerintah untuk pengiriman daging unggas, memberikan visibilitas data lebih awal ke otoritas perbatasan. - Berbagai proyek lainnya sedang berjalan untuk menelusuri rantai pasok, meningkatkan efisiensi pelabuhan, dan mendukung pembiayaan perdagangan. TWIN mengatasi tantangan interoperabilitas dengan menggunakan standar global (seperti dari UN/CEFACT dan WCO) serta berkolaborasi dengan pemerintah untuk keselarasan regulasi. Keberhasilannya diharapkan dapat menyambungkan 'pulau-pulau digital' yang ada, mengurangi friksi, dan berpotensi membantu menutup celah pembiayaan perdagangan global yang mencapai US$2,5 triliun.

marsbit18m yang lalu

Dialog Jens dari Yayasan IOTA: Dari Kenya hingga Inggris, TWIN Membawa Perdagangan Global ke Era "5 Menit"

marsbit18m yang lalu

MicroStrategy Rilis Skenario Self-Rescue, Permainan dan Kalkulasi di Balik Penjualan Koin Senilai $12.5 Miliar

Penulis: Jae, PANews Sebagai pemegang Bitcoin terbesar di dunia, MicroStrategy telah mengubah strategi lamanya yang hanya membeli dan menyimpan Bitcoin (HODL). Perusahaan ini kini memperkenalkan "Kerangka Modal Kredit Digital" yang terdiri dari lima pilar utama untuk mengatasi kerugian mengambang lebih dari $13 miliar akibat penurunan harga Bitcoin dan tekanan likuiditas. Lima pilar tersebut adalah: 1) Cadangan tunai $2,55 miliar untuk biaya tetap; 2) Menaikkan dividen saham preferen STRK menjadi 12% untuk menarik investor; 3) Opsi buyback saham preferen hingga $10 miliar; 4) Opsi buyback saham biasa hingga $10 miliar; dan yang paling mengejutkan, 5) Rencana penjualan Bitcoin bertahap hingga $1,25 miliar untuk menambah likuiditas. Langkah ini bertujuan memperbaiki nilai mNAV (rasio kapitalisasi pasar terhadap nilai aset bersih Bitcoin) di atas 1, sehingga perusahaan dapat kembali membuka jalur pendanaan. Meski secara finansial dianggap sebagai pertahanan yang rasional, keputusan untuk berpotensi menjual Bitcoin merusak citra "keyakinan tanpa kompromi" perusahaan dan bisa memicu tekanan jual di pasar. Investor kini mengawasi dua hal: kemajuan buyback $20 miliar untuk memulihkan harga STRK, dan sinyal penjualan Bitcoin pertama oleh MicroStrategy. Transformasi ini menandai titik balik dari sekadar "mesin penimbun" menjadi manajer modal yang dinamis, yang kelangsungan hidupnya akan menjadi contoh bagi strategi alokasi modal aset digital global.

marsbit20m yang lalu

MicroStrategy Rilis Skenario Self-Rescue, Permainan dan Kalkulasi di Balik Penjualan Koin Senilai $12.5 Miliar

marsbit20m yang lalu

Trading

Spot
活动图片