蚂蚁京东闪电入局稳定币:为何巨头总能快人三步?

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2025-07-22Terakhir diperbarui pada 2025-07-22

Abstrak

稳定币成巨头必争之地?中小企业破局机会藏在哪?

蚂蚁京东闪电入局稳定币:为何巨头总能快人三步?

一、从 Tether 到蚂蚁京东,稳定币为何成巨头必争之地?

2014 年,Tether 发行全球首个稳定币 USDT,彼时加密货币仍是小众实验。十一年后的 2025 年 6 月,京东与蚂蚁集团相继宣布申请香港稳定币牌照,引发市场震动。这绝非心血来潮——稳定币已成为 RWA(Real World Assets,现实资产代币化)领域的核心基础设施,尤其在跨境贸易、资产流动性和企业级支付场景中,其价值正被市场重新定义。

对 B 端企业而言,稳定币的三大刚需已浮出水面:

跨境支付降本增效:传统 SWIFT 跨境结算需 2-3 天,而基于区块链的稳定币可实现秒级到账,手续费降低 70% 以上;

资产流动性升级:企业链上资金可实时拆解、组合,解决账期错配问题;

合规化数字资产管理:锚定法币的稳定币成为企业进入Web3世界的“合规护照”。

二、巨头卡位战:政策敏感度决定商业先机

罗马不是一天建成的,当众多 B 端企业尚未察觉稳定币的商业潜力时,以蚂蚁集团为代表的科技巨头已根据政策演进提前布局。从香港《稳定币监管框架》的发展脉络来看,蚂蚁的动作与政策时间节点形成呼应:

  • 2023 年:香港发布全球首个《稳定币监管框架》,蚂蚁随即启动技术储备;

  • 2025 年 4 月:蚂蚁数科签约香港政府,海外总部落地;

  • 2025 年 5 月:与汇丰银行合作完成代币化存款实时调拨,验证链上结算能力;

  • 2025 年 6 月 6 日:香港《稳定币条例》公告 8 月 1 日生效,蚂蚁 6 月 12 日宣布首批申牌。

这种 “政策 - 技术 - 生态” 的闭环,展现了稳定币作为巨头全球化金融服务战略支点的逻辑。以蚂蚁国际为例,其 Alipay+(跨境支付)、万里汇(中小企业跨境金融)、安通(商户收单)三大业务与稳定币天然契合。2024 年蚂蚁国际超 1 万亿美元资金流中, 3000 亿已通过区块链处理——若半数迁移至自有稳定币体系,将激活 1500 亿美元级内生交易量,相当于再造一个跨境支付巨头。

三、技术护城河:如何支撑万亿级企业级应用

稳定币只是 RWA 的冰山一角。我们深入拆解蚂蚁的技术架构会发现,这些投入对寻求合规发展的企业具有重要启示:

  • 高性能交易引擎:专为 RWA 设计的 Layer 2 区块链 Jovay,支持 10 万 TPS 和 100 毫秒响应,比以太坊快千倍;

  • 开发者生态利器:开源虚拟机 DTVM 兼容以太坊,集成 AI 框架 SmartCogent,降低企业开发门槛;

  • 资产上链基础设施:“两链一桥”(AntChain 资产链+跨链桥+Jovay)打通新能源等万亿实体资产代币化路径。

区块链技术的进步标志着 RWA 进入“毫秒级可信交易”时代——企业可在链上完成大宗能源交易、供应链金融等复杂操作,而稳定币将成为这些场景的“血液”。

四、中小企业破局:RWA 赛道仍存黄金机遇

当蚂蚁、京东、亚马逊等巨头抢占高地,中小企业是否毫无机会?绝非如此!RWA 的核心价值在于多元化资产类型和场景

碎片化:

  • 新能源、供应链票据、不动产等细分赛道仍处蓝海;

  • 区域性贸易、垂直行业结算等场景需定制化稳定币方案。

然而,中小企业需跨越三大门槛:

  • 牌照合规:香港等地牌照申请需 6-8 个月,涉及法律架构、储备金审计;

  • 技术架构:链上发行、托管、跨链对接等开发成本超百万美元级;

  • 生态扩充:流动性池搭建、商户接入等资源整合难题。

专业机构正成为破局关键推手,可为中小企业提供全周期支持: 从香港 MAS 到新加坡 MAS 的牌照合规路径设计,到基于 DTVM 等开源工具的轻量化开发框架;从对接银行等托管方的代币化服务,到跨境电商场景的精准生态导流,形成覆盖牌照、技术、资金、市场的闭环解决方案。

五、稳定币是 B 端金融的“数字基建革命”

从巨头重兵布局到中小企业场景渗透,稳定币正从“加密货币工具”升级为企业级金融操作系统。随着香港《稳定币条例》 8 月生效,中国企业将迎来新一轮“持牌竞技”。对中小企业而言,通过系统性的知识赋能与资源对接实现“合规+技术+生态”三位一体,完全有机会在跨境贸易、垂直行业链金融等场景中分得红利——毕竟,数字经济的未来,从不是巨头的独角戏。

Bacaan Terkait

Pemain Besar di Pasar Altcoin Melakukannya Saat Rally Besar-besaran!

Seiring tren bullish di pasar kripto yang menguat, transaksi oleh pemain besar (paus) mulai menarik perhatian. Data blockchain menunjukkan posisi dibuka dan ditutup senilai ratusan juta dolar dalam Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Hyperliquid (HYPE). Seorang investor besar, diduga terkait Matrixport, menutup posisi long 40.000 ETH senilai sekitar $100,5 juta, meraih laba $9,9 juta. Investor ini masih memegang posisi long 80.000 ETH ($201 juta) dan 500 BTC ($39 juta) dengan keuntungan belum terealisasi sekitar $22,9 juta. Setelah sebelumnya rugi $92,5 juta, transaksi terbaru ini mengubah total posisinya menjadi laba sekitar $32,8 juta. Di platform Hyperliquid, investor besar loracle.hl dilaporkan kehilangan lebih dari $70 juta dari perdagangan HYPE dalam tiga bulan terakhir. Saat ini, investor ini memegang sekitar 685.744 posisi short HYPE senilai $54,88 juta, yang berisiko likuidasi jika harga HYPE naik ke $101,15. Machi Big Brother, dikenal dengan perdagangan leverage tinggi, juga untung dari rally baru-baru ini. Investor yang dilaporkan pernah mengalami 500 likuidasi ini berhasil meningkatkan ekuitinya dari $152.000 menjadi $12,72 juta hanya dalam tiga hari, meraih keuntungan lebih dari $12,5 juta. Meskipun HYPE mencapai rekor tertinggi baru, transfer token oleh Multicoin Capital juga menjadi sorotan. Perusahaan dikabarkan mendepositokan total 427.422 HYPE (sekitar $31,74 juta) ke Coinbase Prime dalam tiga hari terakhir, memicu perhatian pasar terkait potensi penjualan atau manajemen portofolio. Dalam perdagangan Bitcoin, penjualan oleh investor anonim besar menonjol. Dalam transaksi terakhir, "paus" ini menjual sekitar 2.700 BTC senilai $211,8 juta, menjadikan total penjualannya dalam tiga hari mencapai 7.700 BTC dengan nilai sekitar $576,6 juta. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru25m yang lalu

Pemain Besar di Pasar Altcoin Melakukannya Saat Rally Besar-besaran!

cryptonews.ru25m yang lalu

Fidelity Memperingatkan: Kemakmuran Agen AI Belum Tentu Pesta untuk Rantai Publik

Fidelity mengingatkan investor agar tidak terlalu cepat menyamakan kemajuan AI agent dengan kemakmuran public blockchain. Meskipun AI yang dapat bertindak secara mandiri berpotensi menggunakan blockchain untuk pembayaran atau penyelesaian transaksi, terdapat setidaknya enam risiko yang perlu diperhatikan. Pertama, AI agent mungkin tidak memerlukan blockchain publik. Sistem tertutup oleh perusahaan teknologi besar bisa lebih dipilih karena kecepatan, biaya, stabilitas, dan kepatuhan regulasi yang lebih baik. Kedua, peningkatan transaksi on-chain tidak serta-merta menguntungkan token asli jaringan. Aktivitas pembayaran AI mungkin didominasi stablecoin, sehingga nilai tertangkap oleh penyedia layanan pembayaran, bukan token dasar blockchain. Ketiga, AI membuat pengembangan perangkat lunak lebih murah, tetapi banyaknya kode tidak sama dengan peningkatan nilai ekonomi. Persaingan bisa beralih ke pengguna, likuiditas, dan merek. Keempat, keunggulan teknologi menjadi kurang langka karena AI dapat dengan cepat mereplikasi fungsi, sehingga sulit mempertahankan keunggulan kompetitif hanya melalui kode. Kelima, AI menurunkan biaya pengembangan sekaligus biaya serangan, berpotensi meningkatkan risiko keamanan jika infrastruktur audit tidak matang. Keenam, institusi besar mungkin lebih membutuhkan blockchain "terkendali" dengan manajemen identitas, izin, dan audit yang kuat, bukan jaringan publik yang sepenuhnya terbuka. Intinya, narasi gabungan AI dan blockchain perlu dikaji lebih kritis. Fokus seharusnya pada infrastruktur mana yang benar-benar dapat menangkap kebutuhan riil dan mengubahnya menjadi nilai bisnis yang berkelanjutan.

marsbit1j yang lalu

Fidelity Memperingatkan: Kemakmuran Agen AI Belum Tentu Pesta untuk Rantai Publik

marsbit1j yang lalu

Setelah Riset di Silicon Valley, Kesimpulan Goldman Sachs: Agent Masuki Era Eksekusi, Kompetisi AI Beralih ke Workflow, World Model Bangkit

Berdasarkan laporan terbaru Goldman Sachs setelah survei di Silicon Valley, industri AI sedang memasuki tahap baru dari "mampu menjawab" menuju "mampu mengeksekusi". Kompetisi beralih dari "model siapa yang lebih kuat" ke "siapa yang benar-benar menguasai alur kerja". **Agent Masuki Era Eksekusi:** Agent AI berkembang dari alat bantu menjadi pelaksana alur kerja. Kendala utama untuk adopsi besar-besaran di perusahaan bukan lagi kemampuan model, melainkan **kontrollabilitas**, pembagian tanggung jawab, dan kemampuan untuk melacak serta memperbaiki kesalahan. Alur kerja yang paling mungkin diotomatisasi pertama kali memiliki karakteristik: batasan keputusan yang jelas, hasil yang dapat diverifikasi, dan kesalahan yang dapat dikembalikan (rollback). Penyedia layanan informasi dengan konten tepercaya, model domain yang terverifikasi, dan hubungan pengawasan yang matang memiliki peluang lebih besar. **Persaingan Model: Pembagian Tugas antara Model Mutakhir dan Model Sumber Terbuka:** Pasar kemungkinan akan berkembang menjadi pembagian kerja yang lebih jelas. **Model mutakhir (seperti GPT-4)** akan menangani tugas kompleks bernilai tinggi yang membutuhkan keandalan ekstrem. Sementara **model sumber terbuka** akan mengatasi tugas standar berskala besar dan menghabiskan sebagian besar token inferensi (sekitar 90% dalam 12-18 bulan ke depan), menawarkan biaya yang lebih rendah dengan sedikit pengorbanan kinerja untuk banyak kasus penggunaan bisnis. **Kebangkitan Model Dunia (World Model) dan Implikasinya:** Perhatian penelitian bergeser dari LLM (Large Language Model) ke "Model Dunia", yang memahami lingkungan, sebab-akibat, hukum fisika, dan interaksi dinamis di dunia nyata menggunakan data dari sistem fisik dan operasi dunia nyata. Ini semakin meningkatkan nilai **data proprietary**. Transisi AI ke dunia fisik di bidang seperti industri, sains, dan robotika akan membuka ruang masalah yang lebih luas dan memicu **kurva pertumbuhan kedua untuk permintaan komputasi AI**, menguntungkan penyedia infrastruktur cloud dan komputasi seperti Microsoft, Oracle, dan CoreWeave. **Perubahan Model Bisnis:** Komersialisasi AI bergerak dari berlangganan per kursi (**seat-based**) ke pengisian berdasarkan konsumsi, volume transaksi, dan hasil (**consumption/transaction/outcome-based**). Nilai industri bermigrasi dari model itu sendiri ke data proprietary, konteks bisnis, dan keahlian domain.

marsbit1j yang lalu

Setelah Riset di Silicon Valley, Kesimpulan Goldman Sachs: Agent Masuki Era Eksekusi, Kompetisi AI Beralih ke Workflow, World Model Bangkit

marsbit1j yang lalu

Telegram Memperkenalkan Teknologi WEB-Proxy: Menyamarkan Lalu Lintas agar Terlihat Seperti Situs Web Biasa

Telegram memperkenalkan teknologi eksperimental bernama WEB-proxy pada 21 Agustus 2026. Teknologi ini menawarkan cara baru untuk mengatasi pemblokiran dengan menyamarkan lalu lintas data aplikasi agar terlihat seperti kunjungan biasa ke situs web melalui koneksi HTTPS yang aman. Cara kerjanya, Telegram Desktop menggunakan mesin browser (WebView) bawaan untuk mengirimkan semua data melalui satu sesi yang tampak seperti loading halaman web. Data dari MTProxy dikemas dalam format khusus dan dikirim melalui saluran terenkripsi HTTPS atau WebSocket. Di sisi server, relay khusus menerima aliran data ini dan meneruskannya ke MTProxy tanpa mengetahui isi atau tujuan akhirnya, sehingga menjaga privasi. WEB-proxy beroperasi pada domain HTTPS biasa yang juga menampung situs web publik asli. Halaman jembatan proxy hanya diaktifkan jika permintaan mengandung parameter rahasia tertentu yang dihitung dari konfigurasi. Tautan koneksi proxy memiliki format spesifik dan menggunakan port 443 wajib. Saat ini, teknologi ini masih dalam tahap uji konsep dan tersedia untuk Telegram Desktop serta klien Android eksperimental, dengan rencana dukungan iOS. Dengan memanfaatkan infrastruktur web standar, WEB-proxy mempersulit sistem filter untuk membedakannya dari lalu lintas internet sah tanpa memblokir keseluruhan HTTPS. Keberhasilannya akan bergantung pada ketahanannya terhadap analisis lalu lintas yang canggih dan kemampuan skalanya.

cryptonews.ru1j yang lalu

Telegram Memperkenalkan Teknologi WEB-Proxy: Menyamarkan Lalu Lintas agar Terlihat Seperti Situs Web Biasa

cryptonews.ru1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片