代币化股票:新瓶装旧酒的金融效率革命

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2025-07-10Terakhir diperbarui pada 2025-07-10

Abstrak

这场金融「换皮」游戏,能否复刻标普 500ETF的逆袭神话?

原文作者:PRATHIK DESAI

原文编译:Saoirse,Foresight News

20 世纪 80 年代末,Nathan Most 在美国证券交易所工作。但他既不是银行家,也不是交易员,而是一名深耕物流行业多年的物理学家,曾从事金属与大宗商品运输工作。他关注的并非金融工具,而是实用系统。

当时,共同基金是投资者获取广泛市场敞口的主流方式。这类产品虽能提供分散投资的机会,却存在交易延迟问题:投资者无法在交易日内随时买卖,下单后需等待市场收盘才能知晓成交价格(值得注意的是,这种交易模式沿用至今)。对于习惯实时买卖个股的投资者而言,这种滞后的交易体验早已过时。

为此,Nathan Most 提出了一种解决方案:开发一款追踪标普 500 指数、但可像单只股票一样交易的产品。具体而言,就是将整个指数进行结构化封装,以全新形态在交易所挂牌上市。这一构想起初备受质疑,共同基金的设计逻辑本就不同于股票交易,相关法律框架尚属空白,市场似乎也并无此类需求。

但他还是执意推进了这一计划。

代币化股票:新瓶装旧酒的金融效率革命

1993 年,标准普尔存托凭证(SPDR)以交易代码 SPY 首次亮相,这本质上是首只交易所交易基金(ETF):一种代表数百只股票的投资工具。起初它被视为小众产品,却逐渐成为全球交易最活跃的证券之一。在多数交易日中,SPY 的成交量甚至超过其追踪的成分股。这种合成产品的流动性,竟超越了其底层资产。

如今,这段历史再次具有启示意义。原因并非又有新基金问世,而是区块链上正在发生的变革。

Robinhood、Backed Finance、Dinari 及 Republic 等投资平台正陆续推出代币化股票。这些基于区块链的资产,旨在映射特斯拉、英伟达甚至 OpenAI 等私营企业的股价。

这些代币被定位为「风险敞口工具」而非所有权凭证,持有者既不是股东,也没有投票权。这并非是传统意义上购买股权,而是持有一个与股价挂钩的代币。这种区别至关重要,为此已引发争议,OpenAI、Elon Musk 都对 Robinhood 提供的代币化股票表示担忧。

代币化股票:新瓶装旧酒的金融效率革命

@OpenAINewsroom

Robinhood CEO Tenev 随后不得不澄清,这些代币实际上是为散户提供接触这些私人资产的渠道。

与公司发行的传统股票不同,这些代币由第三方创建。部分平台声称通过托管真实股票提供 1: 1 背书,另一些则完全是合成资产。尽管交易体验似曾相识,价格走势与股票一致,界面类似经纪商应用,但背后的法律和金融实质往往更为薄弱。

即便如此,它们仍吸引着特定类型的投资者,尤其是那些无法直接涉足美股的非美国投资者。假设你住在拉各斯、马尼拉或孟买,想投资英伟达,通常需要开设境外经纪账户、满足高额的最低存款要求,还要经历漫长的结算周期。而代币化股票作为在链上交易并追踪交易所基础股票走势的代币,省去的正是这些交易障碍。无需电汇、无需填表、没有准入限制,只需一个钱包和交易市场。

这种投资渠道看似新颖,但其运作机制却与传统金融工具有共通之处。然而现实问题依然存在:Robinhood、 Kraken 和 Dinari 等多数平台并未在美股以外的新兴市场运营。以印度用户为例,能否通过这些渠道合法或实际购买代币化股票,至今仍不明确。若代币化股票想真正拓宽全球市场参与度,面临的阻力将不仅是技术层面,还包括监管、地域和基础设施等多重挑战。

衍生品运作逻辑

期货合约长期以来提供了一种基于预期交易的方式,无需直接持有标的资产;期权让投资者不用真的买入股票,也能押注它的波动大小、涨跌时机或者走势方向。不管是哪种情况,这些工具都成了投资底层资产的「替代通道」。

代币化股票的诞生也有着相似逻辑。它们并非宣称要取代传统股票市场,而是为长期被排除在公开投资之外的人群提供了另一种参与途径。

新衍生品的发展往往有迹可循:初期市场充满困惑,投资者不确定如何定价,交易员对风险望而却步,监管机构持观望态度;随后投机者入场,试探产品边界、利用市场低效套利;若产品被证明实用,便会逐步被主流参与者接纳,最终成为市场基础设施。指数期货、ETF,甚至 CME(芝加哥商品交易所)和币安的比特币衍生品均是如此。它们一开始根本不是给普通投资者用的,更像是投机者的游乐场:虽交易更快、风险更高,却也更灵活。

代币化股票可能延续相同路径:先是散户拿它去炒 OpenAI 这种难买的资产,或者没上市的公司;然后套利者发现代币和股票之间的价格差能赚钱,也跟着入场;要是交易量能稳住,基础设施也跟上,机构部门也可能加入,尤其是在合规框架完善的司法管辖区。

早期市场看着可能很混乱:流动性不足,买卖价差大,周末还会突然跳价。但衍生品市场刚开始都这样,从来不是完美的复制品,更像是压力测试 —— 让市场在资产本身调整前,先看看大家到底有没有需求。

这种模式有个有意思的地方,说是优点也行,缺点也行,就看你怎么想了 ——时间差问题。

传统股市有开盘收盘时间,大部分股票衍生品也跟着股市时间交易,但代币化股票可不守这套规矩。比如一只美股周五收盘 130 美元,周六突然爆了个大新闻(像财报提前泄露或者地缘政治事件),这时候股票没开盘,但代币可能已经开始涨跌了。这样一来,投资者就能把股市休市时的新闻影响算进交易里。

只有当代币化股票交易量显著超过传统股票时,时间差才会成为问题。期货市场通过资金费率和保证金调整应对此类问题,ETF 靠指定做市商和套利机制稳价格,但代币化股票现在还没建立这些机制,所以价格可能跑偏,流动性可能不足,能不能跟紧股票价格,全看发行方靠不靠谱。

但这种信任很不可靠。比如 Robinhood 在欧盟推出 OpenAI 和 SpaceX 的代币化股票时,两家公司均否认参与,声称与该业务既无协作也无正式关系。

这倒不是说代币化股票本身有问题,只是你得想清楚:此时你购买的究竟是价格敞口,还是权利与追索权模糊的合成衍生品?

代币化股票:新瓶装旧酒的金融效率革命

@amitisinvesting

对这事感到焦虑的人听着,其实没什么大不了的。

OpenAI 发布这份声明只是为了稳妥,毕竟他们不得不这么做。

而 Robinhood 呢,只是推出了一个代币,用来追踪 OpenAI 在私有市场的估值,就像他们平台上其他 200 多家公司的代币一样。

你并不是真的在买这些公司的股票,但股票本身不过是凭证,这些资产的数字形式才是关键。

未来会有成千上万的去中心化交易所,无论 OpenAI 是私有还是公开,都能让你交易它。到时候流动性会很充足,买卖价差会大幅缩小,全世界的人都能交易。

而 Robinhood,只是先走了这一步而已~

这些产品的底层架构也是五花八门。有些是在欧洲监管框架下发行的,有些则依赖智能合约和离岸托管机构。像 Dinari 这样的少数平台,正尝试更合规的运作模式,而大多数平台仍在试探法律的边界。

美国证券监管机构尚未明确立场。尽管美国 SEC 已就代币发行和数字资产表明态度,但传统股票的代币化产品仍处于灰色地带。平台对此十分谨慎,例如 Robinhood 就先在欧盟推出产品,没敢在美国本土上线。

不过需求已经很明显了。

Republic 平台为 SpaceX 等私人公司提供了合成投资渠道,Backed Finance 把公开股票打包后在 Solana 链上发行。这些尝试尚处早期,却从未停歇,其背后的模式承诺解决的是参与门槛问题,而非金融本身的逻辑。代币化股票可能不会让持股收益变高,因为它压根没打算这么做,或许它只是想让普通人参与起来更简单。

对散户来说,能不能参与进来往往是最重要的。从这个角度看,代币化股票没有跟传统股票竞争,而是在比拼「参与的方便程度」。如果投资者能在持有稳定币的应用上点击几下,就能获得英伟达股票的涨跌敞口,他们可能根本不会在意这是不是合成产品。

这种偏好早有先例。SPY 交易所交易基金已证明,包装后的产品能成为主流交易市场,差价合约(CFD)、期货、期权等其他衍生品亦是如此。起初它们只是交易员的工具,最终却服务了更广泛的用户群体。

这些衍生品甚至经常领先于标的资产走势,在市场波动中,它们比反应迟缓的传统市场更快捕捉情绪,放大恐惧或贪婪。

代币化股票可能会走上相似的道路。

当前基础设施仍处早期,流动性时好时坏,监管框架模糊。但底层逻辑清晰可见:做出一个能反映资产价格、容易买到手、让普通人愿意用的东西。如果这个「替代品」能够稳住,更多交易量将涌入其中。最终,它不再是标的资产的影子,而会成为市场的风向标。

Nathan Most 起初并未打算重塑股票市场,他只是看到效率漏洞,想寻找更流畅的交互方式。如今的代币发行者也在做同样的事,只不过把当年的基金「包装」换成了智能合约。

值得观察的是,这些新工具能不能在市场大跌时保住信任。毕竟它们不是真股票,也没被监管,只是「接近股票的工具」。但对很多远离传统金融或者住在偏远地区的人来说,能「接近」就已经够了。

原文链接

Bacaan Terkait

Restrukturisasi Epik EF: PHK 20%, Anggaran Dipotong Setengah, Ethereum Bersiap Jadi Lebih Ringan?

Yayasan Ethereum (EF) telah mengumumkan restrukturisasi organisasi besar-besaran, termasuk pemotongan sekitar 20% karyawan (54 orang) dan pengurangan anggaran hingga 40%. Reformasi ini bertujuan untuk menyederhanakan operasi EF dan beralih ke model yang lebih berkelanjutan, dengan target menurunkan tingkat pengeluaran tahunan menjadi sekitar 5% setelah tahun 2030. Restrukturisasi membagi EF ke dalam klaster fungsional yang jelas: lapisan protokol, lapisan akses, lapisan pengguna, lapisan komunitas, dan lapisan kelembagaan. Langkah ini dipandang sebagai upaya untuk memperjelas peran EF yang selama ini dianggap ambigu, dengan fokus kembali pada penelitian protokol inti, dukungan barang publik, dan koordinasi ekosistem, sementara lebih banyak tugas pembangunan diserahkan kepada kekuatan pasar dan tim independen di ekosistem yang lebih luas. Latar belakang reformasi ini adalah berbagai kritik yang dihadapi EF selama setahun terakhir, terkait penjualan ETH, eksekusi strategi, dan daya saing ekosistem. Vitalik Buterin mengakui bahwa penyusutan ini akan mengakibatkan penghentian beberapa proyek dan kehilangan kontributor jangka panjang. Namun, hal ini juga mencerminkan perubahan struktur kekuatan di Ethereum, di mana organisasi independen seperti Ethlabs (didirikan oleh mantan peneliti EF) mulai muncul untuk mengisi peran yang ditinggalkan. Bahkan pesaing seperti Anatoly Yakovenko dari Solana memberikan tanggapan positif, menyatakan bahwa EF yang lebih ramping dapat menjadi lebih gesit dan fokus. Meskipun reformasi ini tidak serta-merta menyelesaikan semua tantangan Ethereum, langkah ini menandai penyesuaian yang signifikan dalam positioning EF seiring dengan maturingnya ekosistem Ethereum.

Odaily星球日报36m yang lalu

Restrukturisasi Epik EF: PHK 20%, Anggaran Dipotong Setengah, Ethereum Bersiap Jadi Lebih Ringan?

Odaily星球日报36m yang lalu

Partner Dragonfly Haseeb: Perusahaan dengan Pertumbuhan Tercepat Mungkin Terjebak di Angka 149 Karyawan

Analisis oleh Haseeb dari Dragonfly membahas dampak skema harga AI seperti yang diterapkan Anthropic (Claude) terhadap perusahaan besar vs startup. Artikel ini mengibaratkan harga token AI sebagai "kebijakan pajak" tersembunyi. Perusahaan besar (150+ pengguna) membayar model "Enterprise" dengan biaya per token plus markup ~75%, yang efektif menjadi "pajak tinggi" atas tenaga kerja AI. Hal ini menghambat eksperimen dan otomatisasi marjinal, mendorong retensi tenaga kerja manusia. Sebaliknya, startup (<150 pengguna) mendapat paket langganan "Team" dengan biaya tetap. Dengan harga marjinal nol hingga batas tertentu, mereka mendapat subsidi inovasi. Insentifnya adalah memaksimalkan penggunaan token ("tokenmaxxing") untuk efisiensi ekstrem, mendorong otomatisasi agresif dengan AI dan agen cerdas. Akibatnya, pergantian tenaga kerja mungkin tidak terlihat sebagai PHK massal di perusahaan besar, tetapi sebagai startup yang lebih otomatis mengalahkan perusahaan tradisional. Perusahaan besar mungkin menyembunyikan penurunan bisnis di balik narasi "AI-washing". Artikel ini memperingatkan munculnya "tebing 150 orang", di mana perusahaan yang tumbuh akan terdorong untuk tetap di bawah 149 karyawan untuk mempertahankan harga subsidi. Ini menciptakan distorsi mirip dengan peraturan ketenagakerjaan Prancis di 50 karyawan, yang berpotensi mendefinisikan ulang filosofi manajemen perusahaan rintisan di era AI. Kebijakan harga ini, meski tidak dirancang sebagai pajak, akan sangat memengaruhi struktur tenaga kerja dan kompetisi bisnis di masa depan.

marsbit46m yang lalu

Partner Dragonfly Haseeb: Perusahaan dengan Pertumbuhan Tercepat Mungkin Terjebak di Angka 149 Karyawan

marsbit46m yang lalu

xBubble Bagaimana Membuka Jalan dalam Ekonomi OPC yang Dibanjiri Dana VC

OPC (One Person Company) telah berkembang dari konsep wirausaha yang menarik perhatian menjadi salah satu pasar baru yang paling layak ditonton di industri AI. AI tidak hanya meningkatkan efisiensi karyawan, tetapi juga mengubah jumlah minimum orang yang diperlukan untuk memulai bisnis, memungkinkan usaha kecil yang sebelumnya tidak layak secara finansial menjadi layak. Bukti nyata datang dari Replit dan Lovable, yang mendapatkan valuasi tinggi dengan fokus membuat pengembangan perangkat lunak dapat diakses oleh non-teknis. Namun, celahnya masih ada: alat AI coding saat ini mengurangi biaya pembuatan demo tetapi seringkali mengharuskan pengguna untuk mengelola proses pengembangan dan pemeliharaan yang berkelanjutan, yang merupakan hambatan bagi OPC tanpa latar belakang teknis. Di sinilah xBubble (dari DAPPOS) masuk. Alih-alih fokus pada Prompt-to-Code, xBubble mengadopsi pendekatan SOP-to-Business. Sistem SOP (Standard Operating Procedure) miliknya mengemas model AI, alat, dan standar hasil ke dalam alur eksekusi yang terorganisir untuk tugas atau bisnis tertentu. Pengguna hanya perlu mendeskripsikan tujuan bisnis (misalnya, menjual merchandise Piala Dunia), dan xBubble akan menerjemahkannya menjadi perangkat lunak yang berfungsi, termasuk halaman, pembayaran, dan backend pesanan. xBubble juga menyelesaikan tantangan infrastruktur seperti hosting dan deployment melalui jaringan mitra penyedia layanan pihak ketiga. Yang penting, pengguna dapat membayar layanan ini menggunakan kredit xBubble, menyederhanakan proses. Dukungan untuk pembayaran crypto-native juga melayani kebutuhan OPC yang melayani pelanggan global. Kesempatan xBubble terletak pada penyediaan jalur peluncuran bisnis yang lengkap untuk OPC non-teknis yang sudah memiliki produk, layanan, atau pelanggan, tetapi kekurangan sumber daya untuk tim teknis. Dengan mengotomatisasi dan memaketkan lebih banyak langkah teknis, xBubble berpotensi menjadi sistem peluncuran bisnis untuk ekonomi OPC yang sedang tumbuh, menjembatani kesenjangan antara membuat demo dan menjalankan bisnis yang benar-benar berkelanjutan.

链捕手46m yang lalu

xBubble Bagaimana Membuka Jalan dalam Ekonomi OPC yang Dibanjiri Dana VC

链捕手46m yang lalu

Partner Dragonfly Haseeb: Mengapa Perusahaan dengan Pertumbuhan Tercepat di Masa Depan, Mungkin Semua Terjebak di Angka 149 Karyawan

Dalam sebuah analisis, Haseeb dari Dragonfly membahas kebijakan harga token AI seperti Anthropic yang dapat dianggap sebagai kebijakan pajak terselubung. Perusahaan kecil di bawah 150 pengguna mendapat paket berlangganan dengan biaya token marginal nol, mendorong inovasi dan penggunaan maksimal AI. Sebaliknya, perusahaan besar dengan lebih dari 150 pengguna dikenakan model “Enterprise” dengan tarif per token yang jauh lebih tinggi, menciptakan “pajak” tersirat sekitar 75% pada otomatisasi tenaga kerja AI. Struktur ini menciptakan insentif yang berbeda: startup didorong untuk memaksimalkan penggunaan token secara agresif (token-maxxing), sementara perusahaan besar cenderung membatasi eksperimen AI karena biayanya yang mahal. Akibatnya, penggantian tenaga kerja oleh AI mungkin tidak terjadi melalui PHK massal di korporat besar, tetapi melalui startup yang lebih efisien merebut pasar, yang pada akhirnya mengurangi lapangan kerja secara tidak langsung. Ambang 150 pengguna berfungsi seperti “tebing regulasi,” mirip aturan ketenagakerjaan di Perancis yang membatasi pertumbuhan perusahaan. Startup akan termotivasi untuk tetap di bawah batas ini, mungkin memicu filosofi manajemen “AI-first” dengan tim yang sangat ramping. Kebijakan harga ini, meski tidak dirancang sebagai kebijakan fiskal, dapat mendorong munculnya perusahaan-perusahaan berkinerja tinggi yang dengan sengaja membatasi jumlah karyawan di sekitar 149 orang.

链捕手54m yang lalu

Partner Dragonfly Haseeb: Mengapa Perusahaan dengan Pertumbuhan Tercepat di Masa Depan, Mungkin Semua Terjebak di Angka 149 Karyawan

链捕手54m yang lalu

Boleh Investasi Boleh Tidak, Lebih Baik Tidak: Refleksi Sembilan Tahun Seorang VC Setelah Melewati Empat Siklus

**Pendiri VC dengan Pengalaman 9 Tahun dan 4 Siklus Pasar Bagikan Pembelajaran Kunci** Setelah sembilan tahun berinvestasi dan melalui empat siklus pasar, Jocy, Pendiri IOSG Ventures, merefleksikan pola umum yang menyebabkan kegagalan startup dan karakteristik pendiri yang berpotensi sukses. **6 Profil Pendiri yang Berisiko Gagal:** 1. **Tidak Stabil secara Emosional:** Bereaksi berlebihan di bawah tekanan, terlibat konflik publik. 2. **Kurang "Hunger" / Memiliki Jalan Keluar:** Memiliki jaringan pengaman (kekayaan keluarga, karir lain) yang mengurangi intensitas dan ketahanan. 3. **Ego yang Tidak Terkendali:** Terlalu percaya diri pada eksekusi yang kaku ("mesin eksekusi") atau keahlian teknis semata ("pendiri tipe profesor"), tanpa kelenturan atau kesediaan belajar. 4. **Token di Atas Produk:** Memperlakukan token hanya sebagai alat fundraising, bukan sebagai inti produk. Jika token bernilai nol, produk tidak memiliki nilai. 5. **Tidak Memiliki Strategi Keluar (Exit Thesis) yang Jelas:** Tidak memahami urutan milestone dan strategi modal sejak awal. 6. **Belum Mengalami Siklus Pasar Lengkap:** Kurang pengalaman menangani tekanan bear market, sehingga investasi awal perlu dibatasi. **Karakteristik Pendiri yang Disukai:** * **Terobsesi pada Masalah:** Hidup dan bernafas untuk solusi yang dibangun. * **Pendiri Perusahaan Kedua + Wawasan Non-Konsensus:** Belajar dari kegagalan sebelumnya dan memiliki tesis independen. * **Komunikator yang Baik + Ego yang Terkontrol:** Ambisius tetapi mau mendengar masukan. * **Tangguh, Tidak Menghindar:** Ketabahan menghadapi tekanan dan siklus. * **Perspektif Global, Agency, dan "Taste":** Dapat membangun bisnis global sejak hari pertama, memiliki kemampuan memecahkan masalah secara proaktif dan daya pilih/estetika yang baik. **3 Saran Penting untuk Pendiri Startup:** 1. **Fokus pada Arus Kas**, bukan sekadar narasi. 2. **Hati-hati dengan Token:** Menerbitkan token adalah liabilitas besar dengan biaya tersembunyi (market maker, likuiditas, kepatuhan) yang bisa mencapai jutaan dolar. Jangan terburu-buru menerbitkannya. 3. **Hormati Likuiditas:** Jual saat kondisi baik, beli (dukung protokol) saat harga jatuh. Prinsip investasi inti mereka sederhana namun ketat: **"Jika ragu-ragu untuk berinvestasi, maka jangan investasi."** Disiplin dalam mengatakan "tidak" inilah yang dianggap sebagai kunci bertahan dalam perubahan cepat industri crypto.

Foresight News1j yang lalu

Boleh Investasi Boleh Tidak, Lebih Baik Tidak: Refleksi Sembilan Tahun Seorang VC Setelah Melewati Empat Siklus

Foresight News1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片