香港会不会跳过扫码支付,直接进入稳定币支付?

深潮Dipublikasikan tanggal 2025-07-07Terakhir diperbarui pada 2025-07-07

香港错过扫码支付,是因为既没有用户痛点,也没有替代动力。

撰文:Ethean

结论写前面

这要看两个关键条件能否成立:

  • 稳定币是否比现有支付方式更方便、更省钱,且覆盖更多场景

  • 能否在合规框架下,快速搭建出「能用、好用、敢用」的完整生态系统

一、 「扫码支付时代」为什么没发生在香港?

原因很现实朴素:

  • Cash Only 能省手续费

  • 接受八达通是因为太多人用,商家「被迫适配」

相比之下,支付宝 / 微信虽然手续费略低,但

  • 没有用户基础

  • 没有「美团 + 淘宝 + 滴滴」的超级生态

  • 在香港是「独立钱包」,功能残缺、使用场景有限

所以只能成为面向游客的辅助支付方式。

二、那么香港有可能直接跃迁到稳定币支付吗?

目前来看稳定币真正走进日常生活,还要跨过两个核心门槛:

1、用户体验还不够「生活化」

  • 现在的稳定币讨论还集中在:机构结算 / 跨境支付 / RWA 资产发行

  • 用户端怎么「买币→支付→收款→退出」?流程复杂、缺乏激励、教育成本高。

稳定币距离八达通 / 微信 / 支付宝那样的顺手好用,还很远。

2、合规虽然「有法」,但离「落地」仍有距离

1)合规「有牌」 ≠ 支付落地

香港 2025 年将正式启动稳定币牌照制度,但目前:

  • 监管细则、审批流程仍在测试

  • 正式发行、推广到零售市场还有等待期

2)钱包和支付网关生态还没搭好

监管主要覆盖发行层面,但是否有成熟易用的钱包 App?是否有与商户 POS、支付网关无缝衔接的生态?目前还在构建发牌体系,还没有进入面向大众的落地应用建设期。

3)监管实际执行效果需要时间验证

敢拿稳定币,前提是:用户相信它能兑、兑得快、兑得稳。即使有牌,但市场是否接受?监管如何保障赎回承诺?若储备资产透明度、用户保护、风险应急措施不到位,仍可能发生信任危机。

香港错过了扫码支付,不是因为技术落后,而是因为既没有用户痛点,也没有替代动力。

三、稳定币能不能直接跃迁成功?

要看:

1. 是否比现有支付方式更方便、更省钱,覆盖更多场景;

2. 能否在合规框架下快速搭建出可用的生态系统

香港错过扫码支付,是因为既没有用户痛点,也没有替代动力。如果稳定币想跳过扫码时代,直接落地生活场景,就必须从「合规 + 体验」两个维度上真正打穿用户和商户两端的壁垒。

Bacaan Terkait

Putri Jensen Huang, dari Koki ke Gaji Rp 13 Miliar per Tahun

Putri Jensen Huang, Madison Huang (Huang Minshan), baru-baru ini muncul di Beijing untuk menghadiri World Robot Conference 2026. Sebagai Senior Director of Product and Technical Marketing untuk Platform Fisik AI di Nvidia, dengan gaji sekitar $1,2 juta per tahun, kunjungannya berfokus pada ekosistem robot China. Dia mengunjungi booth perusahaan seperti Yuejiang, Guanglun Zhineng, Ubtech, dan JD.com, menyaksikan demo robot dan mengeksplorasi kemajuan dalam simulasi fisik, pengumpulan data, dan pelatihan. Yang menarik, karir Madison tidak dimulai di teknologi. Awalnya dia mempelajari seni kuliner, bekerja sebagai koki, dan juga di LVMH sebelum beralih ke dunia AI. Dia bergabung dengan Nvidia sebagai magang pada 2020 setelah mengambil kursus AI dan MBA, dan naik pangkat dengan cepat. Kakaknya, Spencer, juga memiliki jalur tidak biasa, sebelumnya membuka bar koktail sebelum akhirnya bergabung dengan Nvidia di bidang perangkat lunak robotika. Kunjungan Madison mencerminkan betapa panasnya industri robot China saat ini. Konferensi ini menampilkan ribuan produk, dan perusahaan seperti Unitree baru saja melantai di bursa, dengan banyak startup lainnya dalam antrean IPO. Industri bergerak melampaui demonstrasi fisik menuju pengembangan "otak" atau kecerdasan robot, di mana kemampuan untuk memahami dan beradaptasi dalam lingkungan baru menjadi kunci. China, dengan basis manufaktur dan skenario aplikasi industrinya yang luas, menjadi medan uji dan arena persaingan yang penting untuk gelombang AI Fisik berikutnya yang didorong Nvidia.

marsbit1j yang lalu

Putri Jensen Huang, dari Koki ke Gaji Rp 13 Miliar per Tahun

marsbit1j yang lalu

Dia yang Memberi Wang Xingxing 2 Juta Pertama, Kini Menjadi Ketua Dewan untuk "Yushu" Berikutnya

Pada 19 Agustus, perusahaan robot humanoid pertama di pasar saham A China, Unitree Robotics, resmi melantai di bursa. Yin Fangming, investor awal yang memberi pendanaan angel pertama sebesar 2 juta yuan (sekitar 15% saham) kepada pendiri Wang Xingxing pada 2016 ketika Unitree kesulitan dana, kini menuai hasil investasinya. Perhitungan berdasarkan harga IPO menunjukkan, total pengembalian investasinya mencapai sekitar 280 juta yuan, atau 140 kali lipat. Namun, Yin Fangming bukan hanya investor sukses. Ia juga pernah menjadi co-founder ROOBO, perusahaan robot AI yang sempat mendapat pendanaan besar namun akhirnya menghadapi tantangan bisnis. Pengalamannya sebagai entrepreneur di bidang hardware robot membantunya mengenali potensi Unitree yang mengutamakan penelitian mandiri dan kontrol biaya hardware. Selain Unitree, Yin aktif berinvestasi di bidang energi dan aerospace. Namun, langkah terbaru dan terpentingnya adalah menjadi Chairman Galaxy General Intelligence (Galaxy通用), unicorn kecerdasan embodied yang didirikan 2023 dan telah mendapat pendanaan lebih dari 6,96 miliar yuan. Penunjukannya sebagai Chairman mengindikasikan keterlibatan mendalam dalam strategi perusahaan, tidak sekadar sebagai investor. Perubahan besar dalam manajemen Galaxy通用 ini juga dikabarkan sebagai persiapan untuk langkah kapital berikutnya. Dengan latar belakang karir di industri telepon seluler dan internet mobile (seperti di Sougou dan 360), Yin terkenal karena kemampuannya membaca tren teknologi berikutnya. Ia meninggalkan puncak karir di internet mobile untuk merintis usaha di bidang AI, meyakini itulah masa depan dekade berikutnya. Meski rendah profil dan menolak wawancara, pesannya jelas: mendukung entrepreneur robot berbakat seperti Wang Xingxing.

marsbit1j yang lalu

Dia yang Memberi Wang Xingxing 2 Juta Pertama, Kini Menjadi Ketua Dewan untuk "Yushu" Berikutnya

marsbit1j yang lalu

Refleksi Pencurian Coldcard: Kode Terlihat Bukan Berarti Aman

**Refleksi Pencurian Coldcard: Kode Terlihat Belum Tentu Aman** Insiden pencurian dompet keras Coldcard yang menyebabkan kerugian lebih dari $100 juta mengungkap kesalahpahaman umum dalam komunitas Bitcoin: kode yang terbuka (source available) tidak sama dengan perangkat lunak sumber terbuka (open source/FOSS) yang aman. Coldcard menggunakan lisensi MIT dengan klausa tambahan yang membatasi penggunaan komersial, menjadikannya "source available" tetapi bukan open source sepenuhnya. Hal ini mengurangi insentif bagi pihak ketiga untuk mengaudit kodenya secara mendalam. Bug kritis dalam pustaka `libngu` tetap tak terdeteksi selama sekitar lima tahun karena kurangnya tinjauan eksternal, meskipun kodenya dapat diakses publik. Prinsip open source menekankan empat kebebasan pengguna, termasuk hak untuk mempelajari, mengubah, dan mendistribusikan ulang kode. Namun, keamanan sejati tidak otomatis tercipta hanya dengan membuka kode; keamanan membutuhkan insentif ekonomi dan upaya kolektif untuk memverifikasi. Proyek seperti Bitcoin Core menunjukkan praktik terbaik di mana pengembangan transparan dan tinjauan sejawat yang ketat membangun kepercayaan. Insiden ini menyoroti "tragedi kepemilikan bersama" di mana setiap pengguna mengandalkan orang lain untuk mengaudit, tetapi tidak ada yang benar-benar melakukannya. Dalam ekosistem bernilai tinggi seperti Bitcoin, pilihan lisensi yang membatasi dapat mengurangi pool auditor potensial, menggeser tanggung jawab ke perusahaan itu sendiri. Perkembangan AI mengubah lanskap ini. Proyek Bitcoin Red Team menunjukkan bahwa AI dapat membantu peninjauan kode secara masif. Namun, AI juga membanjiri pemelihara proyek dengan kode yang dihasilkan otomatis, meningkatkan beban verifikasi. Keunggulan keamanan melalui ketidakjelasan (security through obscurity) pada kode tertutup juga semakin terkikis oleh kemampuan AI. Kesimpulannya, visibilitas kode hanyalah langkah pertama. Keamanan yang sebenarnya dalam keuangan digital memerlukan model lisensi yang mendorong insentif audit, budaya pengembangan yang transparan, dan mungkin, adopsi alat bantu AI untuk analisis yang lebih komprehensif. Hanya proyek yang diaudit dengan baik yang dapat bertahan di lingkungan yang semakin kompetitif dan penuh tekanan ini.

marsbit1j yang lalu

Refleksi Pencurian Coldcard: Kode Terlihat Bukan Berarti Aman

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片