Tether推出黄金代币,泰国出台数字资产监管新政

比推Dipublikasikan tanggal 2025-07-04Terakhir diperbarui pada 2025-07-04

本文作者:卢文龙律师Deron


2025年5月13日,稳定币USDT发行方Tether宣布将在泰国数字资产交易所Maxbit上线Tether黄金代币(XAU₮),据Tether介绍,1枚XAU₮对应现实世界中的1盎司黄金。

在此之前,2025年3月10日,泰国证监会SEC宣布USDT为受认可的加密货币,泰国副总理也宣布泰国有意利用加密货币和区块链技术来促进当地旅游业的发展。

更早些时候,2023年12月7日,Tether宣布和泰国交易量最大的加密货币交易所Bitkub合作,将在泰国发起一个关于稳定币和区块链知识的教育项目,双方将通过设立教育课程、通识运动、激励性的学习计划以及问答节目来增强泰国用户的数字金融认识。值得注意的是,USDT同时也是泰国用户以及Bitkub交易所交易量最大的稳定币。

Tether,全球市场规模最大的稳定币USDT发行方,在其最新公布的2025年第一季度财报显示,截至3月31日,Tether发行的稳定币市值约1437亿美元,持有美国国债的规模约1200亿美元,一季度USDT新增供应约70亿美元,新增4600万用户钱包。

即便贵为稳定币一哥,Tether近些年来也在通过不断拥抱监管的方式,期待获得更多的监管背书和市场份额。今年1月13日,Tether在获得萨尔瓦多颁发的数字资产服务商牌照(DASP)后,宣布将公司总部及相关实体从英属维尔京群岛(BVI)迁到中美洲岛国萨尔瓦多,公司CEO和COO也在当地购入房产并获得当地居民身份。

泰国,东南亚最活跃的经济体之一,世界闻名的旅游地,出口导向型经济,跨境资金和人员流动频繁。在多种因素作用下,泰国政府对数字资产的政策也颇为友好,吸引了不少行业巨头和初创企业选择在泰国从事加密资产业务。在Chainalysis于2024年公布的一项全球加密货币采用指数国别排行榜上,泰国位列榜单第16名。

本文将以Tether在泰国的战略布局为切入点,归纳泰国市场对于数字资产监管的特点。

泰国对于数字资产的监管态度

泰国对加密资产的监管态度经历了从谨慎观望到积极拥抱的转变过程,这一演变与全球数字经济发展趋势及泰国国内经济战略调整密切相关。

2018年5月14日,泰国颁布《数字资产业务法令》将数字资产分为两大类:加密货币、数字通证,二者的主要区别在于,加密货币是作为交换的媒介,数字通证是作为权益的代表。同时,法令主要从两大维度对加密资产进行监管:一是数字通证的发行,二是数字资产业务的开展,包括交易所、做市商、服务商、基金管理人、投资顾问以及托管钱包服务商。

泰国对于通证发行的监管

1. 受监管的通证发行:投资型通证、准备登录交易所的实用型通证、加密货币。

依据收入来源的不同,泰国证监会将数字通证的类别分为不动产数字通证、基础建设数字通证、可持续发展相关的数字通证、债权通证等。2022年,房地产公司SC Asset通过STO筹集了约3亿泰铢(约800万美元),成为首个获批案例。

投资人如果想发行受监管的通证,需要满足如下条件:

  • 获得泰国证监会的许可;

  • 就数字通证发行向泰国证监会提交注册申请,并提交通证发行的招股书;

  • 满足监管要求的资质条件。

2. 豁免监管的通证发行:泰国央行(BOT)发行的数字通证、消费型的实用型通证、满足特定条件的有限发行(limited offering)。

消费型的实用型通证:

  • 发行人基于消费目的或作为数字证书的通证发行;

  • 非基于消费目的或作为数字证书,但是限于在特定分布式记账系统使用的实用型通证,比如在中心化金融CeFi和去中心化金融DeFi内部使用的通证,又比如在持牌数字交易所作为折扣或其他补贴使用的通证,又比如代表投票权益的通证。

发行人在满足SEC关于投资人的信息披露等要求,且满足以下特定条件之一的有限发行:

  • 面向机构投资者发行或超高净值客户发行;

  • 面向与发行人有特殊关系的特定投资人,发行周期不得超过12个月,面向的特定投资人不得超过50人;

  • 发行周期不超过12个月,且发行总价值不超过2000万泰铢。

泰国对于数字资产交易所的监管

受监管的数字资产交易所范畴:提供购买、销售、撮合交易数字资产服务的中心或网络。

数字资产交易所需满足的条件:

1. 泰国注册成立实体,且获泰国财政部颁发的牌照许可;

2. 交易所不得从事数字资产交易业务;

3. 实缴的注册资本不低于1亿泰铢;

4. 维持监管要求的净资产水平;

5. 遵守监管要求的反洗钱和反恐怖主义融资规定;

6. 尽到KYC、CDD以及可疑交易及时上报的义务。

曼昆律师建议

1. 在泰国开展通证发行业务,必须通过在泰国注册公司实体,根据通证的特点来评估是否需要获得泰国证监会的牌照许可;

2. 公司的管理层,比如董事、执行董事、其他管理人员不能有破产或刑事案件案底;

3. 公司至少应有可靠的商业计划,经审计的财务报表;

4. 公司应注意按照SEC要求及时披露公司的经营和财务数据。

泰国数字资产业务合规,欢迎联系、咨询卢律师。


说明: 比推所有文章只代表作者观点,不构成投资建议

Bacaan Terkait

Putri Jensen Huang, dari Koki ke Gaji Rp 13 Miliar per Tahun

Putri Jensen Huang, Madison Huang (Huang Minshan), baru-baru ini muncul di Beijing untuk menghadiri World Robot Conference 2026. Sebagai Senior Director of Product and Technical Marketing untuk Platform Fisik AI di Nvidia, dengan gaji sekitar $1,2 juta per tahun, kunjungannya berfokus pada ekosistem robot China. Dia mengunjungi booth perusahaan seperti Yuejiang, Guanglun Zhineng, Ubtech, dan JD.com, menyaksikan demo robot dan mengeksplorasi kemajuan dalam simulasi fisik, pengumpulan data, dan pelatihan. Yang menarik, karir Madison tidak dimulai di teknologi. Awalnya dia mempelajari seni kuliner, bekerja sebagai koki, dan juga di LVMH sebelum beralih ke dunia AI. Dia bergabung dengan Nvidia sebagai magang pada 2020 setelah mengambil kursus AI dan MBA, dan naik pangkat dengan cepat. Kakaknya, Spencer, juga memiliki jalur tidak biasa, sebelumnya membuka bar koktail sebelum akhirnya bergabung dengan Nvidia di bidang perangkat lunak robotika. Kunjungan Madison mencerminkan betapa panasnya industri robot China saat ini. Konferensi ini menampilkan ribuan produk, dan perusahaan seperti Unitree baru saja melantai di bursa, dengan banyak startup lainnya dalam antrean IPO. Industri bergerak melampaui demonstrasi fisik menuju pengembangan "otak" atau kecerdasan robot, di mana kemampuan untuk memahami dan beradaptasi dalam lingkungan baru menjadi kunci. China, dengan basis manufaktur dan skenario aplikasi industrinya yang luas, menjadi medan uji dan arena persaingan yang penting untuk gelombang AI Fisik berikutnya yang didorong Nvidia.

marsbit3j yang lalu

Putri Jensen Huang, dari Koki ke Gaji Rp 13 Miliar per Tahun

marsbit3j yang lalu

Dia yang Memberi Wang Xingxing 2 Juta Pertama, Kini Menjadi Ketua Dewan untuk "Yushu" Berikutnya

Pada 19 Agustus, perusahaan robot humanoid pertama di pasar saham A China, Unitree Robotics, resmi melantai di bursa. Yin Fangming, investor awal yang memberi pendanaan angel pertama sebesar 2 juta yuan (sekitar 15% saham) kepada pendiri Wang Xingxing pada 2016 ketika Unitree kesulitan dana, kini menuai hasil investasinya. Perhitungan berdasarkan harga IPO menunjukkan, total pengembalian investasinya mencapai sekitar 280 juta yuan, atau 140 kali lipat. Namun, Yin Fangming bukan hanya investor sukses. Ia juga pernah menjadi co-founder ROOBO, perusahaan robot AI yang sempat mendapat pendanaan besar namun akhirnya menghadapi tantangan bisnis. Pengalamannya sebagai entrepreneur di bidang hardware robot membantunya mengenali potensi Unitree yang mengutamakan penelitian mandiri dan kontrol biaya hardware. Selain Unitree, Yin aktif berinvestasi di bidang energi dan aerospace. Namun, langkah terbaru dan terpentingnya adalah menjadi Chairman Galaxy General Intelligence (Galaxy通用), unicorn kecerdasan embodied yang didirikan 2023 dan telah mendapat pendanaan lebih dari 6,96 miliar yuan. Penunjukannya sebagai Chairman mengindikasikan keterlibatan mendalam dalam strategi perusahaan, tidak sekadar sebagai investor. Perubahan besar dalam manajemen Galaxy通用 ini juga dikabarkan sebagai persiapan untuk langkah kapital berikutnya. Dengan latar belakang karir di industri telepon seluler dan internet mobile (seperti di Sougou dan 360), Yin terkenal karena kemampuannya membaca tren teknologi berikutnya. Ia meninggalkan puncak karir di internet mobile untuk merintis usaha di bidang AI, meyakini itulah masa depan dekade berikutnya. Meski rendah profil dan menolak wawancara, pesannya jelas: mendukung entrepreneur robot berbakat seperti Wang Xingxing.

marsbit3j yang lalu

Dia yang Memberi Wang Xingxing 2 Juta Pertama, Kini Menjadi Ketua Dewan untuk "Yushu" Berikutnya

marsbit3j yang lalu

Refleksi Pencurian Coldcard: Kode Terlihat Bukan Berarti Aman

**Refleksi Pencurian Coldcard: Kode Terlihat Belum Tentu Aman** Insiden pencurian dompet keras Coldcard yang menyebabkan kerugian lebih dari $100 juta mengungkap kesalahpahaman umum dalam komunitas Bitcoin: kode yang terbuka (source available) tidak sama dengan perangkat lunak sumber terbuka (open source/FOSS) yang aman. Coldcard menggunakan lisensi MIT dengan klausa tambahan yang membatasi penggunaan komersial, menjadikannya "source available" tetapi bukan open source sepenuhnya. Hal ini mengurangi insentif bagi pihak ketiga untuk mengaudit kodenya secara mendalam. Bug kritis dalam pustaka `libngu` tetap tak terdeteksi selama sekitar lima tahun karena kurangnya tinjauan eksternal, meskipun kodenya dapat diakses publik. Prinsip open source menekankan empat kebebasan pengguna, termasuk hak untuk mempelajari, mengubah, dan mendistribusikan ulang kode. Namun, keamanan sejati tidak otomatis tercipta hanya dengan membuka kode; keamanan membutuhkan insentif ekonomi dan upaya kolektif untuk memverifikasi. Proyek seperti Bitcoin Core menunjukkan praktik terbaik di mana pengembangan transparan dan tinjauan sejawat yang ketat membangun kepercayaan. Insiden ini menyoroti "tragedi kepemilikan bersama" di mana setiap pengguna mengandalkan orang lain untuk mengaudit, tetapi tidak ada yang benar-benar melakukannya. Dalam ekosistem bernilai tinggi seperti Bitcoin, pilihan lisensi yang membatasi dapat mengurangi pool auditor potensial, menggeser tanggung jawab ke perusahaan itu sendiri. Perkembangan AI mengubah lanskap ini. Proyek Bitcoin Red Team menunjukkan bahwa AI dapat membantu peninjauan kode secara masif. Namun, AI juga membanjiri pemelihara proyek dengan kode yang dihasilkan otomatis, meningkatkan beban verifikasi. Keunggulan keamanan melalui ketidakjelasan (security through obscurity) pada kode tertutup juga semakin terkikis oleh kemampuan AI. Kesimpulannya, visibilitas kode hanyalah langkah pertama. Keamanan yang sebenarnya dalam keuangan digital memerlukan model lisensi yang mendorong insentif audit, budaya pengembangan yang transparan, dan mungkin, adopsi alat bantu AI untuk analisis yang lebih komprehensif. Hanya proyek yang diaudit dengan baik yang dapat bertahan di lingkungan yang semakin kompetitif dan penuh tekanan ini.

marsbit3j yang lalu

Refleksi Pencurian Coldcard: Kode Terlihat Bukan Berarti Aman

marsbit3j yang lalu

Trading

Spot
活动图片