Ардоино: Tether станет крупнейшим биткоин-майнером к концу 2025 года

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-06-25Terakhir diperbarui pada 2025-06-25

  • Паоло Ардоино дал интервью изданию The Block.
  • Он прокомментировал, в том числе, инвестиции Tether.
  • В частности, компания владеет 100 000 BTC и осуществила несколько вливаний в сектор майнинга.
  • По оценке Ардоино, к концу 2025 года Tether станет крупнейшим контрагентом в этом секторе.

Компания Tether, эмитент стейблкоина USDT, может стать крупнейшим биткоин-майнером к концу 2025 года. Об этом заявил CEO фирмы Паоло Ардоино в рамках подкаста The Big Brain для издания The Block.

Обсуждая с ведущими инвестиционную стратегию Tether, Ардоино отметил следующее:

«За последние два или три года Tether заработала более $20 млрд. […] Из них около $14 млрд или чуть больше направили на финансирование различных проектов».

По словам Ардоино, Tether инвестирует в разные сферы, включая не только Web3, но также ИИ и другие сектора. В частности, CEO Tether упомянул вливание в платформу Rumble и агропромышленную фирму Adecoagro.

Также компания инвестирует в энергетический сектор и биткоин-майнинг. Ранее мы сообщали о том, что Tether, например, вложила $32 млн в фирму Bitdeer. И это не первое такое вливание.

«Tether располагает около 100 000 BTC. Поскольку это крупное вложение, мы считаем, что должны быть частью сферы майнинга, чтобы в определенном смысле защитить наши инвестиции. […] Если у вас есть $1 млн, и вы размышляете, куда его вложить, более прибыльным будет покупка биткоинов. Но для нас важнее быть частью этой системы», — заявил Ардоино.

CEO Tether подчеркнул, что к концу 2025 года компания станет крупнейшим майнером. Вместе с тем Ардоино не раскрыл ни текущий хешрейт компании, ни объем ее вычислительных мощностей.

Однако, согласно официальному сайту, Tether располагает по меньше мере 15 объектами для майнинга биткоинов. Они находятся, в том числе, в Уругвае, Парагвае и Сальвадоре.

Также компания инвестирует в «зеленую» энергетику. По словам Ардоино, это один из четырех основных «столпов общества», напряду со стабильными деньгами, коммуникацией и интеллектом.

В рамках подкаста Ардоино также обсудил путь Tether к успеху, принятие USDT, интерес компании к рынку золота, а также позиционирование фирмы в условиях динамичного нормативного ландшафта.

Bacaan Terkait

Bagaimana Ekonomi Token Mengubah Aturan Bisnis 'Timbangan dan Ukuran' AI | Observasi Industri ToB

Ekonomi Token sedang mengubah aturan bisnis AI dengan menjadi "unit pengukur" baru. Dalam dua tahun, penggunaan harian Token di China melonjak lebih dari 1.000 kali lipat, mencerminkan pertumbuhan pasar MaaS yang pesat. Namun, muncul masalah mendasar: berapa nilai Token dan siapa yang menetapkan harganya? Nilai Token sangat bervariasi antar industri, dengan perbedaan hingga 100.000 kali lipat antara sektor seperti pengembangan obat-obatan dan aplikasi obrolan biasa. Untuk memahami dinamika ini, Presiden Strategi Tiongkok Lenovo, Ablimit (A Mu), mengusulkan "Tiga Hukum" ekonomi Token: 1. **Hukum Inersia:** Biaya per Token terus menurun karena inovasi teknologi, optimasi sistem, dan penjadwalan runtime yang cerdas. 2. **Hukum Akselerasi:** Nilai yang dihasilkan per Token meningkat pesat seiring dengan kedalaman integrasi AI dalam proses bisnis, kedalaman rekayasa pendukung, dan kesiapan infrastruktur serta tata kelola. 3. **Hukum Singularitas:** Titik di mana kurva nilai yang dihasilkan AI melampaui kurva biayanya, mengubah AI dari alat penghemat biaya menjadi generator nilai inovatif skala besar. Di sisi praktis, banyak perusahaan menghadapi kejutan anggaran karena biaya AI yang melonjak, seringkali didorong oleh penggunaan yang tidak optimal (seperti menulis laporan mingguan) atau "inflasi Token" dari agen cerdas yang kompleks. Tantangan lainnya termasuk kurangnya transparansi harga dan variasi kualitas Token. Industri merespons dengan upaya standardisasi (seperti kerangka "Layanan Token Berkualitas Tinggi" dari CAICT) dan solusi praktis seperti "Pabrik Token" Lenovo, yang bertujuan membuat produksi Token lebih efisien dan terukur. Intinya, masa depan ekonomi Token terletak pada memastikan setiap penggunaan AI memberikan nilai nyata, mengubah AI dari biaya menjadi mesin inovasi yang terukur.

marsbit6m yang lalu

Bagaimana Ekonomi Token Mengubah Aturan Bisnis 'Timbangan dan Ukuran' AI | Observasi Industri ToB

marsbit6m yang lalu

Perjanjian Empat Tahun, Akankah Ethereum Mampu Menguasai Lintasan Penyelesaian Institusional?

**Ringkasan:** "Lean Ethereum," rencana peningkatan besar-besaran Ethereum selama 3-4 tahun yang diusulkan oleh Vitalik Buterin, menargetkan transformasi Ethereum menjadi infrastruktur penyelesaian (settlement layer) kelas institusi. Rencana ini berfokus pada enam pilar utama: finalitas transaksi secepat kilat, kapasitas 10 miliar gas per detik di lapisan utama (L1), penskalaan lapisan kedua (L2) hingga triliunan gas, keamanan pasca-kuantum, dan privasi asli di L1. Tujuannya adalah menarik bank, perusahaan aset, dan penerbit stablecoin dengan fondasi yang aman dan andal. Namun, jalan menuju "Lean Ethereum" penuh tantangan. Upgrading besar pada penyimpanan status (state storage) dan penambahan fitur privasi asli berisiko merusak komposabilitas protokol dan memerlukan adaptasi massal dari pengembang, dompet, dan infrastruktur. Sifat jaringan yang netral dan terdesentralisasi juga membuat koordinasi untuk implementasi yang mulus menjadi sangat kompleks. Kesuksesan atau kegagalan Ethereum dalam menjalankan rencana ambisius ini dalam empat tahun ke depan akan menentukan narasi institusionalnya. Implementasi yang sukses akan memperkuat posisinya sebagai aset digital bernilai tinggi untuk penyelesaian. Sebaliknya, penundaan atau hambatan dapat mendorong institusi ke jaringan lain yang lebih stabil, meski kurang terbuka. Intinya, Ethereum tidak hanya harus menghadirkan teknologi yang lebih baik, tetapi juga melakukannya sambil menjaga keandalan dan kepercayaan yang menjadi daya tarik utamanya bagi pasar keuangan tradisional.

Foresight News22m yang lalu

Perjanjian Empat Tahun, Akankah Ethereum Mampu Menguasai Lintasan Penyelesaian Institusional?

Foresight News22m yang lalu

Bitcoin Rebound ke US$64.000, Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed Anjlok?

Bitcoin bangkit kembali ke level US$64.000, didorong oleh ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve (Fed) AS mungkin akan menahan atau bahkan mengurangi suku bunga tahun ini. Pemulihan ini terjadi setelah data lapangan kerja AS bulan Juni yang lebih lemah dari perkiraan, hanya menambah 57.000 pekerjaan, jauh di bawah ekspektasi 115.000. Analis memandang data upah yang tetap tumbuh (3.5% year-on-year) dan partisipasi tenaga kerja yang turun sebagai sinyal campuran. Meski demikian, pasar mulai mempertanyakan kebutuhan Fed untuk menaikkan suku bunga lagi. Fokus beralih ke data inflasi (CPI) bulan Juni yang akan datang. Jika inflasi melambat, terutama karena penurunan harga bahan bakar, hal ini dapat memperkuat pandangan bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga. Pernyataan Chairman Fed Kevin Warsh yang dianggap lebih lunak dalam sebuah konferensi bank sentral turut meredakan kekhawatiran investor. Pasar saat ini memperkirakan kemungkinan 82% bahwa Fed tidak akan mengubah suku bunga dalam pertemuan Juli. Analis menyoroti bahwa harga Bitcoin tetap sangat sensitif terhadap data ekonomi AS, ekspektasi kebijakan Fed, serta faktor lain seperti aliran dana ETF institusional dan perkembangan geopolitik. Masa depan Bitcoin akan sangat bergantung pada apakah kondisi ini membaik, yang dapat mengubah penjualan saat ini menjadi peluang beli jangka panjang, atau terus menekan harga dengan volatilitas tinggi.

marsbit26m yang lalu

Bitcoin Rebound ke US$64.000, Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed Anjlok?

marsbit26m yang lalu

Trading

Spot
活动图片