U 卡很多,向中国大陆推广会有什么法律风险?

深潮Dipublikasikan tanggal 2025-06-12Terakhir diperbarui pada 2025-06-12

当下面向中国大陆用户推广 U 卡,有政策性风险。

作者:邓小宇

在虚拟货币活动中,如何安全「出金」是经久不衰的话题。U 卡似乎提供了一种无需出金即可消费的便捷方式(也可以认为,用 U 卡就是最安全的出金),因此深受币圈人士的欢迎。

很多人因此做起了 U 卡的推广的生意,笔者常在社群、平台看到开卡优惠的广告,也经常在大陆视频平台看到借助普及 u 卡知识,实则让你添加私信购买开卡服务的内容。这些推广者只是收取发卡方佣金还是赚取开卡人服务费,不得而知。

但曼昆律师希望通过本文,提示一下 U 卡推广的风险,特别是面对大陆用户推广 U 卡的法律风险。

什么是 U 卡?

U 卡即 USDT 银行卡,其核心逻辑是利用 USDT 这种稳定币的价格稳定性(USDT 的价值通常与美元挂钩),为用户提供一种稳定且方便的支付手段。具体场景为,比如在咖啡店点一杯咖啡,我们的微信支付中绑定银行卡,既可以完成消费,如果你持有 U 卡,该卡绑定支付软件,往卡内充值 USDT,就可以在线下各种实体场景中消费。

因为 USDT 这种稳定币不同于 BTC 或 ETH 等加密货币——币值波动性大——这使得它在日常支付中更具可行性。特别是,当下各地稳定币法案相继通过,以后或许会有更多的稳定币银行卡出现,U 卡就是稳定币银行卡的一种。

当下面向中国大陆用户推广 U 卡,有政策性风险

目前,我们发现部分 U 卡推广者,并没有接受项目方指派(即没有项目方为推广活动买单、结佣的),仅是个人为了赚取开卡服务费,承接了大陆居民的开卡需求,甚至是批量的开卡需求。如此涉及的风险更是多方面的:

首先,根据大陆以往的人民银行等单位公告、通知(如「924 公告」),以及目前大陆内的司法判决,可见大陆已经明确表达了对加密货币与法币的兑换是持否定态度,使用 U 卡进行虚拟货币买卖的流程非常容易触碰我国外汇管理制度的「红线」,一旦办案机关认定推广者主观上对外汇买卖是知情、纵容、变相支持的,推广者可能会构成「非法经营罪」的帮助犯。所以面向在中国大陆境内居民推广 U 卡,不得以法币兑换为噱头。

其次,作为 U 卡推广商,也应注重对发卡机构的审查。这就好比 kol 带单,需要审查项目方项目的合法性。

目前 U 卡发行方大抵包括以下 4 种:

  • 银行直接发行。银行自己愿意接受稳定币,利用自己的支付网络和合规框架,为用户提供稳定的加密货币支付解决方案。

  • 银行与加密货币公司合作发行。此时由银行提供传统的金融基础设施,第三方公司则负责加密货币的管理和转换。

  • 专业加密支付公司独立发行。一些专注于加密货币支付的公司,通过与 Visa 或 MasterCard 等支付网络合作,独立发行 U 卡。

  • SaaS 模式合作发行。这是指一些第三方支付公司通过 SaaS(软件即服务)模式,为渠道商或其他金融服务提供商提供 U 卡发行平台。

那么作为推广者,选择知名的 U 卡提供商就非常重要,才能得以确保资金安全。推广者应避免推广小众甚至无牌照的服务商,这些公司即便不是资金盘,但是因为自身无法提供足够的资金保障和交易安全措施,导致财产损失,作为面向大陆用户的推广者,极有可以被以诈骗立案。

最后,但更为重要的是,U 卡推广者不能认为「只要自己没有直接使用 U 卡,仅仅推广、代办卡,就不构成犯罪」。

从轻的层面讲,一方面,部分 U 卡发行方没有打算对大陆居民展业,推广者收集中国大陆用户信息,辅助以其他签证材料帮忙开卡,可能违反境外司法辖区的冒领信用凭证的风险。另一方面,U 卡推广者既然开始收集大陆居民信息开卡,不可避免的需要承担个人信息保护的问题,个人信息泄露达到一定数量可能被认定为犯罪。

从重的层面来看,U 卡推广者代为开卡,是将发卡方的审查义务自行揽了过来。比如:开卡人提供虚假身份信息用以开卡,U 卡推广者协助完成开卡,一旦发生洗钱活动,依据大陆办案习惯,会推定协助开卡人员明知犯罪意图。又比如,某大陆居民需要一次性开多张卡,显然存在突破外汇限额或者其他非正常使用意图,U 卡推广者协助完成开卡,也会牵涉到关联犯罪中。

小结

U 卡等稳定币银行卡,作为一种便捷的加密货币支付方式,相信会成为未来的一种生活方式。但在当下,作为推广者,在推广时需谨慎选择发行商,并了解相关的法律和合规要求是基础要求。

目前,曼昆律师非常不建议面向中国大陆用户推广 U 卡,存在政策性风险。即便未来,大陆范围内的加密货币法律和监管框架更为轻松、灵活,稳定币银行卡推广者也不应参与到协助开卡环节,避免将发卡方应当负有的审查责任,承揽到自己身上。

Bacaan Terkait

Mengapa Asuransi DeFi Tidak Laku?

"DeFi Asuransi: Mengapa Tidak Ada yang Membelinya?" Asuransi DeFi dirancang untuk menghilangkan perantara dengan pembayaran klaim otomatis melalui kontrak pintar. Namun, pada kenyataannya, hampir tidak ada yang membelinya. Alasan utamanya adalah biaya premi yang terlalu tinggi. Premi asuransi bisa mencapai 1.5%–6%, yang secara signifikan menggerus keuntungan tahunan dari platform seperti Aave atau Compound (biasanya 3%-4%). Akibatnya, laba bersih pengguna menjadi sangat rendah, bahkan bisa negatif. Risiko di DeFi juga sangat terkait. Satu insiden keamanan (seperti peretasan protokol atau kegagalan oracle) dapat mempengaruhi banyak platform sekaligus. Kolam asuransi DeFi saat ini, dengan total aset hanya sekitar puluhan juta dolar, tidak cukup untuk menanggung kerugian besar seperti peretasan miliaran dolar. Selain itu, model keputusan klaim seperti di Nexus Mutual, di mana pemegang token memutuskan klaim, dapat menciptakan bias untuk menolak pembayaran. Kapasitas asuransi seluruh industri sangat kecil dibandingkan dengan total aset terkunci di DeFi yang mencapai ratusan miliar dolar. Solusi yang muncul berfokus pada pencegahan (seperti program bug bounty) dan mencoba menarik modal reasuransi tradisional, mengakui bahwa dana di dalam ekosistem saja tidak cukup. Intinya, asuransi DeFi saat ini menghadapi paradoks: semua orang butuh perlindungan, tetapi biayanya membuatnya tidak menarik, dan tidak ada yang bisa memaksa pengguna untuk membelinya, sehingga meninggalkan pasar rentan terhadap risiko sistemik.

marsbit3j yang lalu

Mengapa Asuransi DeFi Tidak Laku?

marsbit3j yang lalu

Dompet Cardano Dihantam Eksploitasi SecondFi Akibat Cacat Kunci Pribadi Picu Peringatan Keamanan

SecondFi, sebelumnya terkait dengan merek dompet Yoroi, menangguhkan layanannya setelah cacat kritis dalam perangkat lunak pembuatan dompet berbasis web mereka melaporkan mengekspos kunci privat dan mengakibatkan pencurian ADA besar. Insiden ini memicu peringatan mendesak bagi pengguna yang terdampak, namun sumber yang divalidasi menegaskan satu poin penting: ini bukanlah peretasan terhadap protokol blockchain Cardano itu sendiri. Kerentanan terletak pada proses pembuatan kunci privat di perangkat lunak dompet web SecondFi. Perkiraan awal menyebutkan 16 juta ADA dicuri dari 374 dompet, bernilai sekitar $2,4 juta. Firma keamanan SlowMist memperingatkan dampak totalnya bisa melebihi 129 juta ADA (lebih dari $20 juta). Jaringan Cardano sendiri tidak diretas; masalahnya terlokalisir pada perangkat lunak SecondFi. Peringatan keselamatan terkuat bagi pengguna yang terdampak adalah untuk TIDAK memulihkan frase seed yang telah dikompromikan ke dalam dompet lain, karena kunci privatnya sendiri mungkin telah bocor. Pengguna juga diperingatkan terhadap tautan pemulihan tidak resmi atau platform pengembalian dana pihak ketiga yang sering muncul pasca-eksploitasi. Insiden ini menjadi pengingat bahwa keamanan blockchain tidak berakhir di lapisan protokol. Proses pembuatan dompet, antarmuka berbasis browser, dan penanganan frase seed bisa menjadi titik kegagalan kritis. Fokus saat ini adalah membantu pengguna terdampak menghindari eksposur lebih lanjut sementara cakupan akhir insiden dikonfirmasi.

bitcoinist3j yang lalu

Dompet Cardano Dihantam Eksploitasi SecondFi Akibat Cacat Kunci Pribadi Picu Peringatan Keamanan

bitcoinist3j yang lalu

Trading

Spot
活动图片