В Coinbase спрогнозировали влияние на рынок выплаты $5 млрд кредиторам FTX

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2023-10-31Terakhir diperbarui pada 2025-05-31

Волна новой ликвидности в результате возмещения $5 млрд кредиторам FTX может положительно сказаться на динамике крипторынка. К такому выводу пришли аналитики Coinbase.

30 мая администраторы обанкротившейся криптобиржи начали распределение $5 млрд в фиате и стейблкоинах. Ожидается, что средства поступят пользователям через BitGo и Kraken в течение трех рабочих дней.

Уровень возмещения различается в зависимости от классификации: институциональные и международные заявители получат 72% от требований, необеспеченные кредиторы — 61%. Для клиентов FTX из США компенсации составят 54%, а для пользователей с претензиями до $50 000 — $120%.

Между пользователями последней категории ликвидаторы в феврале начали распределение активов на сумму около $7 млрд. На тот момент выплаты совпали с давлением на рынок тарифной войны и отсутствием «прокриптовалютных катализаторов», отметили эксперты.

В результате, несмотря на потенциальный приток ликвидности, за месяц индекс на базе топ-50 цифровых активов по капитализации упал на 16%.

Специалисты Coinbase полагают, что последствия второго раунда возмещения могут оказаться иными по ряду причин:

  • значительные платежи будут осуществляться в стейблкоинах, что упрощает быстрое реинвестирование;
  • инвесторы настроены более оптимистично на фоне недавнего ралли биткоина к новому максимуму;
  • большая ясность в регулировании катализирует активность институциональных игроков.

При этом аналитики признали, что ситуация вокруг торговых тарифов США остается нестабильной.

Они также затруднились определить, на какую категорию криптовалют вероятный приток ликвидности от FTX окажет наиболее благоприятное воздействие: биткоин и другие монеты с высокой капитализацией либо более рискованные альткоины.

Напомним, по состоянию на апрель ликвидаторы FTX отклонили почти 400 000 заявок на компенсацию на общую сумму $2,55 млрд.

Bacaan Terkait

Korea Makin Kaya, Amerika Berbalik Muka

Amerika Serikat telah mengajukan gugatan kolektif terhadap Samsung, SK Hynix, dan Micron dengan tuduhan mengatur harga memori DRAM. Di saat yang sama, Korea Selatan merespons dengan rencana investasi besar-besaran senilai 800 triliun won untuk membangun klaster semikonduktor baru. Artikel ini menyoroti pergeseran kekuatan dalam era AI. Korea Selatan, melalui dominasinya di pasar HBM (High-Bandwidth Memory) yang penting untuk GPU AI, diperkirakan akan mengambil 35% dari total keuntungan industri AI global, sementara AS mengambil 49%. Keuntungan besar SK Hynix dengan margin operasi 72% mendorong ledakan pasar saham dan kekayaan rumah tangga di Korea. Gugatan AS, yang juga menjerat perusahaan AS Micron, dipandang bukan sekadar masalah anti-monopoli, tetapi sebagai upaya untuk menekan Korea Selatan dan mendorong repatriasi manufaktur chip memori ke AS. Namun, Korea Selatan membalas dengan mempercepat ekspansi produksi, memanfaatkan keunggulan kecepatan dan arus kas yang kuat. Inti konflik adalah perebutan posisi strategis dalam ekosistem AI baru. GPU NVIDIA bergantung pada HBM Korea, menciptakan hubungan saling ketergantungan. Ketegangan ini mencerminkan persaingan yang lebih luas untuk menguasai sumber daya kritis era AI—seperti chip, listrik, dan data center—yang dibandingkan dengan minyak atau baja di era industri sebelumnya. Kasus hukum ini mungkin menjadi pertanda dimulainya persaingan sumber daya skala nasional di era kecerdasan buatan.

marsbit14m yang lalu

Korea Makin Kaya, Amerika Berbalik Muka

marsbit14m yang lalu

Transaksi Palsu, Situs Kloning, 1105 Video: Polymarket Menjadi Sasaran CFTC

Menurut laporan Bloomberg dan CNBC, Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) sedang menyelidiki platform pasar prediksi Polymarket. Investigasi menyoroti dugaan praktik pemasaran menipu, termasuk video transaksi palsu, situs web kloning, dan promosi berbayar yang tidak diungkapkan. *The Wall Street Journal* mengungkap platform itu mempekerjakan pembuat konten, kebanyakan mahasiswa, untuk memposting 1.105 video yang menunjukkan perdagangan dan kemenangan simulasi, dengan total tayangan melebihi 140 juta. Video-video ini direkam di situs tiruan seperti "poiymarket.com". Kepala Pemasaran Polymarket, Matthew Modabber, juga diselidiki karena diduga menggunakan akun PayPal pribadi untuk mentransfer lebih dari $2,5 juta kepada lebih dari 800 orang, termasuk sekitar $350.000 kepada pembuat konten dan influencer politik yang tidak mengungkapkan hubungan bayaran tersebut. Kelompok konsumen NACA telah menggugat Polymarket atas praktik pemasaran yang menargetkan mahasiswa. Penyelidikan ini menjadi tantangan bagi CFTC, karena ketuanya, Michael Selig, adalah pendukung pasar prediksi. CFTC bahkan sedang menuntut beberapa negara bagian yang berusaha mengatur pasar ini sebagai perjudian. Polymarket sendiri baru kembali beroperasi di AS pada September 2025 setelah penyelesaian dengan CFTC pada 2022. Krisis ini diperparah dengan serangan peretasan pada 25 Juni yang mencuri sekitar $3,1 juta dari pengguna.

Foresight News1j yang lalu

Transaksi Palsu, Situs Kloning, 1105 Video: Polymarket Menjadi Sasaran CFTC

Foresight News1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片