Чарли Шрем предложил возродить биткоин-краны

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-04-05Terakhir diperbarui pada 2025-05-05

Бывший CEO одной из первых биткоин-бирж BitInstant Чарли Шрем запустил сайт с призывом вернуть краны, где пользователи могут зарабатывать первую криптовалюты за решение задач.

Working on getting the bitcoin faucet going again at https://t.co/mHkgSR6H41

— Charlie Shrem (@CharlieShrem) May 4, 2025

Запущенный предпринимателем ресурс 21million.com имитирует первую в истории цифрового золота страницу CAPTCHA, созданную биткоин-новатором Гэвином Андресеном еще в 2010 году.

Его пользователи решали задачи по выявлению ботов.

На 21million.com отображается скриншот CAPTCHA и поле для ввода адреса получателя монет, которое на момент написания не функционирует.

На ресурсе также указано, что доступно 0 BTC.

Посетители веб-сайта могут узнать о первой криптовалюте и способах ее получения. Согласно Шрему, на 21million.com «нет подводных камней».

«Я хочу, чтобы биткоин был успешным, поэтому я создал этот небольшой сервис, чтобы дать вам несколько монет для начала», — пояснил он.

Предприниматель добавил, что ресурс запущен благодаря промптам ИИ.

Биткоин-краны способствовали принятию первой криптовалюты на заре ее становления.

На веб-сайте Андресена пользователи получили 19 700 BTC стоимостью $1,86 млрд по текущим ценам. Посетители могли зарабатывать до 5 BTC в день.

Биткоин-кран поощрял создание кошельков и совершение транзакций, что способствовало расширению аудитории и росту ончейн-активности цифрового золота.

Альтернативы вроде FreeBitco.in начали предлагать аналогичные услуги в период с 2011 по 2013 год.

По мере роста цены биткоина и увеличения комиссии за транзакции вознаграждение сокращалось, что привело к неустойчивости модели.

В настоящее время Шрем управляет криптовенчурным фондом Druid с AUM в $13 млн. Он также ведет подкаст The Charlie Shrem Show, гостями которого становились ключевые участники индустрии.

На долю BitInstant на определенном этапе приходилось до 30% всех биткоин-транзакций.

В период с 2011 по 2013 год платформа привлекла финансирование от ряда бизнес-ангелов, включая Роджера Вера. К тому моменту BitInstant была одной из крупнейших в индустрии.

В январе 2014 года Шрема арестовали по обвинению в отмывании денег и оказании косвенной помощи при проведении биткоин-транзакций на общую сумму в $1 млн. Средства были связаны с даркнет-маркетмлейсом Silk Road.

Напомним, по совокупности обвинений предпринимателю грозило до 30 лет заключения. Шрем признал часть из них и после двух лет в федеральной тюрьме Пенсильвании вышел на свободу в июне 2016 года.

Bacaan Terkait

Putri Jensen Huang, dari Koki ke Gaji Rp 13 Miliar per Tahun

Putri Jensen Huang, Madison Huang (Huang Minshan), baru-baru ini muncul di Beijing untuk menghadiri World Robot Conference 2026. Sebagai Senior Director of Product and Technical Marketing untuk Platform Fisik AI di Nvidia, dengan gaji sekitar $1,2 juta per tahun, kunjungannya berfokus pada ekosistem robot China. Dia mengunjungi booth perusahaan seperti Yuejiang, Guanglun Zhineng, Ubtech, dan JD.com, menyaksikan demo robot dan mengeksplorasi kemajuan dalam simulasi fisik, pengumpulan data, dan pelatihan. Yang menarik, karir Madison tidak dimulai di teknologi. Awalnya dia mempelajari seni kuliner, bekerja sebagai koki, dan juga di LVMH sebelum beralih ke dunia AI. Dia bergabung dengan Nvidia sebagai magang pada 2020 setelah mengambil kursus AI dan MBA, dan naik pangkat dengan cepat. Kakaknya, Spencer, juga memiliki jalur tidak biasa, sebelumnya membuka bar koktail sebelum akhirnya bergabung dengan Nvidia di bidang perangkat lunak robotika. Kunjungan Madison mencerminkan betapa panasnya industri robot China saat ini. Konferensi ini menampilkan ribuan produk, dan perusahaan seperti Unitree baru saja melantai di bursa, dengan banyak startup lainnya dalam antrean IPO. Industri bergerak melampaui demonstrasi fisik menuju pengembangan "otak" atau kecerdasan robot, di mana kemampuan untuk memahami dan beradaptasi dalam lingkungan baru menjadi kunci. China, dengan basis manufaktur dan skenario aplikasi industrinya yang luas, menjadi medan uji dan arena persaingan yang penting untuk gelombang AI Fisik berikutnya yang didorong Nvidia.

marsbit3j yang lalu

Putri Jensen Huang, dari Koki ke Gaji Rp 13 Miliar per Tahun

marsbit3j yang lalu

Dia yang Memberi Wang Xingxing 2 Juta Pertama, Kini Menjadi Ketua Dewan untuk "Yushu" Berikutnya

Pada 19 Agustus, perusahaan robot humanoid pertama di pasar saham A China, Unitree Robotics, resmi melantai di bursa. Yin Fangming, investor awal yang memberi pendanaan angel pertama sebesar 2 juta yuan (sekitar 15% saham) kepada pendiri Wang Xingxing pada 2016 ketika Unitree kesulitan dana, kini menuai hasil investasinya. Perhitungan berdasarkan harga IPO menunjukkan, total pengembalian investasinya mencapai sekitar 280 juta yuan, atau 140 kali lipat. Namun, Yin Fangming bukan hanya investor sukses. Ia juga pernah menjadi co-founder ROOBO, perusahaan robot AI yang sempat mendapat pendanaan besar namun akhirnya menghadapi tantangan bisnis. Pengalamannya sebagai entrepreneur di bidang hardware robot membantunya mengenali potensi Unitree yang mengutamakan penelitian mandiri dan kontrol biaya hardware. Selain Unitree, Yin aktif berinvestasi di bidang energi dan aerospace. Namun, langkah terbaru dan terpentingnya adalah menjadi Chairman Galaxy General Intelligence (Galaxy通用), unicorn kecerdasan embodied yang didirikan 2023 dan telah mendapat pendanaan lebih dari 6,96 miliar yuan. Penunjukannya sebagai Chairman mengindikasikan keterlibatan mendalam dalam strategi perusahaan, tidak sekadar sebagai investor. Perubahan besar dalam manajemen Galaxy通用 ini juga dikabarkan sebagai persiapan untuk langkah kapital berikutnya. Dengan latar belakang karir di industri telepon seluler dan internet mobile (seperti di Sougou dan 360), Yin terkenal karena kemampuannya membaca tren teknologi berikutnya. Ia meninggalkan puncak karir di internet mobile untuk merintis usaha di bidang AI, meyakini itulah masa depan dekade berikutnya. Meski rendah profil dan menolak wawancara, pesannya jelas: mendukung entrepreneur robot berbakat seperti Wang Xingxing.

marsbit3j yang lalu

Dia yang Memberi Wang Xingxing 2 Juta Pertama, Kini Menjadi Ketua Dewan untuk "Yushu" Berikutnya

marsbit3j yang lalu

Refleksi Pencurian Coldcard: Kode Terlihat Bukan Berarti Aman

**Refleksi Pencurian Coldcard: Kode Terlihat Belum Tentu Aman** Insiden pencurian dompet keras Coldcard yang menyebabkan kerugian lebih dari $100 juta mengungkap kesalahpahaman umum dalam komunitas Bitcoin: kode yang terbuka (source available) tidak sama dengan perangkat lunak sumber terbuka (open source/FOSS) yang aman. Coldcard menggunakan lisensi MIT dengan klausa tambahan yang membatasi penggunaan komersial, menjadikannya "source available" tetapi bukan open source sepenuhnya. Hal ini mengurangi insentif bagi pihak ketiga untuk mengaudit kodenya secara mendalam. Bug kritis dalam pustaka `libngu` tetap tak terdeteksi selama sekitar lima tahun karena kurangnya tinjauan eksternal, meskipun kodenya dapat diakses publik. Prinsip open source menekankan empat kebebasan pengguna, termasuk hak untuk mempelajari, mengubah, dan mendistribusikan ulang kode. Namun, keamanan sejati tidak otomatis tercipta hanya dengan membuka kode; keamanan membutuhkan insentif ekonomi dan upaya kolektif untuk memverifikasi. Proyek seperti Bitcoin Core menunjukkan praktik terbaik di mana pengembangan transparan dan tinjauan sejawat yang ketat membangun kepercayaan. Insiden ini menyoroti "tragedi kepemilikan bersama" di mana setiap pengguna mengandalkan orang lain untuk mengaudit, tetapi tidak ada yang benar-benar melakukannya. Dalam ekosistem bernilai tinggi seperti Bitcoin, pilihan lisensi yang membatasi dapat mengurangi pool auditor potensial, menggeser tanggung jawab ke perusahaan itu sendiri. Perkembangan AI mengubah lanskap ini. Proyek Bitcoin Red Team menunjukkan bahwa AI dapat membantu peninjauan kode secara masif. Namun, AI juga membanjiri pemelihara proyek dengan kode yang dihasilkan otomatis, meningkatkan beban verifikasi. Keunggulan keamanan melalui ketidakjelasan (security through obscurity) pada kode tertutup juga semakin terkikis oleh kemampuan AI. Kesimpulannya, visibilitas kode hanyalah langkah pertama. Keamanan yang sebenarnya dalam keuangan digital memerlukan model lisensi yang mendorong insentif audit, budaya pengembangan yang transparan, dan mungkin, adopsi alat bantu AI untuk analisis yang lebih komprehensif. Hanya proyek yang diaudit dengan baik yang dapat bertahan di lingkungan yang semakin kompetitif dan penuh tekanan ini.

marsbit3j yang lalu

Refleksi Pencurian Coldcard: Kode Terlihat Bukan Berarti Aman

marsbit3j yang lalu

Trading

Spot
活动图片