Goldman Sachs Executive Backs Stablecoin Bills at TOKEN2049

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-04-30Terakhir diperbarui pada 2025-04-30

At Token2049 in Dubai, Goldman Sachs’ Head of Digital Assets, Mathew McDermott, gave a clear message: if crypto wants to scale, regulatory clarity is the missing piece. 

Speaking during a fireside chat, McDermott said the next big leap in the crypto space hinges on giving large institutions the confidence and permission to enter the ecosystem with serious capital.

“One of the things you need is scale,” he said. “And for that, you need big institutions actively participating across different parts of the market.”

McDermott believes the United States is heading in a positive direction, especially with ongoing lobbying efforts encouraging the current administration to shape meaningful and practical crypto regulations. He noted that this momentum could benefit the global market by increasing investor confidence and drawing more players into the ecosystem.

He specifically pointed to the two stablecoin bills currently in the works. If these bills lead to regulations that allow institutions to adopt stablecoins smoothly, McDermott thinks it could significantly accelerate digital currency usage among financial giants. “We’re watching very closely,” he added.

Goldman Sachs isn’t sitting on the sidelines. The bank is already active in crypto trading, covering everything from futures and options to ETFs. It’s also heavily invested in blockchain infrastructure projects and is exploring the tokenization of traditional assets.

McDermott also revealed that Goldman has built its own Digital Asset Platform, which is now preparing to spin off with help from strategic partners. “We’re confident we’ll divest it next year,” he said.

As regulations evolve, McDermott believes tokenization — especially for money market funds — could see widespread adoption. And from what he sees, clients are ready.

Also Read: Don’t Buy Ethereum ETF Just Because of Hype: VanEck CEO at TOKEN2049



Bacaan Terkait

Grup Penipuan Ritel SEC Mengarahkan Sorotan Konsumen yang Lebih Tajam pada Promosi Aset Digital

SEC telah membentuk Kelompok Kerja Penipuan Ritel baru, yang menandakan fokus lembaga tersebut tidak hanya pada kasus pertukaran bernilai miliaran dolar. Promosi aset digital, skema microcap, dan penipuan yang menyasar investor ritel menjadi target yang lebih mudah dan jalur penegakan hukum yang lebih aman secara politis. Kelompok kerja ini dapat meningkatkan pengawasan terhadap promosi online dan penawaran crypto yang ditujukan kepada ritel. Dalam hukum crypto, penipuan adalah area yang lebih sederhana untuk ditindak, karena regulator memiliki jalur yang jelas jika investor disesatkan, klaim palsu diberikan, atau promotor menyembunyikan risiko. Bagi pasar, kelompok kerja ini mungkin tidak mengubah arus ETF atau arsitektur DeFi, tetapi dapat memengaruhi cara proyek memasarkan diri dan bagaimana platform memperlakukan klaim yang menyasar ritel. Pembaca dan trader disarankan untuk memisahkan perkembangan yang dikonfirmasi dari spekulasi di sekitarnya. Perkembangan yang dikonfirmasi patut mendapat perhatian, sementara spekulasi memerlukan kehati-hatian. Pertanyaan praktis sekarang adalah apakah ini akan tetap menjadi pembaruan yang terisolasi atau menjadi bagian dari rangkaian tindak lanjut. Tanpa tindak lanjut, ini tetap penting, tetapi lebih sebagai penanda perhatian pada tanggal tertentu daripada tren yang lengkap. Judul berita hanyalah titik awal; yang lebih penting adalah mengamati respons dari berbagai pihak setelah pengumuman awal.

bitcoinist54m yang lalu

Grup Penipuan Ritel SEC Mengarahkan Sorotan Konsumen yang Lebih Tajam pada Promosi Aset Digital

bitcoinist54m yang lalu

Trading

Spot
活动图片