В сети Base появляются контентные токены: что нужно знать

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-06-20Terakhir diperbarui pada 2025-04-20

Контентные коины — новый тренд в криптопространстве, особенно на платформе Base. Их ценность определяется культурой и вирусностью, и они становятся новой формой самовыражения

Однако критики считают, что это просто мемкоины под другим названием. Разбираемся в новой коцепции.

Разница между мемкоинами и контентными монетами

Контентные токены — это новая концепция, набирающая популярность в криптосообществах, особенно в сообществе блокчейна Base от Coinbase. Основатель Base Джесси Поллак описывает новые монетки как «единицу контента», где коин и контент неразделимы.

Эти токены часто создаются в определенном контексте, например, на платформах типа Zora.

Создатели разрабатывают их как самостоятельные единицы цифрового контента, увеличивая ценность токена через культурное влияние и вирусность, а не через полезность или фундаментальную поддержку.

Джесси Поллак, основатель Base, в соцсети X (бывший «Твиттер»)

Несмотря на популярность термина, не все верят в его потенциал. Пользователь Kash (@kashdhanda) назвал это название «глупым» для мемкоинов. Он также отметил, что «мемкоины ближе к финансовому контенту, чем к финансам».

Дэвид Цо (@davidtsocy) из Base поддерживает идею контентных коинов, сравнивая их с постами в Instagram и TikTok, которые демонстрируют свою ценность в реальном времени.

Base Is For Everyone — просто еще одним мемкоин

Base Is For Everyone стал первым контентным коином, официально запущенным и продвигаемым Base. Он дебютировал с рыночной капитализацией в $18 млн, которой смог достичь уже в первые часы после релиза.

Однако вскоре после достижения пика токен потерял почти 75% своей рыночной стоимости. Сейчас он показывает признаки восстановления, с капитализацией около $9,6 млн.

Коин быстро набирает популярность: у него почти 21 000 держателей, более 29 000 транзакций за последние сутки и дневной объем торгов около $9 млн.

Base Is For Everyone: рыночные данные и график цен. Источник: Dexscreener

Base использует его, чтобы продвигать свою идею: весь контент должен находиться на блокчейне. Base активно применяет эту философию, представляя контентные коины как новую форму интернет-выражения, где каждый токен символизирует часть цифровой культуры, навсегда сохраненной на блокчейне.

Тем не менее на данный момент Base Is For Everyone — единственный токен контента, который смог значительно выделиться на рынке. Большинство других аналогичных криптовалют не преодолели порог рыночной капитализации в $100 000.

Критики считают, что контентные коины — это те же мемкоины в новой упаковке. С другой стороны, если тренд наберет популярность, это может позволить Base обойти своих конкурентов в мире блокчейна — например, популярную Solana.

Bacaan Terkait

Bitcoin Mungkin Belum Selesai Mengalami Kapitulasi - Mengapa Dasar Harga $50.000 Masih Berpeluang

Bitcoin (BTC) saat ini menghadapi ujian teknis dan makroekonomi yang signifikan. Aset kripto ini telah mencatatkan tiga kuartal kerugian berturut-turut, sebuah tren yang terakhir terlihat pada pasar bearish 2022. Lebih dari 50% pasokan Bitcoin yang beredar saat ini berada dalam posisi rugi (underwater). Yang menarik, pemegang jangka panjang (long-term holders/LTHs), yang menguasai 78% pasokan beredar, justru menunjukkan ketahanan dengan terus mengakumulasi aset dan tidak menjual selama pelemahan ini. Pasokan LTH bahkan mencapai rekor tertinggi pada Juni, menunjukkan pola yang berbeda dari siklus sebelumnya di mana penyerahan (capitulation) LTH biasanya menandai titik terendah pasar. Namun, tekanan dari lingkungan makroekonomi bisa menjadi ujian terberat. Ekspektasi pasar terhadap kebijakan Federal Reserve telah bergeser, dengan probabilitas kenaikan suku bunga pada bulan September meningkat. Hal ini mengindikasikan kondisi keuangan yang lebih ketat di masa mendatang. Secara historis, pasar bearish Bitcoin pada 2018 dan 2022 tidak mencapai dasar hingga mencatatkan sembilan bulan penurunan berturut-turut. Siklus saat ini baru mencapai tujuh bulan. Jika pola ini berlanjut, fase capitulation mungkin belum selesai. Titik terendah yang berkelanjutan baru akan terbentuk setelah LTH mulai menyerah, dan potensi pergerakan menuju level $50.000 pada akhir kuartal ketiga masih mungkin terjadi sebelum pembentukan dasar pasar yang sebenarnya.

ambcrypto1j yang lalu

Bitcoin Mungkin Belum Selesai Mengalami Kapitulasi - Mengapa Dasar Harga $50.000 Masih Berpeluang

ambcrypto1j yang lalu

Menghitung Mundur Q-Day: Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

**Ringkasan: Ancaman Komputasi Kuantum terhadap Dunia Kripto dan Upaya Menghadapinya** Komputasi kuantum, yang diwakili oleh algoritme seperti Shor, berpotensi meruntuhkan fondasi kriptografi kunci publik (seperti ECC dan RSA) yang menjadi tulang punggung blockchain dan cryptocurrency. Momen ketika hal ini menjadi kenyataan dikenal sebagai "Q-Day", diprediksi terjadi sekitar tahun 2035–2045. Menggunakan ketidaksetaraan Mosca (X + Y > Z), terlihat bahwa proses migrasi ke sistem tahan-kuantum harus dimulai sekarang, mengingat data sensitif hari ini dapat dikumpukan dan dipecahkan di masa depan. Solusi praktis yang sedang dikembangkan adalah **Kriptografi Pasca-Kuantum (PQC)**, yaitu algoritme yang berjalan di komputer klasik namun tahan terhadap serangan kuantum. NIST telah menstandarisasi algoritme inti seperti ML-KEM, ML-DSA, dan SLH-DSA. Strategi migrasi melibatkan **penerapan hybrid** (menggabungkan algoritme lama dan baru) dan meningkatkan **kelincahan kriptografi** sistem. **Dampak pada Blockchain** bersifat sistemik. Bitcoin menghadapi risiko tinggi pada aset di alamat lama yang kunci publiknya sudah terpapar di chain, serta tantangan teknis (seperti pembengkakan ukuran tanda tangan) dan **tantangan politik** yang kompleks terkait bagaimana menangani aset warisan (legacy) yang tidak bermigrasi. Ethereum, dengan strategi "Lean", berencana melakukan migrasi bertahap di seluruh lapisan (eksekusi, konsensus, data) dengan memanfaatkan **abstraksi akun** dan **lapisan-2** sebagai tempat uji coba. Kesimpulannya, komputasi kuantum bukanlah "hari kiamat" bagi cryptocurrency, melainkan **ujian tekanan ekstrem** yang memaksa seluruh ekosistem untuk bermigrasi. Bitcoin diuji pada konsensus sosial dan tata kelola propertinya, sementara Ethereum diuji pada kompleksitas rekayasa seluruh tumpukan teknologinya. Jendela waktu untuk melakukan transisi yang terkoordinasi dengan baik diperkirakan hanya tersisa **5-8 tahun**, sehingga persiapan dan aksi kolaboratif dari seluruh pemangku kepentingan (pengembang, bursa, dompet, dan pengguna) sangat mendesak.

marsbit6j yang lalu

Menghitung Mundur Q-Day: Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

marsbit6j yang lalu

Trading

Spot
活动图片