Биткоин-максималист и криптоскептик. В чем сошлись Силберт и Генслер

RBK-cryptoDipublikasikan tanggal 2025-04-18Terakhir diperbarui pada 2025-04-18

Основатель Digital Currency Group и экс-глава SEC высказались о ведущей криптовалюте и альтернативных монетах

Основатель венчурного холдинга Digital Currency Group (DCG) и один из самых известных криптоинвесторов Барри Силберт заявил, что 99,9% существующих криптовалют ничего из себя не представляют. О своем отношении к токенам он рассказал на подкасте The Journeyman с финансовым экспертом Раулем Палом.

«Прошло 13 лет с тех пор, как я впервые купил биткоин… Знаете, мне всегда было интересно все, что выходит за пределы нашего пространства. Я думаю, что по большей части 99,9% существующих криптовалют не имеют никакого смысла и ценности», — сказал он.

Силберт узнал о биткоине в 2011 году. По его словам, он начал искать дополнительную информацию, встречаться с людьми, и в 2012 году он решил, что у криптовалюты есть потенциал. «Я понял тогда, что если я сейчас не сделаю что-нибудь, то буду жалеть об этом всю оставшуюся жизнь», — рассказал бизнесмен.

Он начал инвестировать в проекты первого поколения — Coinbase, Ripple. «Казалось бы, если инвестировать в Coinbase, это круто. Но если бы я просто держал биткоин, я бы заработал куда больше», — отметил Силберт в интервью.

Позже его компания DCG участвовала в создании множества стартапов и инвестировала примерно в 300 криптопроектов и 50 криптовалют, рассказал бизнесмен. Его команда основала майнинг-пул Foundry и приобрела в 2007 году издание CoinDesk за $300 тыс., после чего превратила его в одно из ведущих крипто-СМИ. DCG стоит за Grayscale — крупнейшим в мире фондом, специализирующимся на институциональных инвестициях в цифровые активы.

Телеграм-канал «РБК-Крипто» — подпишитесь и будьте в курсе самых главных и актуальных новостей о криптовалюте.

Присоединяйтесь к форуму «РБК-Крипто» в Telegram для обсуждения новостей и тенденций криптомира.

Силберт признался, что ненавидит проекты, которые просто стремятся поднять себе цену, «увеличить стоимость для акционеров». Но несмотря на свой скептицизм по отношению к большинству криптовалют, он выразил оптимизм по поводу токенов, ориентированных на конфиденциальность, таких как Zcash (ZEC).

«Люди проснутся однажды и поймут, что финансовая конфиденциальность важна для них... Есть версия биткоина, которая является приватной», — сказал Силберт.

Отвечая на вопрос, на что он тратил свои первые биткоины, Силберт рассказал, что у него в 2013 году родилась дочь, и он за биткоины на несколько тысяч долларов купил подарочные карты магазинов, которые использовал в основном на приобретение подгузников.

Ранее на этой неделе экс-глава Комиссии по ценным бумагам и биржам США (SEC) Гэри Генслер, который ушел из агентства в день инаугурации президента США Дональда Трампа, в интервью CNBC заявил, что рынок криптовалют — это почти на 100% эмоции, а не фундаментальные ценности. Однако, известный своим скептическим отношением к криптовалютам, Генслер признал ценность биткоина.

«И пока что-то вроде биткоина может держаться долго, поскольку в нем могут быть реально заинтересованы около 7 млрд человек на земле, другие токены по большей части плохо заканчивают», — сказал Генслер.

Как изменился крипторынок в начале 2025 года. Главное из отчета Coingecko

Белоруссия «полноценно» внедрит цифровой рубль в 2026 году. Что известно

Новый токен с поддержкой от экосистемы биржи Coinbase обрушился на 95%

Bacaan Terkait

Harga Emisi STRC yang Dikembangkan Berbincang dengan ChatGPT, Benarkah Akan Terjebak dalam Death Spiral?

Artikel ini membahas kinerja saham preferen STRC milik perusahaan Strategy, yang dirancang untuk diperdagangkan pada nilai nominal 100 dolar AS, namun kini terperangkap dalam diskon hingga 13% di bawah nilai nominal. Penurunan harga ini mendorong imbal hasil efektifnya mendekati 13%. Latar belakang produk ini menarik karena CEO Michael Saylor mengaku merancang mekanismenya dengan bantuan AI. Terdapat perdebatan mengenai masa depan STRC. Di satu sisi, ada kekhawatiran bahwa diskon yang membesar dapat memicu "spiral kematian": harga turun, dividen naik secara otomatis, meningkatkan kewajiban kas Strategy, yang mungkin memaksa perusahaan untuk menjual lebih banyak Bitcoin (BTC) atau menerbitkan lebih banyak saham untuk membayarnya, sehingga semakin menekan harga. Peter Schiff, seorang ekonom, mengecam struktur ini sebagai skema Ponzi yang bergantung pada pendanaan baru. Di sisi lain, pendukung seperti Jesse Myers berargumen bahwa penjualan saat ini lebih disebabkan oleh likuidasi posisi leverage investor, bukan masalah mendasar pada model bisnis. Mereka percaya Strategy memiliki cadangan yang cukup dan opsi pendanaan lain, dengan penjualan BTC sebagai pilihan terakhir. Perusahaan sendiri telah mengubah kebijakan dividen STRC dari bulanan menjadi dua minggu sekali. Analisis dari model AI seperti ChatGPT, Grok, dan Claude menunjukkan bahwa pemulihan harga ke 100 dolar dimungkinkan, tetapi memerlukan peningkatan kepercayaan pasar, cakupan dividen yang berkelanjutan, dan kenaikan harga Bitcoin. Titik kunci pengamatan adalah akhir Juni, ketika penyesuaian otomatis tingkat dividen berdasarkan harga rata-rata dapat kembali meningkatkan kewajiban pembayaran Strategy, menguji ketahanan model ini di tengah tekanan pasar.

链捕手7m yang lalu

Harga Emisi STRC yang Dikembangkan Berbincang dengan ChatGPT, Benarkah Akan Terjebak dalam Death Spiral?

链捕手7m yang lalu

Mengapa Nvidia Berhutang Tanpa Masalah, Sementara SpaceX Jatuh Saat Menerbitkan Obligasi?

Pendahuluan: Tanggal 22-23 Juni, setelah mengumumkan rencana penerbitan obligasi senilai minimal $200 miliar untuk melunasi pinjaman jembatan sebelumnya, harga saham SpaceX di pasar sekunder terkoreksi. Peristiwa ini memicu pasar untuk memikirkan kembali perhitungan pengeluaran modal jangka panjang perusahaan. Perbandingan dengan NVIDIA: Tidak lama sebelumnya, NVIDIA berhasil menerbitkan obligasi bernilai $250 miliar dengan permintaan sangat tinggi. Pasar memandangnya sebagai upaya perusahaan kuat untuk mengamankan modal jangka panjang. Perbedaan respons pasar ini bukan karena aksi penerbitan obligasinya, melainkan karena tingkat kepercayaan terhadap arus kas. Inti Permasalahan SpaceX: SpaceX memiliki bisnis yang menghasilkan uang tunai (Starlink) dan pos kas yang besar (sekitar $1008 miliar). Namun, valuasinya juga mencakup proyek-proyek jangka panjang berbiaya tinggi yang belum sepenuhnya terkomersialisasi, seperti Starship, jaringan satelit global, transportasi ke Mars, dan kemungkinan infrastruktur AI. Penerbitan obligasi mengalihkan fokus pasar dari narasi "visi luar angkasa yang besar" ke pertanyaan "apakah arus kas dari bisnis yang ada dapat menutupi kecepatan pembakaran modal untuk semua proyek masa depan ini?". Tahap Narasi yang Berbeda: Narasi AI untuk NVIDIA telah masuk tahap verifikasi pendapatan dan laba, sehingga obligasi dipandang sebagai alat memperkuat kurva pertumbuhan yang sudah terbukti. Sebaliknya, narasi luar angkasa untuk SpaceX masih membutuhkan pembuktian bertahap lebih lanjut. Pasar menghargai kecepatan sebuah visi berubah menjadi pendapatan, laba, dan arus kas bebas. Pemulihan SpaceX: Ruang pemulihan SpaceX bergantung pada kemampuan pasar untuk melihat ekspansi laba Starlink yang dapat menutupi kurva pengeluaran modal yang berat. Kemajuan nyata dalam penggunaan ulang Starship yang sering dan biaya peluncuran yang lebih rendah, serta kejelasan batas pengeluaran modal, akan menjadi kunci agar utang dapat kembali dipandang sebagai alat pertumbuhan, bukan sumber tekanan.

marsbit7m yang lalu

Mengapa Nvidia Berhutang Tanpa Masalah, Sementara SpaceX Jatuh Saat Menerbitkan Obligasi?

marsbit7m yang lalu

Ethereum Next Stop Glamsterdam: Poin Inti Peningkatan yang Harus Anda Ketahui

**Glamsterdam: Peningkatan Inti Ethereum Berikutnya yang Perlu Anda Ketahui** Upgrade Glamsterdam Ethereum, dijadwalkan pada paruh kedua 2026, bukan sekadar peningkatan throughput. Ini merombak alur pembuatan blok, verifikasi, dan penentuan harga sumber daya untuk mempersiapkan peningkatan kapasitas di masa depan. Dua perubahan utama adalah: 1. **ePBS (EIP-7732):** Memisahkan peran "pengusul" blok (proposer) dan "pembangun" konten blok (builder) ke dalam protokol, mengurangi ketergantungan pada infrastruktur pihak ketiga seperti relay. Ini memperpanjang waktu validasi, memungkinkan peningkatan kapasitas blok yang lebih aman. 2. **BAL (EIP-7928):** Memperkenalkan daftar akses tingkat blok yang mencatat semua akun dan slot penyimpanan yang diakses selama eksekusi blok. Ini membuka pintu bagi pemrosesan paralel, membuat klien dapat memverifikasi transaksi dan memperbarui status dengan lebih efisien. Upgrade ini juga menangani inflasi database dengan **EIP-8037**, yang meningkatkan biaya pembuatan status baru untuk membebani operasi yang menyimpan data secara permanen, mencegah ledakan ukuran status. Secara total, sekitar 10 EIP direncanakan masuk Glamsterdam, mencakup kategori: alur pembuatan/verifikasi blok, penyesuaian harga gas (seperti penghapusan refund gas - EIP-7778), dan peningkatan pengalaman pengembang (seperti operasi stack EVM baru - EIP-8024). Upgrade ini bertepatan dengan perubahan kepemimpinan di Ethereum Foundation, yang menekankan bahwa realisasi visi Ethereum akan didukung oleh koalisi berbagai organisasi seperti ethlabs dan Ethereum Economic Zone. Singkatnya, Glamsterdam adalah penataan ulang fondasi teknis dan organisasi Ethereum untuk skalabilitas jangka panjang yang berkelanjutan.

Foresight News19m yang lalu

Ethereum Next Stop Glamsterdam: Poin Inti Peningkatan yang Harus Anda Ketahui

Foresight News19m yang lalu

Yayasan Ethereum Terpecah?! Pahami "Masa Depan Cerah" Ethlabs dalam Satu Artikel

Ethlabs, sebuah laboratorium penelitian dan pengembangan nirlaba independen, didirikan pada 22 Juni oleh lima mantan anggota Ethereum Foundation: Ansgar Dietrichs, Barnabé Monnot, Caspar Schwarz-Schilling, Josh Rudolf, dan Julian Ma. Misi mereka adalah memajukan Ethereum sebagai lapisan penyelesaian dasar netral untuk ekonomi global. Ethlabs berargumen bahwa Ethereum memiliki keunggulan unik karena netralitasnya yang tepercaya, aset dasar ETH, dan ekosistem pengembang serta DeFi yang kaya. Mereka memposisikan diri sebagai jembatan antara pengembang garis depan dan protokol inti, menerjemahkan kebutuhan pengguna, aplikasi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya menjadi peningkatan protokol, standar, dan infrastruktur. Didukung oleh investor seperti Bitmine, Sharplink, dan pendiri Consensys Joe Lubin, serta sekitar 50 pendukung komunitas termasuk Hayden Adams (Uniswap) dan Jesse Pollak (Base), Ethlabs menekankan kemandirian operasionalnya. Kehadiran mereka dilihat bukan sebagai persaingan dengan Ethereum Foundation, melainkan sebagai evolusi menuju model tata kelola ekosistem yang lebih terdesentralisasi dan kolaboratif dengan banyak node penelitian. Pendirian Ethlabs terjadi di tengah diskusi internal Ethereum Foundation tentang kriteria untuk proyek 'spinout'. Sementara ada area penelitian yang tumpang tindih, seperti MEV, Ethlabs bertujuan untuk berkontribusi sebagai satu node dalam jaringan tata kelola yang lebih luas, mendorong Ethereum menuju infrastruktur penyelesaian global yang lebih kompetitif.

Odaily星球日报24m yang lalu

Yayasan Ethereum Terpecah?! Pahami "Masa Depan Cerah" Ethlabs dalam Satu Artikel

Odaily星球日报24m yang lalu

Ramalan Kiamat "Bearish": AI "Memasuki Tahap Akhir", Puncak Saham AS Tercepat di Q3, Penurunan 30-50%

Judul: "Ramalan 'Hari Kiamat' Para Pemain Bearish: AI 'Mendekati Batas', Puncak Saham AS Tercepat Q3, Penurunan 30-50%" Dua investor makro senior, Jeffrey Gundlach ("Raja Obligasi Baru") dan Felix Zulauf ("Nabi Pasar Saham"), memperingatkan dalam sebuah wawancara bahwa pasar saham AS yang didorong demam AI sedang mendekati akhir siklusnya. Mereka memprediksi pasar beruang besar dengan penurunan 30-50% akan dimulai paling cepat kuartal ketiga tahun ini atau paling lambat kuartal pertama tahun depan. Alasan utama mereka adalah lonjakan pengeluaran modal perusahaan cloud besar, kenaikan harga chip memori, dan arus kas bebas yang mulai menyusut, menandai perlambatan siklus AI. Peringatan sentimen pasar yang terlalu fokus pada segelintir saham AI (bobot 41% di S&P 500) juga menjadi perhatian, mengingat level konsentrasi serupa terjadi di puncak pasar sebelumnya. Gundlach menyajikan pandangan kontroversial: meskipun resesi diperkirakan terjadi pada 2027, suku bunga obligasi pemerintah AS jangka panjang mungkin tidak turun secara signifikan karena masalah defisit fiskal AS yang struktural. Dia memperingatkan tentang kemungkinan kontrol kurva imbal hasil (YCC) atau bahkan restrukturisasi utang AS. Kekhawatiran besar lainnya adalah krisis kredit privat. Gundlach menuduh pasar ini penuh dengan ilusi likuiditas, peringkat kredit yang dibeli, pelaporan eksposur yang salah, dan penilaian aset yang kacau, menciptakan gelembung yang mirip dengan periode sebelum krisis keuangan 2008. Mereka menghubungkan dua risiko ini: perusahaan AI yang membutuhkan pendanaan akan menghadapi biaya yang lebih tinggi jika suku bunga tetap tinggi, yang kemudian akan menekan pasar kredit perusahaan dengan peringkat lebih rendah dan kredit privat, mempercepat krisis. Kesimpulannya, mereka percaya keunggulan jangka panjang saham AS telah berakhir. Dolar AS bisa melemah, terutama jika dana kekayaan sovereign Asia yang kini banyak membeli saham AI mulai menjual. Mereka menegaskan siklus pasar saat ini masih di tahap awal ("babak kedua") dari pergeseran besar yang akan datang.

marsbit31m yang lalu

Ramalan Kiamat "Bearish": AI "Memasuki Tahap Akhir", Puncak Saham AS Tercepat di Q3, Penurunan 30-50%

marsbit31m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片