Saham AS Naik Lagi, Bitcoin Tetap Bergerak Samping
Saham AS kembali mengalami momen gemilang, sementara Bitcoin tetap bergerak di tempat seperti sepanjang tahun ini. Pada Agustus, indeks S&P 500 naik 3,12%, mendorong kapitalisasi pasar ke rekor $70,5 triliun. Indeks Nasdaq dan Dow juga menunjukkan kenaikan, menandakan pasar yang optimis.
Berbeda dengan saham, Bitcoin hanya naik sekitar 2% bulan ini, tetap terkonsolidasi di sekitar $64.600. Salah satu alasan kinerja Bitcoin yang tertinggal adalah karena rally saham saat ini didorong terutama oleh dinamika spesifik saham terkait AI, bukan oleh momentum makroekonomi luas yang biasanya mendukung aset berisiko seperti kripto.
Faktor makro seperti penurunan harga minyak dan harapan kembalinya arus normal di Selat Hormuz positif, tetapi manfaatnya lebih langsung terasa untuk saham melalui pengurangan biaya bisnis. Untuk Bitcoin, manfaatnya datang melalui ekspektasi inflasi dan kebijakan Federal Reserve, sebuah proses yang membutuhkan waktu lebih lama.
Pasar kripto juga menghadapi tantangannya sendiri, termasuk peretasan Coldcard senilai $130 juta dan laporan penjualan Bitcoin oleh Mt. Gox. Kenaikan imbal hasil obligasi juga menjadi penghalang, menyebabkan aliran keluar modal melalui stablecoin. Pasokan USDT, stablecoin terkemuka, turun ke level terendah sejak 2025.
Meski demikian, beberapa sinyal teknis tetap positif: Indikator aliran modal HCN naik ke zona "Keserakahan" (Greed), imbal hasil rata-rata stablecoin tetap tinggi, dan penambang Bitcoin (miner) cenderung menahan aset mereka, yang dianggap sebagai sinyal bullish.
cryptonews.ru26m yang lalu