特朗普狠狠收割币圈韭菜:超80万投资者损失逾20亿美元!

金十数据Dipublikasikan tanggal 2025-02-20Terakhir diperbarui pada 2025-02-20

今年年初,特朗普推出的加密货币$Trump在短时间内引发了一场投机狂潮。早期交易者通过快速买卖获利数亿美元,而超过81万名投资者则累计损失超过20亿美元。这一事件不仅暴露了加密货币市场的高风险,也引发了对特朗普家族利用其影响力牟利的质疑。

美东时间1月17日晚9点刚过,就在特朗普在社交媒体上宣布推出加密货币$Trump不到两分钟后,一个识别码为6QSc2Cx的加密钱包以109.6万美元的价格购入了597.175万个$Trump,每个代币的初始售价仅为0.18美元。随后,$Trump价格迅速飙升,一度达到75美元。

值得注意的是,区块链记录显示,$Trump于1月17日上午9点01分创建,但特朗普在12小时后才宣布这一消息。而第一笔大额公开交易的账户在该代币推出前约三小时就已创建,并在当晚充入虚拟货币,似乎准备抢购新代币。

这些时机精准的交易引发了加密货币分析师的怀疑,他们推测交易者可能利用了内幕信息。

根据《纽约时报》委托区块链分析公司Chainalysis编写的报告,早期买家和内部人士获得的利润是巨大的:预计净赚66亿美元!根据另一家分析公司Nansen,大多数早期获利者几乎都是大型买家,其中31人在几天内赚取了6.69亿美元的利润。

特朗普家族毫无疑问也是明面上的大赢家。Chainalysis的数据显示,特朗普家族及其合作伙伴从交易费用中获得了近1亿美元,尽管大部分尚未兑现。

然而,这些快速获利的早期交易者的收益,是以大量普通投资者的巨额损失为代价的。随着$Trump价格暴跌,超过81万个加密货币钱包的投资者累计损失超过20亿美元,其中大部分是散户。截至本周中,$Trump价格徘徊在17美元左右,不到其峰值75美元的四分之一。

“拉高出货”计划

特朗普在就职前三天引发了这场投机狂潮,这一快速繁荣与崩溃的循环引发了对所谓“迷因币”(memecoin)投机风险的广泛质疑。迷因币是一种基于网络笑话或名人代言的加密货币。

多位前州和联邦金融监管机构表示,这一系列事件并不令人意外。迷因币行业的运作模式本质上就是如此:合法但基本不受监管。交易依赖于经验丰富的交易者早期大量买入以推高价格,然后在普通投资者跟风买入后抛售持仓,导致后者蒙受损失。

令政府监管机构和前官员尤为担忧的是,在特朗普家族从这种剥削性模式中获利的同时,特朗普正迅速推动结束多个政府机构对加密货币的监管打击。

前美国证券交易委员会(SEC)加密货币顾问科里·弗雷尔(Corey Frayer)表示:“总统正在参与损害投资者的加密货币计划,同时任命将削弱受害者保护的金融监管机构,这些机构可能会保护他和他的家人免受执法行动。”

$Trump带来的损失对数十万投资者来说非常真实,其中包括一些特朗普的忠实支持者。北卡罗来纳州核桃湾的40岁小型电脑维修店老板肖恩⋅M⋅惠特森(ShawnM.Whitson)在特朗普就职前曾庆祝其重返白宫,但到1月底,他对Trump感到失望,称“这代币就是个笑话”。

过去六个月,特朗普及其儿子多次积极涉足加密货币行业。特朗普在竞选期间推广加密货币的同时,还帮助成立了一家名为World Liberty Financial的公司,向有金融市场经验的富裕投资者提供一种名为$WLFI的数字货币。

上周,特朗普媒体与技术集团(Trump Media & Technology Group)宣布进军金融服务业,推出名为TruthFi的品牌,提供与比特币挂钩的投资产品。

然而,$Trump迷因币的推出是特朗普家族首次直接向普通投资者推销新的加密货币代币。这些早期获得大额买入然后被迅速抛售的产品引发了纽约监管机构的警惕,该机构称这些操作为“拉高出货”(pump-and-dump)计划,并警告其可能导致后期买入的投资者蒙受巨大损失。

目前尚未有证据表明特朗普或其关联方人为推高了$Trump价格或从事内幕交易。

Bacaan Terkait

Bitcoin Mungkin Belum Selesai Mengalami Kapitulasi - Mengapa Dasar Harga $50.000 Masih Berpeluang

Bitcoin (BTC) saat ini menghadapi ujian teknis dan makroekonomi yang signifikan. Aset kripto ini telah mencatatkan tiga kuartal kerugian berturut-turut, sebuah tren yang terakhir terlihat pada pasar bearish 2022. Lebih dari 50% pasokan Bitcoin yang beredar saat ini berada dalam posisi rugi (underwater). Yang menarik, pemegang jangka panjang (long-term holders/LTHs), yang menguasai 78% pasokan beredar, justru menunjukkan ketahanan dengan terus mengakumulasi aset dan tidak menjual selama pelemahan ini. Pasokan LTH bahkan mencapai rekor tertinggi pada Juni, menunjukkan pola yang berbeda dari siklus sebelumnya di mana penyerahan (capitulation) LTH biasanya menandai titik terendah pasar. Namun, tekanan dari lingkungan makroekonomi bisa menjadi ujian terberat. Ekspektasi pasar terhadap kebijakan Federal Reserve telah bergeser, dengan probabilitas kenaikan suku bunga pada bulan September meningkat. Hal ini mengindikasikan kondisi keuangan yang lebih ketat di masa mendatang. Secara historis, pasar bearish Bitcoin pada 2018 dan 2022 tidak mencapai dasar hingga mencatatkan sembilan bulan penurunan berturut-turut. Siklus saat ini baru mencapai tujuh bulan. Jika pola ini berlanjut, fase capitulation mungkin belum selesai. Titik terendah yang berkelanjutan baru akan terbentuk setelah LTH mulai menyerah, dan potensi pergerakan menuju level $50.000 pada akhir kuartal ketiga masih mungkin terjadi sebelum pembentukan dasar pasar yang sebenarnya.

ambcrypto57m yang lalu

Bitcoin Mungkin Belum Selesai Mengalami Kapitulasi - Mengapa Dasar Harga $50.000 Masih Berpeluang

ambcrypto57m yang lalu

Menghitung Mundur Q-Day: Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

**Ringkasan: Ancaman Komputasi Kuantum terhadap Dunia Kripto dan Upaya Menghadapinya** Komputasi kuantum, yang diwakili oleh algoritme seperti Shor, berpotensi meruntuhkan fondasi kriptografi kunci publik (seperti ECC dan RSA) yang menjadi tulang punggung blockchain dan cryptocurrency. Momen ketika hal ini menjadi kenyataan dikenal sebagai "Q-Day", diprediksi terjadi sekitar tahun 2035–2045. Menggunakan ketidaksetaraan Mosca (X + Y > Z), terlihat bahwa proses migrasi ke sistem tahan-kuantum harus dimulai sekarang, mengingat data sensitif hari ini dapat dikumpukan dan dipecahkan di masa depan. Solusi praktis yang sedang dikembangkan adalah **Kriptografi Pasca-Kuantum (PQC)**, yaitu algoritme yang berjalan di komputer klasik namun tahan terhadap serangan kuantum. NIST telah menstandarisasi algoritme inti seperti ML-KEM, ML-DSA, dan SLH-DSA. Strategi migrasi melibatkan **penerapan hybrid** (menggabungkan algoritme lama dan baru) dan meningkatkan **kelincahan kriptografi** sistem. **Dampak pada Blockchain** bersifat sistemik. Bitcoin menghadapi risiko tinggi pada aset di alamat lama yang kunci publiknya sudah terpapar di chain, serta tantangan teknis (seperti pembengkakan ukuran tanda tangan) dan **tantangan politik** yang kompleks terkait bagaimana menangani aset warisan (legacy) yang tidak bermigrasi. Ethereum, dengan strategi "Lean", berencana melakukan migrasi bertahap di seluruh lapisan (eksekusi, konsensus, data) dengan memanfaatkan **abstraksi akun** dan **lapisan-2** sebagai tempat uji coba. Kesimpulannya, komputasi kuantum bukanlah "hari kiamat" bagi cryptocurrency, melainkan **ujian tekanan ekstrem** yang memaksa seluruh ekosistem untuk bermigrasi. Bitcoin diuji pada konsensus sosial dan tata kelola propertinya, sementara Ethereum diuji pada kompleksitas rekayasa seluruh tumpukan teknologinya. Jendela waktu untuk melakukan transisi yang terkoordinasi dengan baik diperkirakan hanya tersisa **5-8 tahun**, sehingga persiapan dan aksi kolaboratif dari seluruh pemangku kepentingan (pengembang, bursa, dompet, dan pengguna) sangat mendesak.

marsbit6j yang lalu

Menghitung Mundur Q-Day: Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

marsbit6j yang lalu

Trading

Spot
活动图片