TON 生态 TVL 下降,质押参与度飙升,市场进入新阶段?

mediumDipublikasikan tanggal 2025-02-20Terakhir diperbarui pada 2025-02-20

Abstrak

从 2024 年末至 2025 年,TON 活跃地址数量稳步增长,尤其是持有 TON 资产的钱包数量增加。

近期,Toncoin(TON)区块链的总锁定价值(TVL)持续下降,可能反映出网络活动减少或 DeFi 资金流出。然而,尽管 TVL 下降,质押(Staking)参与度却显著增长,说明投资者行为正在发生变化。

TVL 下降,市场情绪转向?

根据 AMBCrypto 的分析,自 2024 年年中至 2025 年初,TON 的 TVL 发生明显下滑。这可能意味着 DeFi 活动降温,部分资金撤离高风险协议。

不过,值得注意的是,流动性质押(Liquid Staking)仍然占据 TVL 的重要份额,说明尽管整体锁仓资金减少,仍有大量资金流入更稳健的质押领域。

这一资金转移可能降低 DeFi 投资带来的价格波动,若 TVL 继续下降,TON 价格或因更多资金锁定在质押池中而趋于稳定。

投资者偏好转向“稳健收益”

数据显示,尽管 TVL 下降,但 Staking TVL Ratio(质押 TVL 占比)却持续上升,并创下新高。

这一趋势表明,市场资金正逐步远离高风险 DeFi,转向质押收益模式。相比频繁交易的 DeFi,质押资金通常锁定时间较长,有助于减少市场抛压,增强价格稳定性。

随着质押比例提升,TON 价格可能趋向更稳定,甚至随着质押收益累积而逐步上涨。

市场炒作还是稳步增长?

从 2025 年 2 月中旬的数据来看,TON 交易所的净流入量(Netflows)曾出现大幅飙升,随后逐步回归稳定,表明当时的资金流动可能由市场炒作或特定事件引发。

随着这一波资金流动被市场消化,TON 价格可能进入整理期,为未来上涨奠定基础。通常情况下,经历剧烈波动后的盘整期,可能成为新一轮上涨的起点。

活跃地址增长,生态健康发展

从 2024 年末至 2025 年,TON 活跃地址数量稳步增长,尤其是持有 TON 资产的钱包数量增加。

这一趋势表明,TON 生态内的用户参与度正在增强,与质押活动的增长趋势一致。更多的活跃地址通常意味着更健康的网络,可能推动 TON 的市场需求,并支撑价格上涨。

TON 生态进入新阶段?

尽管 TON 的 TVL 下降,但市场资金正逐步向稳定收益型的质押模式转移。加上活跃地址的增长,这表明 TON 可能进入 稳定发展+长期价值增长的阶段。

总结来看:

TVL 下降 但 质押资金占比提升,减少市场抛压

交易所资金流入后 市场趋于平稳,可能进入整理期

活跃地址增加,反映 TON 生态仍在扩张

未来,若质押参与度持续上升,TON 有望进入更稳定的上升趋势,甚至可能迎来新一轮涨势。市场值得密切关注!

Bacaan Terkait

Bitcoin Mungkin Belum Selesai Mengalami Kapitulasi - Mengapa Dasar Harga $50.000 Masih Berpeluang

Bitcoin (BTC) saat ini menghadapi ujian teknis dan makroekonomi yang signifikan. Aset kripto ini telah mencatatkan tiga kuartal kerugian berturut-turut, sebuah tren yang terakhir terlihat pada pasar bearish 2022. Lebih dari 50% pasokan Bitcoin yang beredar saat ini berada dalam posisi rugi (underwater). Yang menarik, pemegang jangka panjang (long-term holders/LTHs), yang menguasai 78% pasokan beredar, justru menunjukkan ketahanan dengan terus mengakumulasi aset dan tidak menjual selama pelemahan ini. Pasokan LTH bahkan mencapai rekor tertinggi pada Juni, menunjukkan pola yang berbeda dari siklus sebelumnya di mana penyerahan (capitulation) LTH biasanya menandai titik terendah pasar. Namun, tekanan dari lingkungan makroekonomi bisa menjadi ujian terberat. Ekspektasi pasar terhadap kebijakan Federal Reserve telah bergeser, dengan probabilitas kenaikan suku bunga pada bulan September meningkat. Hal ini mengindikasikan kondisi keuangan yang lebih ketat di masa mendatang. Secara historis, pasar bearish Bitcoin pada 2018 dan 2022 tidak mencapai dasar hingga mencatatkan sembilan bulan penurunan berturut-turut. Siklus saat ini baru mencapai tujuh bulan. Jika pola ini berlanjut, fase capitulation mungkin belum selesai. Titik terendah yang berkelanjutan baru akan terbentuk setelah LTH mulai menyerah, dan potensi pergerakan menuju level $50.000 pada akhir kuartal ketiga masih mungkin terjadi sebelum pembentukan dasar pasar yang sebenarnya.

ambcrypto1j yang lalu

Bitcoin Mungkin Belum Selesai Mengalami Kapitulasi - Mengapa Dasar Harga $50.000 Masih Berpeluang

ambcrypto1j yang lalu

Menghitung Mundur Q-Day: Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

**Ringkasan: Ancaman Komputasi Kuantum terhadap Dunia Kripto dan Upaya Menghadapinya** Komputasi kuantum, yang diwakili oleh algoritme seperti Shor, berpotensi meruntuhkan fondasi kriptografi kunci publik (seperti ECC dan RSA) yang menjadi tulang punggung blockchain dan cryptocurrency. Momen ketika hal ini menjadi kenyataan dikenal sebagai "Q-Day", diprediksi terjadi sekitar tahun 2035–2045. Menggunakan ketidaksetaraan Mosca (X + Y > Z), terlihat bahwa proses migrasi ke sistem tahan-kuantum harus dimulai sekarang, mengingat data sensitif hari ini dapat dikumpukan dan dipecahkan di masa depan. Solusi praktis yang sedang dikembangkan adalah **Kriptografi Pasca-Kuantum (PQC)**, yaitu algoritme yang berjalan di komputer klasik namun tahan terhadap serangan kuantum. NIST telah menstandarisasi algoritme inti seperti ML-KEM, ML-DSA, dan SLH-DSA. Strategi migrasi melibatkan **penerapan hybrid** (menggabungkan algoritme lama dan baru) dan meningkatkan **kelincahan kriptografi** sistem. **Dampak pada Blockchain** bersifat sistemik. Bitcoin menghadapi risiko tinggi pada aset di alamat lama yang kunci publiknya sudah terpapar di chain, serta tantangan teknis (seperti pembengkakan ukuran tanda tangan) dan **tantangan politik** yang kompleks terkait bagaimana menangani aset warisan (legacy) yang tidak bermigrasi. Ethereum, dengan strategi "Lean", berencana melakukan migrasi bertahap di seluruh lapisan (eksekusi, konsensus, data) dengan memanfaatkan **abstraksi akun** dan **lapisan-2** sebagai tempat uji coba. Kesimpulannya, komputasi kuantum bukanlah "hari kiamat" bagi cryptocurrency, melainkan **ujian tekanan ekstrem** yang memaksa seluruh ekosistem untuk bermigrasi. Bitcoin diuji pada konsensus sosial dan tata kelola propertinya, sementara Ethereum diuji pada kompleksitas rekayasa seluruh tumpukan teknologinya. Jendela waktu untuk melakukan transisi yang terkoordinasi dengan baik diperkirakan hanya tersisa **5-8 tahun**, sehingga persiapan dan aksi kolaboratif dari seluruh pemangku kepentingan (pengembang, bursa, dompet, dan pengguna) sangat mendesak.

marsbit7j yang lalu

Menghitung Mundur Q-Day: Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

marsbit7j yang lalu

Trading

Spot
活动图片