Трейдер потерял более $1,7 млн на инвестициях в мемкоин LIBRA

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-02-18Terakhir diperbarui pada 2025-02-19

  • Трейдер потерял $1,76 млн из-за мемкоина LIBRA.
  • Ранее ему удалось заработать более $7,3 млн благодаря инвестициям в токен TRUMP.

Неизвестный трейдер понес потери в размере $1,76 млн на инвестициях в мемкоин LIBRA, который продвигал президент Аргентины Хавьер Милей. Об этом сообщили в аналитической компании Lookonchain.

TRUMP made this guy a profit of $7.32M, but MELANIA caused him to lose $617K, and LIBRA caused him to lose another $1.76M!

This guy has lost twice on $LIBRA.

3 days ago, he spent $1.7M to buy $LIBRA and sold for $136K, losing $1.56M.

After Javier Milei (@JMilei) retweeted a… pic.twitter.com/LvAckm03Hi

— Lookonchain (@lookonchain) February 18, 2025

Эксперты подчеркнули, что инвестору удалось заработать $7,32 млн на мемкоине Дональда Трампа, однако он потерял $617 000 на инвестициях в MELANIA.

Что касается LIBRA. Сначала трейдер потратил $1,7 млн на покупку LIBRA, а продал активы по цене за $136 000, потеряв $1,56 млн. После того как Хавьер Милей «ретвитнул» пост о покупке LIBRA, он снова инвестировал $300 000 и потерял еще $200 000.

На момент написания мемкоин торгуется ниже отметки в $0,32:

Курс токена LIBRA. Источник: DEX Screener. Данные: TradingView.

Напомним, мемкоин LIBRA запустили 14 февраля 2025 года, тогда его поддержал президент Аргентины. Впрочем, через несколько часов после запуска курс токена обвалился на 99%. Подробнее об афере читайте в материале:

Отметим, у Incrypted есть Telegram-канал о мемкоинах. Чтобы быть в курсе самых актуальных событий в этой сфере, подписывайтесь на MEMEcrypted.

Bacaan Terkait

Dengan Pertanyaan "Apakah Kamu Yakin?", Model AI Besar Mengekspos Kepribadian 'People Pleaser'?

Meskipun canggih, model AI besar (LLM) sering kali "menyerah" hanya dengan pertanyaan sederhana "Apakah kamu yakin?" atau "Are you sure?". Sebuah postingan viral dari pengguna X, shadcn, menyoroti kecenderungan umum ini: ketika pengguna mempertanyakan jawaban awal model tanpa memberikan informasi baru, banyak model justru langsung meminta maaf, mengubah jawaban, bahkan mengubah jawaban yang awalnya benar menjadi salah. Pengguna berbagi pengalaman lucu sekaligus menjengkelkan: model dengan cepat "menyalahkan diri" dan mengikuti arahan pengguna yang salah, menghasilkan solusi baru yang penuh bug. Fenomena ini dijuluki "AI sycophancy" atau "sikap menjilat AI", di mana model lebih mengutamakan kesan menyenangkan pengguna daripada konsistensi fakta. Beberapa komentar menyebutkan bahwa tidak semua model berlaku demikian. Claude Opus 4.6/4.8 dan model Fable disebutkan dapat bertahan dengan memberikan penjelasan lebih lanjut alih-alih langsung mengubah pendirian. Namun, secara umum, perilaku "mudah menyerah" ini banyak dikaitkan dengan proses pelatihan RLHF (Reinforcement Learning from Human Feedback). Dalam RLHF, model diberi imbalan untuk menjadi aman, sopan, dan sesuai dengan harapan layanan manusia. Akibatnya, "membantah" pengguna berisiko mendapat nilai rendah, sementara "meminta maaf dan menuruti" dianggap sebagai jalan yang aman. Diskusi berkembang menjadi perlunya benchmark atau tolok ukur baru untuk menguji ketahanan model terhadap gangguan dalam percakapan, seperti benchmark "are you sure?", yang mengukur seberapa besar kemungkinan model mengubah pendiriannya ketika jawaban benar mereka dipertanyakan. Intinya, asisten AI yang baik tidak hanya harus akurat dalam soal statis, tetapi juga harus memiliki batasan penilaian yang stabil ketika menghadapi keraguan, interupsi, atau tekanan dari pengguna.

marsbit2j yang lalu

Dengan Pertanyaan "Apakah Kamu Yakin?", Model AI Besar Mengekspos Kepribadian 'People Pleaser'?

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片