НБУ обвинил криптокредитора BitCapital в оказании нелегальных услуг

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-07-05Terakhir diperbarui pada 2025-02-05

Украинский онлайн-сервис BitCapital, выдающий займы в стейблкоинах USDT, создал незаконную схему по предоставлению услуги кредитования. Об этом сообщает НБУ.

Регулятор получил свыше 700 обращений граждан, которые жаловались на высокие процентные ставки, неправомерные начисления, агрессивную политику взыскания долгов и непрозрачность условий кредитования.

Проверка Нацбанка показала, что BitCapital формально предоставлял ссуды в USDT, но фактически выдавал кредиты в гривне в обход законодательства.

«Выявлены системные нарушения: превышение предельно допустимых процентных ставок, манипуляции с раскрытием информации о реальной стоимости кредита, введение потребителей в заблуждение об условиях договора», — отметили в НБУ.

До момента выполнения всех требований законодательства о деятельности на финансовом рынке компании запрещено осуществлять ​​деятельность на территории Украины.

«Сфера виртуальных активов находится в состоянии формирования, что создает потенциальные риски для манипуляций со стороны недобросовестных участников рынка. Отсутствие комплексного правового регулирования приводит к появлению опасных схем», — добавили представители регулятора.

НБУ передал материалы проверки в Нацполицию и БЭБ с просьбой принять меры для прекращения противоправной деятельности BitCapital.

Также регулятор выявил ряд финансовых учреждений, сотрудничавших с сервисом, и намерен подготовить механизмы по защите легальных участников финансового рынка от подобных «партнерств».

Ранее БЭБ через суд потребовало заблокировать криптовалютную биржу Kuna по обвинению в неуплате налогов. Основатель компании Михаил Чобанян принял решение закрыть платформу и прекратить коммерческую деятельность в Украине.

Напомним, в сентябре 2024 года НБУ призвал коммерческие банки объединить усилия для мониторинга P2P-переводов клиентов во избежание махинаций по установленным с 1 октября лимитам в 150 000 гривен.

Bacaan Terkait

Tiger Research: Pindahkan Tokenisasi RWA ke Luar Negeri Terlebih Dahulu

Penelitian Tiger membahas pentingnya institusi keuangan di yurisdiksi tanpa regulasi RWA (Real World Assets) untuk segera berekspansi ke luar negeri guna mengakumulasi pengalaman nyata. Artikel ini menguraikan dua jalur utama: memasuki yurisdiksi dengan regulasi matang seperti Hong Kong, Singapura, atau AS, atau menggunakan jalur asli di rantai blok (*chain-native*) seperti Ondo dan Plume. Sebelum memulai, institusi harus mempersiapkan enam aspek inti: pemilihan yurisdiksi, perizinan, definisi aset, target investor, mata uang penyelesaian, dan kebutuhan operasional. Pilihan-pilihan ini saling terkait dan menentukan kelancaran operasi. Jalur yurisdiksi langsung menawarkan kejelasan regulasi tetapi memerlukan sumber daya dan waktu yang signifikan untuk mendirikan entitas dan mendapatkan izin. Sebaliknya, jalur asli di rantai blok menawarkan kecepatan dan jangkauan yang lebih luas dengan memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada, meskipun kompleksitas desain strukturnya bisa menjadi tantangan. Kesimpulannya, menunggu kerangka regulasi domestik yang sempurna bukanlah satu-satunya pilihan. Pasar global RWA tidak akan menunggu. Kemampuan untuk bertindak cepat, memilih jalur yang sesuai, dan mengumpulkan pengalaman operasional langsung adalah kunci untuk mengambil posisi kompetitif di awal pertumbuhan pasar ini. Inti dari bisnis tokenisasi bukan hanya pada desain teknologi, tetapi pada penyelesaian keseluruhan proses penjualan kepada investor.

marsbit19m yang lalu

Tiger Research: Pindahkan Tokenisasi RWA ke Luar Negeri Terlebih Dahulu

marsbit19m yang lalu

Bitcoin Suisse Lanjutkan Ekspansi di Timur Tengah, Dapatkan Izin Layanan Keuangan di Abu Dhabi

Bitcoin Suisse, penyedia layanan keuangan aset digital terkemuka asal Swiss, mempercepat ekspansi internasionalnya dengan memperoleh Izin Layanan Keuangan (FSP) dari Otoritas Pengatur Layanan Keuangan (FSRA) di Pusat Keuangan Internasional Abu Dhabi (ADGM). Izin ini diberikan kepada anak perusahaannya, BTCS (Middle East) Ltd., yang kini secara resmi berwenang menawarkan rangkaian layanan aset digital yang diatur untuk klien institusional dan profesional di Uni Emirat Arab. Dengan izin ini, Bitcoin Suisse menghadirkan pengalaman lebih dari satu dekade serta infrastruktur yang kuat ke pasar UEA. Perusahaan, yang saat ini mengamankan aset kripto senilai USD 3,7 miliar dan merupakan operator staking terbesar keempat secara global, akan menyediakan layanan seperti custodi tingkat institusi, perdagangan aset virtual yang disetujui, serta manajemen eksposur aset digital dalam lingkungan yang patuh regulasi. Layanan didukung oleh manajer hubungan yang didedikasikan untuk pendekatan yang dipersonalisasi. Pimpinan BTCS ME menyebut perolehan FSP sebagai tonggak penting dalam strategi pertumbuhan global mereka, sekaligus mencerminkan komitmen terhadap ketangguhan infrastruktur dan hubungan klien yang tepercaya. Pihak ADGM juga menyambut baik kedatangan Bitcoin Suisse, yang memperkuat ekosistem aset digital di Abu Dhabi sebagai hub keuangan terkemuka di kawasan.

TheNewsCrypto33m yang lalu

Bitcoin Suisse Lanjutkan Ekspansi di Timur Tengah, Dapatkan Izin Layanan Keuangan di Abu Dhabi

TheNewsCrypto33m yang lalu

Trading

Spot
活动图片